;
Kategori

Ekonomi

( 40465 )

Pariwisata Pascapandemi: Sulitnya Gaet Wisman Ke Bali

21 Apr 2022

Tak semudah seperti membalikkan telapak tangan. Pepatah itu kiranya tepat menggambarkan situasi yang dihadapi Bali di era pascapandemi Covid-19. Setelah mengalami kontraksi ekonomi akibat tidak adanya kunjungan wisatawan mancanegara, ekspektasi tinggi membuncah ketika sejak 4 Februari 2022, pulau ini diizinkan menerima warga negara asing (WNA) tanpa karantina serta cukup menggunakan visa on arrival (VOA). Hanya saja, harapan tinggi itu belum terbukti. Padahal berbagai sarana akomodasi hingga agen perjalanan wisata telah memberikan diskon dalam bentuk paket wisata harga terjangkau. Terhitung sejak 2 tahun pascapandemi, berbagai julukan seperti The Island of Gods, The Island of Paradise, The Island of Thousand Temple, The Morning of the World belum membuktikan tajinya. Data dari Bandara I Gusti Ngurah Rai menunjukkan jumlah penumpang internasional yang datang masih pada kisaran angka 2.500 orang per hari. Kemenparekraf boleh saja mengeklaim penerapan VOA sejak awal Maret 2022 berhasil mendatangkan wisatawan mancanegara atau wisman hampir 15.000 orang ke Pulau Bali. Akan tetapi angka itu jauh dari jumlah wisman ke pulau ini mencapai 15.000 orang per hari ketika periode prapandemi. Bagi pelaku wisata, selain masih rendah, kualitas wisman yang datang belum menggembirakan.

Penyesuaian Kebijakan Bank Sentral Akan Memicu Aksi Jual Pasar

21 Apr 2022

Dana Moneter Internasional (IMF) pada Selasa (19/4) waktu setempat mengeluarkan peringatan bahwa aksi jual di pasar saham  akan terjadi lagi karena bank sentral  dunia tengah menyesuaikan kebijakan dalam rangka  memerangi laju inflasi tinggi dan menarik langkah-langkah stimulus  terkait pandemi Covid-19. "Tentu saja ada resiko aksi jual lebih lanjut. Konsekuensi pengetaatan moneter  dimaksudkan memperketat kondisi keuangan  untuk memperlambat kegiatan  ekonomi, dan saya tidak akan terkejut jika  melihat sejumlah penyesuaian  valuasi kedepan. Hal itu bisa terjadi di pasar  obligasi perusahaan  dan pasar negara," ujar Tobias Adrian, direktur pasar moneter  dan modal di IMF kepada CNBC pada Selasa (19/4). 

Kontribusi Industri pengolahan ke Ekonomi di Targetkan 21%

21 Apr 2022

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) /Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bapenas) menargetkan kontribusi sektor industri pengolahan terhadap pertumbuhan ekonomi  mencapai 21% pada 2024. Adapun kontibusi tenaga kerja disektor industri diproyeksikan mencapai  15,7%. "Sebagai sektor yang bernilai tambah tinggi  dan berpotensi menciptakan efek berganda  sangat besar terhadap perekonomian, industri manufaktur  berpotensi memberikan transmisi langsung kepada peningkatan produktivitas serta kesejahteraan masyarakat  Indonesia," ucap Amalia dalam Development Forum 2022 *IDEA Servis: Inovate". Rabu (20/4). Dalam rangka transformasi ekonomi yang berkelanjutan, industrialisasi diarahkan melalui peningkatan produktivitas, peningkatan investasi, dan juga ekspor produk industri. Hal tersebut dapat dicapai  melalui peningkatan ketrampilan, dan kompetensi tenaga kerja, serta pengembangan kawasan industri terpadu. (Yetede)

BI Siapkan Empat Langkah Percepat Inklusi Ekonomi

21 Apr 2022

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memaparkan empat langkah untuk mempercepat inklusi ekonomi dan keuangan. Pertama, kata dia, adalah membuat jamaah, dengan maksud menghadirkan klasterisasi  unit ekonomi secara  kolektif. Sebab untuk memajukan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) diperlukan klasterisasi. Dengan adanya group atau jamaah,bisa meningkatkan peran dari UMKM. "Banyak pesantren diseluruh negeri, dan kami berhasil menjalankan ekonomi pesantren," ucap Perry dalam seminar daring bertajuk Financial Inclusion and Sustainable  Economy, Rabu. Kedua, dia mengatakan, peningkatan kapasitas untuk UMKM melalui bantuan teknis  dan produksi. Ketiga, demikian Perry, kebijakan yang afirmatif  untuk mengembangkan UKM dalam inklusi ekonomi dan keuangan, termasuk pengembangan ekonomi syari'ah dan keuangan. Keempat, dia menyatakan, digitalisasi yang sangat penting dalam pengembangan UKM. Khususnya dalam pemasaran produk UMKM hingga ke manca negara. (Yetede)

Mudik Lebaran Kerek Industri Otomotif

20 Apr 2022

Tren penjualan mobil merangkak naik. Momentum Ramadan dan Lebaran turut mendongkrak penjualan mobil di dalam negeri. Sejumlah agen pemegang merek (APM) merasakan pertumbuhan permintaan menjelang mudik Lebaran 2022. Misalnya, Toyota Astra Motor (TAM) melihat tren peningkatan penjualan mobil mulai terasa sejak Maret 2022. Direktur Pemasaran Toyota Astra Motor, Anton Jimmy mengatakan, sejak Maret menuju April dan menjelang Lebaran 2022, pasokan kendaraan cenderung meningkat. 

Kejagung Ungkap Kongkalikong Izin Ekspor CPO

20 Apr 2022

Penetapan pejabat Kemendag serta tiga petinggi perusahaan minyak sawit sebagai tersangka dugaan korupsi izin ekspor minyak sawit mentah dan produk turunannya oleh Kejaksaan Agung menguak permufakatan memuluskan penjualan minyak goreng ke luar negeri dengan mengesampingkan pemenuhan kebutuhan dalam negeri. Hal ini ditengarai menjadi salah satu faktor yang sempat menyebabkan kelangkaan minyak goreng di Tanah Air.

Dua dari empat orang yang ditetapkan sebagai tersangka ialah Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag Indrasari Wisnu Wardhana dan Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia Master Parulian Tumanggor. Dua orang lainnya adalah Senior Manager Corporate Affair Permata Hijau Group Stanley MA dan GMr Bagian General Affair PT Musim Mas Picare Togare Sitanggang. Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Selasa (19/4), tersangka ditahan Kejagung di tempat terpisah, yakni Rutan Salemba Cabang Kejagung dan Rutan Salemba Cabang Kejari Jaksel.

”Kami telah melakukan penyidikan dan menemukan indikasi kuat adanya perbuatan tindak pidana korupsi terkait pemberian persetujuan ekspor minyak goreng yang telah membuat masyarakat kecil menjadi susah karena harus mengantre dan juga terjadi kelangkaan minyak goreng. Negara juga harus mengucurkan bantuan langsung tunai minyak goreng yang nilainya tak kecil,” kata Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin. Mendag Muhammad Lutfi dalam siaran pers mengatakan, ”Kami mendukung proses hukum yang tengah berjalan saat ini dan siap memberi informasi yang diperlukan dalam proses penegakan hukum.” (Yoga)


Indonesia-Mesir, Relasi Budaya dan Ekonomi Kian Kokoh

20 Apr 2022

Berbagai acara, baik ekonomi maupun budaya, banyak digelar KBRI Kairo dalam rangka menyambut peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Mesir-Indonesia. Puncaknya, peringatan itu jatuh pada 10 Juni 2022. Tahun ini, KBRI Kairo bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan Mesir menghelat acara bertema Satu Malam Bersama Indonesia (Saharat Ramadhaniya) di Cairo Opera House pada Minggu (17/4). Indonesia mengutus 34 perwakilan dari siswa Sekolah Indonesia Cairo dan 41 mahasiswa Indonesia di Al Azhar untuk berselawat dan munajat di hadapan lebih dari tiga ratusan penonton warga Mesir.

Dubes RI untuk Mesir Lutfi Rauf berkata, selain memperkuat diplomasi di bidang sosial-budaya, perwakilan Indonesia di Mesir juga terus menggencarkan penguatan kerja sama ekonomi. Kamis (14/4), KBRI Kairo menggelar Forum Bisnis Indonesia-Mesir. Dalam forum bisnis ini digelar pameran mini yang mempromosikan beragam produk asal Indonesia. Produk yang dipamerkan, antara lain, minuman kesehatan dari PT Kalbe Internasional, produk sepeda motor listrik Gesits dari Wika Industri Manufaktur (WIMA), produk hasil pertanian dan kerajinan tangan dari PT Ameera Mentaya Indah Kalimantan, serta produk makanan ringan dari PT Mayora Indah.

Pada 24-31 Maret 2022, Indonesia kembali mengikuti Cairo Supermarket Expo di Cairo International Convention and Exhibition Centre. Expo ini memamerkan produk dari delapan perusahaan Indonesia, antara lain produk kopi robusta dan kopi arabika, biskuit, permen dan kopi bubuk instan, tepung terigu, pupuk organik, produk minuman air kelapa, produk suplemen kesehatan, serta produk kerajin- an tangan NTB dan Cirebon. Indonesia kembali menerima penghargaan sebagai importir terbesar kurma dari Mesir. Penghargaan dari Pemerintah Mesir itu diterima langsung oleh Duta Besar RI untuk Mesir Lutfi Rauf dari Gubernur Provinsi Marsa Matrouh Mayjen Khaled Shuaib di sela acara 5th Egyptian Date Palm Festival 2022 di kota Siwa, Mesir, pada 22-24 Januari 2022. (Yoga)


Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Direvisi

20 Apr 2022

BI merevisi target pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini dari 4,7 % - 5,5 % menjadi 4,5 % - 5,5 %. Revisi dipicu ketegangan geopolitik Rusia dengan Ukraina yang mengganggu rantai pasok global sehingga menahan laju pertumbuhan ekspor Indonesia. ”Untuk keseluruhan tahun 2022 BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan mencapai 4,5 % - 5,3 % sedikit lebih rendah dari proyeksi awal,” ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam jumpa pers pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Selasa (19/4). ”Gangguan mata rantai global ini menyebabkan tertahannya permintaan negara mitra dagang Indonesia, membuat laju pertumbuhan ekspor Indonesia ikut tertahan. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pun ikut terdampak,” ujar Perry.

Sementara faktor eksternal memburuk, indikator ekonomi domestik relatif positif dan terjaga. Hal ini tecermin dari berbagai indikator, seperti Prompt Manufacturing Index BI (PMI-BI) triwulan pertama 2022 yang mencapai 51,77 %, lebih tinggi daripada triwulan keempat 2021 sebesar 50,17 %. Nilai PMI-BI yang berada di atas level 50 itu menunjukkan industri pengolahan dalam fase ekspansi. Suku bunga acuan RDG BI memutuskan mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 3,5 %, suku bunga deposit facility sebesar 2,75 %, dan suku bunga lending facility sebesar 4,25 %. Keputusan ini sejalan dengan perlunya menjaga stabilitas nilai tukar dan pengendalian inflasi, serta upaya untuk tetap mendorong pertumbuhan ekonomi. (Yoga)


Daya Saing Indonesia di Pasar Tuna Perlu Didorong

20 Apr 2022

Direktur Pemasaran KKP Erwin Dwiyana mengungkapkan, Indonesia tercatat sebagai produsen terbesar tuna-tongkol-cakalang dunia selama 2010-2019, dengan kontribusi 15  % total produksi dunia. Meski menjadi produsen utama tuna, Indonesia hanya menempati peringkat keenam eksportir tuna dunia. Negara tujuan utama ekspor tuna Indonesia, antara lain Jepang, Uni Eropa, Amerika Serikat, dan Thailand. Sebaliknya, Thailand yang merupakan importir tuna-cakalang terbesar ketiga dunia justru menjadi eksportir tuna terbesar di dunia dengan mengandalkan ekspor produk olahan tuna. Pada 2020, ekspor tuna-cakalang dari Thailand tercatat 2,4 miliar USD atau 17,73 % pasar dunia. Sementara ekspor tuna-cakalang Indonesia hanya 724.094 USD atau 5,33 % pasar dunia. Data KKP 2020 mencatat ada 410 unit pengolahan ikan skala menengah-besar untuk komoditas tuna-tongkol dan cakalang. ”Peningkatan daya saing untuk meningkatkan ekspor dimulai dari pemenuhan bahan baku, perbaikan sistem produksi, distribusi dan logistik, serta upaya menumbuhkan iklim usaha investasi yang kondusif,” ujar Erwin.

Country Representative Marine Stewardship Council (MSC) Hirmen Syofyanto menambahkan, tren produk dan konsumen perikanan tuna dunia bersertifikasi MSC semakin diminati. Saat ini, produk tuna dunia yang sudah bersertifikasi MSC sebanyak 2,1 juta ton atau 3 % total tangkapan dunia, dan kebanyakan dipasarkan di AS, Eropa, dan negara-negara Pasifik. Menurut Direktur Ocean Solution Zulficar Mochtar, peningkatan daya saing tuna Indonesia memerlukan pembenahan hulu ke hilir, meliputi perbaikan data stok, kuota, tata kelola yang terkait dengan organisasi perikanan regional (RFMO), kebijakan perizinan, persiapan operasional, penangkapan ikan, pendaratan, pengolahan, target ekspor, transportasi, dan importir. Koordinator Nasional Destructive Fishing Watch Indonesia Mohammad Abdi Suhufan mengemukakan, pemerintah perlu memprioritaskan pembinaan kepada nelayan kecil dalam upaya peningkatan ekspor tuna. (Yoga)


Ekspor Nonmigas dari Sulut Meningkat Drastis

20 Apr 2022

Ekspor nonmigas dari Sulut tercatat melonjak drastis selama Maret 2022. Dalam konferensi pers, Selasa (19/4), Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut Asim Saputra mengatakan, ekspor nonmigas mencapai 141,38 juta USD atau Rp 2,02 triliun. Capaian ekspor tersebut meningkat 54,75 % dibandingkan dengan nilai ekspor selama Februari 2022, atau meningkat 60,21 % dari Maret 2021. (Yoga)