;
Kategori

Ekonomi

( 40554 )

Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Direvisi

20 Apr 2022

BI merevisi target pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini dari 4,7 % - 5,5 % menjadi 4,5 % - 5,5 %. Revisi dipicu ketegangan geopolitik Rusia dengan Ukraina yang mengganggu rantai pasok global sehingga menahan laju pertumbuhan ekspor Indonesia. ”Untuk keseluruhan tahun 2022 BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan mencapai 4,5 % - 5,3 % sedikit lebih rendah dari proyeksi awal,” ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam jumpa pers pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Selasa (19/4). ”Gangguan mata rantai global ini menyebabkan tertahannya permintaan negara mitra dagang Indonesia, membuat laju pertumbuhan ekspor Indonesia ikut tertahan. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pun ikut terdampak,” ujar Perry.

Sementara faktor eksternal memburuk, indikator ekonomi domestik relatif positif dan terjaga. Hal ini tecermin dari berbagai indikator, seperti Prompt Manufacturing Index BI (PMI-BI) triwulan pertama 2022 yang mencapai 51,77 %, lebih tinggi daripada triwulan keempat 2021 sebesar 50,17 %. Nilai PMI-BI yang berada di atas level 50 itu menunjukkan industri pengolahan dalam fase ekspansi. Suku bunga acuan RDG BI memutuskan mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 3,5 %, suku bunga deposit facility sebesar 2,75 %, dan suku bunga lending facility sebesar 4,25 %. Keputusan ini sejalan dengan perlunya menjaga stabilitas nilai tukar dan pengendalian inflasi, serta upaya untuk tetap mendorong pertumbuhan ekonomi. (Yoga)


Daya Saing Indonesia di Pasar Tuna Perlu Didorong

20 Apr 2022

Direktur Pemasaran KKP Erwin Dwiyana mengungkapkan, Indonesia tercatat sebagai produsen terbesar tuna-tongkol-cakalang dunia selama 2010-2019, dengan kontribusi 15  % total produksi dunia. Meski menjadi produsen utama tuna, Indonesia hanya menempati peringkat keenam eksportir tuna dunia. Negara tujuan utama ekspor tuna Indonesia, antara lain Jepang, Uni Eropa, Amerika Serikat, dan Thailand. Sebaliknya, Thailand yang merupakan importir tuna-cakalang terbesar ketiga dunia justru menjadi eksportir tuna terbesar di dunia dengan mengandalkan ekspor produk olahan tuna. Pada 2020, ekspor tuna-cakalang dari Thailand tercatat 2,4 miliar USD atau 17,73 % pasar dunia. Sementara ekspor tuna-cakalang Indonesia hanya 724.094 USD atau 5,33 % pasar dunia. Data KKP 2020 mencatat ada 410 unit pengolahan ikan skala menengah-besar untuk komoditas tuna-tongkol dan cakalang. ”Peningkatan daya saing untuk meningkatkan ekspor dimulai dari pemenuhan bahan baku, perbaikan sistem produksi, distribusi dan logistik, serta upaya menumbuhkan iklim usaha investasi yang kondusif,” ujar Erwin.

Country Representative Marine Stewardship Council (MSC) Hirmen Syofyanto menambahkan, tren produk dan konsumen perikanan tuna dunia bersertifikasi MSC semakin diminati. Saat ini, produk tuna dunia yang sudah bersertifikasi MSC sebanyak 2,1 juta ton atau 3 % total tangkapan dunia, dan kebanyakan dipasarkan di AS, Eropa, dan negara-negara Pasifik. Menurut Direktur Ocean Solution Zulficar Mochtar, peningkatan daya saing tuna Indonesia memerlukan pembenahan hulu ke hilir, meliputi perbaikan data stok, kuota, tata kelola yang terkait dengan organisasi perikanan regional (RFMO), kebijakan perizinan, persiapan operasional, penangkapan ikan, pendaratan, pengolahan, target ekspor, transportasi, dan importir. Koordinator Nasional Destructive Fishing Watch Indonesia Mohammad Abdi Suhufan mengemukakan, pemerintah perlu memprioritaskan pembinaan kepada nelayan kecil dalam upaya peningkatan ekspor tuna. (Yoga)


Ekspor Nonmigas dari Sulut Meningkat Drastis

20 Apr 2022

Ekspor nonmigas dari Sulut tercatat melonjak drastis selama Maret 2022. Dalam konferensi pers, Selasa (19/4), Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut Asim Saputra mengatakan, ekspor nonmigas mencapai 141,38 juta USD atau Rp 2,02 triliun. Capaian ekspor tersebut meningkat 54,75 % dibandingkan dengan nilai ekspor selama Februari 2022, atau meningkat 60,21 % dari Maret 2021. (Yoga)

Skandal Izin Ekspor Sawit Seret Taipan Minya Goreng

20 Apr 2022

Akhirnya Kejaksaan Agung menetapkan tersangka dugaan korupsi izin ekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO). Kemarin, Tim Penyidik Kejaksaan Agung menetapkan empat tersangka penyalahgunaan fasilitas izin ekspor CPO dan turunannya periode Januari 2021-Maret 2022. Dari keempat orang tersangka, satu orang merupakan pejabat di Kementerian Perdagangan (Kemdag), dan tiga lainnya petinggi di grup usaha CPO dan produsen minyak goreng di Tanah Air. Mereka adalah, pertama, Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan berinisial IWW. Saat ini, Dirjen Perdagangan Luar Negeri dijabat Indrasari Wisnu Wardhana. Kedua, MPT, Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia  Ketiga, SMA, Senior Manager Corporate Affairs Pemata Hijau Group, Keempat, TS General Affairs PT Musim Mas.

BI Baru Beli SBN Rp 17 Triliun

20 Apr 2022

Bank Indonesia (BI) melaporkan, pembelian surat berharga negara (SBN) oleh BI di pasar perdana sejak 1 Januari - 14 April 2022 mencapai 17,81 triliun. Pembelian SBN oleh BI, dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Menteri dan Gubernur BI yang berlaku hingga 31 Desember 2022.

Hingga Maret, Pefindo Raih Mandat Rp 66,78 Triliun

20 Apr 2022

Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mengantongi mandat pemeringkatan surat utang senilai Rp 66,78 triliun hingga akhir Maret 2022. Mandat tersebut berasal dari 45 perusahaan BUMN dan non BUMN. Industri multifinance masih mendominasi rencana penerbitan obligasi, yakni Rp 14,73 triliun. Selain itu ada sektor industri pulp and paper senilai Rp 6,8 triliun. Lalu ada sektor perbankan Rp 6,7 triliun, telekomunikasi Rp 5,6 triliun dan sektor pertambangan Rp 4,5 triliun. Dari jenis penerbitan surat utang, Pefindo banyak memeringkat jenis penawaran umum berkelanjutan (PUB) , senilai Rp 19,75 triliun. Lalu obligasi konvensional Rp 15,45 triliun dan surat utang syariah (sukuk) Rp 8,28 triliun.

Satgas Tutup 105 Pinjol Ilegal

20 Apr 2022

Satgas Waspada Investasi (SWI) masih terus melanjutkan patroli untuk memberantas berbagai entitas maupun layanan pinjaman online (pinjol) ilegal tak berizin. Dalam penjelasan resmi, Selasa (19/4), patroli hingga Maret 2022. SWI kembali menemukan 20 entitas investasi ilegal dan 105 pinjol tanpa izin.

MGRO Incar Omzet Rp 12 Triliun

20 Apr 2022

Kenaikan harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) turut mengerek kinerja keuangan PT Mahkota Group Tbk (MGRO) di sepanjang tahun lalu. Manajemen MGRO pun ingin melanjutkan pertumbuhan bisnis pada tahun ini. Saat ini harga CPO di Bursa Malaysia sudah menyentuh RM 6.463 per ton. Harga tersebut sudah melonjak 74% dalam setahun terakhir. Melihat tren harga CPO masih berjalan di level atas, Mahkota Group menargetkan total pendapatan di sepanjang tahun ini mencapai Rp 12 triliun, atau meningkat 64,16% year on year (yoy).

Kinerja Emiten : Rekor Baru Laba TLKM

20 Apr 2022

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) menutup tahun buku 2021 dengan mengantongi laba bersih sebesar Rp24,76 triliun yang merupakan laba tertinggi sejak 2012 yang pernah diraih korporasi pelat merah itu. Laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk TLKM pada 2021 bertumbuh 19,01% year on year (YoY) dari capaian Rp20,8 triliun pada 2020. Emiten berkode saham TLKM itu mampu melampaui rekor laba tertinggi senilai Rp22,14 triliun pada 2017.Menebalnya keuntungan TLKM sejalan dengan pendapatannya yang tumbuh positif. Pada 2021, pendapatan TLKM naik 4,94% YoY dari Rp136,46 triliun menjadi Rp143,2 triliun.Pendapatan perseroan ini dikontribusi oleh pendapatan telepon seluler sebesar Rp14,7 triliun dan telepon tidak bergerak sebesar Rp1,73 triliun. Lalu, pendapatan interkoneksi sebesar Rp7,78 triliun. TLKM mencatat jumlah pengguna layanan data meningkat 3,9% YoY menjadi 120,5 juta dengan jumlah perangkat 3G/4G mencapai 132,1 juta.Selain itu, pos pendapatan internet, komunikasi data, dan jasa teknologi informatika sebesar Rp10,2 triliun, pendapatan SMS sebesar Rp4,75 triliun, dan pendapatan lain-lain sebesar Rp2,69 triliun. Sementara itu, jumlah pendapatan Indihome perseroan sebesar Rp26,32 triliun. Pendapatan ini naik 18,51% YoY dari Rp22,21 triliun pada 2020.

Penurunan Klaim Covid-19: 408 Rumah Sakit Bakal Merugi

20 Apr 2022

Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia memperkirakan sebanyak 408 rumah sakit swasta bisa merugi hingga Rp1,27 triliun setelah Kementerian Kesehatan melakukan penurunan tarif klaim Covid-19 per 1 Januari 2022.Sekretaris Jenderal Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) Iing Ichsan Hanafi melaporkan bahwa Keputusan Menteri Kesehatan No. 1112/2022 yang ditandatangani pada 7 April 2022 memberatkan umah sakit (RS) swasta karena pemberlakuan penurunan tarif bagi pasien Covid19 berlaku mulai 1 Januari 2022. Ichsan menyampaikan sekitar 408 unit RS swasta sudah tercatat ada selisih biaya hingga Rp1,27 triliun. Bila perhitungan itu digabungkan dengan RS pemerintah dan rumah sakit umum daerah (RSUD), tentunya akan lebih banyak lagi.