;
Kategori

Ekonomi

( 40554 )

Kunjungan Wisata di Ketep Pass Meningkat

25 Apr 2022

Sebagian pemudik yang pulang lebih awal ke Kabupaten Magelang, Jateng, berwisata di Ketep Pass. Ketua Forum Daya Tarik Wisata Kabupaten Magelang Edwar Alfian, Minggu (24/4), mengatakan, pada dua minggu pertama Ramadhan, kunjungan wisatawan di Ketep Pass kurang dari 100 orang per hari. Kini jumlah pengunjung mencapai dua kali lipat, sebagian di antaranya pemudik. (Yoga)

Biaya Transportasi Menggerus Uang dar Kota Ke Desa

25 Apr 2022

Tahun ini pengguna kendaraan pribadi dihadapkan dengan biaya transportasi yang kini meroket. Naiknya tarif jalan tol, terutama rute Trans-Jawa telah menanti pemudik dengan kendaraan roda empat. Sejak awal 2022, empat ruas jalan tol mengalami kenaikan tarif. Pertama, Jalan Tol Dalam Kota Jakarta. Kenaikan tarif Rp 500 berlaku sejak 26 Februari 2022 melalui Kepmen PUPR No 74/KPTS/M/2022. Kemudian, tarif ruas Jalan Tol Surabaya-Mojokerto dan Gempol-Pandaan naik sejak 19 Maret 2022. Mendekati Idul Fitri, kenaikan tarif pun turut diberlakukan di ruas Jalan Tol Cipali (Cikopo-Palimanan), jalur terpadat saat mudik Lebaran. Berdasarkan Kepmen PUPR No 263/KPTS/M/2022, tarif baru diberlakukan per 30 Maret 2022 di semua ruas jalan tol. Jika dibandingkan 2019, rata-rata kenaikan tarif semua rute jalan tol 12,7 %. Menurut Kementerian PUPR, kenaikan tarif tersebut sesuai UU No 38 Tahun 2004 dan PP No 15 Tahun 2005 di mana penyesuaian tarif jalan tol dapat dilakukan dua tahun sekali mengikuti besaran inflasi.

Selain kenaikan tarif jalan tol, naiknya harga BBM nonsubsidi juga menanti para pemudik Lebaran tahun ini. Pemerintah menaikkan harga BBM sejak 1 April 2022 sebagai imbas perang Rusia-Ukraina.Dampak gejolak ini karena Indonesia merupakan salah satu net importir minyak mentah dunia. Sejumlah jenis BBM yang mengalami kenaikan harga, antara lain Pertamax, Pertamax turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Harga Pertamax mencapai Rp 12.500 per liter di wilayah Jawa, sedangkan di sejumlah wilayah, seperti Riau, Bengkulu, Kepri, dan Batam, mencapai Rp 13.000 per liter. Sementara, BBM jenis Dexlite dan Pertamina Dex naik 31,61 % dan 23,43 %. Kombinasi kenaikan tarif jalan tol dan BBM nonsubsidi memunculkan potensi penyesuaian dana mudik 17-20 %. Perjalanan dari Jakarta ke Yogyakarta, misalnya. Tahun 2019, pemudik merogoh kocek Rp 426.500 untuk biaya Jalan Tol Jakarta-Yogyakarta. Sementara, dengan asumsi satu liter BBM menempuh jarak 15 km, biaya BBM nonsubsidi yang harus dikeluarkan pemudik Rp 359.680. Biaya transportasi dari BBM nonsubsidi plus tarif jalan tol sebesar Rp 786.180. Sementara tahun ini biaya jalan tol di rute yang sama menghabiskan dana Rp 453.500. Alokasi dana untuk BBM nonsubsidi juga naik di tahun ini, yakni mencapai Rp 468.333 untuk rute yang sama.

Sama-sama melewati jalur darat dan melalui jalur tol, harga tiket bus pun berpotensi naik. Menurut pantauan Kompas, tiket bus naik Rp  20.000-Rp 30.000 dari harga normal. Tak hanya pada transportasi darat, kenaikan harga juga terpantau terjadi pada tiket pesawat. Kenaikan tersebut juga tak bisa dilepaskan dari semakin mahalnya harga minyak dunia yang memengaruhi harga avtur, bahan bakar pesawat. Pemerintah pun mengizinkan maskapai penerbangan menyesuaikan harga. Pemudik perlu mempersiapkan biaya tiket pesawat 10-20 % lebih mahal daripada harga normal. Akhirnya, sejumlah kenaikan tersebut akan membuat proporsi pengeluaran untuk transportasi kian membesar. Merujuk data Statistik Wisatawan Nusantara dari BPS,tahun 2019 proporsi pengeluaran transportasi mencapai sepertiga total pengeluaran per perjalanan. Dengan asumsi yang sama seperti tahun 2019, proporsi pengeluaran untuk transportasi tahun ini mencapai separuh dari total pengeluaran per perjalanan. (Yoga)


Inflasi April 2022 Melonjak Bisa Menembus 0,74%

25 Apr 2022

Bank Indonesia (BI) memperkirakan terjadi lonjakan inflasi pada bulan April 2022. Berdasarkan survei pemantauan harga pada minggu ketiga April 2022, BI memperkirkan inflasi bulanan atau month on month (mom) sebesar 0,74%. Angka ini lebih tinggi dari inflasi Maret 2022 yang sebesar 0,66% mom. "Dengan perkembangan ini, perkiraan inflasi April 2022 secara tahun kalender sebesar 1,95% year to date (ytd) dan secara tahunan 3,26% year on year (yoy)," kata Kepala Grup Departemen Komunikasi BI Junanto Herdiawan dalam keterangannya, Jumat (22/4).

Insentif Penundaan Pembayaran Cukai Rokok

25 Apr 2022

Kementerian Keuangan (Kemkeu) kembali memberikan insentif penundaan pembayaran cukai paling lama 90 hari kepada pengusaha rokok. Hal ini dilakukan untuk menjaga keberlangsungan usaha dan cashflow khususnya industri hasil tembakau (iht). Penundaan pembayaran cukai ini paling sedikit dua bulan terhitung sejak tanggal pemesanan pita cukai untuk pengusaha pabrik. Lalu, satu bulan terhitung sejak tanggal pemesanan pita cukai untuk importir. Dan 90 hari pengusaha di Kawasan Industri Tembakau (KIHT).

Bunga Naik, Asing Hengkang dari SBN

25 Apr 2022

Tren keluarnya aliran dana asing dari pasar surat berharga negara (SBN) kembali berlanjut. Padahal pada pekan pertama April investor asing masih gencar belanja SBN hingga Rp 8,9 triliun. Total kepemilikan investor asing di SBN Rp 857,23 triliun hingga 7 April. Namun, selepas itu, investor asing kembali melepas kepemilikannya. Merujuk data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), per 21 April, jumlah kepemilikan asing di SBN tinggal senilai Rp 843,82 triliun. Artinya, sejak 7 April, tercatat outflow sebesar Rp 13,41 triliun. Bahkan, jika dihitung sejak akhir tahun 2021, aliran dana investor asing yang keluar dari pasar SBN sudah mencapai Rp 47,52 triliun. Efeknya porsi kepemilikan investor asing di SBN pun ikutan menciut dari 19,05% pada akhir tahun 2021 menjadi hanya 17,37% per 21 April 2022.

Portfolio Manager Sucorinvest Asset Management Gama Yuki berpendapat, outflow yang terjadi merupakan antisipasi investor asing menghadapi suku bunga serta inflasi di 2022. "Kenaikan suku bunga dan inflasi tidak disukai investor obligasi, sehingga investor keluar dari safe instrument yaitu obligasi dan pindah ke instrumen berisiko seperti saham," pendapat Gama, Jumat (22/4). Ramdhan berpendapat, keluarnya investor asing juga akibat US Treasury menjanjikan imbal hasil lebih menarik. Akibatnya, investor asing memilih US Treasury yang yield-nya terus naik dalam beberapa waktu terakhir. Menurut dia, saat ini jumlah investor asing yang beralih ke pasar saham sebenarnya tidak terlalu banyak. Pasalnya, secara karakteristik, kedua instrumen tadi sangat berbeda. Jadi, investor obligasi lebih memilih beralih ke US Treasury ketika terjadi ketidakpastian di pasar global. Sementara investor asing yang memiliki karakteristik agresif mayoritas masuk ke pasar saham.

SSIA Membidik Pertumbuhan Pendapatan 45% di Tahun 2022

25 Apr 2022

PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) optimistis mencatatkan rebound dari kinerja keuangan 2021. Hingga akhir tahun 2022, perusahaan ini menargetkan pertumbuhan pendapatan sampai 45% dari tahun lalu. Investor Relation SSIA Erlin Budiman mengatakan pekan lalu, pendapatan ini terutama berasal dari lini properti. Secara akunting SSIA akan mencatatkan penjualan lahan sebesar 21,3 hektare (ha) di Karawang. SSIA juga memprediksi pendapatan konstruksi naik kurang lebih 14%. Lalu pendapatan lini perhotelan naik lebih dari 150%, didukung situasi kesehatan normal. Sekadar informasi, pendapatan di tiga lini SSIA merosot tahun lalu. Pendapatan properti dan konstruksi masing-masing turun sebesar 20,1% dan 20% dari perolehan di 2021. Sementara pendapatan segmen bisnis perhotelan SSIA turun sekitar 13%. Ini membuat SSIA membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp 2,35 triliun sepanjang tahun 2021. Perolehan ini lebih rendah sekitar 20,06% dari Rp 2,94 triliun yang dibukukan pada periode 2020 silam. Tertekan dari sisi pendapatan, SSIA menderita rugi bersih konsolidasi Rp 200,21 miliar. Rugi ini meningkat 128,71% dibandingkan dengan rugi bersih tahun 2020 sebesar Rp 87,5 miliar.

PR Besar OJK di Industri Asuransi

25 Apr 2022

Persoalan yang membelit industri asuransi dalam negeri masih belum selesai. Beberapa persoalan sudah berjalan bertahun-tahun dan belum ada jalan keluarnya. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator di industri ini masih belum mempunyai jurus jitu untuk menyelesaikan persoalan gagal bayar industri asuransi. Misalnya di PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanartha (Wanaartha Life) terancam terkena sanksi berupa pencabutan izin dari OJK. Pengamat Asuransi, Tri Joko Santoso menduga, OJK memang berhati-hati dalam persoalan asuransi.

Mitratel Bagikan Dividen

25 Apr 2022

Mitratel menyetujui pembagian dividen senilai Rp 966,7 miliar atau 70% dari laba bersih 2021 yang mencapai Rp 1,38 triliun. Selain untuk dividen, laba bersih perseroan sebanyak 5% atau sekitar Rp 69 miliar untuk cadangan, dan 25% atau Rp 345,3 miliar sebagai laba ditahan. Saat ini perseroan telah mulai menjalankan pembangunan jaringan fiber optik kurang lebih sepanjang 2.000 km. Secara rata-rata, pembangunan jaringan fiber optik ini telah selesai 30%.

Pengaturan Transportasi Umum : Mudik Lebih Awal Jadi Opsi

25 Apr 2022

Pemerintah terus mengatur lalu lintas penumpang angkutan umum untuk menghindari kepadatan di puncak arus mudik Lebaran tahun ini yang diperkirakan terjadi pada 28–30 April 2022. Salah satu langkah yang dilakukan pemerintah untuk mengurai kepadatan pengguna angkutan umum adalah mengimbau masyarakat melakukan mudik lebih awal. Harapannya, jumlah penumpang angkutan umum bisa tersebar merata dan tidak menumpuk di masa puncak arus mudik Lebaran. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa pergerakan penumpang yang melakukan mudik terpantau mulai meningkat di beberapa simpul transportasi umum. Salah satunya di Bandara Soekarno-Hatta yang naik lebih dari dua kali lipat.


87 Perusahaan Peduli Bumi Raih Penghargaan Transparansi Emisi Korporasi 2022

24 Apr 2022

Ke-87 perusahaan yang meraih penghargaan ini mencapai level kemajuan signifikan dalam penuruanan  emisi GRK setelah  diseleksi dari 124 perusahaan yang menyampaikan sustainability report (SR). Penghargaan atas kerja sama Bumi Global Karbon (BGK) Foundation dengan majalah Investor "Perusahaan yang terbukti sukses dalam hal upaya penurunan emisi karbon atau emisi gas rumah kaca dan kemudian  mempublikasikannya secara baik perlu diberikan apresiasi. Dengan penghargaan ini, diharapkan  makin banyak korporasi yang menerapkan  program penurunan emisi  dengan standar yang terukur," ujar Direktur Pemberitaan BeritaSatu  Media Holdings Primus Dorimulu. Terdapat empat level penilaian atas keberhasilan perusahaan  dalam perhitungan penurunan  emisi. Pertama, Platinum Plus mengungkapkan tiga cakupan emisi dan perhitungan  GRK termasuk dalam lingkup  verifikasi pihak independen.  Mayoritas korporasi yang mencatat kemajuan dalam upaya  penurunan emisi datang dan kalangan perusahaan publik yang tercatat di BEI. (Yetede)