;
Kategori

Ekonomi

( 40465 )

Insentif Penundaan Pembayaran Cukai Rokok

25 Apr 2022

Kementerian Keuangan (Kemkeu) kembali memberikan insentif penundaan pembayaran cukai paling lama 90 hari kepada pengusaha rokok. Hal ini dilakukan untuk menjaga keberlangsungan usaha dan cashflow khususnya industri hasil tembakau (iht). Penundaan pembayaran cukai ini paling sedikit dua bulan terhitung sejak tanggal pemesanan pita cukai untuk pengusaha pabrik. Lalu, satu bulan terhitung sejak tanggal pemesanan pita cukai untuk importir. Dan 90 hari pengusaha di Kawasan Industri Tembakau (KIHT).

Bunga Naik, Asing Hengkang dari SBN

25 Apr 2022

Tren keluarnya aliran dana asing dari pasar surat berharga negara (SBN) kembali berlanjut. Padahal pada pekan pertama April investor asing masih gencar belanja SBN hingga Rp 8,9 triliun. Total kepemilikan investor asing di SBN Rp 857,23 triliun hingga 7 April. Namun, selepas itu, investor asing kembali melepas kepemilikannya. Merujuk data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), per 21 April, jumlah kepemilikan asing di SBN tinggal senilai Rp 843,82 triliun. Artinya, sejak 7 April, tercatat outflow sebesar Rp 13,41 triliun. Bahkan, jika dihitung sejak akhir tahun 2021, aliran dana investor asing yang keluar dari pasar SBN sudah mencapai Rp 47,52 triliun. Efeknya porsi kepemilikan investor asing di SBN pun ikutan menciut dari 19,05% pada akhir tahun 2021 menjadi hanya 17,37% per 21 April 2022.

Portfolio Manager Sucorinvest Asset Management Gama Yuki berpendapat, outflow yang terjadi merupakan antisipasi investor asing menghadapi suku bunga serta inflasi di 2022. "Kenaikan suku bunga dan inflasi tidak disukai investor obligasi, sehingga investor keluar dari safe instrument yaitu obligasi dan pindah ke instrumen berisiko seperti saham," pendapat Gama, Jumat (22/4). Ramdhan berpendapat, keluarnya investor asing juga akibat US Treasury menjanjikan imbal hasil lebih menarik. Akibatnya, investor asing memilih US Treasury yang yield-nya terus naik dalam beberapa waktu terakhir. Menurut dia, saat ini jumlah investor asing yang beralih ke pasar saham sebenarnya tidak terlalu banyak. Pasalnya, secara karakteristik, kedua instrumen tadi sangat berbeda. Jadi, investor obligasi lebih memilih beralih ke US Treasury ketika terjadi ketidakpastian di pasar global. Sementara investor asing yang memiliki karakteristik agresif mayoritas masuk ke pasar saham.

SSIA Membidik Pertumbuhan Pendapatan 45% di Tahun 2022

25 Apr 2022

PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) optimistis mencatatkan rebound dari kinerja keuangan 2021. Hingga akhir tahun 2022, perusahaan ini menargetkan pertumbuhan pendapatan sampai 45% dari tahun lalu. Investor Relation SSIA Erlin Budiman mengatakan pekan lalu, pendapatan ini terutama berasal dari lini properti. Secara akunting SSIA akan mencatatkan penjualan lahan sebesar 21,3 hektare (ha) di Karawang. SSIA juga memprediksi pendapatan konstruksi naik kurang lebih 14%. Lalu pendapatan lini perhotelan naik lebih dari 150%, didukung situasi kesehatan normal. Sekadar informasi, pendapatan di tiga lini SSIA merosot tahun lalu. Pendapatan properti dan konstruksi masing-masing turun sebesar 20,1% dan 20% dari perolehan di 2021. Sementara pendapatan segmen bisnis perhotelan SSIA turun sekitar 13%. Ini membuat SSIA membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp 2,35 triliun sepanjang tahun 2021. Perolehan ini lebih rendah sekitar 20,06% dari Rp 2,94 triliun yang dibukukan pada periode 2020 silam. Tertekan dari sisi pendapatan, SSIA menderita rugi bersih konsolidasi Rp 200,21 miliar. Rugi ini meningkat 128,71% dibandingkan dengan rugi bersih tahun 2020 sebesar Rp 87,5 miliar.

PR Besar OJK di Industri Asuransi

25 Apr 2022

Persoalan yang membelit industri asuransi dalam negeri masih belum selesai. Beberapa persoalan sudah berjalan bertahun-tahun dan belum ada jalan keluarnya. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator di industri ini masih belum mempunyai jurus jitu untuk menyelesaikan persoalan gagal bayar industri asuransi. Misalnya di PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanartha (Wanaartha Life) terancam terkena sanksi berupa pencabutan izin dari OJK. Pengamat Asuransi, Tri Joko Santoso menduga, OJK memang berhati-hati dalam persoalan asuransi.

Mitratel Bagikan Dividen

25 Apr 2022

Mitratel menyetujui pembagian dividen senilai Rp 966,7 miliar atau 70% dari laba bersih 2021 yang mencapai Rp 1,38 triliun. Selain untuk dividen, laba bersih perseroan sebanyak 5% atau sekitar Rp 69 miliar untuk cadangan, dan 25% atau Rp 345,3 miliar sebagai laba ditahan. Saat ini perseroan telah mulai menjalankan pembangunan jaringan fiber optik kurang lebih sepanjang 2.000 km. Secara rata-rata, pembangunan jaringan fiber optik ini telah selesai 30%.

Pengaturan Transportasi Umum : Mudik Lebih Awal Jadi Opsi

25 Apr 2022

Pemerintah terus mengatur lalu lintas penumpang angkutan umum untuk menghindari kepadatan di puncak arus mudik Lebaran tahun ini yang diperkirakan terjadi pada 28–30 April 2022. Salah satu langkah yang dilakukan pemerintah untuk mengurai kepadatan pengguna angkutan umum adalah mengimbau masyarakat melakukan mudik lebih awal. Harapannya, jumlah penumpang angkutan umum bisa tersebar merata dan tidak menumpuk di masa puncak arus mudik Lebaran. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa pergerakan penumpang yang melakukan mudik terpantau mulai meningkat di beberapa simpul transportasi umum. Salah satunya di Bandara Soekarno-Hatta yang naik lebih dari dua kali lipat.


87 Perusahaan Peduli Bumi Raih Penghargaan Transparansi Emisi Korporasi 2022

24 Apr 2022

Ke-87 perusahaan yang meraih penghargaan ini mencapai level kemajuan signifikan dalam penuruanan  emisi GRK setelah  diseleksi dari 124 perusahaan yang menyampaikan sustainability report (SR). Penghargaan atas kerja sama Bumi Global Karbon (BGK) Foundation dengan majalah Investor "Perusahaan yang terbukti sukses dalam hal upaya penurunan emisi karbon atau emisi gas rumah kaca dan kemudian  mempublikasikannya secara baik perlu diberikan apresiasi. Dengan penghargaan ini, diharapkan  makin banyak korporasi yang menerapkan  program penurunan emisi  dengan standar yang terukur," ujar Direktur Pemberitaan BeritaSatu  Media Holdings Primus Dorimulu. Terdapat empat level penilaian atas keberhasilan perusahaan  dalam perhitungan penurunan  emisi. Pertama, Platinum Plus mengungkapkan tiga cakupan emisi dan perhitungan  GRK termasuk dalam lingkup  verifikasi pihak independen.  Mayoritas korporasi yang mencatat kemajuan dalam upaya  penurunan emisi datang dan kalangan perusahaan publik yang tercatat di BEI. (Yetede)

BI Dunia Tengah Alami Krisis Sangat Parah

24 Apr 2022

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry  Damayanti mengatakan, dunia sedang mengalami krisis yang  sangat parah, lantaran  saat ini dunia belum sepenuhnya pulih dari pandemi Covid-19. Namun ketidakpastian kembali meningkat karena perang antara Rusia dan Ukraina yang  mengakibatkan tekanan ekonomi makin tinggi, sehingga harga komoditas global meningkat tajam. Bahkan, IMF mengubah proyeksi pertumbuhan ekonomi global  yang semula sebesar 4,4% menjadi 3,6%. Destry memproyeksikan tekanan harga  komoditas energi dan pangan berpotensi meningkat lebih tinggi sehingga memicu inflasi ditingkat global. "Namun kita sangat beruntung, jika kita melihat dampak langsung perang Rusia dan Ukraina, konflik ke Indonesia sangat terbatas. Bahkan, dalam batas tertentu Indonesia  mendapat keuntungan khususnya (ekspor) karena Indonesia terkenal dengan negara berbasis komoditas," ujarnya. Pemulihan ekonomi yang berlangsung kuat  juga dikonfirmasi melalui  data indikator ekonomi pada Maret 2022, seperti penjualan ritel, ekspektasi konsumen, dan PMI manufaktur. (Yetede)

Ekspor Bahan Baku Minyak Goreng Dilarang

23 Apr 2022

Pemerintah melarang ekspor bahan baku minyak goreng dan minyak goreng mulai Kamis, 28 April 2022, hingga batas waktu yang akan ditentukan kemudian. Presiden Jokowi menegaskan akan terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan ini agar ketersediaan minyak goreng di dalam negeri melimpah dengan harga terjangkau. Hal ini disampaikan di Istana Merdeka, Jumat (22/4), seusai memimpin rapat tentang pemenuhan kebutuhan pokok rakyat.

Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menuturkan, sebenarnya jika hanya untuk kepentingan pemenuhan kebutuhan dalam negeri, ekspor bahan baku minyak goreng dan minyak goreng tidak perlu dihentikan. Menurut Bhima, kebijakan yang seharusnya dilakukan adalah mengembalikan kebijakan DMO untuk CPO sebesar 20 %. Disparitas harga tinggi antara minyak goreng kemasan dan curah di pasar memunculkan celah penyelewengan dari hulu ke hilir. Sejak program minyak goreng bersubsidi digulirkan satu bulan terakhir, ditemukan beberapa indikasi  pelanggaran berupa pengemasan ulang minyak goreng curah dan monopoli distribusi untuk membentuk harga jual di atas Rp 14.000 per liter. (Yoga)


Bijak Mengelola Tunjangan Hari Raya

23 Apr 2022

Setelah dua tahun menahan diri, tahun ini pemerintah melonggarkan beberapa aturan seperti mudik dan buka bersama. Hal ini menjadi godaan besar bagi ”keamanan” THR yang diterima. Alokasi dana THR disarankan setidaknya untuk tiga pos wajib, Pertama, alokasi untuk zakat dan sedekah. Kedua, THR untuk pekerja dan angpau untuk keluarga. Dimana THR pekerja adalah kewajiban, sedangkan angpau adalah sedekah. Ketiga, kebutuhan Lebaran. Setiap rumah tangga memang memiliki kebutuhan dan keinginan yang bervariasi. Secara umum, kebutuhan Lebaran setiap keluarga dapat diidentifikasi terdiri dari kebutuhan makanan Lebaran serta pemberian THR dan angpau untuk keluarga. Prioritaskan penggunaan dana THR untuk hak ke pekerja dan persiapan hidangan Lebaran. Jika masih ada sisa, baru digunakan untuk belanja yang lain. Idealnya, penggunaan THR maksimal 30 % untuk pos pengeluaran ini karena pos mudik Lebaran belum dikeluarkan. THR sebaiknya tidak dihabiskan hanya untuk keperluan hari raya. Usahakan mengalokasikan kelebihan THR untuk dana darurat setelah dikurangi zakat dan sedekah. Lokasi penyimpanan dana darurat idealnya pada tabungan biasa yang mudah diakses.

THR juga sangat baik digunakan untuk menambah aset investasi. Berbagai impian seperti dana pendidikan anak, dana uang muka pembelian rumah, dan lainnya dapat dibantu dengan investasi dana THR. Pemilihan aset investasi sebaiknya tetap disesuaikan dengan jangka waktu berinvestasi dan profil risiko calon investor. THR juga bisa dialokasikan untuk kebutuhan tahun ajaran baru pada pendidikan anak. Jika tahun ini Anda tidak memperoleh THR, usahakan rumah tangga untuk mencari tambahan penghasilan dari berbisnis rumahan. Tidak perlu mengejar untung besar, asal dagangan laku dan ada keuntungan tipis. Keuntungan yang dikumpulkan ini bisa mengurangi beban rumah tangga bulanan sehingga penghasilan bulanan dapat dikelola untuk pengeluaran Lebaran. (Yoga)