Ekonomi
( 40554 )Stop Ekspor Minyak Goreng Rawan Gugatan
Kebijakan pelarangan ekspor minyak goreng dan bahan bakunya mulai 28 April 2022 memantik cemas. Tak hanya bagi pelaku usaha di dalam negeri, tapi juga negara tujuan ekspor. Mereka khawatir penghentian ekspor produk minyak sawit Indonesia menganggu pasokan. India sendiri setiap tahun masuk sebagai lima besar negara importir minyak sawit dari Indonesia. Alhasil, kekhawatiran ini beralasan. Hanya saja, jika pemerintah tak segera mengeluarkan detail aturan dikhawatirkan, ini akan memacu protes konsumen minyak sawit di negara tujuan ekspor. Ini juga berpotensi membuat Indonesia rawan gugatan ke Organisasi Pedagangan Dunia atau World Trade Organization (WTO).
Perempuan Wirausaha
Menkominfo Johnny G Plate saat membuka webinar Women in Digital Entrepreneurship, 21 April 2022, mengatakan, tingkat partisipasi perempuan Indonesia dalam kewirausahaan tertinggi di Asia Tenggara. Pernyataannya ini mengutip laporan riset Google bertajuk Advancing Women in Entrepreneurship (November 2020). Studi tersebut menyurvei secara daring 18.123 perempuan dan laki-laki di 12 negara. Selain Indonesia, 11 negara lain juga disurvei, yaitu Argentina, Brasil, Jepang, Kenya, Korsel, Malaysia, Meksiko, Nigeria, Afsel, Thailand, dan Vietnam. Mereka berasal dari beragam latar belakang pendidikan, profesi, dan lokasi geografis. Separuh responden perempuan di Indonesia mengidentifikasi diri sebagai pengusaha. Ini tertinggi dibanding 11 negara lain yang diteliti. Baik responden laki-laki maupun perempuan di Indonesia menempatkan waktu berkualitas bersama keluarga di jajaran lima alasan teratas mengapa mereka mengejar atau tertarik menjadi wirausaha.
Kemauan kuat perempuan Indonesia menjadi wirausaha juga tecermin dalam Survei Populix bertajuk The Women preneurial Spirit in Indonesia (2022). Sebanyak 35 % dari 743 responden perempuan wirausaha beralasan menjadi pengusaha karena ingin membantu perekonomian keluarga, 67 % di antaranya tetap ingin melanjutkan usaha. Mereka tidak segan memanfaatkan momen tertentu, seperti Ramadhan, untuk meningkatkan penjualan. Selain dari mulut ke mulut, 68 % responden menyebut pernah memakai aplikasi pesan instan dan media sosial untuk promosi. Hanya saja, tidak banyak perempuan calon wirausaha percaya diri. Mereka umumnya takut gagal dan tidak yakin bagaimana berbisnis dengan teknologi digital. Sementara di kalangan perempuan yang sudah menjadi pengusaha, mereka mengakui salah satu hambatan terbesar adalah kurangnya keterampilan pemasaran, terutama pemasaran digital.Di kalangan perempuan kelas menengah bawah, cerita perempuan terjun menjadi wirausaha dan memakai teknologi digital lebih kompleks lagi. Mulai dari keterbatasan kepemilikan perangkat sampai keterbatasan akses jaringan internet. (Yoga)
Harga Tandan Buah Segar Anjlok, Petani Tuntut Kejelasan
Pengumuman Presiden Jokowi Jumat (22/4) tentang larangan ekspor bahan baku minyak goreng mulai Kamis (28/4) dinilai membuat situasi serba spekulatif. Harga tandan buah segar atau TBS petani anjlok. Pemerintah diharapkan segera memperjelas keputusan itu dan membuat kebijakan konkret untuk membenahi tata kelola industri kelapa sawit nasional. Sekjen Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) Mansuetus Darto (25/4) mengatakan, sebelum ada pernyataan Presiden, harga TBS petani Rp 3.700-Rp 3.800 per kg. Namun, setelah pengumuman, harga TBS terus turun bervariasi, mulai dari Rp 400 per kg hingga Rp 1.000 per kg.
Menurut Ketua Umum Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Gulat Manurung, sejumlah pengumpul TBS sudah menolakTBS petani, bahkan ada pengepul yang sudah tutup. ”Harga TBS anjlok dari Rp 3.850 per kg menjadi Rp 1.600 per kg. Anjloknya hamper merata di 22 provinsi (penghasil) sawit,” katanya.
Plt Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag Veri Anggrijono menyatakan, pihaknya belum dapat memberi informasi terkait produk yang dilarang untuk diekspor dan yang tidak karena masih dalam pembahasan. Guru Besar Fakultas Pertanian UGM Yogyakarta, Masyhuri menilai, larangan ekspor itu perlu dibatalkan karena petani sawit justru jadi korban. Sementara negara produsen minyak nabati lain justru diuntungkan karena harganya jadi naik.
UMKM Dorong Kinerja Bank
Menggeliatnya kembali UMKM seiring pulihnya perekonomian turut mendukung kinerja PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Laba bersih BRI triwulan I tahun 2022 mencapai Rp 12,22 triliun, tumbuh 78,13 % dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk berkomitmen mendukung UMKM agar dapat naik kelas. BNI bekerja sama dengan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) meningkatkan penyaluran kredit bagi UMKM. Pada triwulan pertama tahun ini, BRI mencatat total penyaluran kredit Rp 1.075,93 triliun atau bertumbuh 7,43 % dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kredit UMKM berkontribusi 83,95 % total kredit BRI, yakni Rp 903,29 triliun. Total kredit kepada segmen UMKM pada triwulan pertama tahun ini bertumbuh 9,24 % secara tahunan. ”Kondisi UMKM yang mulai pulih mendorong penyaluran kredit BRI,” ujar Dirut BRI Sunarso pada paparan kinerja keuangan triwulan pertama 2022, Senin (25/4). Pertumbuhan penyaluran kredit itu diikuti kualitas kredit yang baik. Hal ini tecermin dari rasio kredit macet (NPL) BRI sebesar 3,09 % pada Maret 2022, menurun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 3,30 %.
Pada kesempatan yang berbeda, BNI bekerja sama dengan LPEI untuk meningkatkan penyaluran kredit kepada segmen UMKM yang berorientasi ekspor. Kerja sama itu dalam hal pemberian penjaminan kredit syarat ringan kepada UMKM program pembiayaan fastrex dengan maksimum fasilitas hingga Rp 25 miliar. UMKM pun akan mendapat pendampingan dan pelatihan. Dirut BNI Royke Tumilaar menuturkan, tujuan kerja sama ini sejalan dengan komitmen BNI untuk mendukung mitra UMKM agar dapat naik kelas dan go global. BNI berperan sebagai lembaga intermediasi sekaligus sebagai kolaborator yang mempertemukan mitra UMKM dengan pemangku kepentingan. Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif LPEI Rijani Tirtoso menyampaikan, sebagai sesama agen pembangunan, BNI dan LPEI perlu bekerja sama dengan erat dalam konteks pengembangan berbagai potensi ekonomi yang dimiliki oleh negeri. LPEI tengah fokus pada peningkatan fungsi lembaga dalam meningkatkan ekspor khususnya di segmen UMKM. (Yoga)
Pertambangan, Pencabutan Izin Mundur dari Target
Pencabutan 2.078 izin usaha pertambangan (IUP) bermasalah yang direncanakan rampung April 2022 mundur dari target. Sebelum lahan dialihkan dan didistribusikan ke pihak lain, pemerintah memutuskan memberikan ruang klarifikasi kepada pelaku usaha tambang yang keberatan izin usahanya dicabut. Kementerian Investasi mencatat, per 24 April 2022, dari 2.078 IUP bermasalah dengan total luas 3,2 juta hektar yang direkomendasikan pencabutannya pada Januari 2022, pemerintah sudah menandatangani pencabutan 1.118 IUP dengan total luas areal 2,7 juta hektar. Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Senin (25/4) di Jakarta, mengatakan, masih ada 960 IUP lain yang perlu diproses pencabutannya. Proses pencabutan terpaksa mundur dari target yang seharusnya dirampungkan pada April 2022 karena pemerintah perlu berhati-hati dalam mencabut izin. Menurut dia, Satgas Penataan Penggunaan Lahan dan Penataan Investasi tidak ingin pencabutan IUP tersebut menjadi kontraproduktif terhadap iklim usaha. Satgas ingin memastikan bahwa usaha yang dicabut izinnya itu betul-betul memenuhi syarat..
Sejauh ini, ada 226 perusahaan yang menyatakan keberatannya, 160 diantaranya telah diundang untuk melakukan klarifikasi dan 144 perusahaan hadir untuk memberikan klarifikasi. Mereka diminta menyiapkan dokumen pendukung, bukti pemenuhan kewajiban, serta justifikasi terkait kegiatan usaha terkait yang izinnya dicabut. Kementerian Investasi menargetkan memulai pendistribusian areal IUP yang sudah dicabut pada Mei 2022. Izin usaha yang sudah dicabut itu akan dialihkan ke beberapa kelompok prioritas, seperti ormas, tempat ibadah atau organisasi agama, BUMD, BUMDes, koperasi, serta UMKM di daerah. Peneliti Center of Industry, Trade and Investment Institute for Development of Economics and Finance, Ahmad Heri Firdaus, menilai, pencabutan IUP ini perlu dijadikan momentum untuk bertransformasi meninggalkan sektor pertambangan yang selama ini menghasilkan emisi tinggi dan berdampak buruk pada lingkungan. Yang perlu diperhatikan pemerintah setelah pencabutan izin dirampungkan adalah mekanisme distribusi serta penentuan pengalihan izin. Distribusi izin hasil pencabutan harus betul-betul ditujukan pada sektor pengganti dan pihak pengelola yang tepat untuk mencapai tujuan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di daerah terkait. (Yoga)
Pemerintah Diminta Realisasikan Belanja
Para pelaku UMKM berharap kementerian/lembaga dan pemerintah daerah merealisasikan kontrak pembelian barang/jasa. Dengan demikian, penyerapan produk dalam negeri untuk pengadaan barang/jasa pemerintah tidak berhenti pada komitmen dan diharapkan dapat menyokong perkembangan UMKM di dalam negeri. Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Abdullah Azwar Anas pada Pameran dan Pencocokan Bisnis Tahap II di JCC, Senin (25/4) mengatakan, nilai yang ditargetkan Presiden Jokowi Rp 400 triliun sudah terlampaui. ”Kini tinggal rencana itu dibelanjakan atau tidak. Inilah yang menjadi perhatian kami,” ujarnya. Berdasarkan data LKPP, anggaran belanja barang/jasa nasional mencapai Rp 1.039,7 triliun tahun ini. Dalam laporan terbaru, jumlah penyedia untuk pengadaan barang/jasa nasional Rp 561,6 triliun, terdiri dari pemda Rp 274,1 triliun dan kementerian/lembaga Rp 287,5 triliun.
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, pencocokan bisnis digelar untuk memperkuat produk dalam negeri. ”Kami optimistis, kalau produknya dibeli pemerintah, UMKM punya kesempatan memperbaiki produk dan meningkatkan kualitasnya,” ujar Teten. Menparekraf Sandiaga S Uno menyebutkan, sesuai Business Matching Tahap I di Bali, komitmen belanja pemerintah diharapkan mencapai Rp 483,2 triliun. Dia berharap komitmen itu direalisasikan jadi kontrak. Menurut Menteri BUMN Erick Thohir, kementerian / lembaga dan pemerintah daerah jangan hanya sampai pada kontrak, tetapi juga menuntaskan pembayarannya. Dia meminta semua direksi BUMN untuk mengutamakan penyerapan produk dalam negeri. Menurut Erick, sesuai komitmen, setiap tender barang/jasa di bawah Rp 400 juta harus diberikan kepada UMKM. Kini sudah memiliki hampir 15.000 UMKM yang tergabung dalam Pasar Digital (PaDi) UMKM dengan nilai transaksi Rp 20 triliun. (Yoga)
Pembelian secara Daring Kian Merata
Tokopedia mencatat transaksi belanja daring melalui platform e-dagang mencapai 99 % dari total 7.230 kecamatan yang ada di Indonesia. Menurut Head of External Communications Tokopedia Ekhel Chandra Wijaya, Senin (25/4), di Jakarta, mitra penjual Tokopedia juga meningkat menjadi 12 juta orang pada 2022 atau naik 64,38 % dibanding Januari 2020. (Yoga)
BI Gelar Lomba Inovasi Mata Uang Digital
BI dan Bank International Settlement (BIS) Innovation Hub menggelar G20 Techsprint Initiative 2022. Tahun ini temanya adalah pengembangan mata uang digital bank sentral atau Central Bank Digital Currencies. Demikian disampaikan Kepala Departemen Sistem Pembayaran BI Filianingsih Hendrata, Senin (25/4). (Yoga)
”Livestream Shopping" Semakin Populer
Pergeseran sistem perdagangan sebagai dampak pandemi membuat system livestream shopping atau penjualan langsung naik daun. Potensi besar pasar Indonesia menjadi modal bagi strategi marketing ini tumbuh pesat. Seiring banyaknya waktu orang di rumah sepanjang pandemi, terjadi peningkatan transaksi berbasis digital atau e-commerce. Berdasarkan laporan BI, di tengah pandemi, bisnis dagang berbasis digital ini diproyeksi tumbuh 33,2 % dari tahun 2020 yang mencapai Rp 253 triliun menjadi Rp 337 triliun pada 2021. Bisnis e-dagang di Indonesia semakin menjanjikan. Tumbuhnya bisnis e-dagang tersebut, juga disokong maraknya strategi penjualan streaming langsung atau dikenal dengan livestream shopping atau live commerce. Penjualan streaming langsung adalah teknik pemasaran ketika pelaku bisnis mengadakan acara belanja virtual secara real time (waktu nyata) untuk memamerkan dan menjual produk mereka kepada pelanggan.Penjualan streaming sedang naik daun untuk pelaku bisnis. Tak hanya toko-toko besar yang sudah memiliki merek terkenal, tetapi pengecer dan pelaku UMKM yang tak memiliki lapak juga bisa menjalankan strategi pemasaran ini.
Dengan memanfaatkan media sosial untuk menawarkan produk secara langsung, baik penjual maupun pembeli sama-sama mendapat keuntungan. Pembeli lebih puas dan cepat mengambil keputusan untuk membeli karena bisa melihat produk secara langsung. Produk fashion (pakaian, tas, sepatu, dan lainnya) masih menjadi favorit sistem belanja streaming langsung, diminati 7 dari 10 responden. Kepuasan konsumen yang bisa langsung melihat produk fashion yang ditawarkan (model, bahan, warna, ukuran) menjadi nilai tambah yang dapat memengaruhi keputusan konsumenuntuk membeli.Produk makanan, kecantikan, dan rumah tangga juga cukup diminati melalui livestream shop\ping. Di pasar Indonesia, prospek penjualan streaming langsung cukup menjanjikan. Riset Ipsos menemukan, 78 % konsumen pernah mendengar dan mengetahui alternative belanja melalui live streaming, bahkan 71 % telah mengaksesnya, dan 56 % mengaku pernah membeli produk melalui live streaming selama pandemi. Indonesia menjadi pasar potensial bagi perkembangan e-commerce, termasuk livestream shopping. McKinsey melaporkan, orang Indonesia termasuk pengguna teknologi digital paling antusias di dunia. Rata-rata orang Indonesia menghabiskan empat jam sehari untuk mengakses internet di perangkat seluler (dua kali rata-rata orang AS). Perdagangan daring juga berkembang pesat. Tercatat 30 juta orang Indonesia bertransaksi daring, menciptakan pasar 8 miliar USD. Diprediksi pasar tumbuh lebih dari 40 miliar USD dalam lima tahun ke depan, 60 % penjualan disumbang oleh perdagangan daring melalui lokapasar, antara lain Tokopedia,Shopee, dan Lazada. Sisanya dilakukan melalui media social Facebook, Instagram, Youtube, Twitter, Tik Tok, dan lainnya. (Yoga)
Ada 1.118 IUP dan 15 Izin Kebun Dicabut
Pemerintah mencabut sebanyak 1.118 izin usaha pertambangan (IUP) dari awal tahun hingga 24 April 2022. Pencabutan ini dilakukan karena pemilik izin tersebut tidak menggunakannya hingga batas waktu yang diberikan
Ketua Satgas sekaligus Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia Senin (25/4) menyebut dari seluruh IUP yang dicabut ini, total areal luasnya mencapai 2.707.443 hektare (ha).
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









