Ekonomi
( 40478 )Permudah Transaksi Trade Finance Bank Mandiri Optimalkan Kopra by Mandiri
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mengoptimalkan Kopra by Mandiri untuk memenuhi kebutuhan nasabah wholesale, terutama agar mempermudah transaksi trade finance. Pasalnya, frekuensi belanja masyarakat sampai dengan pertengahan tahun ini beranjak ke level tertinggi yang menunjukkan pemulihan ekonomi di dalam negeri memiki prospek cerah. Direktur Treasure and International Banking Bank Mandiri Panji Irawan menjelaskan, kondisi ini menunjukkan bahwa pemulihan ekonomi di dalam negeri punya prospek cerah di masa mendatang. Proyeksi ini juga selaras dengan riset Tim Ekonomi Bank Mandiri yang memperkirakan perekonomian Indonesia pada kuartal II 2022 mampu tumbuh 5,2% hingga 5,3%, secara tahunan (year on year/yoy). "Kami telah meluncurkan Kopra by Mandiri, layanan digital single acces yang dapat menjadi pusat aktivitas informasi dan transaksi finansial bagi ekosistem bisnis para pelaku usaha di segmen wholesale dan value chain-nya secara end to end," jelas Panji. (Yetede)
Ilham Habibi Mundur dari RUPSLB Bank Muamalat Tunjuk Iggi Achsien Jadi Komut
Bank Muamalat Tbk Indonesia melaksanakan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) dan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) 2022. Dalam agenda RUPSLB terdapat perombakan pada jajaran komisaris dan direksi perseroan, dimana Iggi H Achsien diangkat sebagai komisaris utama pengganti Ilham Akbar Habibie. "RUPSLB menyetujui pengunduran diri Ilham Akbar Habibie dari posisi komisaris utama dan komisaris independen perseroan," terang Manajemen Bank Muamalat dalam keterangannya, Jumat (24/6). Kemudian setelah mengangkat Iggi sebagai pengganti, rapat juga menyetujui untuk mengangkat Marsyudi Suhud, Amin Said Husni, dan Sartono sebagai komisaris. Adapun Edy Setiadi dan Juni Supriyanto mundur dari komisaris. Pada posisi direksi, Karno diangkat sebagai direktur kepatuhan menggantikan Andri Donny. (Yetede)
Ajang ETGW Hasilkan 3 Kesepakatan untuk Kendaraan Bermotor Listrik
Rangkaian kegiatan the 2nd Energy Transitions Working Group (ETWG), yang digelar di Labuan Baju, Nusa Tenggara Timur (NTT) diisi dengan penandatanganan tiga Nota Kesepahaman yang mendukung program transisi energi, dalam hal ini terkait kendaraan bermotor listrik. Adapun Nota Kesepahaman itu yakni antar Kementerian ESDM dengan PT Pertamina (perseroan) dan PT PLN (perseroan) untuk program konversi motor listrik. "Hal ini menjadikan transisi energi semakin urgent untuk dilaksanakan sebagai arah kebijakan energi nasional ke depan yaitu transisi menuju energi yang lebih bersih, minim emisi dan ramah lingkungan sesuai dengan komitmen Indonesia pada Paris Agreement dan Target Zero Emission pada tahun 2060 atau lebih cepat dengan bantuan internasional," kata Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ego Syahrial. Program ini juga memberi manfaat untuk pengikatan ketrampilan baru bagi generasi muda, membuka lapangan kerja baru dengan adanya bengkel konversi, dan meningkatkan produksi komponen lokal. (Yetede)
Tahan Banting Kargo Bandara
Para pengelola bandara domestik terus berinovasi dengan segmen bisnis kargo yang nyaris tidak terganggu oleh pandemi Covid-19. Vice President Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero), Rahardian G Yogisworo, mengatakan entitasnya justru sedang membagi klarifikasi bandara sesuai dengan karakter di setiap lokasi. "Dengan skema hub estabilishment, beberapa bandara di proyeksikan menjadi hub kargo domestik dan internasional," ucap dia kepada Tempo, kemarin. Dari 15 bandara perseroan, terdapat tujuh lokasi yang akan menjadi hub spesialis. Bandara Juanda di Surabaya, Rahardian mencontohkan, bakal dijadikan hub untuk ekspor-impor produk industrial. Bandara I Gusti Ngurah Rai di Bali akan menjadi hub transhipment atau pemindahan muatan penerbangan internasional. Sedangkan Bandara Sultan Hasanuddin di Makassar akan menjadi hub distribusi produk laut dan farmasi di wilayah Indonesia Timur. (Yetede)
Bisnis Rokok Elektrik Kian Suram
Lonceng bahaya bagi bisnis rokok elektrik berdentang. Amerika Serikat (AS) resmi melarang penjualan rokok elektrik milik Juul Labs.
Mengutip Reuters kemarin, Badan Administrasi Makanan dan Obat-Obatan (FDA) AS melarang penjualan rokok elektrik Juul Kamis (23/6). FDA menyebut, Juul tidak memiliki cukup bukti, produk yang dijual aman terhadap kesehatan setelah melakukan peninjauan data hampir dua tahun.
Ditunda, Pemungutan Pajak Karbon Menunggu Ekonomi Pulih Dulu
Tak hanya cukai plastik dan minuman berpemanis, pemerintah akhirnya memutuskan menunda implementasi pungutan pajak karbon yang sedianya mulai 1 Juli 2022 mendatang. Gejolak ekonomi global menjadi alasan utama pemerintah.
Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu menyatakan, kondisi global saat ini belum cukup kondusif. Tambah lagi, seluruh peraturan pendukung pajak karbon hingga saat ini masih dimatangkan kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Keuangan. Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Suryadi Sasmita menilai, pelaksanaan pajak karbon tidak tahun ini. Sebab, perekonomian domestik masih belum stabil. Tambah lagi, ada ancaman resesi ekonomi global. Suryadi menyarankan, pungutan pajak karbon bergulir saat ekonomi domestik sudah mulai pulih. Utamanya, ditandai dengan daya beli masyarakat yang meningkat.
Genjot Proyek Jalan Tol, Skema Pembiayaan Baru Dibutuhkan
Hingga akhir 2022, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan, investasi jalan tol mencapai Rp 970,8 triliun. Angka ini meningkat dari realisasi 2021 sebesar Rp 736,3 triliun.
Sedang pada 2024, BPJT memasang target investasi jalan tol mencapai Rp 1.106 triliun. Tapi, target ini mendapat tantangan besar, seiring semakin sulitnya memperoleh pembiayaan untuk proyek jalan tol, sehingga perlu ada inovasi pembiayaan. Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR Herry Trisaputra Zuna mengatakan, ada tiga kebijakan yang bisa diterapkan untuk mendukung pembiayaan infrastruktur, khususnya proyek jalan tol. Pertama, komitmen untuk melanjutkan proyek jalan tol pada ruas-ruas utama. Kedua, perbaikan iklim investasi untuk memastikan pelaku usaha jalan tol tetap bertahan. Ketiga, mendorong skema pembiayaan yang lebih berkelanjutan.
IDPR Telah Mengantongi Kontrak Baru Rp 670 Miliar
Emiten yang bergerak di bidang konstruksi pondasi PT Indonesia Pondasi Raya Tbk (Indopora) memperoleh kontrak baru sekitar Rp 670 miliar sejak awal tahun 2022 sampai dengan saat ini. Jumlah tersebut sudah melebihi setengah dari target sepanjang tahun. Direktur Keuangan sekaligus Corporate Secretary Indopora Dwijanto mengatakan, hingga akhir tahun 2022, Indopora menargetkan dapat mengantongi kontrak baru sekitar Rp 1 triliun. Dengan begitu, perolehan kontrak baru Indopora sejauh ini sudah setara 67% dari target.
Indorama Ekspansi Pabrik ke Turki
PT Indo-Rama Synthetics Tbk (INDR) siap melanjutkan ekspansi perluasan pabrik benang pintal di Indonesia dan Turki. Ekspansi ini ditargetkan bisa rampung pada tahun 2023-2024 mendatang.
Target ini sejalan dengan langkah INDR yang mengekspor produknya ke lebih dari 70 negara di dunia. Perinciannya, penjualan ke Asia, kecuali Indonesia sebanyak 38% dari total penjualan, Eropa 12%, Amerika 11%, Pakistan, Bangladesh dan lainnya sebesar 8%. Adapun penjualan domestik 30% dari total penjualan.
ADU KENCANG TRANSAKSI DIGITAL
Pesatnya perkembangan ekonomi digital di Indonesia berimbas positif terhadap transaksi perbankan digital di Tanah Air. Ceruk bisnis yang menggiurkan itu menjadi medan pertempuran bagi kalangan perbankan untuk beradu strategi demi menarik nasabah dan meningkatkan nilai transaksi digital banking. Peluang meningkatkan transaksi layanan digital ditangkap perbankan dengan meluncurkan platform dan aplikasi yang dapat menjawab kebutuhan nasabah ritel. Di tengah agresivitas perbankan untuk ramai-ramai masuk ke digital banking, faktor keamanan siber dan literasi digital masyarakat menjadi pekerjaan rumah yang harus terus dituntaskan. Dalam periode 2017—2021, transaksi layanan perbankan digital melompat 139% dari Rp17.074 triliun menjadi Rp40.820 triliun. Pertumbuhan eksponensial itu membuat Bank Indonesia merevisi naik proyeksi transaksi digital banking pada tahun ini dari Rp49.733,8 triliun menjadi Rp51.729 triliun yang merepresentasikan tingkat pertumbuhan 26,72% secara year-on-year (YoY). Pada Mei 2022, Bank Indonesia mencatat transaksi layanan perbankan digital tumbuh 20,82% YoY menjadi Rp3.766,7 triliun. Alhasil, secara kumulatif, nilai transaksi digital banking dalam 5 bulan pertama 2022 mencapai Rp21.233 triliun.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









