MENGUNGKIT EKONOMI WARGA SURABAYA LEWAT WISATA
Cara paling mudah menggerakkan ekonomi warga adalah dengan memulai dari menggarap secara serius sektor pariwisata. Dengan alasan tamasya atau sekadar melepas penat, segala aktivitas ekonomi bisa muncul di sektor ini. Tak hanya makanan, minuman, transportasi, penginapan, dan buah tangan, pelaku bisnis di seputaran pariwisata juga dikerjakan oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM. Faktor ini mendorong Pemkot Surabaya tak kenal lelah menggarap sektor pariwisata, sebagai pangkal pergerakan ekonomi warga kota sebanyak 3,1 juta jiwa ini.
Salah satu obyek wisata yang didengungkan adalah berperahu di Kalimas sepanjang 18 kilometer. Sungai Kalimas tak sekadar menjadi tempat piknik, tetapi secara bertahap kelak menjadi prioritas utama pengembangan transportasi sungai, angkutan pariwisata, dan logistik barang. Tahap pertama rute yang digelar ada rute pendek dan panjang. Rute pendek, harga tiketnya Rp 4.000, sedangkan harga tiket untuk rute panjang Rp 10.000 per penumpang. Naik di Dermaga Monkasel di Jalan Pemuda dan berakhir di Dermaga Siola Jalan Tunjungan. Penumpang yang membayar tiket untuk berperahu juga bisa menikmati dan mengunjungi Monumen Kapal Selam, mampir sekaligus masuk ke Museum Pendidikan, serta bisa menikmati musik dan menikmati wisata kuliner di pasar terapung yang berlokasi di Dermaga Taman Prestasi.
Menurut Kadis Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Pemkot Surabaya Wiwik Widayati, secara bertahap seluruh wisata di Surabaya akan terkoneksi termasuk semisal dengan Tunjungan Romansa. Semisal mereka yang berperahu di Kalimas akan diberi paket kunjungan ke museum, taman, atau obyek lain termasuk menikmati wisata kuliner yang otentik. Semisal bagi yang memilih rute pendek, selepas turun dari perahu pengunjung diajak mencicipi berbagai kuliner khas Surabaya di Sentra Wisata Kulier (SWK) yang sekarang sudah ada di 45 lokasi. Makanan dan minuman secara camilan yang ada di SWK rata-rata otentik antara lain rawon, rujak cingur, termasuk membeli oleh-oleh di Pasar Genteng dan pusat-pusat produk UMKM Surabaya yang ada di Surabaya Kriya Galeri, yang sampai sekarang sudah ada di 10 lokasi. Selain makanan khas juga ada kuliner kekinian. (Yoga)
Tags :
#PariwisataPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023