Ekonomi
( 40478 )TAMBANG BAWAH TANAH, Ketika Santai dan Waspada Jadi Satu
Ribuan insinyur dan pekerja berada di dalam terowongan bawah tanah di pertambangan PT Freeport Indonesia di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua. Dengan mitigasi yang memadai, mereka bekerja dengan santai, tetapi tetap selalu waspada akan ancaman yang bisa datang kapan saja.Leroy Manogar (41) Rabu (1/6/2022) pengawas perawatan lokomotif elektrik pengangkut material, dari pagi hingga menjelang malam, berada di salah satu terowongan tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC), yang merupakan tambang terbesar di antara tiga tambang bawah tanah lain yang dikelola PT FI. Dua areal tambang yang lain adalah Deep Mill Level Zone (DMLZ) dan Big Gossan.
GBC dan areal tambang bawah tanah lainnya berelevasi2.500 meter di atas permukaan laut. Ketiga areal tambang berada di bawah tambang permukaan Grasberg yang sangat fenomenal dengan alur tambang melingkar dan mengerucut ke dalam tanah. Walau berada di dalam tanah, sepintas kantor Roy seperti di dalam gedung. Lampu terang benderang, ada ruang kerja beserta meja dan perlengkapannya, serta terdapat ruang rapat. Udara ataupun suhu di sana normal seperti halnya di permukaan. Itu karena areal tambang bawah tanah dilengkapi banyak ventilasi yang dibor dari tebing gunung.
Di tambang bawah tanah itu, gempa menjadi salah satu ancaman. Gempa dapat memicu semburan batuan yang bisa melindas pekerja atau meruntuhkan terowongan. Untuk mengetahui ancaman risiko tersebut, pekerja bawah tanah berkomunikasi intensif dengan petugas darat, sebutan bagi mereka yang bertugas di permukaan tanah. Informasi terkait kekuatan gempa, titik gempa, hingga beragam kemungkinan, termasuk evakuasi, diberikan. Selain ancaman gempa, paparan gas beracun, seperti hidrogen sulfida dan belerang dioksida, juga menjadi bahaya lain di tambang bawah tanah.
Muhammad Irfan Azwanto (37), insinyur tambang tamatan Jurusan Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Jakarta, menyatakan, pada April 2022 sempat terjadi semburan gas beracun. Kejadian tersebut menimpa salah satu operator, beruntung hal itu tak berujung fatal. Untuk mengatasi situasi darurat, baik karena gempa, semburan gas, maupun lainnya, simulasi menjadi salah satu kegiatan rutin tiap bulan. (Yoga)
AL Filipina Beli Kapal Perang PT PAL
Angkatan Laut Filipina membeli dua kapal perang jenis landing platform dock (LPD) dari PT PAL Indonesia. Pembelian ditandai dengan kontrak yang ditandatangani PT PAL dengan Kemenhan Filipina, Jumat (24/6) di Manila, Filipina. Penandatanganan dilakukan Direktur Pemasaran PT PAL Indonesia Willgo Zainar dengan Secretary National of Defence Mr Delfin N Lorenzana. Indonesia, kata Willgo, dua kali memenangi penjualan di pasar ASEAN. (Yoga)
Komunitas Lokal Perlu Dilibatkan dalam Restorasi Ekosistem Hutan
Upaya menurunkan emisi dengan merestorasi ekosistem hutan dan lahan perlu melibatkan peran serta masyarakat lokal sejak awal. Tujuannya, agar hasil yang diraih lebih optimal baik dari aspek lingkungan maupun ekonomi. Co-founder Rimba Raya Conservation Eka Ginting dalam webinar B20 side event tentang upaya dekarbonisasi melalui peran serta komunitas lokal, Jumat (24/6) mengemukakan, partisipasi komunitas lokal adalah syarat inti dalam pengembangan karbon hutan atau proyek untuk menghasilkan karbon kredit dari upaya perlindungan hutan.
Saat ini, Rimba Raya Conservation juga memiliki sejumlah program pemulihan ekosistem dan proyek karbon yang melibatkan langsung masyarakat lokal, salah satunya di Riau. Pelibatan komunitas lokal melalui proyek dekarbonisasi khususnya di hutan itu akan memberikan tiga manfaat. Manfaat pertama yaitu menghasilkan pendapatan tambahan, kedua meningkatkan kualitas hidup, dan ketiga mengembangkan inovasi,” ujarnya.
Dirjen Pengelolaan Hutan Lestari KLHK Agus Justianto menyatakan, salah satu komitmen dan upaya pemerintah dalam menurunkan emisi di sektor kehutanan dan tata guna lahan dilakukan dengan menetapkan penyerapan karbon bersih atau FoLU Net Sink tahun 2030. Agus mengakui, upaya mencapai FoLU Net Sink 2030 membutuhkan dukungan semua pihak termasuk aspek pendanaan dan SDM. Implementasi ini diperkirakan membutuhkan dana lebih dari Rp 200 triliun dengan porsi kebutuhan terbesar untuk pembangunan hutan tanaman industri sekitar Rp 76 triliun. (Yoga)
RI Perlu Waspadai Risiko Resesi AS
Indonesia perlu mewaspadai risiko jatuhnya perekonomian AS ke jurang resesi. Dengan posisinya sebagai mitra dagang utama, resesi di AS akan berisiko memengaruhi perekonomian nasional. Kepala Ekonom PT Bank Central Asia Tbk David Sumual melihat probabilitas ekonomi AS mengalami resesi terbuka lebar sejalan dengan kekhawatiran akan lonjakan inflasi yang terjadi di sepanjang tahun. Inflasi di AS tinggi diiringi perlambatan pertumbuhan ekonomi sehingga resesi ekonomi AS bisa terjadi tahun 2023.
Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menyebut, ada beberapa risiko yang harus diwaspadai pemerintah terkait ancaman resesi AS, salah satunya terkait keluarnya modal asing dari pasar surat utang domestik. Bhima menilai kenaikan suku bunga Bank Sentral AS (The Fed) berpotensi diikuti negara berkembang. Sementara itu, tidak semua konsumen dan pelaku usaha siap menghadapi kenaikan suku bunga pinjaman. Kenaikan ini juga dikhawatirkan menyebabkan pembengkakan biaya impor bahan baku dan barang konsumsi. ”Imbasnya, proyeksi permintaan konsumen rumah tangga bisa kembali turun dan pelaku usaha akan terganggu rencana ekspansinya. Kondisi ini dipicu pelemahan kurs rupiah terhadap dollar AS,” ujarnya. (Yoga)
Cegah Rupiah Terdepresiasi Lebih Dalam
Seiring makin agresifnya kenaikan tingkat suku bunga oleh Bank Sentral AS dalam waktu dekat dan normalisasi kebijakan moneter di sejumlah negara dunia, potensi depresiasi rupiah makin menguat, dipicu arus modal keluar yang menguat. Untuk mengantisipasi hal tersebut, BI diperkirakan akan menaikkan suku bunga acuan pada Juli 2022. Sejak awal Juni 2022 hingga 22 Juni 2022, kurs rupiah terhadap USD terdepresiasi 1,93 %. Sejak awal tahun, rupiah telah terdepresiasi 4,14 %. Kendati demikian, depresiasi rupiah tidak sedalam mata uang negara lainnya, seperti rupee India sebesar 5,17 %, ringgit Malaysia 5,44 %, dan baht Thailand 5,84 %.
Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal menjelaskan, melemahnya kurs rupiah sepanjang bulan Juni ini, secara khusus sejak pekan kedua Juni, dipicu kenaikan tingkat suku bunga acuan oleh Bank Sentral AS (The Federal Reserve/The Fed). Kebijakan The Fed itu direspons pasar di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, dengan arus modal keluar (capital outflow) sehingga melemahkan kurs rupiah. Selain menaikkan tingkat suku bunga, menurut Faisal, BI juga menjaga cadangan devisa BI agar berada dalam kondisi yang sangat baik, untuk menjaga kestabilan kurs. (Yoga)
NFT, Peluang Menggiurkan bagi Bisnis Jurnalisme
Survei yang dilakukan Reuters Institute di sejumlah negara mengungkap fenomena turunnya jumlah pembaca media cetak akibat pandemi. Riset Reuters Institute dan Universitas Oxford itu juga mengungkap ada pergeseran perspektif tentang sumber pendapatan perusahaan bagi media. Survei dilakukan di 43 negara, termasuk Indonesia, menunjukkan, ada lima sumber pendapatan yang diandalkan perusahaan media, yaitu dari pengiklan, pelanggan, penyelenggaraan acara, e-dagang, dan donatur. Sayangnya, kelimanya menunjukkan tren penurunan, (Kompas, 5/1).
Gambaran situasi pelik bisnis media ini akhirnya mendorong media-media asing untuk berinovasi menciptakan sekoci baru sumber penghasilan. Koran lama The New York Times (NYT) di AS pada 2021 mengubah salah satu kolomnya menjadi non-fungible token (NFT). Seorang pengisi kolom teknologi di NYT Kevin Roose mengatakan bergabungnya jurnalis dalam hiruk-pikuk NFT merupakan sebuah keniscayaan. The Times merupakan media massa pertama yang ikut mengeksplorasi kegunaan NFT, pembelian menggunakan mata uang digital ethereum (ETH).
Adapun, majalah Time juga sudah mencetak dan sedang dalam proses menjual tiga sampul majalahnya dalam bentuk NFT. Kantor berita Associated Press (AP) yang berpusat di New York, AS, juga menjual koleksi foto yang pernah diambil selama 175 tahun bersejarah. Koleksi foto, mulai dari foto luar angkasa, iklim, perang, hingga sejumlah karya terkenal dari fotografer AP telah dirilis sejak awal Januari 2022. Hasil penjualan koleksi foto bersejarah itu akan di gunakan kembali untuk mendanai kegiatan jurnalismenya. (Yoga)
12 Juta Tiket Piala Dunia 2022 Sudah Ludes Terjual
Sekitar 1,2 juta tiket Piala Dunia 2022 di Qatar sudah ludes terjual. Ketua penyelenggara Hasan Al-Thawadi mengungkapkan, ada permintaan tiket yang memecahkan rekor untuk piala dunia yang diadakan pada November dan Desember tahun ini yang pertama kali diadakan di Timur Tengah. "Saya kira sekitar 1,2 juta tiket telah dibeli. Orang sungguh membelinya dan bersemangat untuk datang ke sana. Tidak ada keraguan soal itu," ujar Hassan At-Thawadi ke Forum Ekonomi Qatar seperti dilansir Beritasatu.com. Sejumlah penggemar sepak bola akan tinggal di 1.000 tenda tradisional Qatar, sementara yang lain akan tidur di kapal pesiar yang berlabuh di Doha. Putaran piala dunia akan digelar pada 21 November-18 Desember 2022. (Yetede)
Dosni Roha Indonesia Alokasikan Capex Rp 300 Miliar
PT Dosni Roha Tbk (ZBRA) mengincar pertumbuhan keberlanjutan dengan menjadi perusahaan distribusi dengan ekosistem terlengkap di Indonesia. Untuk memudahkan strategi tersebut, perseroan persiapkan belanja modal (Capital Expenditure/capex) sebesar Rp 300 miliar. Direktur Utama Dosni Roha Indonesia Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo menjelaskan, untuk mengejar target tersebut perseroan melakukan transformasi menjadi perusahaan distribusi yang menyediakan berbagai kebutuhan dari mulai raw material hingga logistik, dan supply chain. "Ini yang akan menjadi fokus dari perseroan pada tahun ini pada sekitar logistik transportasi dan juga supply chain," jelasnya. Dalam kesempatan yang sama para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) mengizinkan kepada perseroan untuk tidak membagikan dividen pada tahun yang akan digunakan untuk pengembangan. (Yetede)
KKP Genjot Ekspor Perikanan ke Tiongkok
Kementerian Kelautan dan Perikanan ((KKP) terus menggenjot ekspor produk perikanan ke Tiongkok guna mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi nasional. Upaya itu diantaranya dilakukan melalui penguatan kerja sama bilateral serta peningkatan kualitas mutu dan keamanan produk perikanan sehingga memiliki daya saing tinggi di pasar global. Pada 2021, nilai ekspor produk perekonomian RI ke Tiongkok mencapai US$ 800 juta. Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono memaparkan, Indonesia dan Tiongkok telah menandatangani nota kesepahaman baru tentang kerja sama maritim. Trenggono menuturkan, Tiongkok termasuk mitra dagang utama sektor kelautan dan perikanan Indonesia di kawasan Asia. Ekspor produk perikanan Indonesia ke Negeri Tirai Bambu itu dalam kurun waktu lima tahun terakhir menunjukkan tren positif, yakni meningkat dari US$ 477 juta pada 2017 menjadi US$ 890 juta pada 2021. (Yetede)
Hingga Mei 2022 Konsumsi Semen Dalam Negeri Hanya Naik 2%
Kondisi persemenan pada bulan Januari sampai dengan Mei 2022 kurang menguntungkan bagi industri semen, dimana belum ada peningkatan konsumsi semen yang optimal. Hingga lima bulan pertama tahun ini, konsumsi dalam negeri tercatat hanya naik 2%, sementara untuk ekspor anjlok hingga 28%. "Sementara pada lima bulan pertama tahun ini diharapkan bisa naik di atas 5%, namun ternyata tidak seperti yang diharapkan yakni hanya naik 2%. Meski demikian, kami yakin setelah mulai bulan Juni ini sudah mulai bergerak naik bisa menutup kekurangan tersebut," kata Ketua Umum Assosiasi Semen Indonesia (ASI) Widodo Santoso. Dari jumlah tersebut, total penjualan dalam negeri dan ekspor sampai Mei tercatat sebesar 27,1 juta ton atau menurun 7,2%. "Disini terlihat pengaruh turunnya ekspor terhadap total penjualan industri semen yang tentunya akan menurunkan performance kinerja perusahaan," kata Widodo. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









