;
Kategori

Ekonomi

( 40487 )

Neraca Perdagangan Indonesia-Swiss Surplus

22 Jul 2022

Pada semester I-2022,neraca perdagangan Indonesia-Swiss surplus 1,38 miliar USD. Surplus ini dipengaruhi kenaikan ekspor Indonesia berupa emas, mebel, kulit, dan mesin listrik ke negara tersebut. Nilai ekspor Indonesia ke Swiss pada semester I-2022 mencapai 1,60 miliar USD atau naik 60 % dibandingkan dengan periode yang sama pada 2021. Sementara nilai impor Indonesia dari Swiss tercatat 210,95 juta USD atau naik 12,8 % dibandingkan dengan semester I-2021.

Duta Besar Indonesia untuk Swiss dan Liechtenstein Muliaman D Hadad (21/7) menyebutkan, komoditas utama ekspor Indonesia ke Swiss masih didominasi emas, logam mulia, dan perhiasan, yakni 84 % total ekspor Indonesia ke Swiss atau setara 1,34 miliar USD. Ekspor emas naik 83,1 % dibandingkan semester I-2021. ”Ekspor mebel, kulit, dan mesin listrik juga naik signifikan, masing-masing naik 21,2 %; 13,4 %; dan 10 %,” ujar Muliaman. (Yoga)


Diduga Terdampak Cuaca, Produksi Kopi Menurun

22 Jul 2022

Petani kopi di Sumsel mengeluhkan turunnya produksi kopi mereka. Joni Efendi (34), petani kopi di Desa Cahaya Alam, Kecamatan Semende Darat Ulu, Sumsel, mengatakan, produksi kopinya merosot tajam. ”Biasanya dalam 1 hektar lahan saya bisa mendapatkan 1 ton biji kopi, tetapi tahun ini hanya 300 kg,” katanya. Penurunan ini diduga dipicu anomali cuaca dan tingginya harga pupuk. (Yoga)

Positif Bagi Bursa, Negatif Bagi Rupiah

22 Jul 2022

BI memilih tetap mempertahankan BI 7-day-RR di level 3,5 % selama 18 bulan berturut-turut, saat banyak negara mengerek suku bunga untuk mengatasi inflasi. Diluar dugaan, pasar saham merespon positif kebijakan ini. Kepala Riset Jasa Utama Capital Sekuritas Cheril Tanuwijaya mengatakan, respon positif ini tercermin dari koreksi IHSG yang tipis, Kamis (21/7) IHSG terkoreksi 0,15 % ke level 6.864,13. Investor asing juga masih mencatatkan net buy Rp 540 miliar.

Namun di pasar valuta, keputusan BI tersebut berdampak negatif bagi nilai tukar rupiah. Kepala Ekonom BCA David Sumual meyakini nilai tukar rupiah akan kembali melemah. Penyebabnya selisih suku bunga USD dan Rupiah semakin tipis. Analis Monex Investindo Faisyal juga melihat investor akan menjauhi Rupiah. “Bukan tidak mungkin Rupiah melemah ke Rp 15.200-Rp 15.500 per USD,” ujar Faisyal. (Yoga)


Semester I-2022, Penjualan Semen INTP Menurun 3%

22 Jul 2022

PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) membukukan volume penjualan semen 7,4 juta ton sepanjang 6 bulan pertama tahun ini, turun 3 % dari periode yang sama tahun lalu. Direktur dan Sekretaris INTP Antonio Marcos (21/7) mengatakan, merosotnya penjualan ini disebabkan pelemahan pangsa pasar di Jateng akibat melambatnya pembangunan di provinsi tersebut. “Secara umum pertumbuhan semen di Jateng mengalami kontraksi hampir 8 %,” ujar Marcos. (Yoga)


Dilema BI tahan Bunga

22 Jul 2022

Melalui Rapat Dewan Gubernur (PDG), Kamis (21/7) BI memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Day Reverse REPO Rate (BI7DDR) sebesar 3.5 % yang artinya sudah 18 bulan BI menahan suku bunga acuan di level yang sama, bahkan saat bank sentral di sejumlah negara lain menaikkan suku bunga acuan mereka. Keputusan tersebut menuai apresiasi sejumlah kalangan yang menilai langkah BI berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Kendati demikian, menahan suku bunga acuan beresiko melemahkan nilai tukar rupiah lantaran peluang keluarnya investor dari pasar modal Indonesia. Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, keputusan menahan suku bunga acuan mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih lambat dari perkiraan sebelumnya. (Yoga)


Branding Produk UMKM

22 Jul 2022

Transformasi Mal Sarinah yang menjadi etalase produk UMKM dengan kualitas bagus dan harga mahal menjadi peluang UMKM untuk naik kelas. Namun hal yang tidak kalah penting adalah branding. Branding tidak hanya menjadi kewajiban pemilik usaha, tetapi juga perlu peran negara sebagai pemangku kepentingan. (Yoga) 

Berharap Pada Sisa Semester

22 Jul 2022

Penjualan sepeda motor di dalam negeri masih tertahan kendati sudah tak terdampak langsung pandemi Covid-19. Salah satu pemicunya adalah kekosongan pasokan semikonduktor. Tipisnya pasokan semikonduktor atau mikrocip berpengaruh ke industri kendaraan bermotor roda dua di tanah air. Buktinya penjualan domestik sepeda motor pada Juni  2022 tidak seperti bulan lainnya yang berada di atas  360.000 unit. Berdasar data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (ASI), angka penjualan sepeda motor sepanjang bulan lalu hanya 296.334 unit, anjlok 30,8 % dibandingkan bulan yang sama 2021.

GM Corporate Communication PT Astra Honda Motor (AHM) Ahmad Muhibbuddin mengatakan, permintaan sepeda motor yang tinggi pada Juni 2022 tak dibarengi produksi, akibatnya penjualan sepanjang semester I/2022 merosot dibandingkan tahun lalu. “Mudah-mudahan memasuki awal semester II/2022 problem pasokan semikonduktor berkurang dan produksi membaik,” jelasnya. Kendala tipisnya pasokan semikonduktor dialami juga Yamaha, Manager PR Yamaha Indonesia Motor Manufacturing Anton Widiyantoro menyatakan, perusahaan juga mengalami kendala yang sama seperti industri lain. Idiyantoro menyatakan, perusahaan juga mengalami kendala yang sama seperti industri lain. (Yoga)


Grup Salim Kucurkan Dividen

22 Jul 2022

Emiten perkebunan Grup Salim, PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) menetapkan dividen tunai sebesar Rp 13 per saham atau 20 % laba bersih tahun buku 2021 yang tercatat sebesar Rp. 984,41 miliar. Keputusan itu disepakati rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) yang digelar Kamis (21/7). Total dividen yang dibagikan SIMP sekitar Rp 196,88 miliar. Pembagian dividen tunai sebesar Rp 13 per saham akan dibayarkan tanggal 23 Agustus 2022,’ tulis Dirut SIMP Mark Wakeford dalam keterangan resmi, Kamis (21/7). (Yoga)


Danau Kaolin, Pesona Bekas Tambang di Bangka Tengah

21 Jul 2022

Selasa (19/7), suasana tempat wisata Danau Kaolin tampak sepi. Hanya ada dua kelompok orang yang beraktivitas. Satu kelompok di antaranya membuat video klip kegiatan sekolah. Namun, di akhir pekan atau hari libur lainnya, tempat itu dipadati wisatawan. Pemandangan hamparan air dan lingkungan sekitarnya menjadi oase penyejuk bagi jiwa-jiwa penat serta lokasi tepat bagi pemburu foto-foto apik. Danau Kaolin adalah sebutan umum bagi kulong/kolong atau cekungan bekas tambang yang kemudian  menjadi penampungan air di Desa Nibung.

Menurut warga setempat, lahan danau itu semula dikelola sebuah perusahaan tambang timah. Setelah perusahaan berhenti beroperasi, lahan dikembalikan kepada pemerintah dan oleh warga desa diminta dikelola desa. Keindahan Danau Kaolin sudah dikenal wisatawan setempat dan luar daerah. Pengunjung pada akhir pekan bisa mencapai 1.000 orang per hari. Mereka akan menikmati suasana danau dengan warna toska dan kehijauan nan indah. Pengelola tempat wisata juga menyediakan perahu wisata sehingga pengunjung bisa berperahu di danau tersebut.

”Sejak 2016, lahan ini sudah menjadi milik desa. Desa mengajukan permohonan untuk memperoleh lahan seluas 7,5 ha tersebut, hingga lahan ini menjadi milik desa,” kata Juni, perangkat Desa Nibung sekaligus pengelola tempat wisata itu. Kini, tempat wisata itu dikelola BUMDes Nibung Jaya Abadi. Secara bertahap,  desa berusaha mengelola tempat wisata itu dengan baik, termasuk menjaga kelestarian lingkungan di sana. Awalnya pengunjung tidak dikenai tarif retribusi per orang, hanya per kendaraan yang datang. Ternyata dengan sistem itu pemasukan ke desa tidak maksimal. Akhirnya desa mengenakan retribusi masuk Rp 2.000 per orang. Hal itu tertuang dalam Peraturan Desa Nomor 5 Tahun 2019. ”Hasilnya kini lumayan, dalam sebulan kami bisa mendapatkan Rp 20 juta. Uang itu dibagi antara  BUMDes dan desa,” kata Juni. (Yoga)


OJK Dituntut Berkomitmen Menjawab Tantangan Publik

21 Jul 2022

Dewan Komisioner OJK periode 2022-2027 dituntut lebih proaktif memperkuat posisinya dalam pengaturan dan pengawasan industri jasa keuangan. OJK juga perlu terus memperkuat upaya perlindungan masyarakat pengguna jasa. Di satu sisi, industri jasa keuangan perlu didorong bertumbuh dengan sehat. Hal ini dipandang krusial dalam upaya mempercepat pemulihan ekonomi serta penguatan ekonomi digital dan keuangan berkelanjutan. Di sisi lain, OJK dituntut cermat dalam mitigasi risiko dampak inflasi tinggi dan resesi global terhadap sektor jasa keuangan dan ekonomi Indonesia. Hal ini mensyaratkan koordinasi erat OJK dengan  Kemenkeu, BI, dan LPS dalam forum Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Pada jumpa pers perdana seusai pelantikan anggota Dewan Komisioner OJK 2022-2027 di Gedung MA, Jakarta, Rabu (20/7) Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menegaskan komitmen OJK untuk menjawab tantangan-tantangan tersebut. Dewan Komisioner OJK akan memperkuat pengaturan dan pengawasan terintegrasi sektor jasa keuangan, termasuk di bidang perbankan, pasar modal, dan industri keuangan non-bank (IKNB). Termasuk di dalamnya terkait pemenuhan prinsip kepatuhan dan tata kelola yang baik. Sebagai langkah awal, OJK akan lebih mendorong system satu pintu untuk perizinan, pengesahan, dan persetujuan dengan layanan yang lebih cepat dengan tetap mengusung prinsip kehati-hatian. (Yoga)