Ekonomi
( 40789 )Hati-hati Rekor Inflasi
Laju inflasi pada 2022 menembus rekor tertinggi dalam tujuh tahun terakhir, yaitu berada di level 4,94% secara tahunan (year on year/yoy). Kenaikan harga pangan, khususnya cabai merah, dan bawang merah, menjadi komponen utama penyebab inflasi, yang diikuti dengan kenaikan harga bahan bakar rumah tangga serta tarif angkutan udara. Directur Center of Economics and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira Adhinegara, berujar, meski saat ini fundamental ekonomi tampak kuat, hal itu seketika dapat berubah menjadi semu jika resesi di Amerika Serikat dan Uni Eropa semakin nyata. "Pemerintah dan Bank Indonesia jangan overconfident dan tidak bisa juga tutup mata. Inflasi harga produsen kan sudah sudah naik 11,7%. Ini jelas bukan musiman dan sekarang masih ditahan sama produsen. Kalau mereka passing through itu ke konsumen, inflasi sebenarnya bisa lebih tinggi," kata Bhima, Senin, 1 Agustus 2022. (Yetede)
Investor Perlahan Hengkang
Arus modal keluar (capital outflow) mulai deras terjadi sepanjang Juli 2022. Keluar modal asing tak terhindarkan lantaran suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat (The Fed) melejit tinggi, sedangkan suku bunga acuan Bank Indonesia rendah. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menuturkan capital outflow tetap tinggi meski indikator perekonomian domestik menunjukkan sinyal positif. "Memasuki triwulan III 2022, yaitu hingga 28 Juli, investasi portfolio mencapai nett outflow sebesar US$ 2,05 miliar," ujarnya, Senin, 1 Agustus 2022. Hal itu sejalan dengan tingginya ketidakpastian pasar keuangan global hingga penguatan dollar AS yang memicu investor keluar dari Indonesia menuju negara-negara dengan tren kenaikan suku bunga acuan global. Sri Mulyani merinci investor asing yang menarik dana di pasar surat berharga negara (SBN) pada Juli 2022 sebesar Rp 29,15 triliun. Berdasarkan data Kementerian Keuangan, dana asing yang keluar dari pasar obligasi sebesar Rp32,12 triliun pada Mei 2022. (Yetede)
Tinjau Kembali Tiket Masuk Komodo
Jauh lebih banyak dampak buruk dibanding manfaatnya, kebijakan mengenai tiket masuk Pulau Komodo dan Pulau Padar di Taman Nasional Komodo (TNK), Nusa Tenggara Timur (NTT) perlu segera ditinjau kembali. Tiket masuk sebesar Rp 3,75 juta per orang—yang mulai diberlakukan 1 Agustus 2022– dinilai mematikan bisnis pariwisata Labuan Bajo. Kebijakan baru itu tidak didahului oleh sosialisasi yang baik. Hal itu diungkapkan kalangan pelaku industri pariwisata, anggota DPR, dan pengamat pariwisata
yang dihubungi Investor Daily secara terpisah di Jakarta, Senin (1/8), sehubungan dengan aksi mogok para pekerja industri pariwisata di kawasan TNK sejak Senin (1/8) kemarin. Mereka antara lain memprotes penaikan tarif masuk wisatawan di Pulau Komodo dan Pulau Padar dari Rp 75 ribu-Rp 150 ribu menjadi Rp 3,75 juta, mulai 1 Agustus 2022. Sementara itu, menjawab Investor Daily, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno menegaskan, pemerintah membuka kesempatan untuk berdiskusi dengan pihak-pihak terkait guna mencari solusi terbaik di TNK. “Kami pastikan semua masukan dan aspirasi masyarakat akan ditampung,” ujar Sandiaga Uno di Gedung Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Jakarta, Senin (1/8). (Yetede)
KSSK: Inflasi 4 Juli 4,94% Moderat
Meski inflasi meningkat, Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menilai inflasi Juli lalu sebesar 4,94% secara tahunan (year on year) masih moderat. Inflasi inti juga masih terjaga pada level 2,86% (yoy), didukung oleh sinergi kebijakan pemerintah dan Bank Indonesia. “Inflasi Juli 2022 sebesar 4,94% (yoy) masih relatif moderat dibandingkan berbagai negara peers. Ini seperti Thailand, yang tercatat inflasinya mencapai 7,7% (yoy), India inflasinya 7% (yoy), dan Filipina 6,1% (yoy),” kata Ketua KSSK sekaligus Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers mengenai hasil rapat berkala KSSK, Senin (1/8/2022). Komite tersebut terdiri atas Kementerian Keuangan, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono mengatakan, komponen harga bergejolak menjadi pendorong inflasi terbesar pada Juli 2022. Pada komponen harga bergejolak terjadi inflasi sebesar 1,41%, dan memberikan andil sebesar 0,25% pada inflasi keseluruhan Juli 2022. (Yetede)
Kemenkominfo Minta Bantuan Kedubes AS Agar 7 PSE Mau Mendaftar
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah meminta bantuan Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) di Jakarta menjadi mediator bagi tujuh platform Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) lingkup privat asing agar mau mendaftar di Indonesia. Tujuh PSE yang berasal dari negeri Paman Sam tersebut terdiri atas Paypal, Steam, Dota, CS GO, Yahoo, Origin.com, dan Epic Games. Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Kemenkominfo Semuel A Pangerapan mengatakan, pihaknya terus berupaya untuk menghubungi PSE lingkup privat asing tersebut untuk segera mendaftarkan platform bisnisnya di Indonesia. Hingga Senin (1/8/2022), pukul 11.00 WIB, tujuh PSE tersebut masih diputus aksesnya/diblokir karena belum mendaftar ke Kemenkominfo “Karena itu, Kami sekali lagi meminta kepada masyarakat untuk bisa memanfaatkan lima hari kerja yang diberikan Kemenkominfo untuk bisa memindahkan aset-asetnya di Paypal ke platform lain,” ujar Semmy, Senin (1/8/2022). (Yetede)
Sektor Properti Masuk Lima Besar Investasi di Indonesia
Sektor properti masuk dalam lima besar arus investasi sepanjang semester pertama 2022. Per akhir Juni 2022, sektor itu menempati peringkat keempat terbesar senilai Rp 51,6 triliun. Nilai itu merupakan gabungan penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA) yang mencakup tiga sub sektor, yakni perumahan, kawasan industri, dan gedung perkantoran. “Realisasi investasi domestic direct investment (DDI) dan foreign direct investment (FDI) sektor housing, industrial estate, and Office building, Januari-Juni 2022 sebesar Rp 51,6 triliun atau 8,8% dari total realisasi investasi,” tulis dokumen realisasi investasi Kementerian Investasi/BKPM, baru-baru ini. “Penurunan sebesar 15% adalah hal yang lumrah mengingat pemulihan perekonomian Indonesia pada semester pertama tahun ini tengah menghadapi tantangan inflasi yang meningkat dibandingkan tahun lalu,” ujar pengamat bisnis properti, Panangian Simanungkalit kepada Investor Daily, Senin (1/8/2022). (Yetede)
Sembilan Parpol Mendaftar ke KPU
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari menyebutkan sembilan partai politik mendaftar pada hari pertama tahapan pendaftaran partai politik calon peserta Pemilu 2024, Senin (1/8/2022). Partai politik yang mendaftar pada hari pertama adalah PDI Perjuangan pada pukul 08.00 WIB, kemudian PKP, PKS, Partai Reformasi, PRIMA, Perindo, NasDem, PBB, dan Pandai pada pukul 13.00 WIB. “Alhamdulillah, sampai saat ini sudah ada delapan partai yang hadir di KPU dan mendaftarkan diri sebagai calon peserta Pemilu 2024, kemudian satu partai politik pada pukul 13.00 WIB,” kata Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari di Jakarta Senin (1/8). Untuk verifikasi administrasi parpol yang sudah menyampaikan dokumen pendaftaran, dia berharap pada pemilu kali ini bisa lebih cepat daripada penyelenggaraan pemilu sebelumnya. “Ada yang belum. (Tapi) yang hari ini hadir sebagian besar sudah 100%,” kata Hasyim. Kemudian, parpol tersebut bisa mengikuti tahapan selanjutnya yakni verifikasi, bagi partai politik non-parlemen juga akan mengikuti verifikasi faktual sedangkan partai parlemen hanya sampai verifikasi administrasi. (Yetede)
The Fed Tetap Fokus ke Data Inflasi
Presiden Bank The Federal Reserve (The Fed) Minneapolis Neel Kashkari mengatakan jika ada yang memperdebatkan apakah Amerika Serikat (AS) sudah berada dalam resesi atau tidak, ini artinya pertanyaan yang diajukan salah. “Apakah kita secara teknis dalam resesi atau tidak, tidak mengubah analisis saya. Saya fokus pada data inflasi. Saya fokus pada data upah. Dan sejauh ini, inflasi terus mengejutkan kita dengan kenaikan. Gaji terus naik," Ujar Kashkari kepada CBS pada Minggu (31/8), yang dilansir CNBC. Sebelumnya pada Kamis (28/7), data Departemen Tenaga Kerja yang baru menunjukkan tanda-tanda pelambatan di pasar kerja, di mana tunjangan klaim pengangguran awal mencapai level ter tinggi sejak per tengahan November. “Apakah kita secara teknis dalam resesi atau tidak, tidak mengubah fakta bahwa Federal Reserve memiliki pekerjaan sendiri yang harus dilakukan, dan kami berkomitmen untuk melakukannya,” kata Kashkari. Biro Analisis Ekonomi sempat. (Yetede)
Ekonomi Indonesia Belum Lepas dari Hantu Inflasi Tinggi
Ekonomi Indonesia belum lekang dari bayang-bayang inflasi tinggi. Tren lonjakan inflasi ini berpotensi menghambat pertumbuhan ekonomi Indonesia karena menggerus daya beli masyarakat, tulang punggung ekonomi kita.
Kemarin, Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan bahwa inflasi Juli 2022 sebesar 0,64% month on month (mom) atau 4,94% year on year (yoy). Pendorong inflasi, selain lonjakan harga pangan, adalah harga yang diatur pemerintah alias administered prices. Pada Juli 2022, komponen administered prices mencatatkan inflasi 1,17% mom atau 6,51% yoy, dan berandil 0,21% terhadap laju inflasi nasional. Harga energi nonsubsidi juga turut menggerek inflasi.
MENJINAKKAN LAJU INFLASI
Di tengah ketidakpastian global yang tinggi, angka inflasi Indonesia pada Juli 2022 rupanya tak buruk-buruk amat. Apalagi, jika dibandingkan dengan negara-negara G20, inflasi domestik masih tergolong rendah.Kendati demikian, Pemerintah dan Bank Indonesia didorong untuk terus memacu kolaborasi dengan menyiapkan langkah strategis guna meredam agar laju inflasi tak makin tinggi. Hal itu dilakukan demi menjaga daya beli masyarakat yang menjadi salah satu andalan dalam menopang pemulihan ekonomi nasional.Data terbaru Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa inflasi pada Juli 2022 mencapai 4,94% (year-on-year/YoY), menembus batas atas target terbaru pemerintah sebesar 4,5%. Angka itu juga berada di atas target inflasi tahunan yang ditetapkan BI sebesar 4,5%-4,6%.Merespons dinamika inflasi terkini, Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan bank sentral akan memperkuat operasi moneter sebagai langkah preventif dan berorientasi ke depan untuk memitigasi risiko kenaikan ekspektasi inflasi.
BI juga melakukan normalisasi kebijakan likuiditas melalui kenaikan Giro Wajib Minimum (GWM) rupiah secara bertahap dan pemberian insentif yang berlangsung tanpa mengganggu kondisi likuiditas dan intermediasi perbankan.
Adapun, Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman menyatakan inflasi yang terus meningkat disebabkan oleh membaiknya permintaan, menyusul adanya pelonggaran mobilitas yang mendorong perputaran uang. Dia menuturkan BI perlu menaikkan suku bunga acuan seiring dengan naiknya angka inflasi yang hampir mencapai 5%. “Karena tren inflasi inti juga diperkirakan terus meningkat ke depan,” katanya. Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan inflasi komponen inti sejauh ini masih stabil. Inflasi inti pada Juli 2022 tercatat mencapai 2,86% secara tahunan.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









