;
Kategori

Ekonomi

( 40554 )

Berbagi Subsidi Energi ke Pemda di 2023

27 Jul 2022

Pemerintah pusat bakal membagi beban anggaran subsidi energi dengan pemerintah daerah. Pembagian ini agar mengurangi beban anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Rencana pembagian ini akan diatur di Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang APBN 2023. Pembagian beban yang dimaksud, meliputi subsidi bahan bakar minyak (BBM) dan kewajiban kompensasi akibat kenaikan harga minyak mentah. Apalagi, kondisi ekonomi masih diliputi ketidakpastian, terutama dari sisi global.

Laba Bersih UNVR Tumbuh 12,61%

27 Jul 2022

Di tengah tekanan kenaikan harga bahan baku, kinerja PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) masih tumbuh positif. Emiten barang konsumsi ini mencetak penjualan bersih sebesar Rp 21,46 triliun sepanjang paruh pertama 2022. Angka ini tumbuh 6,38% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Berkat penjualan yang masih naik, UNVR mencetak pertumbuhan laba bersih sebesar 12,61% secara tahunan menjadi Rp 3,42 triliun. Tapi, tak dipungkiri kalau kenaikan harga bahan baku juga mengancam margin laba UNVR.

Kerjasama PNM dan SMF

27 Jul 2022

PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) kembali menggandeng PT Permodalan Nasional Madani (PNM) meluncurkan program pembiayaan mikro perumahan syariah atau Home Syariah. Kerjasama SMF dan PNM melalui Home Syariah secara prinsip syariah menggunakan akad mudarabah muqayyadah. 

SUNTIKAN TENAGA INDEKS TERLIKUID

27 Jul 2022

Kocok ulang konstituen LQ45 dan IDX30 yang dilakukan Bursa Efek Indonesia digadang-gadang mampu menyuntikkan tenaga ekstra saat performa indeks acuan lesu. Apalagi, saat ini pasar modal dibayangi risiko arus keluar modal asing akibat gejolak global. Teranyar, saham PT Bank Jago Tbk. (ARTO), PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS), dan PT Indika Energy Tbk. (INDY) menjadi penghuni baru indeks LQ45 untuk periode Agustus 2022—Januari 2023. Mereka menggantikan PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT PP (Persero) Tbk. (PTPP), dan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk. (TKIM) yang dikeluarkan dari indeks berkapitalisasi pasar lebih dari Rp5.200 triliun itu. Pada saat yang sama, indeks IDX30 kedatangan saham ARTO, PT Harum Energy Tbk. (HRUM), dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG). Adapun, saham PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN), PT XL Axiata Tbk. (EXCL), dan PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. (MIKA) terpental dari IDX30. Rebalancing indeks yang mengukur kinerja harga saham dengan likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar, serta didukung oleh fundamental perusahaan yang baik itu, bertepatan dengan performa LQ45 dan IDX30 yang sedang underperform terhadap indeks harga saham gabungan (IHSG).

PERKUAT KERJA SAMA EKONOMI

27 Jul 2022

Presiden Joko Widodo berjalan bersama dengan Presiden China Xi Jinping sebelum melaksanakan pertemuan bilateral di Villa 14, Diaoyutai State Guesthouse, Beijing, China, Selasa (26/7). Kedua pemimpin tersebut berkomitmen memperkuat kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan bagi kedua negara sekaligus kawasan dan dunia. Pertemuan tersebut juga membahas tentang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 dan Asean.

PENURUNAN EMISI KARBON : SPKLU Bus Listrik Dibangun

27 Jul 2022

PLN menyebut langkah tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan fasilitas pengisian energi seluruh jenis kendaraan listrik yang ada di Indonesia saat ini. General Manager PLN UID Jaya Doddy B. Pangaribuan mengatakan bahwa SPKLU Ultra Fast Charging tersebut nantinya menjadi yang pertama dengan pola kemitraan sharing economic model, dan pionir untuk SPKLU yang bisa mengisi daya mobil maupun bus listrik. “Kita berharap satu SPKLU bisa melayani 10 kendaraan listrik. Jakarta sendiri masih punya cadangan listrik 36%, jadi jangan khawatir untuk pasokan listriknya,” katanya, Selasa (26/7). Dalam pembangunan SPKLU tersebut, PLN menggunakan skema provide, privately owned, and operated (PPOO), di mana PLN sebagai pemegang izin usaha penyediaan tenaga listrik (IUPTL) akan menyediakan infrastruktur SPKLU dan platform teknologi informasi melalui menu electric vehicle pada aplikasi PLN Mobile.


Cuaca Basah : MEREDAM GEJOLAK INFLASI DAERAH

27 Jul 2022

Sejumlah daerah dinilai perlu mewaspadai kenaikan komoditas barito alias bawang, rica, dan tomat di tengah cuaca basah dan jelang musim penghujan pada paruh kedua tahun ini. Pasalnya, inflasi daerah yang disebabkan oleh komoditas ini hingga Juni 2022 telah berada di atas rentang target yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, penguatan tim pengendali inflasi daerah (TPID) dan pola distribusi menjadi kunci untuk menjaga kestabilan inflasi pada sisa tahun ini. Gelombang tinggi yang menghantam sejumlah wilayah juga diperkirakan akan menaikkan inflasi daerah seiring menurunnya pasokan perikanan tangkap. Provinsi Bali misalnya yang mencatatkan inflasi di atas target yang telah ditetapkan. Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali mencatat inflasi Bali hingga Juni 2022 sebesar 4,2% atau melampaui rentang target inflasi nasional sebesar 3%. Penyumbang inflasi juga disusul dari core inflation, naiknya harga canang sari. Naiknya harga pada kelompok volatile food ini perlu diwaspadai oleh pemerintah daerah, jika terjadi secara berkelanjutan akan mempengaruhi daya beli masyarakat Bali. Bank Indonesia mencatat potensi harga bahan pokok tetap tinggi hingga akhir tahun bisa terjadi karena adanya potensi angin monsoon Australia yang meningkatkan curah hujan dan berisiko menurunkan produksi cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan tomat.

Ketidakpastian Global

26 Jul 2022

Ketidakpastian merupakan musuh terbesar perencanaan, sementara ekonomi adalah soal proyeksi serta kalkulasi  strategi yang diturunkan dalam anggaran. Semakin hari, proyeksi ekonomi makin tak pasti sehingga diperlukan imajinasi  tentang masa depan berbasis data yang tersedia saat ini. Akhirnya, perencanaan menjadi dialektika antara visi (cita-cita) dan realitas yang bisa dengan cepat berganti sesuai perubahan situasi. Sejauh ini konsensus proyeksi perekonomian global beberapa tahun ke depan adalah stagflasi atau era di mana pertumbuhan ekonomi rendah, sementara inflasi  tinggi. Konsekuensinya tingkat kesejahteraan akan menurun. Stagflasi telah menjadi baseline scenario atau situasi yang paling mungkin terjadi. Di beberapa negara, resesi menjadi skenario terburuk (worst-case scenario) yang mungkin terjadi. Perekonomian global dapat terhindar dari stagflasi jika mampu melakukan transformasi sisi penawaran, seperti efisiensi faktor produksi serta perbaikan sistem logistik. Sayangnya, justru aspek ini yang terus memburuk sejak perang dagang, pandemi Covid-19, dan kini diperparah dengan krisis Ukraina.

Bank Pembangunan Asia (ADB) baru saja menerbitkan laporan tambahan Asian Development Outlook edisi Juli 2022. Laporan ini merevisi ke bawah pertumbuhan kawasan Asia yang pada April lalu diproyeksikan 5,2 % menjadi 4,5 %, terseret perlambatan global. Adapun Asia Timur direvisi dari 4,7 % menjadi 3,8 % akibat perlambatan pertumbuhan China yang diperkirakan hanya akan tumbuh 4 % tahun ini. Stagflasi global telah menyeret kinerja pertumbuhan ekonomi di hampir semua kawasan Asia. Meski begitu, kawasan Asia Tenggara justru mengalami kenaikan proyeksi pertumbuhan ekonomi dari 4,9 % menjadi 5 %. Proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia oleh ADB dinaikkan dari perkiraan semula 5 % menjadi 5,2 %. Kuatnya permintaan domestik dan peningkatan ekspor disebut sebagai faktor utama perbaikan kinerja perekonomian Indonesia. (Yoga)


Misi Ganda Diplomasi Jokowi ke China

26 Jul 2022

Senin (25/7), di tengah pemberlakuan protokol pencegahan Covid-19 yang sangat ketat di China, Presiden Jokowi tiba dalam kunjungan kepala negara yang jarang terjadi di China sejak pandemi Covid-19. China menjadi perhentian pertama dalam tur lawatan Presiden Jokowi ke Asia Timur, 25-29 Juli ini. Ia dijadwalkan mengadakan pertemuan dengan Presiden Xi Jin ping dan Perdana Menteri Li Keqiang, Selasa ini. Dari China, Presiden Jokowi akan melanjutkan perjalanan ke Jepang dan Korsel. Jubir Kemenlu China Wang Wenbin mengatakan, Presiden Jokowi adalah kepala negara asing pertama yang mengunjungi China setelah Olimpiade Musim Dingin Beijing pada Februari 2022. Hal ini, menurut Wang, mencerminkan pentingnya hubungan bilateral China-Indonesia.

Menlu Retno Marsudi mengungkapkan, kunjungan Presiden Jokowi ke China untuk memperkuat hubungan kerja sama ekonomi, khususnya bidang perdagangan dan investasi. Presiden juga akan membahas sejumlah isu penting di kawasan dan internasional, termasuk KTT G20. Sebagai ekonomi terbesar di kawasan Asia Tenggara, Indonesia memiliki tanggung jawab untuk terus berkontribusi dalam upaya menjadikan kawasan Asia Tenggara dan Indo-Pasifik damai, stabil, dan makmur. Lawatan ke China terjadi kurang dari sebulan setelah Presiden Jokowi berkunjung ke Ukraina dan Rusia. Bagi Indonesia dan China, lawatan itu memberi makna yang sama pentingnya. Bagi Indonesia, selain mengokohkan hubungan bilateral, lawatan Presiden juga merupakan bagian diplomasinya guna memastikan kesuksesan KTT G20, November nanti. (Yoga)


The Fed Hantui Pasar Global

26 Jul 2022

Hingga beberapa bulan ke depan, pasar uang dan pasar modal global akan tetap dihantui perkembangan suku bunga inti di AS. Meski sesekali terjadi kenaikan indeks saham global, hal itu hanya merupakan reaksi musiman yang berlangsung sementara. Setelah sempat meningkat berhari-hari pekan lalu, indeks saham di Asia kembali berjatuhan. Pola serupa terjadi di AS dan Eropa. Pada perdagangan Senin (25/7), IHSG Jakarta turun 0,41 % atau 28,55 poin ke 6.858,41. Indeks Nikkei anjlok 0,9 % menjadi 27.676,97 poin, indeks Kospi (Seoul) anjlok 0,6 % menjadi 2.406.98 poin. Indeks Hang Seng (Hong Kong) dan Shanghai juga mengalami penurunan.

Pekan lalu, Steve Sosnick, analis Interactive Brokers, mengatakan,” Jangan tertipu kenaikan temporer indeks.” Gejolak pasar masih akan jadi warna pasar beberapa waktu ke depan. Jika indeks saham naik, bukan pertanda perbaikan fundamental ekonomi global. Gambaran ke depan secara global cenderung suram, terutama di AS dan Eropa. Bahkan, diperkirakan resesi berpotensi terjadi. ”Penurunan besar indeks dimungkinkan,” kata Robert Kiyosaki, penulis buku ”Rich Dad Poor Dad”. Kenaikan inflasi, kenaikan suku bunga, dan perlambatan pertumbuhan sektor perumahan di AS terus memberi kegamangan seantero pasar global. Pasar AS menjadi inti persoalan dan hampir selalu menghantui bursa dunia.

Yang terjadi sekarang adalah potensi kenaikan suku bunga untuk meredam inflasi, termasuk di AS. Gubernur Bank Sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) Jerome Powell mengatakan, peredaman inflasi kini menjadi tugas utama. ”Kegagalan meredam inflasi akan menjadi kesalahan lebih besar,” kata Powell pada 4 Juli. Ini menandakan Bank Sentral AS akan menaikkan lagi suku bunga 0,75 % setelah kenaikan serupa pada Juni lalu. Persoalan yang muncul akibat kenaikan suku bunga adalah efeknya pada pertumbuhan ekonomi yang bisa merembet ke seluruh dunia. (Yoga)