;
Kategori

Ekonomi

( 40789 )

Jalan Berliku Pengaturan BBM Bersubsidi

02 Aug 2022

Pemerintah belum juga melakukan pembatasan konsumsi bahan bakar minyak bersubsidi jenis Pertalite, kendati rata-rata penyalurannya mencapai di atas 2,5 juta kiloliter setiap bulannya sejak awal tahun ini. Alhasil, saat ini penyerapan Pertalite yang diplot sebagai pengganti Premium di tengah masyarakat telah mencapai 15,9 juta kiloliter, atau 61% dari kuota yang disiapkan sepanjang 2022 sebanyak 23,05 juta kiloliter. Sejatinya, urgensi mengatur konsumsi Pertalite dan Solar sebagai bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi telah disadari oleh para pemangku kepentingan, setidaknya sejak Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan PT Pertamina (Persero) mengeluhkan potensi jebolnya kuota Solar dan Premium yang kemudian diganti menjadi Pertalite karena pemulihan ekonomi nasional. Namun nyatanya, revisi Peraturan Presiden No. 191/2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran BBM belum rampung dikerjakan. BPH Migas tidak tinggal diam, karena lembaga tersebut sudah menyampaikan sejumlah rekomendasi ihwal teknis pembatasan pembelian BBM bersubsidi kepada pemerintah. Hanya saja, aturan perubahan pembelian BBM itu belum juga diterbitkan pemerintah. Salah satu usulan yang disampaikan oleh BPH Migas adalah pembatasan konsumsi Pertalite berdasarkan kapasitas mesin kendaraan. Dalam usulan tersebut BPH Migas menjadikan mesin mobil dengan kapasitas 1.500 CC sebagai batasan.

Sekretaris Perusahaan Subholding Commercial & Trading PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu revisi Perpres No. 191/2014, sehingga belum memberlakukan pembatasan pembelian Pertalite. “Belum diberlakukan implementasi QR Code. Pendaftaran tetap akan dibuka. Namun bila implementasi QR Code sudah dilaksanakan, maka yang memiliki QR Code dan sesuai kriteria yang ditetapkan pemerintah yang bisa membeli BBM bersubsidi,” katanya kepada Bisnis, Minggu (31/7). Pertamina telah membuka pendaftaran identitas kendaraan melalui MyPertamina untuk pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Solar.



Kinerja Oke, Kontribusi Bank ke Ekonomi Masih Mini

01 Aug 2022

Aset perbankan semakin tambun di semester I 2022. Kini, terdapat tiga bank dengan aset melampaui Rp 1.000 triliun. Bahkan, aset akan semakin kencang seiring optimisme bankir dengan mengerek target kredit 2022. Bank Mandiri secara konsolidasi memiliki aset terbesar Rp 1.786,70 triliun pada semester 1-2022. Tumbuh 12,98% year on year (yoy). Posisi kedua Bank Rakyat Indonesia (BRI) mencatat aset konsolidasi Rp 1.652.83 triliun, naik 6,4% yoy. Lalu, aset Bank Central Asia (BCA) secara konsolidasi mencapai Rp 1.264,46 triliun, meningkat 11,9% yoy. Meski begitu kontribusi jasa keuangan dan asuransi terhadap produk domestik bruto (PDB) di kuartal I 2022, baru sekitar 4,43%. Kontribusi terbesar sektor industri pengolahan sebesar 19%. Lalu perdagangan besar & eceran 13%.

Inflasi Biaya Pendidikan Juga Perlu Diwaspadai

01 Aug 2022

Kepala Ekonom BCA David Sumual mengatakan, kenaikan biaya pendidikan akan menjadi salah satu penyumbang inflasi Juli 2022. Lonjakan inflasi pendidikan ini sejalan dengan faktor musiman ajaran baru. Tapi lonjakan biaya pendidikan merupakan salah satu yang perlu diwaspadai untuk inflasi ke depan.

Fokus pada Tranction Banking dan Green Banking, Kinerja BNI Semester I Tumbuh Optimal

01 Aug 2022

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI (kode saham: BBNI) membukukan tren kinerja dan ekspansi yang solid pada kuartal kedua tahun ini seiring dengan fokus pertumbuhan yang sehat pada nasabah Top Tier. Pencapaian tersebut diiringi pula dengan upaya memperkuat green portfolio dan implementasi prinsip-prinsip keberlanjutan atau ESG (Environment, Social, and Governance) dalam setiap aspek bisnis perusahaan. Laba bersih BNI semester I tahun 2022 ini tercatat mencapai Rp 8,8 triliun, atau tumbuh 75,1% secara tahunan atau year-on-year (YoY). Pilihan fokus bisnis BNI untuk menjadi pionir lembaga keuangan yang memperkuat Green Financing telah berbuah manis. Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengumumkan hasil tinjauan indeks ESG Leader terkini. Dari hasil tinjauan itu, MSCI meningkatkan peringkat BNI dalam MSCI Indonesia ESG Leader Index menjadi TopThree di Indonesia. BNI juga masih menjadi pemegang Rating A dari MSCI, peringkat terbaik di industri saat ini. Digitalisasi menjadi salah satu pendorong utama tingginya transaksi, baik oleh nasabah bisnis maupun individu, yang juga menjadi salah satu semangat dari implementasi bisnis berbasis green banking. (Yetede)

Dompet Digital Ikut Rasakan Berkah QRIS

01 Aug 2022

Nilai transaksi Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) meningkat hingga Rp 8,6 triliun per Juni lalu. Volume transaksi juga naik sebesar 156% menjadi 74,01 juta. Kenaikan transaksi QRIS ini juga dirasakan para pemain dompet digital. Misalnya Dana. Salah satu pemain dompet digital ini mengalami peningkatan transaksi QRIS sebesar hampir lima kali lipat terutama untuk sektor makanan dan ritel. Ada juga Gopay yang merasakan transaksi QRIS naik, termasuk merchant yang menggunakan sistem transaksi ini.

Investasi Rp 176 Triliun Segera Masuk Indonesia

01 Aug 2022

Dana investasi sebesar Rp 176 triliun dari Jepang dan Korea Selatan (Korsel) segera masuk ke Indonesia menyusul kunjungan Presiden Jokowi ke Tiongkok, Jepang, dan Korsel pada 26-28 Juli 2022. Ditambah investasi dari negeri Tirai Bambu yang belum diketahui nilainya, total investasi asing yang bakal masuk ke Indonesia mencapai di atas Rp 250 triliun. “Saya akan turun langsung untuk mengawal para investor kerja sama saling menguntungkan dan kolaborasi dengan para pengusaha nasional dan UMKM Dispar terwujud. Saya tegak lurus dengan arahan Bapak Presiden untuk bertanggung jawab terkait hasil kunjungan ini, ”kata Menteri Investasi/Kepala Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Bahlil Lahadalia kepada Investor Daily, Minggu (31/07/2022). Kunjungan Presiden ke Tiongkok, Jepang, dan Korsel, kata Bahlil, berlangsung sangat produktif. Selama ini, negara negara di Asia Timur adalah mitra strategis Indonesia, termasuk bidang investasi. Para investor dari ketiga negara tersebut merespons sangat positif pertemuan dengan Presiden Jokowi. Itu terbukti dengan komitmennya untuk masuk maupun memperluas investasinya di Indonesia. (Yetede)

Masih Saja Marak, Satgas Tutup 100 Pinjol Ilegal

01 Aug 2022

Pinjaman online (pinjol) ilegal masih terus semarak. Terbaru, Satgas Waspada Investasi (SWI) kembali menemukan 100 pinjaman online ilegal itu berarti, sejak tahun 2018 hingga 2022 ini, jumlah pinjaman online ilegal yang telah ditutup menjadi sebanyak 4.089 entitas pinjol ilegal. Patroli siber dan pemblokiran harian pun terus dilakukan bersama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.

MENANGKIS IMPAK RESESI AS

01 Aug 2022

Dunia usaha menghadapi ujian berat. Resesi Amerika Serikat (AS) akibat lesatan inflasi yang berbarengan dengan prospek suram ekonomi China, membuat pelaku bisnis harus memutar otak lebih keras guna mempertahankan kinerja positif sepanjang tahun berjalan 2022.Dinamika ekonomi yang melanda dua negara utama di dunia itu berisiko menggerus cuan, terutama yang berkaitan erat dengan aktivitas ekspor. Termutakhir, pada pekan lalu, AS mengonfirmasi koreksi pertumbuhan ekonominya selama dua kuartal berturut-turut. Alhasil, negara adi daya itu kini masuk ke dalam jurang resesi. Perihal kondisi tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan resesi AS dan perlambatan ekonomi China akan menghentak aktivitas perdagangan. Menurut Menkeu, ada tiga kawasan yang memiliki pengaruh besar terhadap ekonomi nasional. Selain AS dan China, Eropa juga menjadi salah satu tujuan ekspor utama, sehingga teropong gelap ekonomi Benua Biru juga akan menyengat eksistensi bisnis di Tanah Air. Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Koordinator Bidang Maritim, Investasi, dan Luar Negeri, Shinta Widjaja Kamdani mengatakan ekspor Indonesia ke AS akan terkontraksi lantaran pelemahan daya beli masyarakat hingga penutupan bisnis. Hal ini pun menurutnya berdampak pada neraca perdagangan Indonesia, serta penurunan pendapatan eksportir, sehingga pajak yang disetorkan ke negara juga terpangkas.

Serentak di Indonesia, Bank Mandiri Digitalkan 241 Cabang

01 Aug 2022

Bank Mandiri kembali melanjutkan transformasi digital dengan meresmikan 241 Smart Branch by Mandiri yang tersebar di 89 kota/kabupaten dan 29 provinsi secara serentak, guna mendekatkan dan meningkatkan pengalaman baru nasabah sehingga makin memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Peluncuran inovasi Smart Branch by Mandiri mengadopsi fitur layanan baru customer centric, sehingga nasabah dapat merasakan pengalaman perbankan lebih cepat, mudah, aman dan handal. Inovasi digital ini didesain mengakomodir kebutuhan nasabah dengan menghadirkan proses layanan terintegrasi Livin’ dan Kopra, serta self service machine. Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi menjelaskan, transformasi di gital ini merupakan bagian inisiatif perseroan mendorong peningkatan literasi keuangan digital di Tanah Air. Karenanya, Smart Branch by Mandiri hadir dalam tiga tipe; Digital Box, Hybrid Branch dan Upgrade Branch.“Ketiga tipe ini diharapkan dapat mengakomodir seluruh karakter nasabah yang masih membutuhkan layanan perbankan di cabang maupun edukasi finansial dengan lebih nyaman dan interaktif,” ujarnya, Jumat (29/7). Digital Box hadir untuk nasabah yang membutuhkan layanan ekspres tanpa antrian. Hybrid Branch untuk layanan cepat dan terdigitalisasi serta beragam kebutuhan finansial lainnya.

Menanti Kota Cerdas IKN Nusantara

01 Aug 2022

Rencana pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, memasuki babak baru setelah Pemerintah Indonesia memutuskan untuk menggan­deng Korea Selatan dalam pe­ngem­bangan smart city. Dalam pernyataan pers bersama Presiden RI dan Presiden Ko­rea Selatan di Kantor Ke­pre­si­den­an Yongsan, Seoul, Korsel, akhir pekan lalu, Presiden Joko Widodo mengatakan kerja sama pengembangan kota pintar itu akan meliputi bidang pembangun­an sistem penyediaan air mi­num dan capacity building. Dalam pertemuannya dengan Presiden Yoon Suk-yeol, Jokowi juga menyatakan harapannya agar kerja sama investasi de­ngan Negeri Ginseng dapat ditingkatkan, khususnya di bidang percepatan pembangunan ekosistem mobil listrik di Indonesia. Kerja sama tersebut termasuk proyek industri baterai terintegra­si dengan pertambangan dan in­dus­tri baja otomotif untuk ken­daraan listrik.

Kepala Badan Otorita IKN Nusantara Bambang Susantono mengilustrasikan kota cerdas IKN nantinya dilengkapi berbagai fasilitas. Sejalan dengan upaya menciptakan pemerataan pertumbuhan ekonomi untuk masyarakat sekitar, pemerintah juga tetap memperhatikan aspek lingkungan hidup. Sebagai contoh, pemerintah akan membangun tol bawah laut untuk menjaga satwa dilindungi di sana. Lebih jauh, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono menyebutkan Korsel akan ikut membantu dalam empat proyek infrastruktur di IKN. Keempat proyek infrastruktur tersebut, pertama, pembangunan instalasi pengolahan limbah cair. Model pengelolaan instalasi tersebut akan mengadopsi proyek yang ada di Hanam City, Seoul, Korsel. Kedua, Korsel akan membangun 100 rumah di IKN sebagai percontohan smart village pada tahun depan. Untuk keperluan ini, pemerintah telah mengunjungi Busan Eco Delta Smart City dan Smart Village di Korsel. Ketiga, dalam mengusung kon­sep forest city di IKN. Korsel akan berperan dalam pembangun­­an jembatan yang menghu­bung­kan IKN dengan Kota Balik­papan. Sebagai penghubung, akan dibangun immerse tunnel se­suai dengan konsep forest city. Ke­empat, Korsel akan membantu pro­yek Water Purification Plant di IKN.