;
Kategori

Ekonomi

( 40498 )

Sinar Mas dan Lazada Resmi Memiliki Dana

11 Aug 2022

Kongsi di dompet digital Dana semakin banyak. Tidak main-main, Dana berhasil mengumpulkan konglomerasi keuangan digital. Dana mengumumkan penyelesaian transaksi investasi terbaru dari Sinar Mas dan perusahaan e-commerce, Lazada Group. Masuknya kedua nama ini menambah lagi nama perusahaan yang sudah ada di dalam ekosistem Dana. Vince Iswara, CEO & Co-Founder Dana Indonesia meyakini, melalui dukungan kedua investor dapat memperkuat peningkatan layanan keuangan digital bagi masyarakat Indonesia. Lazada juga meyakini masuknya mereka sebagai langkah untuk bisa melengkapi jejaring bisnis mereka selama ini. Sinar Mas masuk ke Dana ini melalui anak usahanya PT Dian Swastatika Sentosa Tbk.

Kebijakan Bunga Rendah

11 Aug 2022

Bunga deposito yang rendah sangat penting agar masyarakat jangan terbuai atau terdorong untuk hidup dengan menikmati bunga. Masyarakat yang mempunyai dana harus hidup dari keuntungan dengan cara berusaha atau masuk ke pasar modal di bursa. Dengan cara itu, ekonomi akan lebih produktif dan membuka lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.

Sekarang kita juga menghadapi tantangan krisis ekonomi dunia yang pasti akan berimbas pada ekonomi nasional. Pemerintah menghadapi pilihan kebijakan yang tidak mudah. Pertama, menjaga inflasi agar daya beli masyarakat tetap terjaga dengan cara subsidi energi yang besar Rp 502 triliun. Kalau ditambah subsidi lain, seperti pupuk dan pangan, bisa Rp 550 triliun, yang berarti 20 % APBN 2022.

Kedua, menjaga fiskal dengan subsidi yang tidak terlalu tinggi dengan menaikkan harga BBM dan mengganti dengan subsidi ke orang tak mampu dengan BLT sehingga lebih tepat sasaran. Akibatnya tentu inflasi akan naik karena biaya transport akan naik, diikuti harga barang-barang yang besar volumenya, tapi fiskal lebih stabil dengan mengurangi defisit dan pinjaman sehingga anggaran pembangunan bagi masyarakat lebih besar. Pilihan kebijakan yang baik dan tingkat bunga yang lebih rendah akan memberi manfaat pada daya saing dan ketahanan ekonomi nasional menghadapi kesulitan ekonomi dunia yang melanda kita. (Yoga)


EKONOMI HIJAU, Dari Utopia ke Realitas

11 Aug 2022

Energi hijau adalah sebutan untuk sumber energi yang berasal dari bahan-bahan yang tidak berdampak negatif bagi lingkungan. Industri hijau merupakan aktivitas produksi yang selaras dengan kelestarian. Sementara ekonomi hijau merupakan payung, yang menaungi semua kegiatan pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan sembari tetap menjaga kelestarian lingkungan. Berbeda dengan model ekonomi konvensional selama ini yang secara praktik tidak memprioritaskan kelestarian, gagasan ekonomi hijau justru mengedepankan adanya keberlanjutan, tidak hanya dari faktor ekonominya, tetapi juga dua faktor lain, yakni sosial dan lingkungan.

Berdasarkan kalkulasi Bappenas, untuk mendukung capaian pembangunan emisi nol bersih (net zero emission) pada 2060, per tahun dibutuhkan dana setara 6 % PDB. Dengan acuan PDB 2021 yang Rp 16.970,8 triliun, setidaknya butuh dana Rp 1.000 triliun per tahun. Kemampuan APBN tidak mencukupi untuk pembiayaan itu. Dibutuhkan sinergi antara swasta dan pemerintah, bahkan bantuan organisasi internasional, agar pengembangan ekonomi hijau dapat berjalan secara optimal.

Dari sisi industri, kesadaran mengurangi emisi dan bertransisi ke ekonomi hijau makin meningkat seiring tuntutan persaingan di rantai pasok global. Permintaan pasar global membuat perusahaan nasional yang  berorientasi ekspor menyadari urgensi dekarbonisasi dan bertransisi ke ekonomi hijau. Pelaku industri yang tidak mengurangi emisi karbon akan sulit bersaing di rantai pasok global. Saat ini pemerintah sudah menerbitkan Indeks Ekonomi Hijau nasional untuk memastikan bahwa proses transisi ekonomi di Tanah Air menuju ekonomi hijau berada di jalur yang tepat. (Yoga)


Stabilitas Pasar Modal dan Keuangan Dijaga

11 Aug 2022

OJK bersama Self Regulatory Organizations (SRO), yakni PT Bursa Efek Indonesia, PT Kliring dan Penjaminan Efek Indonesia, dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia serta pelaku industri pasar modal berkomitmen untuk bersama-sama menjaga stabilitas pasar modal dan keuangan. Di tengah meningkatnya volatilitas perekonomian global, pasar modal Indonesia tetap mencatat pertumbuhan. Demikian disampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dalam acara puncak peringatan 45 tahun diaktifkannya kembali pasar modal Indonesia yang mengusung tema ”Menuju Ekonomi Tangguh, Stabil, dan Berkelanjutan” di BEI Jakarta, Rabu (10/8).

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Inarno Djajadi menambahkan, peringatan 45 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia dapat meningkatkan awareness masyarakat terhadap industri pasar modal sekaligus menjadi sarana untuk mengomunikasikan pencapaian dan peranan penting pasar modal dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional. Dalam kesempatan terpisah, Jeffrey Hendrik, Direktur Pengembangan BEI, menjelaskan, pendalaman pasar dilakukan dari berbagai sisi, baik sisi produk maupun investor. BEI akan terus berkolaborasi dengan sejumlah pihak untuk mencapai pertumbuhan investor yang merata, juga memberikan edukasi. ( Yoga)


Minim Variasi Produk, Pasar Modal Indonesia Dinilai Kurang Atraktif

11 Aug 2022

JAKARTA -- Meski sudah 45 tahun diaktifkan kembali, pasar modal Indonesia dinilai kurang atraktif, terutama bagi pemodal besar dan investor asing. Salah satu penyebab utama adalah minimnya variasi produk. Hingga saat ini, produk yang dijual masih terbatas pada saham, obligasi, dan reksa dana. Sudah lama kalangan investor dan manajer investasi mengharapkan sejumlah produk turunan dari saham dan obligasi seperti stock futures, stock options, foreign exchange futures, foreign exchange option, dan interest rate futures. Selain minim variasi produk, Bursa Efek Indonesia (BEI) dinilai gagal menjadi filter yang baik untuk mendapatkan emiten berkualitas. Sebagian dari 809 emiten yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (10/08/2022), adalah saham berkapitalisasi kecil, di bawah Rp 5 triliun, yang rawan menjadi saham gorengan. Dari sisi permintaan, jumlah investor baru 9,4 juta. Tidak sebanding dengan jumlah kelas menengah yang sudah mencapai 55 juta atau 20% dari penduduk Indonesia. (Yetede)

Bappeti Tambah Daftar Aset Kripto Legal Jadi 383

11 Aug 2022

JAKARTA - Badan Pengawas Perdagangan Berjangka dan Komoditi (Bappebti) menambah 154 aset kripto dalam daftar yang legal untuk diperdagangkan di Indonesia, sehingga total menjadi 383. Hal itu dimuat dalam aturan baru mengenai perdagangan aset kripto di Indonesia, yakni PerBa Bappebti Nomor 11 Tahun 2022 tentang Penetapan Daftar Aset Kripto yang Diperdagangkan di Pasar Fisik Aset Kripto. Plt Kepala Bappebti Didid Noordiatmoko mengatakan, Peraturan Bappebti (Perba) tersebut sekaligus mencabut Perba Nomor 7 Tahun 2020. Perba ini dikeluarkan untuk meningkatkan keamanan investor kripto di Indonesia. “Tentunya turut dipertimbangkan nilai kapitalisasi pasar aset kripto, nilai risikonya, dan manfaat ekonominya. Selain itu, apakah telah masuk dalam transaksi bursa aset kripto besar dunia,” imbuh Kepala Biro Peraturan Perundang- Undangan dan Penindakan Bappebti Aldison. (Yetede)

Semester I, Penyaluran Kredit KCLN BNI Tumbuh 19%

11 Aug 2022

JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) tetap mencatatkan kinerja positif pada bisnis internasional di tengah gejolak ekonomi global. Sampai dengan semester I-2022, kantor cabang luar negeri (KCLN) BNI telah menyalurkan kredit Rp 61,2 triliun atau tumbuh 19% dibandingkan semester I-2021. "Selain itu, volume transaksi trade tumbuh 29,5% selama semester I-2022.
BNI juga berhasil membukukan transaksi trade senilai US$ 31,2 miliar,” kata Direktur Treasury and International Banking BNI Henry Panjaitan dikutip Rabu (10/8). BNI juga mencatatkan pertumbuhan bisnis remitansi sebesar 33,8% dengan volume transaksi US$ 50,8 miliar. Transaksi tersebut berasal dari korporasi dan ritel termasuk tenaga kerja Indonesia (TKI) yang didukung oleh platform BNI. “Ke depan kami akan menambahkan layanan untuk transaksi internasional. Salah satunya melalui optimalisasi syndication desk yang sudah

Nilai Penjualan Rumah Tapak di Jabodetabek Melonjak 33%

11 Aug 2022

JAKARTA - Indonesia Property Watch (IPW) menyebutkan bahwa nilai penjualan rumah tapak di Jabodetabek plus Serang dan Cilegon, Banten pada semester I/2022 melonjak sekitar 33% dibandingkan dengan periode sama 2021. Secara keseluruhan Banten masih menjadi kontribusi besar dalam kenaikan itu. Beberapa pengembang besar di sana meluncurkan produk baru di rentang harga Rp 1-2 miliaran yang mendapat respons cukup baik,” kata Chief Executive Officer (CEO) Indonesia Property (IPW) Ali Tranghanda kepada Investor Daily, Rabu (10/8/2022).Per akhir Juni 2021, nilai penjualan rumah tapak di Jabodetabek plus itu tercatat Rp 2,81 triliun, sedangkan periode sama tahun ini sekitar Rp 3,75 triliun. Dari sisi unit yang terjual, masih mengutip data IPW, melejit dari sekitar 28%, yakni dari 3.952 menjadi 5.069 rumah. Secara kuartalan, masih menurut data IPW, penjualan rumah tapak di Jabodetabek serta Serang dan Cilegon tumbuh 5,6% pada kuartal kedua 2022 (quarter toquarter/qtq) menjadi 2.604 unit. Dari sisi nilai penjualan rumah, di kawasan itu melonjak 17,8% (qtq) menjadi Rp 2,02 triliun. Pertumbuhan itu meningkat signifikan setelah dalam dua triwulan mengalami penurunan. (Yetede)

AS Diyakini Sudah Melewati Puncak Inflasi

11 Aug 2022

Tingkat Inflasi konsumen tahunan di Amerika Serikat (AS) naik 8,5% pada Juli 2022. Melambat dibandingkan rekor 9,1% pada Juni karena didorong turunnya harga BBM. Data ini disambut gembira pasar saham di Wall Street maupun pasar saham global pada perdagangan Rabu (10/8). Karena AS diyakini berarti sudah melewati puncak inflasi dan The Federal Reserve (The Fed) berpeluang untuk mengurangi agresivitasnya dalam menaikkan suku bunga. Secara bulanan, harga-harga konsumen pada Juli mendatar karena harga energi secara umum turun 4,6% dan harga BBM jatuh 7,7%. Hal itu mampu menutupi kenaikan harga makanan 1,1% dan biaya tempat tinggal yang naik 0,5%. Pasar saham melonjak setelah mengetahui data inflasi inti menunjukkan penurunan laju kenaikan harga-harga melebihi perkiraan sebelumnya. Kalangan ekonom yang disurvei Dow Jones sebelumnya memperkirakan inflasi tahunan mencapai 8,7% dan secara bulanan naik 0,2%. (Yetede)

IHK Tiongkok Naik Tajam

11 Aug 2022

BEIJING – Data resmi yang dirilis pada Rabu (10/8) menunjukkan indeks harga konsumen (IHK) di Republik Rakyat Tiongkok (RRT) telah mencapai level tertinggi dalam dua tahun pada Juli, dikarenakan harga daging babi rebound. Harga daging babi – sebagai makanan pokok di Tiongkok – telah naik 20,2% pada Juli dibandingkan setahun lalu. Menurut data resmi yang diakses melalui Wind Information, angka tersebut menandai peningkatan pertama sejak September 2020. Fakta menunjukkan bahwa harga daging babi membukukan lonjakan bulanan terbesarnya – dengan kenaikan 25,6%. Demikian berdasarkan data. 

“Keengganan petani untuk menjual – dengan harapan mendapatkan harga yang lebih tinggi di masa depan – telah berkontribusi pada lonjakan harga daging babi pada Juli,” ujar Bian Shuyang, analis produk pertanian di Nanhua Futures, dalam pernyataan, yang dilansir CNBC. Ke depannya, lanjut Bian, ia memperkirakan bakal sulit bagi harga daging babi untuk melampaui level Juli. “(Namun) dua hari libur nasional Tiongkok pada September dan Oktober akan membantu mendukung permintaan konsumen atas daging babi,” kata Bian. 

Menurut analis, produsen babi hidup sekarang beroperasi dengan keuntungan. Hal ini mengindikasi lebih banyak pasokan yang akan datang. Sebagai informasi, harga daging babi disebut telah bergerak tak terkendali selama tiga tahun terakhir karena para peternak babi harus berjuang melawan penyakit mematikan dan banyak produsen baru. (Yetede)