MEMACU DERU INDUSTRI OTOMOTIF
Industri otomotif sedang dihinggapi berbagai momentum positif yang dapat mengerek kinerja penjualan di tengah berbagai tantangan ekonomi global. Selain insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) yang masih berlaku, terbuka pula peluang ekspor ke sejumlah negara seperti Australia dan negara-negara Afrika. Demikian pula dengan kian derasnya aliran investasi dari sejumlah perusahaan otomotif asing yang bakal mengerek produksi di Indonesia. Merujuk data Asean Automotive Federation (AAF), produksi mobil Indonesia sepanjang semester I/2022 sebanyak 658.285 unit, sedangkan Thailand telah mencapai 911.087 unit. Produksi mobil Negeri Gajah Putih yang melampaui kemampuan Indonesia itu ditopang kinerja ekspor dan pasar domestiknya. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pasar kendaraan bermotor di Indonesia masih besar dan bakal terus tumbuh dan memberikan dampak positif pada devisa negara.
Airlangga mengatakan pemerintah terus melebarkan sayap untuk pasar ekspor. Dia optimistis Indonesia mampu menjadi eksportir utama produk kendaraan. Saat ini, produk otomotif dari Indonesia sudah diekspor ke lebih dari 80 negara. Melihat berbagai potensi dan pencapaian itu, katanya, pemerintah melanjutkan upaya penguatan industri otomotif melalui berbagai kebijakan.
Tags :
#OtomotifPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023