Ekonomi
( 40498 )Persaingan Ketat, Bank Sulit Mencari Talenta Digital
Hiruk pikuk transformasi digital yang terjadi di hampir seluruh sektor bisnis di Tanah Air membuat permintaan akan talenta digital semakin tinggi. Kebutuhan yang muncul belum sebanding dengan persediaan sumber daya manusia (SDM) di sektor digital yang tersedia.
Industri keuangan jadi salah satu sektor yang punya kebutuhan talenta digital tinggi. Sebab teknologi sudah menjadi bisnis inti pada perbankan, financial technology (fintech) dan perusahaan rintisan (startup). Persaingan berebut SDM yang piawai di sektor teknologi informasi semakin sengit. Sejumlah bank mengaku masih kesulitan mencari talenta digital saat ini.
Amerika Melobi Indonesia Gabung G7+ Lawan Rusia
Negara negara G7 (The Group of Seven) saat ini tengah berupaya menurunkan harga energi dan pangan. Ini sebagai imbas perang Ukraina dan Rusia.
Salah satu upaya mereka dengan menekan Rusia yang dianggap sebagai biang kerok dari perang tersebut. Untuk itu, Amerika Serikat (AS) dan negara G7 membentuk koalisi yang bernama G7+. Salah satu negara yang diundang masuk ke koalisi tersebut adalah Indonesia.G7+ ini nantinya akan mendorong penetapan batas atas harga minyak Rusia.
MEMOMPA DAYA TARIK BURSA
Tonggak 45 tahun reaktivasi pasar modal Indonesia yang akan diperingati hari ini, Rabu (10/8), diwarnai dengan catatan gemilang. Salah satunya adalah animo tinggi investor dan korporasi untuk masuk ke bursa saham. Hal tersebut diyakini menjadi momentum bagi otoritas pasar modal untuk terus berbenah guna mendorong kinerja bursa dengan memacu pendalaman pasar, menambah ragam produk, hingga meningkatkan perlindungan serta literasi investor. Catatan positif yang ditorehkan pasar modal Indonesia salah satunya tercemin dari kinerja indeks harga saham gabungan (IHSG). Sepanjang tahun berjalan 2022, IHSG menguat 7,92% year-to-date ke level 7.102,88. Performa indeks komposit itu menjadi paling perkasa di antara bursa regional bahkan Asia Pasifik yang mayoritas memerah, kecuali Singapura yang menguat 4,72% dan India yang naik tipis 1,03% sepanjang tahun berjalan 2022. Jeffrey Hendrik, Direktur Pengembangan BEI, mengatakan self regulated organization (SRO) akan menggandeng seluruh stakeholder pasar modal untuk memacu pendalaman pasar, baik dari sisi produk maupun investor. Senada, Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna Setia mengatakan BEI merupakan Bursa di Asean dengan pencatatan saham baru terbanyak selama 4 tahun berturut-turut hingga 2021.
Kenaikan Inflasi & Kualitas Pertumbuhan Ekonomi
Badan Pusat Statistik (BPS) pada Jumat (5/8), mengumumkan kinerja ekonomi triwulan II/2022. Dari rilis BPS, laju pertumbuhan ekonomi triwulan II adalah 5,44% YoY dan 3,72% QtQ. Secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi Indonesia semester I/2022 dibandingkan dengan semester 1/2021 tumbuh 5,23% CtC. Kendati kinerja PDB di bawah batas atas sasaran pemerintah 5,5%, capaian pertumbuhan PDB aktual, menggambarkan ekonomi Indonesia konsisten berada di trajectory ekspansi, bila dibandingkan dengan kinerja ekonomi negara-negara peer di emerging countries yang cenderung melambat. Melesatnya kinerja PDB tersebut, ditopang beberapa hal sebagai faktor pendulum. Pertama, pelonggaran syarat perjalanan serta momen hari Raya Idulfitri menjadi pendorong meningkatnya mobilitas penduduk sepanjang triwulan II/2022. Kedua, jumlah penumpang di seluruh moda transportasi pada triwulan II/2022 mengalami peningkatan QtQ dan YoY. Ketiga, jumlah wisman melalui pintu utama tumbuh 1.250,65% YoY. Keempat, meningkatnya belanja subsidi energi dan bantuan sosial pada triwulan II/2022 masing-masing sebesar 11,34% dan 56,17% YoY. Kelima, windfall revenue dari hasil ekspor komoditas. Keenam, dari sisi moneter, Bank Indonesia tetap mempertahankan tingkat suku bunga acuan rendah. Ketujuh, pemberian insentif pajak dalam rangka mendorong aktivitas dunia usaha yang tertuang dalam PMK Nomor 3/PMK.03/2022. Dengan pertumbuhan ekonomi 5,44%, maka kinerja ekonomi tetap terjaga dan telah melampaui level prapandemi.
Namun pertumbuhan sektor ini mengalami perlambatan bila dibandingkan dengan periode yang sama 2021 dengan pertumbuhan 6,58%. Faktor inflasi global dan fluktuasi nilai tukar rupiah, berdampak pada mahalnya komponen input. Kondisi ini juga menjadi faktor penekan perlambatan pertumbuhan sektor industri Setali tiga uang dengan meningkatnya deflator PDB harga implisit, inflasi IHK yang terkerek 4,94% pada Juli 2022, memberikan alarm pada pemerintah dan bank sentral. Pasalnya, inflasi umum telah melampaui batas atas sasaran pemerintah sebesar 4,6%. Kemungkinan inflasi mengarah ke 5% bisa saja terjadi, bila tekanan global masih berlanjut. Kinerja PDB yang melesat dibarengi inflasi yang tinggi, tentu saja menjadi faktor penggerus kualitas pertumbuhan ekonomi. Hal tersebut dapat dilihat dari beberapa aspek. Pertama, inflasi inti yang terkerek menjadi 2,86% YoY. Kedua, inflasi administered price terkerek menjadi 6,51% YoY. Ketiga, inflasi harga bergejolak (volatile food) melesat menjadi 11,47% YoY.
KENAIKAN PERMINTAAN KREDIT : LIKUIDITAS BANK TUMBUH SEHAT
Likuiditas perbankan masih cukup kuat untuk mendukung permintaan kredit korporasi maupun perorangan. Kendati ada indikasi kenaikan suku bunga simpanan, langkah itu merupakan bagian dari penyesuaian terhadap situasi global. Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa aktivitas ekonomi yang terus tumbuh mendorong perputaran uang kian meningkat. “Kondisi ekonomi saat ini masih membuka peluang DPK [dana pihak ketiga] perbankan untuk terus bertumbuh dengan sehat,” ujarnya kepada Bisnis, Selasa (9/8). Dalam kajian yang disusun LPS disebutkan bahwa beberapa bank berpotensi menaikkan suku bunga rupiah dan suku bunga valuta asing (valas) untuk memenuhi kebutuhan likuiditas. Dia mengungkapkan adanya faktor yang menyebabkan LPS memproyeksikan bahwa beberapa bank berpotensi menaikkan suku bunga rupiah dan suku bunga valas. “Hal pertama yang perlu dipahami bersama adalah tren normalisasi kebijakan kini telah mulai dilakukan oleh beberapa bank sentral global,” kata Purbaya.
INVESTASI INDUSTRI KIMIA & FARMASI : Kemenperin Andalkan Substitusi Impor
Plt Direktur Jenderal Industri Kimia Farmasi dan Tekstil Kementerian Perindustrian Ignatius Warsito mengatakan bahwa ada dua strategi yang bakal digunakan pihaknya untuk mengejar target serapan investasi sektor industri kimia dan farmasi. Pertama, kebijakan substitusi impor sebesar 35% dari total bahan baku yang juga diterapkan terhadap produk hilir farmasi. Kedua, harga gas US$6 dolar untuk keperluan industri. Pemerintah, sambungnya, optimistis substitusi atau pengendalian impor untuk bahan baku mampu menjadi faktor yang bisa mengakselerasi target serapan investasi. Pemerintah memang berencana menaikkan target realisasi investasi pada 2023 menjadi Rp1.200 triliun. Di industri kimia dan farmasi, pemerintah sedang mengejar target investasi senilai US$38 miliar atau sekitar Rp200 triliun.
ANCAMAN KRISIS : RI Pacu Diversifikasi Pangan
Kementerian Pertanian mendorong diversifikasi pangan masyarakat untuk mengantisipasi ancaman krisis pangan sebagai imbas penyusutan lahan pertanian serta pertambahan jumlah penduduk. Direktur Serelia Ditjen Tanaman Pangan Kementan Moh. Ismail Wahab mengatakan Indonesia butuh penambahan 800.000 ton beras untuk memenuhi kebutuhan dalam negerinya seiring dengan bertambahnya penduduk. Sebaliknya, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) mencatat lahan pertanian menyusut menjadi 7,45 juta hektare pada 2019 dari sebelumnya mencapai 7,75 juta hektare pada 2013. Saat ini, pemerintah mengintensifkan varietas padi yang mampu meningkatkan produksi. Saat ini, Kementan sudah mengubah sebesar 67,64% varietas padi lama. Yang baru, kata Ismail, seperti varietas inpari 32 dan 42 sudah mengalahkan varietas ciherang yang dulu tinggi produktivitasnya.
PERDAGANGAN ORANG Dipaksa Menipu, Dijual jika Tak Mampu
Hengki, asal Kepri, tergiur iklan lowongan pekerjaan di Facebook, sebagai operator layanan konsumen untuk perusahaan e-dagang di Kamboja dengan gaji 1.000 USD atau Rp 14,8 juta per bulan. Bersama temannya, Hengki mendaftar dan diterima. Beragam hal administrasi, termasuk paspor, diurus staf perusahaan dari Kamboja. Mereka tinggal menuju Singapura dengan feri, lantas terbang ke Phnom Penh, lalu diantar ke sebuah gedung di kota Sihanoukville. Agen di Phnom Penh mengatakan, gedung itu tempat operasi sindikat penipuan daring. Di tempat itulah mereka harus melakukan penipuan dengan akun bodong memakai identitas perempuan cantik. Target mereka adalah kalangan cowok gabut, yaitu laki-laki yang ingin mengajak kenalan melalui media sosial. Setelah dekat, target diajak untuk mengikuti berbagai skema cepat mendapat uang. Semua itu adalah jebakan untuk meraup dollar.
Gaji yang diberikan jauh dari janji. Sebaliknya, jika sakit, ia harus membayar denda 200 USD per hari. Ada pula denda jika tak memenuhi target. Surya, teman sekantor Hengki, mengalami kasus pemotongan upah. Ia sakit sehingga tidak mampu bekerja. Terpaksa gaji bulanannya dipotong 200 USD. Keesokan harinya Surya memaksakan diri bekerja karena takut ada pemotongan lebih lanjut, sementara ia harus membiayai keluarga di kampung halaman. Jika Hengki ingin keluar dari perusahaan, ia harus membayar ganti rugi 3.000 dollar AS. Namun, sulit mewujudkan hal itu. Kerap sebelum uang terkumpul, para pekerja dijual sebelum menerima gaji.
Makin tak tahan, secara diam-diam mereka melapor ke perwakilan RI di Phnom Penh. Ada satu orang yang dipercaya mengirim pesan dan berhubungan dengan petugas di KBRI. Butuh waktu sebulan sampai mereka dievakuasi. Hal itu terjadi setelah mereka mengunggah foto dan video keadaan mereka ke media sosial hingga akhirnya viral. Kini, dengan bantuan KBRI, mereka telah kembali ke Tanah Air. Ketika bertemu dengan mereka di KBRI, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menjelaskan, untuk membongkar kejahatan internasional diperlukan waktu guna berkoordinasi dengan otoritas setempat. ”Harus lewat prosedur. Pastinya, setelah bertemu Menteri Dalam Negeri Kamboja Sa Kheng dan Kepala Polisi Nasional Neth Savoeun, penegakan hukum harus dilakukan di sini dan di Indonesia,” ucapnya. (Yoga)
Kunjungan ke Taman Nasional Komodo Berangsur Normal
Kunjungan wisatawan ke Taman Nasional Komodo (TNK) di Labuan Bajo, NTT, berangsur-angsur normal setelah beberapa hari sebelumnya sepi. Saat ini, kunjungan masih didominasi oleh wisatawan asing. Pemandu wisata Labuan Bajo, Latif, Selasa (9/8) mengatakan, jumlah wisatawan asing cenderung meningkat menjelang kenaikan tarif masuk TNK dan aksi demonstrasi digelar di Labuan Bajo. ”Entah, mereka ingin melihat aksi penolakan itu atau semata-mata mau melihat situasi dan kondisi di Pulau Komodo dan Pulau Padar pasca pemerintah menaikkan tarif masuk,” ujarnya.
Sementara itu, sejak 1 Agustus 2022 hingga kemarin, sangat sedikit wisatawan lokal yang datang ke Labuan Bajo. Padahal, sebelum biaya konservasi dan kenaikan tarif diumumkan, jumlah wisatawan lokal jauh lebih banyak dibandingkan dengan wisatawan asing. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Manggarai Barat Silvester Wanggel mengatakan, saat ini musim libur bagi wisatawan dari Eropa. Selain itu, pasca pandemi Covid-19, wisatawan asing ingin berjalan-jalan, salah satunya ke Labuan Bajo. (Yoga)
Jerat Perdagangan Orang di Medsos
Tindak pidana perdagangan orang atau TPPO bisa mengincar siapa saja. Apalagi, pandemi Covid-19 menyebabkan kontraksi ekonomi besar-besaran yang membuat masyarakat semakin ditindih beban ekonomi. Mereka rentan terjerat sindikat perdagangan orang, seperti yang 232 warga Indonesia di Kamboja. Mereka direkrut di media sosial dan ditipu hingga dijadikan pekerja paksa. Angka 232 itu adalah perhitungan terbaru, Senin (8/8). Pekan lalu, jumlahnya masih 100 orang. Para warga negara Indonesia (WNI) korban TPPO itu diselamatkan, antara lain, dari kota Phnom Penh, Sihanoukville, dan Bavet. Semua mengaku dipaksa bekerja di perusahaan penipuan daring yang mengincar mangsa WNI di Tanah Air.
”Proses wawancara dan verifikasi terus berlangsung guna memastikan mereka memenuhi syarat sebagai korban TPPO. Jika iya, negara mengusahakan penegakan hukum di dalam negeri dan untuk para pelaku di Kamboja,” kata Direktur Perlindungan WNI Kemenlu Judha Nugraha. Judha menjelaskan, khusus TPPO di Kamboja, jebakan yang paling umum ialah iklan di media sosial dengan iming-iming bekerja di perusahaan judi daring dengan gaji tinggi. Kamboja membuka industri pariwisata judi dengan mendirikan banyak kasino dan situs-situs perjudian daring. Ini adalah bisnis yang sah di negara itu. Bahkan, beberapa kasino di Kamboja dimiliki pengusaha Indonesia. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









