Ekonomi
( 40512 )Transaksi Digital Perbankan Makin Diminati
Persentase transaksi perbankan melalui aplikasi mobile banking Muamalat Digital Islamic Network (DIN) mencapai 90 % total transaksi. Padahal, sebelum pandemi, transaksi digital hanya sekitar 30 %. Direktur Operasi Bank Muamalat Awaldi, Jumat (23/9) mengatakan, memang telah terjadi pergeseran kebiasaan nasabah yang lebih aktif menggunakan layanan digital dan yang datang ke kantor cabang semakin berkurang. Pandemi Covid-19 yang terjadi sejak 2020 menjadi katalis peralihan tersebut. (Yoga)
KAIN TRADISIONAL Panggung Baru Kreativitas Wastra Sasirangan
Pengunjung kawasan Bandarmasih Tempo Doeloe bersorak dan bertepuk tangan saat peragawati serta peragawan berlenggak-lenggok di Jalan Simpang Hasanuddin HM, Kota Banjarmasin, Kalsel, Minggu (18/9) malam. Dengan penuh percaya diri, kawula muda itu memperagakan berbagai model busana sasirangan yang kini jadi identitas kebanggaan mereka. Jalan Simpang Hasanuddin HM pada Minggu malam itu berubah menjadi catwalk. Jalan buntu dengan kafe dan resto di kiri kanannya itu diberi garis putih dan lampu bercahaya kuning di bagian tengahnya. Beberapa boks diletakkan di catwalk dengan jarak yang diatur. Dengan iringan musik, satu per satu anak muda berbusana sasirangan berjalan di tengah kerumunan pengunjung kafe dan resto.bPara pengunjung yang berjubel di kiri serta kanan garis catwalk berlomba-lomba mengabadikan momen peragaan busana. Dengan menggunakan telepon genggam masing-masing, mereka memotret serta merekam para model yang berlenggak-lenggok dengan sangat energik dan kerap menebarkan senyuman.
Kegiatan peragaan busana sasirangan pada malam itu merupakan ajang Dekrashow III yang diadakan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Banjarmasin. Ajang tersebut termasuk dalam rangkaian acara Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF) Ke-6, yang akan diselenggarakan pada akhir September 2022. Peragawati dan peragawan yang menampilkan sasirangan pada malam itu tidak hanya dari kalangan model lokal, tetapi juga dari anak-anak, pengelola kafe dan resto di kawasan Bandarmasih Tempo Doeloe, hingga para pejabat di lingkungan Pemkot Banjarmasin. Muhammad Syamsuddin (27), pengunjung kafe, kagum dan bangga menyaksikan peragaan busana sasirangan di kawasan Bandarmasih Tempo Doeloe, yang juga dikenal sebagai kawasan kota lama. ”Kalau saja tahu ada acara seperti ini di kota lama, mungkin saya juga akan pakai baju sasirangan,” katanya sambil tertawa.
Kain sasirangan adalah kain yang dibuat dengan teknik tusuk jelujur. Sasirangan berasal dari kata menyirang, yang berarti menjelujur atau menjahit jarang-jarang. Pembuatannya dimulai dari pembuatan motif pada kain, kemudian dijelujur, diikat dengan tali, dan dicelupkan ke bahan pewarna. Setelah itu, ikatan dan jahitan dilepas, dicuci, lalu dikeringkan dan disetrika. Sasirangan bisa dikatakan modifikasi dari kain pamintan, yang merupakan kain khas suku Banjar untuk pengobatan secara tradisional atau batatamba. Kain tersebut merupakan kain sakral warisan abad ke-12 saat Lambung Mangkurat menjadi Patih Negara Dipa. Penggunaan sasirangan kemudian meluas dan banyak dijadikan bahan baku busana. Rabiatul Adawiyah, desainer busana sasirangan di Banjarmasin, menuturkan, kain sasirangan terus berkembang dan berinovasi, terutama dalam motif dan warna. Motif sasirangan di zaman sekarang tidak selalu mempertahankan motif pakem, seperti gigi haruan, naga belimbur, bayam raja, dan ular lidi. Sudah cukup banyak motif baru yang diciptakan perajin sesuai kreativitas masing-masing, misalnya bunga tulip, bunga matahari, dan daun kelakai. (Yoga)
Tekanan Menguat, BI Jadi Lebih Agresif
Rapat Dewan Gubernur BI memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin menjadi 4,25 %. Keputusan ini didasarkan pada menguatnya tekanan internal berupa inflasi di dalam negeri dan tekanan eksternal seiring agresivitas bank sentral AS menaikkan suku bunga. Dalam jumpa pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada Kamis (22/9) di Jakarta, Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan, kebijakan tersebut bersifat front loaded, pre-emptive, dan forward looking. Front loaded adalah strategi menaikkan suku bunga dengan porsi yang besar di waktu awal dari rangkaian kenaikan suku bunga dalam periode tertentu. Ini sekaligus sebagai langkah pre-emptive, yakni mitigasi risiko untuk mencapai sasaran di masa mendatang (forward looking).
Menurut Perry, sampai dengan Agustus 2022, inflasi inti mencapai 3,04 % secara tahunan. Besaran ini sudah berada di atas titik tengah dari rentang target inflasi inti BI tahun ini, yakni 2 % hingga 4 %. Inflasi inti akan terus menguat dan diperkirakan mencapai 4,6 % pada akhir tahun. Inflasi inti dan ekspektasi inflasi diperkirakan meningkat akibat dampak lanjutan (second round effect) dari penyesuaian harga BBM dan menguatnya sisi permintaan. Karena itulah, kata Perry, diperlukan kenaikan suku bunga acuan dengan tujuan inflasi bisa kembali ke sasaran 2-4 % pada triwulan ketiga 2023. Perry mengatakan, kenaikan suku bunga acuan 50 basis poin bertujuan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sejalan dengan nilai fundamentalnya di tengah ketidakpastian pasar keuangan global dan permintaan ekonomi domestik yang tetap kuat. (Yoga)
Meredam Inflasi, Selamatkan Daya Beli
Sudah menjadi rahasia umum bahwa kontribusi konsumsi rumah tangga masih mendominasi komponen pembentuk produk domestik bruto atau PDB nasional. Dengan kata lain, daya beli masyarakat menjadi kunci dalam menopang geliat pertumbuhan ekonomi nasional. Tekanan terhadap daya beli masyarakat yang saat ini terjadi akibat gejolak harga pangan berpotensi memicu kontraksi pertumbuhan ekonomi. Terlebih lagi, daya beli masyarakat saat ini juga tergerus oleh kenaikan harga energy setelah lonjakan harga minyak dunia memaksa pemerintah untuk menaikkan harga BBM. Sebelum terjadi kenaikan harga BBM, pemerintah telah mencatat tingkat inflasi tahunan di 27 provinsi berada di atas rata-rata nasional pada Agustus 2022. Inflasi pada Agustus 2022 tercatat 4,69 persen secara tahunan. Sementara itu, inflasi pangan pada Agustus 2022 mencapai 8,93 % secara tahunan.
Dalam beleid Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 134/PMK.07/2022 tentang Belanja Wajib dalam Rangka Penanganan Dampak Inflasi Tahun Anggaran 2022, tertuang acuan terhadap skema berbagi beban antara pemerintah pusat dan pemda dalam rangka meredam dampak inflasi terhadap masyarakat. Selain itu, pemda diwajibkan untuk mengalokasikan sebagian dana transfer umum (DTU) yang bersumber dari dana alokasi umum (DAU) dan dana bagi hasil (DBH) untuk program bantuan sosial alias bansos. Nilainya 2 % dari DTU. Pemda juga diamanatkan untuk segera mengeksekusi penyaluran bansos. Kemenkeu juga akan menyalurkan Dana Insentif Daerah pada September dan Oktober 2022 senilai Rp 1,5 triliun yang penggunaannya ditujukan untuk mengelola inflasi di daerah. (Yoga)
Timbang Matang Ekspor Jagung
Ekspor dinilai menjadi salah satu solusi atas melimpahnya produksi jagung saat panen raya. Namun, langkah mengekspor jagung dinilai perlu dihitung dan direncanakan secara matang agar bisa berkesinambungan dan tidak menimbulkan masalah baru di dalam negeri. Direktur Serealia Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementan Moh Ismail Wahab, dalam webinar ”Pro Kontra Ekspor Jagung” yang digelar Pusat Kajian Pertanian Pangan dan Advokasi (Pataka), Kamis (22/9) menyebutkan, produksi jagung nasional meningkat dari 22,6 juta ton pada tahun 2019 menjadi 22,9 juta ton (2020), dan 23 juta ton (2021). Sejak 2017, Indonesia mulai menekan impor jagung pakan karena kebutuhan jagung nasional dianggap dapat dipenuhi dari produksi lokal.
Sebagai perbandingan, pada 2016, Indonesia masih impor jagung untuk pakan sebanyak 884.679 ton. Menurut Ismail, dari data Badan Pangan Nasional, jagung memang surplus hingga akhir tahun 2022. ”Namun, ekspor lebih baik tidak pada Agustus-September karena produksi nasional sedang turun dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya. Lebih baik pada Februari-Maret yang posisinya bagus,” ujarnya. Selama ini, kata Ismail, melimpahnya produksi jagung pada saat panen raya berimplikasi pada penurunan harga jagung di tingkat petani. Dengan demikian, ekspor jadi salah satu alternatif solusi. Di sisi lain, perlu perbaikan dan penambahan alat pascapanen, seperti gudang, silo penyimpanan, dan mesin pengering untuk meningkatkan mutu jagung sesuai dengan standar industri. (Yoga)
Perkuat Hilir Sebelum Stop Ekspor Timah
Pemerintah berencana melarang ekspor timah dalam waktu dekat untuk mengurangi ketergantungan perekonomian Indonesia terhadap komoditas mentah. Namun, wacana itu dinilai perlu diiringi kajian strategi yang matang untuk mendorong hilirisasi industri serta memperkuat ekosistem timah dari hulu ke hilir di dalam negeri. Hilirisasi dibutuhkan karena selama ini 98 % timah diekspor ke luar negeri. Hanya 2 % hasil produksi timah di hulu yang diserap di sektor hilir oleh industri dalam negeri. Jika larangan ekspor timah mentah mendadak dikeluarkan tanpa memastikan berjalannya hilirisasi dan ekosistem industri di dalam negeri, pasokan timah akan menumpuk dan tak terserap optimal.
”Kita harus menciptakan ekosistem industri hilir supaya ada yang menampung hasil produksi di hulu. Perlu dipetakan dari sekarang, produksi timah kita paling potensial diolah untuk membuat turunan produk apa saja? Nilai tambahnya paling besar di sektor apa?” kata peneliti Center of Industry, Trade, and Investment di Institute of Development of Economics and Finance (Indef), Ahmad Heri Firdaus, Kamis (22/9). Ia mencontohkan, hasil olahan timah berpotensi digunakan untuk komponen elektronik, otomotif, serta konstruksi bangunan. Namun, akibat struktur industri timah yang masih ”bolong” dan kebiasaan mengekspor timah dalam bentuk mentah tanpa nilai tambah, industri lokal di sektor-sektor itu kerap menggunakan komponen impor yang biasanya dari China dan negara Asia Timur lain. (Yoga)
BISNIS E-DAGANG YANG SEDANG TIDAK BAIK-BAIK SAJA
Head of Public Affairs Shopee Indonesia Radynal Nataprawira dalam pernyataan pers, Senin (19/9) di Jakarta, menjelaskan, keputusan PHK merupakan langkah terakhir yang ditempuh perusahaan setelah ada penyesuaian kebijakan bisnis. Proses itu dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan dengan tambahan satu bulan gaji. Karyawan yang terdampak juga masih dapat memakai fasilitas asuransi kesehatan perusahaan hingga akhir tahun dengan seluruh manfaatnya. ”Kondisi ekonomi global kini menuntut kami agar lebih cepat beradaptasi dan mengevaluasi prioritas bisnis sehingga lebih efisien. Kami ingin memperkuat dan memastikan kegiatan operasional perusahaan kami stabil di situasi ekonomi sekarang,” ujar Radynal.
Mengutip Business Insider, salah satu pendiri Sea Limited (induk Shopee), Forrest Li, pekan lalu, mengatakan, manajemen akan memperketat pengeluaran selain mengurangi operasi dan melakukan PHK. Menurut laporan keuangan Sea Limited, Shopee melaporkan kerugian 931,2 juta USD pada triwulan II-2022, meningkat signifikan dari kerugian bersih 433,7 juta USD pada triwulan II-2021. Shopee diluncurkan di tujuh pasar Asia Tenggara pada tahun 2015 dan beroperasi di beberapa negara, seperti di kawasan Eropa, Amerika Latin, dan China. Beberapa pesaing utamanya, yaitu Alibaba, Lazada, JD (di Indonesia JD.ID), dan Tokopedia, telah melakukan restrukturisasi bisnis yang di dalamnya menyangkut pengurangan karyawan pada Juni 2022.
Di ranah bisnis e-dagang khusus grosir daring, selain Happy Fresh dan Traveloka Mart, masih ada sejumlah pemain lama, seperti SayurBox (yang juga melakukan efisiensi pada Juli 2022), TaniHub (menghentikan kegiatan operasional dua gudang dan melakukan PHK pada Mei 2022), dan Brambang (pivot jadi lokapasar gawai dan produk elektronik pada Mei 2022). Kemudian, ranah bisnis e-dagang khusus quick commerce (e-dagang yang mengirim barang supercepat) ikut terjadi pemangkasan karyawan, di Getir, Gorillas, dan Zapp. Direktur Center of Economic and Law Studies Bhima Yudhistira, berpendapat, daya beli masyarakat setelah pandemi Covid-19 berubah karena inflasi naik. Baik belanja luring maupun daring sama-sama terdampak. Warga cenderung memilih untuk berhemat. (Yoga)
Penipuan Robot Trading Bergulir ke Pengadilan
Bola penuntasan kasus penipuan investasi
robot trading
bakal ditentukan oleh palu hakim. Kini, tiga dari lima kasus dugaan penipuan investasi bodong
robot trading
yang ditangani oleh Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri sudah menggelinding ke pengadilan.
Ketiga kasus tersebut adalah kasus robot trading Viral Blast (PT Trust Global Karya), DNA Pro (PT DNA Pro Akademi), dan
robot trading
Evotrade (PT Evolution Perkasa Group). Sidang kasus Viral Blast dengan estimasi kerugian masyarakat hingga Rp 1,2 triliun berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.
Ihwal persidangan para terdakwa pengelola Evotrade, prosesnya kini sudah sampai tahap pembacaan tuntutan. Di perkara ini, jaksa menuntut antara 1,5 tahun hingga 2 tahun penjara bagi sejumlah terdakwa kasus tersebut. Mereka juga diancam denda berkisar antara Rp 500 juta hingga Rp 2 miliar.
RAPOR PEREKONOMIAN DAERAH DI MASA PANDEMI
Tahun 2021 pertumbuhan ekonomi Indonesia secara tahunan bangkit dan terkoreksi ke angka 3,69 %, belum setinggi angka pertumbuhan sebelum pandemi yang berada di kisaran 5 %, tetapi sudah cukup impresif dan memberikan optimisme untuk peningkatan selanjutnya. Namun, jika pertumbuhan ekonomi dilihat ke level provinsi, terlihat pola yang tidak sepenuhnya sama mengikuti kondisi nasional seperti itu. Hampir semua provinsi (31 dari 34 provinsi) ikut mengalami kontraksi ekonomi pada tahun 2020. Hanya 3 provinsi yang tetap mengalami pertumbuhan positif, yaitu Sulteng (4,86 %), Maluku Utara (5,35 %), dan Papua (2,39 %). Dari 31 provinsi yang mengalami kontraksi ekonomi tersebut, 20 provinsi angkanya lebih rendah dibandingkan kontraksi nasional. Artinya, kontraksi terjadi tidak terlalu dalam.
Kontraksi ekonomi yang paling dalam dialami Provinsi Bali dengan pertumbuhan minus 9,33 %. Bali bersama enam provinsi di Pulau Jawa menjadi episentrum penyebaran kasus Covid-19 di Tanah Air. Provinsi-provinsi ini paling terpukul karena jumlah penduduk terkonsentrasi di pulau ini dan menjadi pusat kegiatan ekonomi dan bisnis sehingga dengan mobilitas masyarakat yang tinggi sangat rentan terhadap penularan virus. Akibatnya, perekonomian yang paling terpukul diawali dari Pulau Jawa dan Bali. Bali menerima dampak terberat dari terpukulnya ekonomi karena ia menjadi pusat industri pariwisata Indonesia. (Yoga)
Gula-Gula Bunga Tinggi BI Untuk Para Pemburu Rente
Secara mengejutkan, Bank Indonesia (BI) mengerek suku bunga acuannya alias BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) bulan ini. Tak tanggung-tanggung, kenaikan bunganya sebesar 50 basis poin (bps), lebih tinggi ketimbang proyeksi para analis.
Dengan begitu, BI mengerek suku bunga acuan 75 bps sejak Agustus 2022 ke level 4,25%. Sementara, suku bunga deposit facility naik menjadi 3,5% dan suku bunga lending facility menjadi 5%.
Gubernur BI Perry Warjiyo menyebut, keputusan ini dengan pertimbangan sebagai langkah front-loaded, pre-emptive, dan forward looking agar bisa menurunkan ekspektasi inflasi dan inflasi inti. "Ini untuk memastikan inflasi inti kembali ke kisaran sasaran, yaitu 3% plus minus 1% paruh kedua tahun 2023," tutur Perry, Kamis (22/9).
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









