Ekonomi
( 40789 )Tarif Cukai Hasil Tembakau Dinaikkan
Pemerintah menaikkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) rokok sebesar 10 persen pada 2023 dan 2024. Menkeua Sri Mulyani, Kamis (3/11), mengatakan, kenaikan tarif CHT akan berbeda sesuai golongannya, yakni sigaret keretek mesin (SKM), sigaret putih mesin (SPM), dan sigaret keretek tangan (SKT). Kenaikan tarif juga berlaku untuk rokok elektrik dan hasil pengolahan tembakau lainnya. (Yoga)
Perkuat Kolaborasi di Ekosistem Digital
Kolaborasi antarentitas di ekosistem digital dinilai penting untuk meningkatkan layanan dan memenuhi kebutuhan pengguna. Upaya itu ditempuh PT Bank Jago Tbk, bank berbasis teknologi, dengan memperkuat kolaborasi bersama dengan perusahaan teknologi finansial dan perusahaan rintisan teknologi. Dirut Bank Jago Kharim Siregar, sebagaimana laporan wartawan Kompas Aditya Putra Perdana dari ajang Singapore Fintech Festival (SFF) 2022 di Singapura, Kamis (3/11/2022), mengatakan, kolaborasi yang strategis dalam ekosistem dapat menumbuhkan bank digital. Langkah itu juga memudahkan masyarakat untuk mendapat produk dan layanan keuangan secara signifikan. dalam penyaluran kredit, Bank Jago berkolaborasi dengan berbagai mitra, antara lain perusahaan multifinance dan teknologi finansial (tekfin). ”Bank dan ekosistem digital memahami kebutuhan dan memiliki solusi yang relevan bagi nasabah. Lewat kolaborasi, nasabah, bank, dan ekosistem digital dapat tumbuh bersama,” kata Kharim.
Kharim menjadi salah satu pembicara dalam diskusi SFF 2022 dengan topik ”Driving New Digital Bank Profitability”.Terkait apakah lebih besar peran Bank Jago atau mitranya dalam penyaluran, Kharim menyatakan, saat ini masih dalam tahap balancing. Namun, dengan aplikasi Bank Jago yang baru berusia 18 bulan, capaiannya sangatlah baik. Menurut data Bank Jago,sampai triwulan III-2022, pertumbuhan penyaluran kredit dan pembiayaan syariah mencapai 119 % secara tahunan atau Rp 8,16 triliun. Penyaluran kredit dan pembiayaan syariah dilakukan melalui kolaborasi dengan 32 mitra pembiayaan. Hingga triwulan III-2022, aplikasi Jago memiliki lebih dari 4,2 juta nasabah dengan dana pihak ketiga mencapai Rp 7,28 triliun. Jumlah nasabah tumbuh tiga kali lipat dalam sembilan bulan terakhir. Padahal, pada akhir 2021, jumlahnya ter-catat 1,4 juta nasabah.
SFF 2022 adalah ajang tahunan berskala internasional yang diselenggarakan bank sentral dan otoritas jasa keuangan Singapura, Monetary Authority of Singapore (MAS). Acara yang berlangsung pada 2-4 November 2022 itu menghadirkan 850 pakar dan pelaku usaha serta dihadiri 2.000 organisasi dari 110 negara. SFF menjadi gambaran teknologi masa depan, bahkan acuan di Asia Tenggara atau lebih luas lagi. ”Total populasi Asia Tenggara 400 juta (jiwa) dan demografinya paling muda. Dari segi penerimaan digital paling tinggi. Teknologi itu pasti jauh lebih cepat dari yang saat ini dibutuhkan,” katanya. CEO ANEXT Bank, bank digital di Singapura yang juga anak perusahaan Ant Group, Toh Su Mei, mengatakan, pihaknya fokus pada pengalaman konsumen, karena itu, kerja sama selalu terbuka dengan pendekatan yang kolaboratif, juga melalui diskusi dengan pelaku industri. Deputy Prime Minister and Minister for Finance and Deputy Chairman MAS Lawrence Wong, pada pembukaan SFF 2022, Rabu (2/11), menyatakan, teknologi bisa sangat hebat dalam menghasilkan sesuatu yang baik, namun, juga membawa ketakutan pekerjaan mereka tergantikan teknologi atau tak bisa mengimbangi kecepatannya. (Yoga)
Jalan Terjal Stabilisasi Rupiah
Pasar keuangan dalam negeri kembali mewaspadai dampak kenaikan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat (Fed Fund Rate). Pada awal bulan ini, bank sentral AS menaikkan Fed Fund Rate sebesar 75 basis poin ke level 3,75-4 persen. Suku bunga itu pun menjadi yang tertinggi dalam 14 tahun terakhir atau sejak Januari 2008. Ketua OJK Mahendra Siregar mengungkapkan, pelaku industri keuangan harus mewaspadai peningkatan ketidakpastian perekonomian global, dari tren kenaikan suku bunga, volatilitas harga komoditas, hingga fenomena penguatan dolar AS yang terus berlanjut. “Hal ini berpotensi mempengaruhi kinerja lembaga jasa keuangan ke depan, baik dari sisi portofolio investasi, likuiditas, risiko kredit, maupun fungsi intermediasi,” ujarnya, kemarin, 3 November 2022. (Yoga)
Musim Semi KEK Pariwisata
Daftar pengakuan kawasan ekonomi khusus (KEK) akan semakin banyak berisikan pusat bisnis baru yang berbasis aktivitas pariwisata. Pelaksana tugas Sekretaris Dewan Nasional KEK, Elen Setiadi, menyatakan sektor pelancongan tidak diistimewakan dalam penjaringan usulan KEK baru. Namun, dia menyebutkan, separuh dari daftar pusat bisnis khusus, termasuk beberapa calon terbaru, merupakan daerah pelesiran. "Dari segi hitungan ekonomi, pariwisata memang salah satu sektor bisnis yang memiliki efek berganda paling besar," tutur dia kepada Tempo, kemarin.
Hingga 31 Agustus 2020, realisasi investasi di lingkup KEK secara nasional sudah menembus Rp 99,8 triliun. Dana itu mengucur dari 222 pelaku usaha, atau badan usaha penyewa lahan, termasuk pengembang infrastruktur yang bermitra dengan entitas di dalam KEK. Dari 18 KEK yang sudah diakui pemerintah sampai bulan itu, separuhnya adalah daerah dengan keunggulan pariwisata. Namun pengelola setiap KEK bisa memperkuat beberapa sektor sekaligus. Artinya, bisnis pariwisata bisa dilengkapi dengan bisnis krusial lainnya, seperti manufaktur dan teknologi komunikasi.
Lewat PP No 41 Tahun 2022, Presiden Jokowi lagi-lagi meresmikan KEK pariwisata, yaitu KEK Sanur di Bali. Nilai investasi pengembangan KEK seluas 41,2 hektare yang dikelola PT Hotel Indonesia Natour, grup perhotelan pelat merah tersebut mencapai Rp 10,2 triliun. Sudah Rp 3,7 triliun yang terealisasi untuk kebutuhan pengolahan tanah serta Rp 1,7 untuk pengerjaan infrastruktur hotel dan lokasi pertemuan besar. Penggunaan terbesar, sekitar Rp 4,1 triliun, untuk pembangunan fasilitas kesehatan bertaraf internasional. "Harapannya bisa menyerap pasien warga negara Indonesia yang sebelumnya sering berobat ke luar negeri,” kata Elen. (Yoga)
Bank KB Bukopin Dukung Bulan Inklusi Keuangan
PT Bank KB Bukopin Tbk (KB Bukopin) turut meriahkan Financial Expo 2022 dalam rangkaian Bulan Inklusi Keuangan yang melibatkan seluruh industri jasa. Kegiatan didukung OJK, BI, LPS, self regulatory organization (SRO), Kementerian atau lembaga terkait. Financial Expo 2022 diselenggarakan 26 – 30 Oktober 2022 dengan tema Go Inklusif Go Produktif. Selama kegiatan terdapat 134 booth pameran yang terdiri dari asuransi, pasar modal, pelaku UMKM dan perbankan termasuk KB Bukopin. Pameran keuangan digelar untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk dan atau layanan jasa keuangan. Kegiatan untuk mengakselerasi penambahan jumlah rekening maupun penggunaan produk atau layanan jasa keuangan.
Deputy President Director KB Bukopin, Robby Mondong, mengapresiasi penyelenggaraan Bulan Inklusi Keuangan, khususnya kepada masyarakat yang antusias terhadap produk dan layanan KB Bukopin. “FinExpo sejalan dengan komitmen KB Bukopin mendukung inklusi keuangan kepada masyarakat tentang berbagai produk keuangan perbankan,” ujarnya. Melalui edukasi, kata Robby, KB Bukopin akan terus memberikan edukasi kepada masyarakat melalui berbagai program dan produk perbankan unggulan. “Diharapkan masyarakat akan semakin mampu melakukan perencanaan keuangan dengan baik,” tuturnya. (Yoga)
BoE: Inggris Akan Resesi 2 Tahun
Bank of England (BoE) menaikan suku bunga acuan sebesar 75 basis poin (bps) pada Kamis (3/11). Penaikan tunggal terbesarnya sejak 1989 ini disertai peringatan bahwa Inggris sudah resesi dan akan berlangsung hingga dua tahun ke depan. Pengetatan moneter oleh bank sentral guna memerangi inflasi, kata BoE, mendorong Inggris ke dalam resesi yang akan berlangsung hingga pertengahan 2024. Risalah pertemuan BoE juga mengingatkan prospek yang menantang bagi ekonomi Inggris hingga diperkirakan berada dalam resesi untuk waktu yang lama. “Ekonomi telah menyusut sejak kuartal ketiga, (dan sekarang sudah) memasuki resesi teknikal yang diperkirakan akan berlangsung hingga paruh pertama tahun 2024,” kata BoE. Nilai tukar pound jatuh 2% terhadap dolar AS karena ekspektasi resesi jangka panjang.
“Perdagangan yang normal tidak terjadi karena mata uang biasanya bergerak lebih tinggi ketika bank sentral menaikkan suku bunga. Masa-masa sulit ada di depan, dan kita akan melihat ekonomi, pasar, dan penurunan mata uang dalam beberapa bulan mendatang.,” kata Naeem Aslam, kepala analis pasar di Avatrade, seperti dikutip AFP. Sebagai informasi, The Federal Reserve (The Fed) pada Rabu (9/11) menyetujui kenaikan tiga kuartal empat poin berturut-turut dan membawa tingkat pinjaman jangka pendek ke kisaran target 3,75% -4%. Ini adalah level tertingginya sejak Januari 2008. Sedangkan pekan lalu, Bank Sentral Eropa (ECB) juga menaikkan 75 basis poinda membuat acuan suku bunga menjadi 1,5%, yang mana ini merupakan level luar biasanya sejak 2009. Penaikkan 75 bps membawa suku bunga bank (bank rate) BoE menjadi 3% dan merupakan penaikkan kedelapan berturut-turut atas suku bunga pinjaman utama, setelah Komite Kebijakan Moneter (Monetary Policy Committee/MPC) memberikan suara 7-2 mendukung. (Yoga)
The Fed Belum Akan Berhenti Naikkanlah Suku Bunga
The Fed pada Rabu (2/11) siang, menyetujui penaikan suku bunga acuan 75 basis poin (bps) untuk keempat kalinya berturut-turut. Karena memerangi inflasi masih menjadi prioritas kebijakannya, Gubernur The Fed Jerome Powell mengatakan suku bunga akan terus dinaikkan. Dengan penaikan pada Rabu itu, fed funds rate (FFR) sekarang berada di kisaran 3,75%-4%, level tertinggi sejak Januari 2008. Dalam pernyataan kebijakannya, The Fed memberi indikasi ada perubahan kebijakan ke depan. “Dalam menentukan suku bunga ke depan, The Fed akan memperhitungkan pengetatan kebijakan moneter secara kumulatif, karena jika tertinggal dengan kebijakan moneter akan memengaruhi kegiatan ekonomi, inflasi, kondisi ekonomi dan finansial,” kata Komite Pasar Terbuka Federal atau FOMC.
Pasar saham AS awalnya menguat usai pengumuman The Fed. Lantas berubah negatif setelah Powell menyampaikan konferensi persnya. Ia menepis anggapan bahwa The Fed tidak lama lagi akan menghentikan siklus penaikan. Tapi pembahasan untuk mengurangi laju pengetatan, kata Powell, dapat dilakukan dalam satu hingga dua pertemuan kebijakan berikutnya. Ia juga menegaskan lagi The Fed akan tegas tapi sabar dalam memerangi lonjakan inflasi. “Kami masih memiliki beberapa instrumen dan data-data yang muncul sejak pertemuan terakhir kami mengindikasikan level puncak suku bunga akan lebih tinggi dari ekspektasi sebelumnya,” kata Powell. Ia menandaskan bahwa pada akhirnya laju penaikan suku bunga akan dikurangi. Powell sudah mengatakan ini dalam beberapa kali konferensi pers. “Jadi waktunya akan tiba, dan bisa jadi dalam waktu dekat. Dalam pertemuan berikutnya atau yang setelahnya lagi. Yang jelas belum ada keputusannya,” kata Powell. The Fed berupaya menurunkan inflasi ke target 2%. Sedangkan laju inflasi AS pada September 2022 berada di level 8,2%. (Yoga)
Mentan Minta Industri Serap Jagung Lokal
Mentan Syahrul Yasin Limpo mendorong para pelaku usaha dan industri pakan ternak untuk melakukan penyerapan jagung dan produk lokal seperti dedak yang diproduksi petani seluruh Indonesia. Berdasarkan survei BPS mengenai struktur ongkos usaha peternakan, komponen pakan memiliki kontribusi 56,95% terhadap total biaya pada budi daya ayam ras pedaging di tingkat peternakan rakyat dan untuk budi daya ayam ras petelur kontribusi pakan 70,97%. Demikian disampaikan Mentan saat meresmikan perusahaan pakan swasta yang berinvestasi di Pasuruan, Jatim, Rabu (02/11).
Menurut Syahrul, dengan struktur ongkos seperti survei BPS maka pabrik pakan dapat menyerap bahan baku pakan dari petani setempat dan harga pakan untuk peternak lebih terjangkau. Mentan juga berharap pabrik pakan memberikan pengaruh ke harga pangan asal ternak yang lebih kompetitif di tingkat konsumen. “Kita harap nanti ada kerja sama saling menguntungkan antara petani, peternak, serta masyarakat sekitar. Dengan adanya pabrik pakan memberikan nilai manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar, terutama penyerapan bahan baku pakan lokal seperti jagung, dedak, dan sebagainya, yang akan mendorong pengembangan ekonomi perdesaan," ujar dia.. (Yoga)
Sampoerna Agro Bagikan Dividen Interin Rp 163 Miliar
PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) akan membagikan dividen interim Rp 163,67 miliar untuk tahun buku 2022. Dividen senilai Rp 90 per saham ini akan dibagikan kepada pemegang saham perseroan pada 29 November 2022. “Sesuai dengan keputusan direksi yang telah disetujui dewan komisaris pada tanggal 1 November 2022, perseroan menyampaikan rencana pembagian dividen Interim untuk periode tahun buku 2022,” kata Corporate Secretary Sampoerna Agro Heri Harjanto dalam keterangan resminya, Kamis (3/11). Heri mengungkapkan, data keuangan yang mendasari pembagian dividen interim tersebut adalah laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 806.32 miliar pada semester I-2022, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya per 30 September 2022 senilai Rp 3,77 triliun, dan total ekuitas Rp 5,15 triliun. (Yoga)
OJK Kantongi 99 Rencana Penawaran Umum di Pasar Modal Senilai Rp 83 Triliun
OJK mencatat, terdapat 99 rencana penawaran umum di pasar modal Indonesia senilai Rp 83,32 triliun. “Sebanyak 61 perusahaan merencanakan 99 penawaran umum dengan nilai sebesar Rp 83,32 triliun,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Inarno Djajadi pada konferensi pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK Rapat Dewan Komisioner Bulanan Oktober 2022 secara virtual pada Kamis (3/11).Rencana penawaran umum itu terdiri dari berbagai jenis efek antara lain, penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham, penawaran umum terbatas (PUT), serta efek bersifat utang dan sukuk (EBUS). “Minat penghimpunan dana masih terjaga tinggi. Per 25 Oktober 2022, penghimpunan dana di pasar modal mencapai Rp 190,9 triliun dengan 48 emiten baru yang tercatat. Itu belum termasuk emiten baru yang mengantre di pipeline,” tegas dia.
Inarno melanjutkan, kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga masih positif. Hingga 25 Oktober 2022, IHSG mampu menguat 0,10% secara month-to-date (mtd) di tengah pengetatan likuiditas global. Penguatan tersebut, menurut Inarno, membawa IHSG merangsek menuju level 7.048,38 dengan non-resident mencatat[1]kan inflow sebesar Rp 7,74 triliun secara mtd. Bahkan secara ytd, IHSG tetap perkasa sebesar 7,09% dengan non-resident membukukan net buy Rp 77,22 triliun. Sementara itu di pasar SBN, non-resi[1]dent mencatatkan outflow Rp 16,04 triliun (mtd), sehingga mendorong kenaikan rata-rata yield SBN sebesar 23,27 bps mtd di seluruh tenor. Alhasil, yield SBN secara ytd pun ikut terdongkrak sebesar 103 bps dengan non-resident mencatatkan net sell Rp 177,13 triliun. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









