Melonjak 473% Laba Bersih Bumi Resources Capai US$ 365,4 Juta
PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menorehkan kinerja meyakinkan sepanjang periode Januari-September 2022. Emiten batu bara ini mencetak laba periode berjalan (belum termasuk konsolidasi KPC dan Arutmin) yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar US$ 365,4 juta atau Rp 5,7 triliun, melejit 473% dari perolehan laba bersih periode sama tahun lalu US$ 63,7 juta atau Rp 996,7 miliar. Penguatan di sisi bottom line tersebut bersumber dari meroketnya pendapatan perseroan. Berdasarkan pengumuman laporan keuangan konsolidasian, Rabu (2/11) emiten tambang ini meraup pendapatan US$ 1,39 miliar atau Rp 21,8 triliun. Capaian itu naik 109% dari pendapatan kuartal III-2021 sebesar Rp 666,1 miliar.
Presdir PT Bumi Resources Tbk Adika Nuraga Bakrie, dalam surat pernyataan direksi, merinci bahwa pertumbuhan pendapatan perseroan selama sembilan bulan terakhir mayoritas dihasilkan dari peningkatan ekspor batu bara sebesar 120% dari US$ 328 juta menjadi US$ 724,4 juta dan penjualan batu bara dalam negeri yang melonjak 101% menjadi US$ 662 juta dari US$ 329 juta. Pendapatan perseroan pada kuartal III-2022 juga dikontribusikan dari penjualan emas di domestik US$ 7,2 juta, tumbuh 281% dibandingkan penjualan emas pada periode sama tahun lalu sebesar US$ 5,6 juta. Tak kalah dengan kontribusi penjualan batu bara dan emas, pendapatan BUMI di segmen pelanggan yang bertransaksi lebih dari 10% juga memperlihatkan performa yang mengesankan. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023