Ekonomi
( 40789 )Presiden Beberkan Tiga Dokus Utama ASEAN Hadapi Tantangan Ekonomi
Presiden Jokowi memaparkan tiga fokus utama Asean dalam menghadapi tantangan ekonomi kawasan, yakni penguatan fiskal negara, penguatan dukungan keuangan internasional, dan perdagangan dunia harus diatur dengan mempertimbangkan hak pembangunan negara berkembang. Hal itu ditegaskan Presiden dalam rangkaian KTT Asean Kamboja memasuki hari terakhir, Minggu (13/11). Rangkaian kegiatan hari terakhir diawali dengan Asean Global Dialogue yang dihadiri oleh Pemimpin Asean bersama dengan IMF, Bank Dunia, Asian Development Bank (ADB), World Economic Forum (WEF), United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (Unescap), dan Economic Research Institute for Asean and East Asia (ERIA).
“Meskipun proyeksi pertumbuhan ekonomi masih terus positif, ke depannya, tantangan ekonomi kawasan akan makin berat, apalagi dengan ancaman resesi. Untuk itu, saya ingin fokus pada tiga hal tersebut,” ungkap Presiden Jokowi, dikutip dari keterangan resmi. Presiden Joko Widodo mendorong ruang fiskal harus diciptakan demi stabilitas keuangan. Demikian juga dengan belanja yang harus dilakukan secara efisien serta realokasi ke program mitigasi dampak krisis harus menjadi prioritas, termasuk jaring pengaman bagi rakyat kurang mampu. “Dukungan pada sektor yang memiliki dampak terhadap ekonomi kawasan juga harus diprioritaskan. ADB telah mengidentifikasinya seperti pariwisata, agro-processing, dan tekstil. Sektor-sektor ini penting karena melibatkan UMKM yang wakili 90% dunia usaha Asean,” ucap Presiden. (Yoga)
Indonesia Dorong G20 Sepakati Solusi Krisis Pangan
Pemerintah RI mendorong negara-negara G20 untuk menghasilkan kesepakatan konkret dalam mengatasi krisis pangan global. Kunci utama untuk mengatasi krisis pangan global adalah bersatu dan berkolaborasi sehingga ditemukan solusi secara bersama-sama. Keberlangsungan Presidensi G20 Indonesia diyakini akan dapat mendorong terciptanya solusi bagi berbagai krisis global, termasuk kesepakatan ketersediaan pangan sehingga akan mengatasi ancaman krisis pangan global. Indonesia memegang Presidensi G20 tahun 2022 hingga puncaknya, yaitu KTT G20 yang diadakan di Nusa Dua, Bali, 15-16 November ini. “Tidak boleh ada negara yang terlewatkan dan tertinggal, kolaborasi adalah kunci untuk mengatasi tantangan saat ini dan di masa datang," ujar Mentan Syahrul Yasin Limpo di Bali, Minggu (13/11).
Mentan menegaskan, kunci utama untuk mengatasi krisis pangan
global adalah bersatu dan berkolaborasi sehingga akan ditemukan
solusi secara bersama-sama. Negara-negara G20 sebagai bagian dari
komunitas global berkomitmen mendukung peran krusial sektor pertanian dalam menyediakan pangan dan gizi bagi semua orang. “KTT G20 merupakan forum yang efektif untuk mengatasi krisis global. Secara kolektif, anggota G20 merepresentasikan lebih
dari 80% perekonomian dunia, 75% perdagangan internasional, dan
60% populasi dunia,” jelas Mentan. Ekonom Indef Andry Satrio Nugroho mengatakan, keberlangsungan Presidensi G20 Indonesia akan mendorong terciptanya
solusi bagi berbagai krisis global, termasuk kesepakatan ketersediaan
pangan untuk bisa mengatasi ancaman krisis pangan global. (Yoga)
Kimia Farma Lepas Saham KFA Senilai Rp 1,86 T
PT Kimia Farma Tbk (KAEF) melepas kepemilikan 40% saham di PT Kimia Farma Apotek (KFA) senilai Rp 1,86 triliun kepada Sovereign Wealth Fund (SWF) asal Tiongkok yakni Silk Road Fund (SRF) dan Indonesia Investment Authority (INA). Kedua investor strategis tersebut juga akan berpartisipasi dalam rencana Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue Kimia Farma. Kolaborasi para pihak dituangkan dalam penandatanganan Conditional Share Subscription and Purchase Agreement beserta dokumen-dokumen transaksi terkait antara KAEF dan KFA dengan SRF dan INA di Bali pada Minggu (13/11). “Hari ini kami baru saja menandatangani perjanjian antara Kimia Farma, Kimia Farma Apotek, dengan INA dan Silk Road Fund (SRF). Di mana dalam perjanjian ini, SRF dan INA akan masuk menjadi investor di Kimia Farma Apotek dan Kimia Farma,” kata Wakil Menteri BUMN I Pahala Mansury dalam konferensi pers, Minggu (13/11).
Adapun total investasi Rp 1,86 triliun untuk 40% kepemilikan SRF dan INA di KFA, tergantung pada closing account mechanics berdasarkan laporan keuangan pada saat completion. Rencananya, investasi terse[1]but digunakan untuk mendanai ekspansi bisnis KFA, kebutuhan modal kerja, dan inisiatif untuk meningkatkan efisiensi operasional. Lebih lanjut, SRF dan INA juga bakal berpartisipasi dalam rights issue Kimia Farma. Rencana rights issue Kimia Farma sebelumnya telah mendapat persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 14 Oktober 2022. Dana hasil rights issue akan digunakan KAEF untuk mendukung modal kerja, ekspansi usaha, dan meningkatkan layanan kesehatan kepada masyarakat Indonesia. (Yoga)
Perkuat Modal, Jasa Marga Dekati Investor Potensial
PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) tengah menjajaki berbagai model penggalangan dana untuk memperkuat struktur modal perseroan. Terbaru, emiten jalan tol ini sedang mendekati investor potensial terkait status anak usahanya, PT Jasamarga Transjawa Tollroad (JTT), yang telah melakukan pemisahan (spin off). Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana mengungkapkan, sampai saat ini perseroan belum bisa memastikan opsi pendanaan yang dipilih apakah dalam bentuk penawaran umum perdana (Initial Public Offering/IPO) saham atau yang lainnya, karena masih dalam pembahasan direksi, komisaris, dan Kementerian BUMN.
Jika pun IPO, perlu dilihat terlebih dahulu potensi pasarnya. Karena itu, proses cek pasar dan sosialisasi masih terus berjalan. Perseroan juga terus berdiskusi secara intensif dengan para investor relation dan analis. “Bahkan, direksi kami sedang ikut rombongan bersama Kementerian BUMN untuk berbicara dengan investor potensial, harus dilihat dulu. Jadi, saya tidak bisa mendahului dengan mengatakan IPO, tetapi masih multifinancing,” jelas Lisye menjawab Investor Daily, baru-baru ini. Yang pasti, bisnis JTT ini menarik bagi para investor. (Yoga)
Terang Indonesia di Tengah Prospek Suram Ekonomi Dunia
Presidensi G20 Indonesia terselenggara di tengah suramnya prospek ekonomi dunia. Meski telah pulih dari pandemi Covid-19, negeri ini masih berhadapan dengan berbagai permasalahan dunia yang menantang. Kombinasi tiga guncangan yang terjadi di luar kelaziman membayangi prospek pemulihan. Pertama, berlanjutnya kebijakan nol Covid di China. Kebijakan China yang terus menerapkan pengujian Covid-19 secara masif serta penguncian wilayah secara berkala menggerus kepercayaan konsumen dan investasi. Kedua, sangat persistennya inflasi. Dislokasi rantai pasokan dan kenaikan harga komoditas menjadi masalah. Selain itu, banyak negara juga menjalankan kebijakan fiskal ekspansif, melakukan pembiayaan melalui utang guna menopang konsumsi rumah tangga saat pandemi. Ketiga, invasi Rusia ke Ukraina. Perang yang memicu kenaikan harga makanan, pupuk, dan energi di dunia memperburuk inflasi.
Masing-masing dari tiga faktor itu memengaruhi tiga ekonomi utama dunia. Di AS, kebijakan kenaikan suku bunga untuk menurunkan inflasi meningkatkan risiko resesi. DiChina, pembukaan kembali ekonomi secara lambat merusak kepercayaan masyarakat pada perekonomian terbesar kedua di dunia itu. Di Eropa, krisis energi menekan rumah tangga dan membebani pertumbuhan. Kombinasi semuanya sangat mungkin menjadikan 2023 lebih sulit ketimbang 2022. Sedang di Indonesia, perekonomian RI pulih dengan baik. Pertumbuhan mulai kembali pada tahun lalu, dan tahun ini perekonomian berjalan baik. Pertumbuhan semester I-2022 tercatat 5,2 % (year on year/yoy). Pertumbuhan sebesar ini cukup kuat menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan. Ekspor juga kuat. Hal ini mengesankan, mengingat pertumbuhan melambat di dua mitra dagang utama Indonesia: AS dan China.
Namun, sebagai negara dengan perekonomian terbuka, masalah dunia akan memengaruhi Indonesia. IMF memperkirakan inflasi Indonesia 7,2 % (yoy) tahun ini, lebih rendah daripada banyak negara lain. Selain itu, meski di banyak negara lain inflasi didorong secara domestik, inflasi Indonesia sebagian besar dari luar negeri, inflasi yang diimpor. Penyebab utamanya, kenaikan harga komoditas akibat pertumbuhan yang kuat tahun lalu dan invasi Rusia ke Ukraina. Bidang lain untuk melihat efek dari ekonomi global yang lemah ialah nilai tukar. Januari 2022, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS ialah Rp 14.266. Per November, rupiah terhadap dollar AS mencapai Rp 15.698. Namun, depresiasi rupiah relatif rendah. Contohnya, di periode itu, pound sterling melemah 14,4 % terhadap dollar AS. Dengan kinerja rupiah lebih baik, RI mengalami tekanan inflasi impor lebih moderat. (Yoga)
Pebisnis G20 Serukan Perdamaian
Pelaku usaha dari negara anggota G20 menyerukan agar para kepala negara yang bertemu di KTT G20, pekan depan, dapat mendorong solusi untuk menyudahi perseteruan geopolitik yang kini telah menekan ekonomi di banyak negara. Di sisi lain, tema pemulihan inklusif yang diangkat presidensi Indonesia diharapkan tidak sekadar menjadi jargon. Seruan akan pentingnya perdamaian untuk menyelamatkan momentum pemulihan ekonomi global itu akan disampaikan dalam komunike berisi rekomendasi kebijakan dan program kerja sama yang dicapai di B20 Summit. Forum itu merupakan wadah pertemuan para pelaku bisnis anggota G20, 19 negara dengan perekonomian terbesar di dunia dan Uni Eropa. B20 Summit akan diadakan di Bali pada 13-14 November 2022. Di forum itu, Indonesia sebagai presidensi akan mendorong adanya ”desakan” dari komunitas bisnis global agar para pemimpin negara bisa mengesampingkan perbedaan dan melahirkan deklarasi bersama. Lobi-lobi dan pendekatan sudah dilakukan Kadin Indonesia sebagai pemimpin (chair) dari B20 melalui kunjungan ke beberapa negara anggota G20 sebelum KTT G20.
Ketum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid optimistis, B20 Summit dapat menghasilkan rekomendasi terkait kondisi geopolitik saat ini. ”Bagaimana kita bicara kemajuan ekonomi atau apa pun kalau dunia tidak damai dan perang masih ada? Harapannya ini bisa menjadi bagian dari deklarasi pemimpin G20, apalagi mereka sudah mendapat suara dari pebisnis di semua negara G20,” kata Arsjad dalam wawancara khusus dengan Kompas, di Jakarta, Rabu (9/11). Sektor bisnis dan politik bagaikan dua sisi mata uang, terpisah sekaligus berdampingan. Arsjad mengatakan, hal itu terlihat daritetap cairnya pembicaraan antarpelaku bisnis dari negara G20 yang posisi politiknya berseberangan. Bahkan, kerja sama antarpebisnis (business to business) masih bisa dilakukan oleh perusahaan dari negara yang berbeda kubu. Namun, di sisi lain, dunia usaha juga menjadi sektor yang paling terdampak dari ketegangan geopolitik. Imbasnya mendisrupsi rantai pasok global, menghambat ketersediaan bahan baku, melonjakkan biaya produksi, melemahkan nilai mata uang negara berkembang, dan memperberat kewajiban kredit pelaku usaha. (Yoga)
Pendapatan Turun, Meta PHK 11.000 Karyawan
Meta, induk perusahaan Facebook, akan memutus hubungan kerja dengan 11.000 karyawan atau 13 % dari sumber daya manusianya. Langkah efisiensi itu dilakukan menyusul pendapatan perusahaan yang anjlok. Pengumuman PHK disampaikan CEO Meta Mark Zuckerberg, Rabu (9/11). Zuckerberg dengan mata merah mengumumkannya kepada karyawan dengan membaca naskah. (Yoga)
INDUSTRI MEBEL Pesanan Turun, Ekspor Melambat
Penurunan permintaan dari AS serta sejumlah negara di Eropa menekan pelaku industri mebel dan kerajinan di Tanah Air. Guna lepas dari tekanan itu, pelaku industri melirik peluang optimalisasi produk dan diversifikasi negara tujuan ekspor. Berdasarkan data yang dihimpun dan diolah Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), nilai ekspor furnitur dan kerajinan sepanjang Januari-September 2022 mencapai 2,71 miliar USD atau tumbuh 7,71 % dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Namun, laju pertumbuhan ini lebih lambat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 27,23 %. Realisasi ekspor mebel dan kerajinan 2021 mencapai 3,25 miliar USD. Namun, tahun ini nilainya diperkirakan turun menjadi 3,17 miliar USD. ”Secara umum (di negara-negara tujuan ekspor), inflasi membuat daya beli masyarakat turun. Akibatnya, belanja (furnitur) turut berhenti,” kata Ketua Presidium HIMKI Abdul Sobur di sela simposium HIMKI di Jakarta, Kamis (10/11).
Menurut Dirjen Industri Agro Kemenperin Putu Juli Ardika, ekspor produk itu tidak maksimal karenamarket shock akibat perang Rusia-Ukraina sehingga inflasi di negara tujuan tergolong tinggi. Terkait situasi itu, analis Perdagangan Ahli Madya Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Hamidi Hasyim, mengusulkan optimalisasi produk ekspor yang punya ceruk pasar, seperti tempat duduk lapisan kayu (kode HS 940161) dan furnitur ruang makan selain kursi (kode HS 940340). Setiap tahun, potensi ceruk pasar produk kelompok HS 940161 dan HS 940340 masing-masing 24,3 miliar USD dan 7,9 miliar USD. Namun, nilai ekspor kedua produksi tersebut sepanjang Januari-September 2022 masing-masing baru 39,4 juta USD dan 64,8 juta USD. (Yoga)
Perusahaan Mode dan Fiber Optik Masuk Bursa
Emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) semakin beragam. Kamis (10/11), ada dua emiten baru lagi di bursa. PT Bersama Zatta Jaya Tbk merupakan emiten yang bergerak dalam bidang produksi mode Muslim. Emiten baru lainnya adalah PT Ketrosden Triasmitra Tbk yang memberikan layanan pembangunan, penjualan, dan pemeliharaan jaringan telekomunikasi kabel fiber optik. Zatta menjadi emiten ke-53 yang tercatat di bursa pada tahun 2022 disusul oleh Ketrosden. (Yoga)
Mendongkrak Pemasukan PT Pos dari Bisnis Properti
PT Pos Indonesia, melalui anak usaha mereka, PT Pos Properti Indonesia, menggelontorkan investasi senilai Rp 5 miliar untuk pengembangan tahap kedua hub kreatif Pos Bloc yang berlokasi di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat. Total, Pos Indonesia mengucurkan dana hingga Rp 9 miliar untuk pengembangan ruang publik baru ini. Dirut Pos Indonesia, Faizal Rochmad Djoemadi, mengatakan proyek ini merupakan langkah perusahaan menyediakan ruang kreatif bagi warga Ibu Kota. “Pos Bloc kini telah menjadi ruang kreatif untuk mewadahi UMKM memajang produknya yang telah melalui proses kurasi,” kata Faizal dalam acara peresmian Pos Bloc tahap kedua, kemarin. Menurut rencana, konsep serupa dihadirkan Pos Indonesia di sejumlah kota, seperti di Bandung, Medan, Surabaya, dan Makassar.
Faizal menjelaskan, langkah perseroan masuk ke sektor properti ini merupakan bagian dari strategi transformasi Pos Indonesia dari perusahaan penyedia jaringan dan layanan logistik menjadi perusahaan penyedia platform. “Kami akan terus berinovasi, baik secara fisik maupun digital,” kata dia. PT Pos Properti Indonesia telah memberikan kontribusi bagi pendapatan perseroan sebesar 13 % total pendapatan per tahun lalu yang mencapai Rp 4,4 triliun. “Pos Properti mengelola seluruh properti PT Pos di 2.970 titik bisnis,” kata Faizal. Dengan adanya anak usaha di sektor properti, PT Pos kini memiliki lima portofolio bisnis, yakni jasa keuangan, layanan kurir dan parsel, layanan logistik, universitas dan manajemen sistem transportasi, serta layanan properti. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









