;
Kategori

Ekonomi

( 40512 )

PERUSAHAAN RINTISAN : Startup Tempuh Jalan Efisiensi

22 Nov 2022

Indonesia ICT Institute menilai perusahaan yang bergerak di sektor teknologi tengah melakukan efisiensi untuk bertahan hidup di tengah potensi perlambatan ekonomi global pada 2023. Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute Heru Sutadi mengatakan, upaya efisiensi yang dilakukan oleh sejumlah perusahaan itu bisa membantu keberlangsungan ekosistem dan mitra yang ada di dalamnya. Saat ini, situasi global berada dalam istilah winter is coming atau terjadi perlambatan pada pertumbuhan ekonomi dunia. Menurutnya, efisiensi yang dilakukan perusahaan rintisan atau startup salah satunya melalui pemangkasan karyawan adalah merupakan hal realistis. “Efisiensi dilakukan agar perusahaan bisa survive. Saat ini yang dialami sebagian startup di Indonesia adalah terjadinya pengurangan investasi dari investor di luar negeri,” jelasnya seperti dikutip Antara.

KAWASAN EKONOMI KHUSUS : Singhasari Peroleh Izin Operasi

22 Nov 2022

Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari diminta untuk mempercepat realisasi investasi dari penanam modal menyusul diperolehnya izin operasi wilayah ituPlt Sekjen Dewan Nasional (Denas) KEK Elen Setiadi mengatakan berdasarkan izin operasi yang diterbitkan, KEK Singhasari ditujukan untuk pengembangan ekonomi digital dan pendidikan, baru kemudian pariwisata.“Secara prinsip, infrastruktur dasar KEK Singhasari sudah mencukupi dan siap beroperasi,” katanya pada Penyerahan SK Beroperasi KEK Singhasari di Kabupaten Malang, Senin (21/11). Sementara itu, dari sektor pendidikan, KEK Singhasari juga telah bekerja sama dengan berbagai institusi seperti Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Universitas Brawijaya, dan King College, London, Inggris. Jika upaya itu berhasil, lanjutnya, maka mahasiswa asal Indonesia tak perlu lagi kuliah di luar negeri untuk mendapatkan pendidikan yang baik, tetapi cukup berkuliah di KEK Singhasari.

Momentum G20

22 Nov 2022

Keberhasilan penyelenggaraan KTT G20 di Bali pada 15-16 November bukanlah keberuntungan, tapi buah kerja keras, tidak hanya dalam penyelenggaraan acara, tetapi juga ketekunan melakukan transformasi ekonomi. Konsistensi dan kelenturan menjadi penentu disepakatinya Deklarasi Bali (G20 Bali Leaders’ Declaration). Presiden Jokowi adalah satu-satunya pemimpin yang bertemu langsung dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden China Xi Jinping, dan Presiden AS Joe Biden untuk melenturkan ketegangan geopolitik global. Banyak pihak, bahkan pemerintah sendiri, sebelumnya pesimis KTT G20 akan menghasilkan kesepakatan. KTT Bali menghasilkan deklarasi yang merangkum kesepakatan: Dalam penanganan pandemi, disepakati terbentuknya Pandemic Fund dengan komitmen awal 1,5 miliar USD. Guna menambah kemampuan Dana Moneter Internasional membantu negara yang terdampak krisis, disepakati Resilience and Sustainability Trust dengan komitmen awal 81,6 miliar USD. Disepakati juga terbentuknya Just Energy Transition Partnership untuk Indonesia senilai 20 juta USD.

Majalah The Economist (19/11) mengangkat tema utama mengenai Indonesia dengan tiga artikel panjang sekaligus dalam satu edisi. Salah satunya berjudul ”Why Indonesia Matters”. Pertemuan G20 membuat Indonesia kembali menjadi sorotan dunia, menurut The Economist. Indonesia terakhir kali menjadi perhatian dunia saat krisis Asia 1998 ketika menjadi bagian dari episentrum persoalan. Sekarang, bersama India, Indonesia dianggap sebagai raksasa Asia yang mendapat momentum pergeseran geopolitik dengan titik sentral AS dan China. Alasan Indonesia diperhitungkan adalah kinerja ekonomi yang meyakinkan. Momentum G20 perlu ditindaklanjuti dengan kerja keras di berbagai bidang. Di bidang energi terbarukan, Indonesia berpotensi menjadi salah satu penghasil energi terbarukan terbesar di dunia. Memanfaatkan bonus demografi yang melek teknologi, Indonesia jadi salah satu inkubator sektor  teknologi yang ditopang tenaga muda kreatif dan inovatif.

Terkait inovasi digital, Indonesia menunjukkan kepemimpinannya. Menjelang KTT G20, lima bank sentral ASEAN (Thailand, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Indonesia) sepakat menggunakan sistem pembayaran  terintegrasi berbasis digital atas inisiatif BI. Di sektor swasta, kepemimpinan Indonesia di bidang  digital juga diakui. Hingga April 2022 ada 2.354 unit usaha rintisan berbasis teknologi (start up) di Indonesia, terbanyak di Asia. Disusul Singapura dengan 1.013 unit usaha rintisan. Dengan dua perusahaan berstatus decacorn dan delapan unicorn, Indonesia menunjukkan potensi pengembangan sektor digital. Kerja keras Indonesia selama ini tidak mengkhianati hasil. Keberhasilan memimpin KTT G20 dengan banyak pujian hanyalah bagian dari upaya transformasi (ekonomi) Indonesia. Momentum yang sudah dicapai dalam KTT G20 perlu diteruskan. Ada begitu banyak jendela kesempatan yang terbuka. Kerja keras dan konsistensi merupakan kunci melanjutkan transformasi yang sudah dimulai. (Yoga)


Industri Fraksionasi Plasma Dikembangkan

22 Nov 2022

Ketua Umum PMI Jusuf Kalla, Senin (21/11), di Jakarta, mengungkapkan, Indonesia menghabiskan Rp 3,5 miliar per tahun untuk membuang plasma darah yang tidak terpakai. Padahal, jika dimanfaatkan, plasma dapat diolah menjadi berbagai produk darah untuk terapi kesehatan dalam negeri. Permenkes baru yang sedang disiapkan pemerintah membuka peluang pihak swasta ataupun BUMN untuk ikut andil dalam industri fraksionasi plasma. (Yoga)


Cetak Laba, Emiten Bank Ekspansif Hingga 2023

21 Nov 2022

JAKARTA, ID — Meraih kinerja fundamental impresif hingga kuartal ketiga 2022, emiten bank akan terus ekspansif hingga tahun depan dengan pertumbuhan kredit dua digit. Dari 45 bank yang menyampaikan laporan keuangan, 84% atau 38 bank membukukan laba bersih. Sejumlah bank meraih kenaikan laba di atas 50%. PT BRI Tbk, misalnya, membukukan pertumbuhan laba hingga 106%. Sejumlah narasumber Investor Daily mengatakan, ketika aktivitas ekonomi yang kembali normal, permintaan kredit pun bakal ikut meningkat. Pertumbuhan kredit yang mencapai dua digit akan berlangsung  hingga tahun depan meski ekonomi global diperkirakan masuk jurang resesi. Membaiknya kinerja perbankan ditopang oleh sistem keuangan yang stabil. Dari 47 emiten bank yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 45 bank sudah menyampaikan laporan keuangan hingga September 2022 dan dua bank belum menyampaikan laporan keuangan kuartal III-2022. Dari 45 emiten tersebut, sebanyak 38 bank mencetak laba bersih senilai Rp 143,47 triliun, dan sebanyak 7 bank mencatatkan kerugian. (Yetede)

Indonesia Usulkan 3 Langkah Hadapi Krisis

21 Nov 2022

JAKARTA, ID – Indonesia mengusulkan tiga langkah yang perlu dilakukan APEC untuk menghadapi ancaman krisis global. Pertama, menyelaraskan kebijakan perdagangan dan teknologi. Kedua, memperkuat ketahanan ekonomi melalui rantai pasok yang tangguh, kuat, dan terintegrasi. Ketiga, meningkatkan komitmen untuk menciptakan ekonomi bersih dan berkeadilan. “Pada langkah pertama, APEC perlu mengembangkan pendekatan kreatif, modern, dan komprehensif, yang mendukung perdagangan yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan inklusi dan partisipasi para pemangku kepentingan pembangunan, meningkatkan akses dan fasilitasi perdagangan digital berbasis teknologi, serta meningkatkan daya saing kawasan melalui penguatan perdagangan berbasis multilateral yang adil, terbuka, inklusif, dan fasilitatif,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam APEC Leaders’ Retreat Session 2, yang merupakan acara penutup rangkaian APEC Economic Leaders’ Meeting (AELM) pada Sabtu (19/11/2022). Airlangga hadir mewakili Presiden Joko Widodo. (Yetede)

Barat Mendorong Negosiasi Rusia-Ukraina

21 Nov 2022

KYIV, ID – Barat terus berupaya membujuk Ukraina untuk bernegosiasi dengan Rusia, menyusul serangkaian kemenangan militer besar yang diperoleh Ukraina. Tetapi, dorongan Barat ini dipandang aneh oleh Ukraina karena sama saja dengan tindakan menyerah. "Ketika Anda memiliki inisiatif di medan perang, agak aneh menerima usulan seperti (ini): 'Anda tidak akan dapat melakukan semuanya dengan cara militer, Anda perlu bernegosiasi'. Ini berarti bahwa negara yang memulihkan wilayahnya, harus menyerah kepada negara yang kalah,” ujar penasihat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Mykhaylo Podolyak, saat diwawancarai AFP di kantor ke presidenan di Kyiv pada Minggu (20/11/2022). Baru-baru ini, media Amerika Serikat (AS) melaporkan bahwa beberapa pejabat senior mulai mendorong Ukraina untuk mempertimbangkan negosiasi.  Namun, sejauh ini opsi tersebut masih ditolak Zelensky, mengingat Rusia belum menarik seluruh pasukannya semua wilayah di Ukraina. (Yetede)

Infrastruktur Pendukung G20 Habiskan Rp 598 Miliar

21 Nov 2022

Pemerintah merogoh kocek cukup dalam untuk membiayai pembangunan infrastruktur pendukung pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang diselenggarakan di Bali. Nilainya, mencapai 598,1 miliar. Dana tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022. Direktorat Jenderal (Ditjen) Anggaran Kementerian Keuangan memerinci, anggaran tersebut untuk tiga program pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Pemerintah Masih Terbitkan Surat Utang Tiga Kali Lagi

21 Nov 2022

Pemerintah masih terus mengandalkan utang sebagai salah satu pembiayaan belanja negara. Salah satunya adalah lewat penerbitan surat utang negara. Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemkeu) mencatat, realisasi penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) dari awal tahun hingga 17 November 2022 sudah mencapai Rp 877,1 triliun. Realisasi penerbitan SBN tersebut sudah tembus 91,26% dari target penerbitan surat utang negara yang sebesar Rp 961,4 triliun. Target tersebut seperti yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 98 Tahun 2022. Deni Ridwan, Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan menjelaskan, realisasi penerbitan SBN tersebut sudah termasuk penerbitan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk. Nah, pada kuartal IV-2022 ini, pemerintah masih akan menerbitkan SBN sebanyak tiga kali lagi. Yakni, SBN yang bakal terbit pada tanggal 22 November dan 29 November, serta pada 6 Desember 2022. "Jadi lelang SBN masih ada tiga kali lagi, yaitu tanggal 22 dan 29 November, serta tanggal 6 Desember 2022, sebagaimana jadwal lelang yang telah dipublikasikan di situs DJPPR," tutur Deni kepada KONTAN, Kamis (17/11).

Survei BI : Pekan Ketiga November Inflasi 0,13%

21 Nov 2022

Setelah sempat mencatatkan deflasi sebesar 0,11% secara bulanan atau month to month pada Oktober 2022, Indeks Harga Konsumen (IHK) pada November 2022 diperkirakan kembali berbalik menunjukkan kenaikan harga alias terjadi inflasi. Berdasarkan survei pemantauan harga Bank Indonesia (BI) pada minggu ketiga November 2022, inflasi pada November 2022 diperkirakan sebesar 0,13% secara bulanan. Bank sentral mencatat terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga. "Komoditas utama penyumbang inflasi November 2022 sampai dengan minggu ketiga, yaitu telur ayam ras, tomat, dan rokok kretek filter," terang Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangannya, Jumat (18/11).