Ekonomi
( 40789 )RI Resmi Ajukan Banding
Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag Djatmiko Bris Witjaksono mengatakan, RI resmi mengajukan banding ke Badan Banding Organisasi Perdagangan Dunia atau AB WTO pada 8 Desember 2022. Dalam surat pengajuan banding itu, RI menilai kesimpulan panel Badan Penyelesaian Sengketa atau DSB WTO keliru. ”Indonesia tidak sependapat dengan pandangan dan keputusan panel DSBWTO,” ujarnya ketika dihubungi di Jakarta, Rabu (14/12). Djatmiko juga menegaskan, RI hanya akan menempuh banding melalui AB WTO dan tidak akan menempuh jalur lain. Selama ini, RI mendukung penuh mekanisme penyelesaian sengketa (DSM) WTO. Bukan salah RI jika sampai saat ini AB WTO masih vakum. WTO harus mempertanyakan dan menyelesaikan persoalan itu dengan pihak yang menghambat berfungsinya AB WTO. ”Kebijakan larangan ekspor bijih nikel RI dan hilirisasinya masih akan berjalan. Sebab, masih belum ada keputusan yang mengikat/inkrah sampai panel AB WTO mengeluarkan keputusan,” katanya. Pada 12 Desember 2022, WTO resmi mengumumkan pengajuan keberatan RI atas kesimpulan final DSB WTO kepada para anggota melalui dokumen nomor WT/DS592/6. Sebelumnya, hasil laporan final panel 30 November 2022, DSB WTO memutuskan RI melanggar Pasal XI Ayat (1) Perjanjian Umum Tarif dan Perdagangan (GATT) WTO Tahun 1994.
Kebijakan RI itu juga tidak dapat dijustifikasi atau dikecualikan dengan Pasal XI Ayat (2a) dan XX (d) GATT 1994. Dalam surat permohonan banding yang diajukan ke Sekretariat AB WTO 8 Desember 2022 itu, RI menilai kesimpulan panel DSB WTO atas larangan ekspor bijih besi dan pengolahan bijih ekspor untuk kebutuhan di dalam negeri yang dilakukan RI keliru. RI berargumen bahwa DSB keliru menafsirkan dan menerapkan pasal-pasal GATT 1994 tersebut. RI melarang ekspor bijih nikel benar-benar untuk diolah guna memenuhi kebutuhan industri di dalam negeri. Pengolahan bijih nikel di dalam negeri itu tidak dapat dikategorikan sebagai larangan atau pembatasan sementara untuk mencegah atau meringankan kekurangan kritis bahan esensial bagi Indonesia. RI juga berpendapat, kesimpulan panel tidak menemukan tindakan alternatif, seperti diusulkan UE tentang sistem otorisasi ekspor dalam rangka membangun tata kelola nikel berkelanjutan, keliru. RI sudah mengatur syarat untuk memastikan kepatuhan terhadap tata kelola nikel berkelanjutan dalam UU No 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Dalam raket dengan Komisi VI DPR, Rabu, Menteri Investasi dan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menuturkan, hilirisasi nikel Indonesia merupakan harga mati karena memberikan nilai tambah, karena itu, Indonesia harus banding ke WTO dalam sengketa nikel melawan UE. (Yoga)
GoTo Jual Saham Alfamart Rp 1,5 Triliun
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk menjual sahamnya di PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, pengelola jaringan minimarket Alfamart. Nilai penjualan saham tersebut sebesar Rp 1,5 triliun. ”Saham Alfamart telah menunjukkan kinerja yang kuat sehingga memberikan peluang bagi GoTo untuk merealisasikan keuntungan yang signifikan dari investasi minoritas perseroan,” kata Chief Financial Officer Grup GoTo Jacky Lo, Rabu (14/12). (Yoga)
Perlu Kepastian Waktu dalam Proses Izin Usaha Tambang
Tata kelola izin usaha pertambangan (IUP) membutuhkan perbaikan dan peningkatan dari sisi keterbukaan, akuntabilitas, dan kepastian tenggat. Di sisi lain, prinsip kehati-hatian dalam pemberian IUP tetap mesti dijalankan. Ketua Umum Asosiasi Pemasok Energi dan Batubara Indonesia (Aspebindo) Anggawira, Rabu (14/12) mengatakan, mengingat pertambangan ialah kegiatan usaha dengan risiko tinggi, banyak persyaratan perlu dipenuhi. Namun, selama ini, ketidakpastian regulasi kerap membuat tujuan penyederhanaan perizinan justru lebih kompleks. ”Transparansi dan akuntabilitas dalam proses tersebut perlu ditingkatkan. Perlu ada timeline (linimasa) dan deadline (tenggat). Ini perlu diukur. Misalnya, pengurusan satu (dokumen) berapa lama dan lainnya berapa lama. Hal seperti itu perlu disosialisasikan juga kepada kami, para pelaku usaha,” kata Anggawira.
Menurut dia, ketidakpastian itu juga berkaitan dengan persoalan SDM, misalnya karena jumlah inspektur tambang yang terbatas. Begitu juga terkait analisis mengenai dampak lingkungan di KLHK yang kerap memakan waktu, karena kegiatan usaha ini memiliki risiko tinggi. Ia mengapresiasi adanya aplikasi Minerba One Data Indonesia (MODI) di Kementerian ESDM. Dengan demikian, bisa diketahui tambang mana yang sedang beroperasi. Hanya saja, diperlukan akselerasi terutama untuk menunjang proses pembangunan di daerah. Sebelumnya, Ombudsman Republik Indonesia menilai, tata kelola izin usaha pertambangan di Indonesia perlu dibenahi karena adanya sejumlah masalah, antara lain dalam regulasi ataupun implementasi. Menurut Ketua Umum Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) Rizal Kasli, sinkronisasi serta harmonisasi pusat dan daerah pun mendesak dilakukan.. (Yoga)
Bank Papua Hentikan Layanan di Distrik Sinak
PT Bank Pembangunan Daerah Papua menghentikan sementara layanan operasional di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, setelah tewasnya pegawai Bank Papua bernama Darius Yumame akibat penembakan oleh kelompok kriminal bersenjata, Selasa (13/12). ”Operasional Bank Papua Kantor Kas Sinak ditutup hingga informasi lebih lanjut. Semua pegawai telah dievakuasi ke Timika,” kata Pemimpin Divisi Sekretaris PT Bank Papua Erna Kapisa, Rabu (14/12). (Yoga)
Saham GoTo Masih Berpotensi Menguat
JAKARTA, ID - Harga saham PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) bangkit (rebound) pada perdagangan Selasa (13/12/2022), dengan kenaikan 14,94% menjadi Rp 100 dari sebelumnya Rp 81 per. Saham perusahaan teknologi ini masih berpotensi terus menguat, ditopang valuasi yang atraktif dan ekspektasi perbaikan kinerja keuangan. Sejalan dengan itu, sejumlah sekuritas merekomendasikan investor untuk membeli (buy) saham GOTO, dengan target harga tinggi. Berdasarkan data Bloomberg, BNI Securities menetapkan target harga saham GOTO Rp 150, Citi Rp 290, Deutsche Bank Rp 250, Mandiri Sekuritas Rp 415, Indo Premier Rp 360, BRI Danareksa Sekuritas Rp 310, Sucor Sekuritas Rp 380, Trimegah Rp 380, Verdhana Sekuritas Rp 416, dan CLSA Rp 425. Sementara itu, Ciptadana menetapkan target harga saham GOTO Rp 190, sedangkan UBS Rp 160. (Yetede)
Global Finance Nobatkan BRI Sebagai World Banks 2022
JAKARTA, ID — Kinerja PT Bank Rakyat Indonesia (Per sero) Tbk atau BRI yang impresif dalam menghadapi tantangan gejolak ekonomi global kembali memperoleh apresiasi dari dunia internasional. Kali ini, apresiasi datang dari media industri keuangan terkemuka Global Finance yang memberikan predikat World’s Best Banks 2022 di Indonesia kepada BRI. Pemberian penghargaan bergengsi oleh Global Finance pada tahun ini tersebut merupakan penyelenggaraan untuk yang ke29 kalinya. Media yang bermarkas utama di New York, Amerika Serikat ini menyajikan daftar bank terbaik dari 150 negara yang mencakup pemenang global, regional, dan nasional. BRI sendiri menjadi yang terbaik dari Indonesia yang masuk dalam region Asia Pasifik.
Unit Link Pulih 2024
JAKARTA, ID – Kinerja pendapatan premi unit link diperkirakan pulih pada 2024 setelah perusahaan-perusahaan asuransi menyesuaikan produk dan pemasaran dengan ketentuan baru Otoritas Jasa Keungan (OJK). Pembenahan yang dilakukan perusahaan-perusahaan asuransi, terutama di sisi pemasaran, pengelolaan aset, dan tata kelola aset bakal meningkatkan kepercayaan (trust) masyarakat terhadap unit link. Dengan demikian, permintaan terhadap produk yang menggabungkan unsur asuransi dan investasi itu juga bakal naik. Hal itu terungkap dalam wawancara Investor Daily dengan Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu, Direktur Kelembagaan dan Produk Industri Keuangan Non- Bank (IKNB) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Asep Iskandar, Anggota Dewan Komisioner sekaligus Kepala Eksekutif (KE) Pengawas IKNB OJK Ogi Prastomiyono, Vice President Infovesta Utama Wawan Hendrayana, dan pengamat asuransi Tri DJoko Santoso. Mereka dihubungi secara terpisah di Jakarta, Selasa (13/12). (Yetede)
NIM Bank Tinggi Tarik Minat Asing Masuk Indonesia
JAKARTA, ID – Industri perbankan di Indonesia masih mencatatkan margin bunga bersih (net interest margin/NIM) yang tebal bahkan hingga tahun depan. Hal tersebut juga berdampak pada tren konsolidasi yang semakin marak, terlebih masih banyak investor asing tertarik masuk ke Indonesia. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), NIM perbankan per Oktober 2022 tercatat sebesar 4,70%. Tren peningkatan NIM terlihat sejak Desember 2020, di mana saat terjadi pandemi Covid-19 NIM berada di level 4,32%, kemudian naik menjadi 4,5% pada Desember 2021, dan terus meningkat ke level 4,70% pada Oktober 2022. Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan, Indonesia masih memiliki NIM tebal dan mendorong investor asing untuk melakukan akuisisi pada bank lokal. NIM tebal menarik bank asing seperti Jepang, Korea, China untuk mengakuisisi bank lokal karena rasio kredit terhadap PDB Indonesia masih rendah atau baru sebesar 34%. (Yetede)
Tekanan Berkepanjangan Nilai Tukar Rupiah
Nilai tukar rupiah diperkirakan terus melemah. Sejumlah ekonom menyebutkan kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat akan menembus 16 ribu pada akhir tahun ini. Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, mengatakan rupiah berpotensi bergerak di rentang 16.100-16.500 per dolar AS pada akhir tahun. Ia mengatakan rupiah sulit bisa menguat dibawah 15 ribu per dolar AS, sesuai dengan asumsi pemerintah dalam APBN 2022 atau belanja 2023. "Ini fenomena superdollar karena investor global mencari aset aman setelaha ancaman resesi menguat," kata Bhima kepada Tempo, kemarin. Sinyal resesi, menurut dia, salah satunya terlihat dari pelemahan Baltic Dry Index atau index kargo global yang anjlok 57% dalam setahun terakhir. Situasi tersebut masih akan ditambah dengan kenaikan bertahap The Fed, yang diperkirakan bisa terjadi tiga kali pada 2023 untuk menjinakkan inflasi di Amerika. (Yetede)
Harapan Laba Terganjal Penurunan Ekspor
JAKARTA-Kinerja ekspor diprediksi melambat pada awal 2023. Walhasil, pelemahan rupiah yang biasanya memberikan tambahan keuntungan bagi eksportir diperkirakan tidak terjadi kali ini. Sekretaris Jenderal Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI), Toto Dirgantoro, menuturkan pelemahan permintaan global akibat resesi dinegara-negara maju membuat proyeksi kinerja ekspor lesu. "Mungkin beberapa sektor ekspor yang bahan bakunya lokal masih ada sedikit selisih kurs yang menguntungkan, tapi tidak demikian dengan sektor yang mengimpor bahan baku. Pasti ini menyesakkan." ujarnya kepada Tempo, Selasa, 13 Desember 2022. Sebagai antisipasi, pelaku usaha berupaya melakukan efisiensi dan bertahan melewati gejolak perekonomian yang diperkirakan makin kencang pada 2023. Perusahaan ekspor yang sudah terkena dampak krisis saat ini antara lain tekstil, alas kaki, dan furniture. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









