Ekonomi
( 40789 )Kredit di UMKM Ekspor Meningkat
Kenaikan ekspor nasional mengangkat penyaluran kredit ke sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang berorientasi ekspor. Meski nilainya belum besar, penyaluran kredit ke segmen ini terus bertumbuh.
Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), misalnya, menyalurkan kredit ke segmen ini senilai Rp 25,79 triliun hingga September 2022. Nilai penyaluran kredit yang dikemas dalam program BNI Xpora itu tumbuh 71,08% secara tahunan atau
year on year
(yoy).
Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati menyatakan, BNI berkomitmen menyediakan fasilitas transaksi dagang dan fasilitas pembiayaan kepada para UMKM ekspor. "Kami mengoptimalkan kehadiran Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN) BNI di Seoul, Tokyo, Hong Kong, Singapura, London, New York dan kantor perwakilan di Amsterdam," ujarnya, kemarin (15/12).
Investree Melanjutkan Ekspansi ke Timur Tengah
Platform fintech
peer-to-peer lending, PT Investree Radhika Jaya (Investree) tengah mengincar ekspansi ke wilayah Timur Tengah, terutama Qatar. Sebelumnya, Investree sudah berekspansi ke wilayah Asia Tenggara seperti Filipina dan Thailand.
Ekspansi ke Timur Tengah ini berkaitan dengan pendanaan seri D yang akan dipimpin oleh JTA International Holding dari Qatar. JTA International Holding ialah perusahaan investasi asal Doha, Qatar, yang mempunyai portofolio di sejumlah sektor bisnis teknologi, energi, olahraga, pariwisata, dan lain sebagainya.
CEO Investree Adrian Gunadi menyampaikan, pendanaan ini masih akan berlangsung dan ditargetkan bakal selesai di Januari 2023. Secara prinsip, kata Adrian, Investree sudah memiliki kesepakatan dan tahap finalisasi.
MITIGASI ARAL EKONOMI
Arah ekonomi tahun depan memang sulit ditebak. Selain ketidakpastian global yang masih tinggi, tahun politik juga dinilai bakal membuat dunia usaha di Indonesia memilih wait and see. Tak ayal, baik pemerintah maupun dunia usaha pun menyiapkan inisiatif strategis agar dapat menerobos ancaman resesi global pada tahun depan. Untungnya, secara makroekonomi, Indonesia mengantongi setumpuk modal kuat untuk berkelit dari dampak resesi dunia yang diestimasi melanda pada tahun depan. Kinerja ekspor yang terus moncer, penerimaan pajak yang menembus target, hingga laba bank yang memuaskan menguatkan fondasi ekonomi nasional. Kemarin, Kamis (15/2), Badan Pusat Statistik (BPS) melansir data terbaru neraca perdagangan yang pada November 2022 kembali surplus senilai US$5,16 miliar. Ini merupakan surplus selama 31 bulan berturut-turut. Dalam acara Bisnis Indonesia Business Challenges 2023 yang digelar kemarin, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, mengatakan kinerja pertumbuhan ekonomi yang kembali ke level di atas 5% pada tahun ini menjadi modal kuat untuk menghadapi risiko resesi global pada 2023. Senada, Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu mengatakan bahwa mitigasi untuk merespons ketidakpastian 2023 terus diperkuat.
UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2022 Catat Deal Business Matching Rp1,2Triliun
UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2022, yang menjadi salah satu program PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. dalam mendorong pelaku UMKM untuk naik kelas dan go international, mencatatkan kesepakatan bisnis hingga Rp1,2 triliun.Virtual business matching, salah satu kegiatan dalam UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2022 yang diselenggarakan pada 6–8 Desember 2022, telah menghasilkan 241 business matching activity, dengan total nilai kesepakatan mencapai US$76,7 juta atau sekitar Rp1,2 triliun.Melalui virtual business match ing, pembeli internasional bertemu dan saling bernegosiasi dengan UMKM hingga tercapai kesepakatan transaksi bisnis yang saling menguntungkan. SelainSelain virtual business matching, UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2022 juga menghadirkan online expo, bazaaronline di marketplace Shopee dan Tokopedia, Live Shopping, Coaching Clinic, Podcast, Yuk Berkreasi, Business Matching, UMKM Haul, Nusantarasa, Sharing & Talkshow bersama ekspertis.
Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan bahwa program tersebut menjadi salah satu langkah nyata dan komitmen BRI sebagai agent of development untuk turut memajukan UMKM Indonesia.
SKEMA SUBSIDI PEMBELIAN : KENDARAAN LISTRIK BAKAL KIAN POPULER
Agen pemegang merek otomotif memprediksi kendaraan listrik di Indonesia makin populer setelah pemerintah menggelontorkan subsidi kendaraan jenis itu.
Pemerintah mengungkap perkiraan besaran subsidi pembelian mobil listrik, sepeda motor, dan konversi motor listrik. Subsidi mobil listrik akan sebesar Rp80 juta, sedangkan mobil hibrida (hybrid) Rp40 juta.Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy mengatakan kebijakan subsidi itu bisa mendorong elektrifikasi kendaraan di Tanah Air. “Rasanya sebagai salah satu pelaku industri yang memang sudah cukup lama eksis dengan elektrifi kasi di Indonesia, rencana ini bisa membantu untuk makin memopularisasi adopsi kendaraan elektrifi kasi,” ujarnya saat dihubungi Bisnis, Kamis (15/12).
Setali tiga uang, PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) optimistis insentif kendaraan listrik bisa membawa Indonesia menjadi pemain utama mobil listrik global.Public Relation PT HMID Uria Simanjuntak meyakini rencana insentif ini akan memperkuat Indonesia dalam membangun ekosistem kendaraan listrik.
Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi juga memperkirakan rencana pemerintah memberikan insentif kendaraan listrik bakal mendorong produsen electric vehicle (EV) untuk berinvestasi di Tanah Air. Menurutnya, potensi investasi pabrikan EV ke Tanah Air tersebut akan sejalan dengan naiknya minat pasar domestik terhadap mobil listrik dengan adanya insentif dari pemerintah.
Pertumbuhan Ekonomi 2023 Butuh Berbagai Jenis Insentif
JAKARTA, ID – Laju pertumbuhan ekonomi 2023, yang diharapkan sedikitnya 5,3%, membutuhkan insentif fiskal dan penghapusan berbagai kebijakan yang menghambat kemajuan industri manufaktur dan ekspor. Insentif fiskal dan berbagai kemudahan bagi pelaku usaha dibutuhkan karena tahun depan, Bank Indonesia (BI) masih menaikkan suku bunga acuan mengikuti langkah The Federal Reserve (Fed). Gubernur BI Perry Warjiyo mengingatkan sejumlah risiko global yang patut diwaspadai Indonesia tahun depan, khususnya tingkat suku bunga Bank Sentral AS yang tetap tinggi. “Tahun depan, Fed funds rate atau suku bunga acuan The Fed akan mencapai 5% untuk merespons inflasi,” kata Perry saat membuka acara seminar nasional Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) secara daring, Selasa (14/12/2022). Kendati inflasi AS sudah menurun dalam lima bulan berturut-turut ke level 7,1% pada November lalu, namun masih jauh dari sasaran 2%. Untuk memerangi inflasi, The Fed diperkirakan kembali menaikkan bunga acuan 50 bps menjadi 4,25-4,50% pada Rabu (14/12/2022) waktu setempat dan mencapai 5% tahun depan. (Yetede)
BUMN Karya Raih Total Kontrak IKN Rp 10 Triliun
JAKARTA, ID – Sejumlah emiten badan usaha milik negara (BUMN) karya dan anak usahanya telah membukukan total nilai kontrak di proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara hampir Rp 10 triliun hingga kuartal IV-2022. Nilai kontrak terbesar diraih oleh PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk atau PTPP yakni sebesar Rp 2,9 triliun. Selanjutnya, PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) dengan nilai kontrak Rp 2,5 triliun, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) Rp 2,3 triliun, kemudian PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) Rp 1,8 triliun, dan anak usaha Wijaya Karya, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE), sebesar Rp 306 miliar. Hingga kini, emitenemiten karya ini masih terus memburu kontrak baru di proyek IKN. Akan tetapi, lanjut dia, secara time line tiga paket pekerjaan itu baru akan diumumkan pada tahun depan. “Jadi, sampai akhir tahun ini, kami masih di angka Rp 2,9 triliun,” jelas Bakhtiyar kepala Investor Daily, Rabu (14/12). (Yetede)
Korban Indosurya Tempuh Cara Baru Tagih Dananya
Bak kata pepatah, "banyak jalan menuju Roma". Kini, nasabah Koperasi Simpan Pinjam Indosurya (KSP Indosurya) pun menggunakan ragam upaya demi memperoleh kembali dananya.
Diwakili Visi Law Office, 896 korban KSP Indosurya kini berharap gugatan penggabungan ganti kerugian dalam perkara pidana dengan terdakwa Henry Surya di Pengadilan Negeri Jakarta Barat dapat diterima hakim.
Febri Diansyah pengacara dari Visi Law Office yang mewakili nasabah Indosurya, menyebutkan, gugatan tersebut merujuk Pasal 98-101 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). "Kami berharap, majelis hakim memperhatikan nasib korban KSP Indosurya yang telah dirugikan," kata Febri di Pengadilan Jakarta Barat, Rabu (14/12).
KSP Indosurya telah merugikan nasabahnya dengan taksiran kerugian hingga Rp 15,9 triliun. Putusan Homologasi atau perdamaian penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) KSP Indosurya pada 17 Juli 2020 silam dengan nomor 66/PDT.SUS-PKPU/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst, pada gilirannya berhenti di tengah jalan.
Vitamin Ekonomi dari Duit Natal & Tahun Baru
Perekonomian nasional di ujung tahun ini kembali berdenyut dan mendapat vitamin tambahan. Selama libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru), perputaran uang di Tanah Air bakal semakin kencang, bisa mencapai puluhan triliun rupiah.
Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual memperkirakan, di periode ini, perputaran uang fisik maupun digital berpotensi mencapai Rp 80-an triliun. "Banyak karyawan yang mendapatkan bonus akhir tahun. Jadi mereka membelanjakannya untuk kebutuhan baju, makanan, minuman dan transportasi. Ada pula yang pulang kampung dan lain-lain," ucap dia, kemarin.
Berdasarkan hasil survei Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, potensi mobilitas pada Nataru tahun ini setara 16,35% dari jumlah penduduk Indonesia atau sekitar 44,17 juta orang. Angka tersebut lebih banyak ketimbang tahun lalu yang diprediksi 19,9 juta orang.
Bukan hanya sektor pariwisata dan hotel, para pengusaha transportasi juga sudah berancang-ancang. PT Garuda Indonesia Persero Tbk (GIAA) memproyeksikan trafik penumpang akan meningkat 20% pada momen Nataru dibandingkan bulan lainnya. Proyeksi peningkatan ini akan sejalan pertumbuhan pendapatan operasi khususnya dari lini penumpang. "Proyeksi pertumbuhan trafik penumpang akan dinamis sejalan demand
masyarakat untuk melakukan perjalanan di akhir tahun," ucap Irfan Setiaputra Direktur Utama Garuda.
Laba BTN Melejit 41,51%
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) melanjutkan pertumbuhan kinerja. Hingga November 2022, BBTN sudah mengantongi laba bersih Rp 2,79 triliun.
Nilai perolehan laba ini meningkat 41,51% dari total net profit
BTN sepanjang tahun 2021. Pencapaian tersebut sudah mendekati target laba bersih Bank BTN tahun ini yang bisa menembus angka Rp 3 triliun.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









