;
Kategori

Ekonomi

( 40789 )

Pelemahan Harga Saham Batu Bara Dinilai Wajar

24 Dec 2022

JAKARTA, ID – Harga saham-saham batu bara yang terdepresiasi pada akhir pekan ini dinilai wajar karena pengaruh sentimen global. Kabar India yang berencana menggenjot produksi batu bara menjadi 1,34 miliar metrik ton (mt), atau naik 47,40% pada tahun 2026 hingga 2027 membuat harga saham-saham emiten batu bara tergerus. Pada perdagangan Jumat (23/12), harga saham emiten emiten batu bara dengan market cap tinggi seperti PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) tergerus sebesar 3,50%, PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) juga menyusut 1,16%, PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) turun 0,53%, dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) minus 0,43%. Menurut Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum Energi Pertambangan (PUSHEP) Bisman Bakhtiar, penurunan tersebut disebabkan oleh pasokan batu bara di pasar dunia yang sudah mulai normal, ditandai dengan membaiknya pasokan produksi dari negara-negara besar seperti Tiongkok dan India. (Yetede)

Pasar Global Lesu Order TPT Anjlok 40%

24 Dec 2022

JAKARTA, ID – Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) mengalami penurunan order ekspor hingga 40% akibat lesunya perekonomian global. Penurunan permintaan tersebut menyebabkan utilisasi pabrik TPT merosot ke level 50% dari kondisi normal sekitar 75%. "Dari kuartal III akhir sudah ada penurunan order 30%, dan di kuartal ini order yang turun telah mencapai 40%. Ini biasanya untuk pengiriman dua bulan ke depan,” kata Ketua Umum Asosiasi Serat dan  Benang Filament Indonesia (APSyFI) Redma Gita Wirawasta kepada Investor Daily di Jakarta, baru-baru ini. Redma menyebut, akar masalah industri TPT saat ini bukan terletak pada upah, tetapi pasarnya. “Karena pasar ekspor sedang susah, dan pasar domestik juga dipenuhi barang impor,” ujar dia. Redma menilai, permasalahan di industri TPT nasional pada tahun depan pun masih akan berkaitan dengan pasar. “Market masih akan menjadi masalah utama. Jadi UMP naik atau tidak tahun depan, tetap masalahnya adalah pasar,” ungkap dia. (Yetede)

Jelang Akhir Tahun Kredit Korporasi Meningkat 15%

24 Dec 2022

JAKARTA, ID – Industri perbankan berhasil menyalurkan kredit korporasi sebesar Rp 3.234,9 triliun per November 2022. Nilai tersebut meningkat pesat 15% secara year on year (yoy), lebih tinggi dibandingkan kredit korporasi pada Oktober 2022 yang tumbuh 14% (yoy). Sementara itu, secara total, perbankan nasional mencatat outstanding kredit menembus Rp 6.317,7 triliun per November 2022 yang ditopang kredit konsumsi. Penyaluran kredit tersebut meningkat 10,8% (yoy), cenderung melambat dibandingkan bulan sebelumnya yang tumbuh 11,7% (yoy). Berdasarkan data Uang Beredar Bank Indonesia (BI) yang dirilis Jumat (23/12/2022), perkembangan kredit terjadi pada debitur korporasi yang mencatat pertumbuhan 15% (yoy) mencapai Rp 3.234,9 triliun dan debitur perorangan yang tumbuh 8,1% (yoy) mencapai Rp 3.034,6 triliun, serta debitur lainnya Rp 48,1 triliun per November 2022. Sementara itu, dari jenis penggunaan, perkembangan penyaluran kredit pada November disebabkan kredit modal kerja (KMK) dan kredit investasi (KI) yang tumbuh melambat, sedangkan kredit konsumsi tumbuh lebih tinggi. (Yetede)

Mobilitas Meningkat Tanpa Pembatasan Ketat

24 Dec 2022

JAKARTA-Jumlah masyarakat yang bepergian selama periode Natal 2022 dan tahun Baru 2023 diperkirakan lebih tinggi dari pada periode Natal dan Tahun Baru dua tahun lalu. Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, jumlah pemudik melonjak di tengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1. Kementerian Perhubungan mencatat, pada periode H-7 hingga H-3 Natal, warga yang bepergian menggunakan angkutan umum mencapai 683.405 orang atau meningkat 29,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sedangkan sejumlah kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek sebanyak 769.681 kendaraan atau naik 15,85% dibanding lalu lintas normal pada Juni 2022. Walaupun jumlah pergerakan meningkat, Adita Irawati, Juru Bicara Kementerian Perhubungan menuturkan, kondisi arus kendaraan lalu lintas masih terkendali. (Yetede)

Fleksibel Terbitkan Surat Utang

24 Dec 2022

JAKARTA-Kementerian Keuangan memastikan penerbitan surat utang tahun depan dilakukan secara terukur dan tetap fleksibel sesuai dengan kebutuhan. Direktur Jenderal Pengelolaan dan Pembiayaan Risiko Kementerian Keuangan Suminto menuturkan, hal itu sejalan dengan target defisit APBN yang lebih kecil, yaitu 2,84% dari produk domestik bruto (PDB). Konsolidasi fiskal menjadi fokus utama, dari penerimaan yang diupayakan lebih baik, belanja yang efektif dan efisien, hingga pembiayaan yang terkendali. "Kebutuhan pembiayaan harus dapat dikendalikan dengan tetap fleksibel dan oportunistis sembari melihat perkembangan perekonomian dan sektor keuangan, termasuk volatilitas pasar," ujarnya, kemarin, 23 Desember 2022. Pada 2023 pemerintah menargetkan pembiayaan utang sebesar Rp693,3 triliun, menurun jika dibandingkan dengan target APBN 2022 sebesar Rp870,5 triliun. (Yetede) 

Laju Pertumbuhan Transasksi E-Commerce Melambat

24 Dec 2022

Setelah mencatatkan pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, laju transaksi e-commerce di Indonesia mulai loyo. Padahal, konsumsi masyarakat melalui platform e-commerce juga diharapkan menjadi sumber tambahan untuk menggerakkan roda pertumbuhan ekonomi domestik. Bank Indonesia (BI) mencatat, total nilai transaksi e-commerce per akhir November 2022 mencapai Rp 435 triliun. Angka itu mencapai 88,95% dari target nilai transaksi e-commerce tahun ini yang mencapai Rp 489 triliun. Deputi Gubernur BI Doni P Joewono optimistis, target tersebut bisa tercapai lantaran pola musiman di akhir tahun. Jika ramalan BI tepat, nilai transaksi e-commerce 2022 akan tumbuh dua digit, yakni mencapai 21,95% secara tahunan atau year on year (yoy). Berdasarkan data BI, nilai transaksi e-commerce  pada tahun 2021 mencapai sebesar Rp 401 triliun. Meski masih tumbuh dua digit, transaksi e-commerce Indonesia mulai melambat. Bahkan perlambatannya cukup signifikan. Dari data BI pula, nilai transaksi e-commerce tahun 2021 yang merupakan tahun kedua pandemi, tumbuh 50,58% yoy. Tahun ini, pertumbuhannya melambat menjadi 21,95% yoy. Perlambatan diperkirakan berlanjut hingga tahun 2023, yakni hanya tumbuh 16,97% yoy. Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira Adhinegara melihat, melambatnya transaksi e-commerce karena adanya perubahan pola konsumsi masyarakat setelah pandemi.

Zyrexindo Patok Laba Tumbuh 10% di 2023

24 Dec 2022

PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk (ZYRX) tetap optimistis bisa mencapai target penjualan tahun 2022 di angka Rp 800 miliar. Optimisme emiten produsen laptop ini seiring adanya potensi kenaikan permintaan di periode akhir tahun. Evan Jordan, Sekretaris Perusahaan Zyrx, menuturkan, sampai saat ini emiten ini masih mematok target penjualan Rp 800 miliar tahun ini. Jadi, Zyrx tidak merevisi target penjualan tahun ini. Di 2023, Zyrexindo masih akan fokus memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri, baik segmen pemerintah maupun swasta. Selain itu, ZYRX juga akan menggenjot penjualan produk di segmen ritel. Pada tahun depan, Zyrex memasang target penjualan lebih tinggi dibandingkan tahun ini. "Tahun 2023, kami memproyeksi penjualan mencapai Rp 995 miliar, dengan laba bersih tumbuh sekitar 8% sampai 10%," tegas Evan.


Nataru & Momentum Pembuktian

24 Dec 2022

Suasana perayaan Hari Raya Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru) makin terasa dan diperkirakan berlangsung lebih semarak dibandingkan dengan 2 tahun sebelumnya saat pandemi Covid-19 melanda. Indikasi bertambahnya intensitas aktivitas masyarakat saat liburan ini tampak dari arus mudik yang diyakini mencapai puncaknya pada hari Jumat, 23 Desember 2022. PT Jasa Marga (Persero) Tbk. sebelumnya menghitung sebanyak 2,73 juta kendaraan akan keluar dari wilayah Jabotabek atau meningkat 8,4% bila dibandingkan dengan volume lalu lintas periode normal. Beberapa objek wisata juga dilaporkan telah diserbu wisatawan yang diketahui dari angka pemesanan tiket secara daring. Sebagaimana rutinitas pada tahun-tahun normal, kegiatan liburan Nataru ini dimanfaatkan oleh masyarakat untuk sejumlah kegiatan seperti mudik, saling berkunjung dan berwisata bersama keluarga. Sektor usaha yang terdorong dari aktivitas ini meliputi makanan-minuman, hotel, res­toran, ritel, transportasi, dan tem­pat wisata. Para pebisnis tentunya berharap dapat mendulang ke­­untungan berlimpah dari libur Nataru. Dengan demikian, hasil dari kegiatan penanganan Covid-19 selama Nataru ini akan menjadi pertaruhan sekaligus pembuktian dalam menilai perkembangan status pandemi. Jika tidak ada lonjakan kasus Covid-19 saat momen Nataru, virus yang sudah menyebar ke berbagai benua dan negara itu bisa dinyatakan bukan lagi menjadi momok yang perlu ditakuti. Untuk itu, sikap konsistensi masyarakat sangat diperlukan dalam menaati protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dengan mengenakan masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak. Tidak ketinggalan dukungan terhadap program vaksinasi Covid-19 yang tengah digencarkan agar tercipta kekebalan komunal. Patut diingat bahwa kesuksesan penanganan Covid-19 tidak bisa berdiri sendiri tetapi harus diusahakan secara serius bersama-sama.

RENCANA IMPOR : Kuota Gula Mentah Naik 10%

24 Dec 2022

Pemerintah memutuskan akan menambah kuota impor gula mentah untuk gula kristal rafinasi sebesar 10% pada 2023. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyampaikan, berdasarkan hasil rapat terbatas (ratas) terkait neraca komoditas, kuota impor bahan baku gula kristal rafinasi (GKR) untuk tahun depan diputuskan akan ditambah menjadi 3,6 juta ton atau naik 10% dibandingkan kuota tahun ini yang sebesar 3,27 juta ton. Dia menjelaskan bahwa secara total, pemerintah akan mengimpor 4.641.000 ton gula yang terdiri atas 991.000 ton gula kristal putih (GKP), GKR sebanyak 3,6 juta ton, dan 50.000 ton gula kebutuhan khusus.

TREN LIBURAN AKHIR TAHUN : WISATA DOMESTIK JADI PILIHAN

24 Dec 2022

Momen akhir tahun biasanya diisi dengan liburan bersama keluarga dan kerabat, baik dengan cara bertamasya atau sekadar menikmati suasana di dalam kota. Pada musim liburan kali ini, wisata domestik rupanya masih menjadi pilihan utama masyarakat dengan segala pertimbangannya. Menjelang libur Natal dan tahun baru (Nataru), banyak orang mulai merencanakan pergi ke berbagai destinasi wisata. Kondisi pandemi Covid-19 yang mulai terkendali ikut mendorong antusiasme masyarakat menikmati libur panjang akhir tahun ini. Minat masyarakat untuk melancong pada libur Nataru ini terlihat dalam hasil survei Vakansi Akhir Tahun 2022 yang dibuat oleh DataIndonesia.id. Mayoritas masyarakat Indonesia terlihat sudah merencanakan liburan akhir tahun mereka. Survei Vakansi Akhir Tahun 2022 dilakukan secara daring pada 27 Oktober-23 November 2022. Berdasarkan hasil survei, sebanyak 48,99% masyarakat Indonesia menyatakan akan pergi ke luar kota untuk mengisi libur akhir tahun mereka. Persentase itu lebih tinggi dibandingkan dengan 17,17% masyarakat lain yang lebih ingin bepergian di dalam kota. Head of DataIndonesia.id Team Setyardi Widodo mengatakan, pada momen libur Nataru ini, berwisata di dalam negeri tampaknya masih jadi favorit banyak orang. Sebab, hanya ada 7,58% orang yang berencana liburan ke luar negeri. Sebanyak 9,6% lainnya masih ragu dan 16,57% mengaku tidak memiliki rencana liburan. 

Wakil Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Budijanto Ardiansjah mengatakan libur Nataru merupakan periode yang luar biasa bagi dunia pariwisata. Minat liburan masyarakat yang tinggi memang sudah terprediksi sejak jauh-jauh hari.   Mayoritas atau sebanyak 15,7% memilih Bandung sebagai destinasi wisata favorit mereka. Lalu, sebanyak 14,05% responden memilih berlibur akhir tahun ke Yogyakarta. Kota Gudeg ini menempati dua besar daerah favorit tujuan wisata di Indonesia pada libur Nataru 2022. Posisi ketiga, ada Kota Malang yang dipilih 9,92% responden. Kemudian, disusul oleh Bogor 8,26%, Surabaya 4,96%, Bali 4,96%, Jakarta 3,31%, dan Garut 3,31%.