;
Kategori

Ekonomi

( 40789 )

Melesat 162%, Transaksi TEI Capai Rp 248 Triliun

23 Dec 2022

JAKARTA, ID – Nilai transaksi pameran dagang terbesar di Indonesia, Trade Expo Indonesia (TEI) ke 37 mencapai US$ 15,83 miliar atau setara Rp 246,64 triliun, melonjak 162% dibanding event serupa tahun lalu US$ 6,06 miliar. Capaian tersebut berasal dari transaksi produk sebesar US$ 15,28 miliar, investasi US$ 551,50 juta, dan remitansi jasa US$ 843,20 ribu. Penyelenggaraan TEI ke 37 digelar secara hybrid, yaitu pameran offline pada 19-23 Oktober 2022 dan secara online dari 19 Oktober hingga 19 Desember 2022. “Ini kebahagiaan di tengah ekonomi dunia yang melambat, bahkan ada yang mengatakan resesi. Target transaksi US$ 10 miliar, ternyata tembus lebih dari US$ 15 miliar. Ini capaian luar biasa,” kata Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) pada acara konferensi pers TEI 2022 di Jakarta, Kamis (22/12/2022). Berdasarkan besaran nilai transaksi produk, terdapat lima negara dengan jumlah transaksi tertinggi. Negara tersebut yakni Tiongkok dengan nilai transaksi sebesar US$ 10,78 miliar, India US$ 1,5 miliar, Jepang US$ 843,96 juta, Mesir US$ 492,04 juta, dan Filipina US$ 343,22 juta. (Yetede)

PTBA Kembangkan Biomassa Untuk Cofiring PLTU di Sumsel

23 Dec 2022

JAKARTA, ID – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) meluncurkan pilot project Kemitraan Pengusahaan Biomassa pada program cofiring PLTU Mulut Tambang di Sumatera Selatan. Pilot project ini merupakan kerja bersama pemerintah, BUMN, swasta, akademisi, dan asosiasi dalam menyusun suatu model kebijakan yang memungkinkan kolaborasi sektor pertambangan dan kehutanan. Proyek ini melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Ke maritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI), serta Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI). Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Kemenko Marves, Nani Hendiarti, mengatakan bahwa cofiring PLTU merupakan aksi nyata untuk menekan emisi.“Cofiring menjadi hal yang sangat penting. Pekerjaan rumah berikutnya adalah bagaimana program ini bisa berkelanjutan, maka harus melibatkan masyarakat. Ini sangat bagus untuk kita dorong agar bisa dilakukan di sektor pertambangan,” tegasnya.   (Yetede)

Sambut Nataru BI Siapkan Uang Tunai Rp 117,7 Triliun

23 Dec 2022

JAKARTA, ID – Bank Indonesia (BI) telah menyiapkan kebutuhan uang tunai menjelang perayaan Hari Natal dan Tahun Baru 2023 (Nataru) sebesar Rp 117,7 triliun. Uang kas yang disiapkan tersebut meningkat 5,8% dibandingkan dengan realisasi tahun lalu. "Jumlah tersebut telah mempertimbangkan perkiraan mobilitas masyarakat yang semakin meningkat, belanja pemerintah dan bantuan sosial tunai, Juga rata-rata kenaikan outflow beberapa tahun terakhir yang mencapai 4,8%,” kata Deputi Gubernur BI Aida S. Budiman dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (22/12/2022). BI memastikan kelancaran sistem pembayaran, tercermin dari minggu kedua Desember ini, perbankan sudah menarik Rp 54,77 triliun, atau 47% dari uang yang disediakan BI. Selain itu, BI juga menyediakan akses uang tersebut kepada masyarakat, dengan memberikan layanan kas di seluruh kantor perwakilan BI. Lalu ada juga kas keliling ritel 55 kali di 47 titik layanan. BI melakukan monitoring pelayanan di wilayah yang merayakan natal dan tahun baru termasuk daerah wisata. (Yetede)

BI Ekonomi Tahun Depan Melambat

23 Dec 2022

JAKARTA, ID – Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global tahun ini tembus 3% secara year on year (yoy), namun akan menurun pada tahun depan di level 2,6%. Perlambatan pertumbuhan ekonomi global tidak lepas dari masih  meningkatnya ketidakpastian global dan adanya potensi resesi di sejumlah negara. Perlambatan ekonomi global dipengaruhi oleh fragmentasi ekonomi, perdagangan hingga investasi akibat ketegangan geopolitik yang berlanjut dan pengetatan kebijakan moneter yang agresif di negara maju,” kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam jumpa pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, Kamis (22/12/2022). Ia mengatakan hingga Desember, hasil asesmen BI menunjukkan kondisi ekonomi global masih akan diliputi meningkatnya ketidakpastian. Alhasil hal itu akan berdampak pada sisi perlambatan ekonomi tahun 2023. “Ekonomi global 2023 melambat, sebagaimana perkiraan risiko resesi global di beberapa negara AS dan Eropa sehingga ekonomi global turun menjadi
2,6% di tahun 2023,” tegas dia.

Emiten Batu Bara Tebar Dividen Interim Rp 25 Triliun

23 Dec 2022

JAKARTA, ID – Sebanyak empat emiten batu bara membagikan dividen interim tahun buku 2022 sebesar Rp 25,7 triliun, seiring berkibarnya kinerja keuangan. Mereka adalah PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), PT Bayan Resources Tbk (BYAN), PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR), dan PT Harum Energy Tbk (HRUM). Kamis (22/12/2022), Adaro Energy mengumumkan pembayaran dividen interim sebesar US$ 500 juta atau sekitar Rp 7,7 triliun dengan kurs rupiah Rp 15.500 per dolar AS. Dengan patokan kurs sama, dividen interim per saham Adaro mencapai Rp 248. Perseroan akan menggunakan kurs tengah rupiah Bank Indonesia (BI) pada 3 Januari 2023 sebagai patokan konversi pembagian dividen interim. Sebelumnya, Bayan membagikan dividen interim tahun buku 2022 sebesar US$ 1 miliar atau sekitar Rp 15,5 triliun, setara US$ 0,03 per saham, Harum Energy Rp 1 triliun, dan Baramulti US$ 97 juta atau sekitar Rp 1,5 triliun. (Yetede)

Antara Pengendalian Pasokan dan Isu Resesi Global

23 Dec 2022

Harga komoditas logam industri akan kian terpuruk di tahun depan. Pasalnya, potensi resesi Amerika Serikat (AS) terbuka lebar. Sejatinya pelemahan harga di komoditas logam industri sudah terjadi di sepanjang tahun ini. Cuma nikel yang tren harganya relatif kuat. Sejatinya faktor utama pelemahan harga komoditas logam industri adalah faktor eksternal. Tapi Indonesia, sebagai salah satu produsen komoditas logam industri, melakukan beberapa upaya untuk mengendalikan pasokan. Efeknya memang bisa membantu harga komoditas logam industri bergerak naik. Tapi sulit memastikan kebijakan larangan ekspor kali ini akan menaikkan harga komoditas. Masalah utama saat ini adalah potensi resesi global di tahun depan. Jika benar terjadi, bullish harga komoditas bakal sulit berlanjut. Saat ini, sumber dari kecemasan pasar adalah kondisi ekonomi global, terutama AS. Ada pergeseran kecemasan dari inflasi menjadi resesi, juga dari masalah gangguan supply chain menjadi isu over supply. Kondisi ini juga dimaknai dengan lesunya permintaan.

Nilai Aset Saham Kresna Life Tak Bisa Menutupi Kewajiban ke Nasabah

23 Dec 2022

Nasib PT Asuransi Jiwa Kresna (Kresna Life) di ujung tubir. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan menentukan nasib Kresna Life pasca perusahaan menyerahkan Rencana Penyehatan Keuangan (RPK)  akhir bulan ini. Dari RPK ini,  OJK akan melihat rencana Kresna Life menyelamatkan perusahaan. Beberapa poin dalam RPK diungkapkan kuasa hukum nasabah Kresna Life Benny Wulur yang ikut dalam diskusi bersama manajemen Kresna Life dan OJK. "Intinya, Kresna Life bertekad menyelesaikan permasalahan dengan pemegang polis, baik dengan  swap saham maupun dengan aset," ujar Benny kepada KONTAN, Kamis (22/12). Sumber KONTAN menyebut, pemegang saham pengendali Kresna Life ingin menjual saham-saham itu di harga terbaik agar bisa menyelesaikan masalah. Mengacu kepemilikan dan harga saham kemarin, dana yang bisa didapat Kresna Life dari menjual saham sekitar Rp 1,2 triliun, jauh dari kewajiban Kresna Life yang sekitar Rp 5 triliun.

Peruri Jamin Ketersediaan Stok Pita Cukai 2023

23 Dec 2022

Guna memastikan ketersediaan pita cukai tahun 2023, Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai melakukan kunjungan langsung ke Perum Percetakan Uang RI (Peruri) di Karawang, Jawa Barat, Kamis (22/12). Dalam kunjungan tersebut, pihak konsorsium penyedia pita cukai (Peruri) menjamin ketersediaan pita cukai pada awal Januari 2023 nanti. "Ketentuan sudah jelas, persiapan bahan baku produksi pita cukai untuk barang kena cukai hasil tembakau tahun 2023 juga telah selesai dilaksanakan. Saat ini konsorsium tinggal menunggu proses permintaan pencetakan dari Bea Cuka," kata Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai Nirwala Dwi Heryanto, kemarin.

OJK Tangani 20 Kasus Finansial Setiap Tahun

23 Dec 2022

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendapatkan perluasan kewenangan dalam melakukan penyidikan kasus jasa keuangan. Penambahan wewenang itu tertuang dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) yang telah disahkan dalam Rapat Paripurna DPR. Selama ini tercatat, OJK menyelesaikan sejumlah perkara jasa keuangan. Kepala Departemen Penyidikan Sektor Jasa Keuangan OJK, Tongam L Tobing mengungkapkan, OJK sudah menyelesaikan 98 perkara dan sudah menyerahkannya ke Kejaksaan. Dia menambahkan, setiap tahun OJK rata-rata menangani 20 perkara.

MITIGASI BI TEPIS RESESI

23 Dec 2022

Pengelolaan inflasi yang solid, serta kebijakan moneter oleh Bank Sentral Amerika Serikat (AS) yang terus mengendur, memberikan keleluasaan bagi Bank Indonesia (BI) untuk menyimpan amunisi menghadapi risiko ketidakpastian ekonomi global pada tahun depan. Buktinya, dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) kemarin, Kamis (22/12), BI memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan BI 7-day (Reverse) Repo Rate sebesar 25 basis points (bps), lebih rendah ketimbang kebijakan pada bulan-bulan berikutnya. Keputusan yang selaras dengan arah kebijakan Federal Reserve (The Fed) itu diharapkan dapat menguatkan senjata BI untuk mengelak dari dampak resesi dunia pada tahun depan. Apalagi, menurut Gubernur BI Perry Warjiyo, kenaikan suku bunga The Fed akan berlanjut pada 2023, dan berada pada tingkat yang tinggi dalam jangka panjang. Sejauh ini, inflasi yang menjadi pertimbangan utama BI dalam mengatrol suku bunga pun perlahan terkendali seiring dengan ditebalkannya program bantuan sosial untuk mengompensasi dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Alhasil, BI pun merevisi prospek inflasi pada tahun ini dari 6% menjadi 5,4%, sedangkan pada tahun depan inflasi inti diharapkan terkendali di bawah 4% pada semester I/2023, dan menuju titik tengah di 3% pada akhir tahun.