Ekonomi
( 40789 )Ekonomi Lato-lato
Di Indonesia, lato-lato memunculkan peluang usaha dadakan atau musiman dan nilai tambah pedagang atas kenaikan harga. Kendati masih ada yang menjual seharga Rp 5.000-Rp 6.000 per biji, banyak juga yang membanderol harganya Rp 10.000-Rp 25.000 per biji. Mainan itu juga menginspirasi para Youtuber untuk memperbanyak subscriber, viewer, dan like. Bahkan, mereka yang belum pernah membuat konten video berkreasi menciptanya. Hal itu mulai dari cara memainkan, unjuk keterampilan, bahaya dan risiko permainan, hingga menggelar lomba lato-lato berukuran normal, bahkan jumbo. Lato-lato menjadi awal pembuka pergerakan ekonomi nasional pada tahun ini yang diperkirakan bakal terdampak ”awan gelap” ekonomi global. Lato-lato menjadi bagian dari ekonomi musiman yang didorong oleh tren yang lahir dari homo ludens (manusia yang bermain) dan homo faber (manusia yang bekerja).
Ekonomi lato-lato memang tidak akan tahan lama dan belum tentu muncul lagi pada tahun depan. Namun, geliatnya tetap bisa menambah kepulan dapur masyarakat kelas bawah hingga atas. Lato-lato menjadi salah satu katalis dan pencatu daya ekonomi di tengah semakin tingginya ketidakpastian ekonomi pada tahun ini. Selama ini, ekonomi Indonesia terbangun tidak hanya oleh ekonomi konvensional, tetapi juga ekonomi musiman, dadakan, atau tiban.. Ekonomi musiman yang rutin terjadi di Indonesia adalah momen Ramadhan-Lebaran, Natal dan Tahun Baru, Imlek, libur tahun pelajaran baru, dan peringatan Hari Kemerdekaan RI. Ekonomi musiman, apalagi yang bersifat dadakan atau gegara tren, memang tak dapat diandalkan sebagai pendapatan tetap atau utama. Namun, ekonomi musiman tetap menjadi peluang dan pencatu daya ekonomi, serta pemberi kehidupan bagi pelaku UMKM dan besar. Jika terkelola dan dimanfaatkan dengan baik, efeknya bisa bertambah besar. (Yoga)
Penyimpanan Devisa di Dalam Negeri Perlu Insentif
Dunia usaha dan ekonom mendukung rencana pemerintah mewajibkan sektor manufaktur untuk menyimpan devisa hasil ekspor di sistem keuangan dalam negeri. Dengan kontribusi ekspor 70,81 % total ekspor Indonesia, devisa hasil ekspor sektor manufaktur atau industri pengolahan perlu diendapkan lebih lama di dalam negeri. Namun, dibutuhkan insentif agar devisa hasil ekspor manufaktur bisa tersimpan lebih lama. Dihubungi pada Kamis (12/1) di Jakarta, Ketua Umum Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Benny Soetrisno menyambut baik rencana pemerintah mewajibkan devisa hasil ekspor sector manufaktur disimpan di dalam negeri. Sebab, ekspor sektor manufaktur ini berkontribusi sangat besar untuk total ekspor sehingga semestinya bisa berkontribusi lebih pada cadangan devisa dalam negeri.
Mengutip data BPS, nilai ekspor industri pengolahan atau manufaktur pada Januari-November 2022 mencapai 189,88 miliar USD, bertumbuh 2,57 % secara tahunan. Nilai ekspor industri pengolahan itu berkontribusi 70,81 % dari total ekspor Indonesia. Benny menjelaskan, mendorong devisa hasil ekspor manufaktur mengendap lebih lama didalam negeri tak mudah. Sebab, arus kas dari bisnis manufaktur bergerak sangat cepat. Setelah memperoleh pendapatan dari ekspor, pelaku industri dalam waktu dekat akan langsung menggunakan uangnya untuk membeli bahan baku agar bisa kembali berproduksi. Hal ini menjadi tantangan tersendiri untuk bisa membuat devisa hasil ekspor manufaktur mengendap lebih lama. Tantangan lainnya, adalah bunga simpanan valuta asing di perbankan Indonesia kurang kompetitif dibandingkan di negara tetangga. Hal ini yang mendorong pelaku usaha kurang tertarik menyimpan dananya di dalam negeri. (Yoga)
Investor Asing Terus Lepas Saham
Dari awal tahun hingga kini, investor asing masih terus menarik dananya dari pasar modal Indonesia. ”Investor masih akan memperhatikan nilai jual bersih investor asing yang sudah Rp 1,7 triliun pada pekan pertama Januari (2023), menyusul Rp 20 triliun sepanjang Desember (2022),” kata kata Senior Investment Information Mirae Asset Martha Christina, Kamis (12/1). (Yoga)
Pameran IIMS Targetkan Rp 3,8 Triliun
Pameran otomotif bertajuk Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023 menargetkan transaksi penjualan sebesar Rp 3,8 triliun atau lebih tinggi dari realisasi pameran tahun lalu yang sebanyak Rp 3,2 triliun. Menurut Project Manager IIMS 2023 Rudi MF, Kamis (12/1) pameran yang akan digelar pada 16-26 Februari di Jakarta itu bakal banyak menghadirkan ragam kendaraan listrik. (Yoga)
Pertumbuhan 5,3% Bisa Dicapai
JAKARTA, ID – Pemerintah dan pelaku bisnis optimistis, target 5,3% laju pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini bisa dicapai meski Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan dari 5,1% ke 4,8%. Turunnya penerimaan ekspor akibat jatuhnya harga komoditas bisa dikompensasi dengan pulihnya kegiatan ekonomi seiring terkendalinya pandemi. Konsumsi dalam negeri yang cukup kuat, meningkatnya investasi, belanja pemerintah yang tepat sasaran, dan ruang fiskal yang masih lebar akan menjadi faktor pendorong laju pertumbuhan ekonomi tahun 2023. Indonesia sudah cukup belajar dari pandemi Covid-19 tahun 2020 dan 2021 yang memukul dua sisi sekaligus, yakni supply side dan demand side. Pada dua tahun itu, aktivitas manusia dibatasi, sehingga ekonomi mengalami kontraksi serius. Namun, tahun ini, tidak ada lagi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). (Yetede)
2022, Kredit Kendaraan Bermotor Bank Mandiri Tumbuh 15,2%
JAKARTA, ID – Sepanjang 2022 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berhasil meraih kinerja positif. Bank yang fokus pada penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) ini mencatatkan pertumbuhan kredit 8,5% secara tahunan (year on year/yoy). Sampai akhir tahun 2022, BTN bisa dibilang cukup baik di bisnis kredit, yang tumbuh 8,5%. Terbesar masih dari KPR subsidi yang hampir mendekati double digit,” kata Wakil Direktur Utama BTN Nixon Lp Napitupulu dalam konferensi pers hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BTN secara virtual, Rabu (11/1/2023). Nixon menjelaskan, jika dilihat secara historis memang bisnis BTN adalah pada KPR, sehingga sudah wajar apabila pertumbuhan KPR yang menopang kinerja kredit perseroan. Menurut dia, yang menarik adalah pertumbuhan KPR pada segmen bawah lebih tinggi dibandingkan kelas menengah atas. (Yetede)
Vonis Bentjok & Heru : Bayar Uang Pengganti Rp 34,7 T
Setelah melalui berbagai persidangan, kasus korupsi pengelolaan dana PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) memasuki babak akhir. Sebagai pamungkas, pengadilan menjatuhkan vonis Benny Tjokrosaputro.
Dalam sidang pembacaan putusan, Bentjok divonis dengan pidana nihil dan uang pengganti. “Menjatuhkan pidana tambahan Rp 5,73 triliun dengan penghitungan barang bukti sebanyak 1.069 bidang tanah dan bangunan dirampas oleh negara sebagai uang pengganti,” tandas Ketua Majelis Hakim Ignatius Eko Purwanto dalam sidang putusan, Kamis (12/1).
Sementara dalam kasus Asuransi Jiwasraya, Heru mendapat vonis penjara seumur hidup dan uang pengganti Rp 10,72 triliun. Sedangkan Benny Tjokro di kasus Jiwasraya Rp 6,07 triliun.
Jadi dari dua kasus itu, Hery dan Benny Tjokro harus membayar uang sebesar Rp 34,7 triliun. Jumlah itu sudah mendekati kerugian dari kedua kasus itu. Di Asabri, kerugian negara mencapai Rp 22,7 triliun dan Jiwasraya sebesar Rp 16,8 triliun. Alhasil total kerugian negara Rp 39,5 triliun.
Dalam kasus ini, Bentjok berperan mengatur transaksi saham dan reksadana dalam portofolio milik Asabri. Aksi ini, Benny lakukan bersama terdakwa lain Heru Hidayat. Seluruh kegiatan investasi Asabri pada kurun waktu 2012-2019 ini dikendalikan keduanya.
Realisasi Investasi KEK Capai 52,9% dari Komitmen
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat, realisasi investasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) hingga tahun 2022 telah mencapai Rp 113,2 triliun. Realisasi tersebut setara 52,9% dari total komitmen investasi yang sebesar Rp 214 triliun. KEK juga berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja sebanyak 22.678 orang.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, capaian itu ditopang beberapa KEK berbasis industri dan pariwisata. Yakni, KEK Batang, KEK Kendal, KEK Gresik, KEK Sei Mangkei dan KEK Nongsa. Sementara KEK berbasis pariwisata, seperti KEK Mandalika, KEK Lido, KEK Tanjung Kelayang, KEK Tanjung Lesung dan KEK Singhasari.
"Untuk tahun 2023, komitmen investasi mencapai Rp 61,9 triliun," kata Airlangga dalam keterangan tertulis, Kamis (12/1).
Anak Usaha PALM Beli Saham MMLP
PT Suwarna Arta Mandiri, anak usaha PT Provident Investasi Bersama Tbk (PALM) merogoh kocek Rp 620 miliar untuk mencaplok saham PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP).
Sekretaris Perusahaan Provident Investasi Bersama, Lim Na Lie bilang, Suwarna Arta Mandiri membeli 1,25 miliar saham MMLP di harga Rp 495 per saham. Transaksi ini dilakukan pada 5 Januari 2023.
Transaksi ini setara 18,18% kepemilikan saham MMLP. Per 31 Desember 2022, pemegang saham MMLP, antara lain, Mega Mandiri 16,91%, UOB Kay Hian 32,79%, West Bridge 16,89%, publik 33,39%.
Sekadar informasi, PT Suwarna Arta Mandiri merupakan entitas usaha Provident Agro di bawah kendali Saratoga Group, dan Winato Kartono melalui Provident Capital Indonesia dengan kepemilikan 50,85% dari seluruh saham.
PROSPEK ATRAKTIF SEKTOR OTOMOTIF
Sempat melempem selama 2 tahun akibat pandemi, kinerja sektor otomotif kembali tancap gas pada 2022. Momentum itu juga diramal bakal berlanjut tahun ini lantaran prospek ekonomi nasional yang moncer serta mobilitas masyarakat yang kian longgar. Data anyar Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan penjualan mobil secara ritel sepanjang 2022 tembus 1,01 juta unit, atau melesat 17,4% ketimbang periode yang sama 2021. Pencapaian itu bahkan melampaui target yang ditetapkan Gaikindo sebanyak 900.000 unit dan makin mendekati penjualan level prapandemi 2019. Kinerja moncer juga tercatat untuk total penjualan wholesale sepanjang 2022 yang mencapai 1,04 juta unit, tumbuh 18,1% secara tahunan. Jumlah itu pun melampaui target Gaikindo yakni 960.000 unit. Perihal kinerja positif tersebut, Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi optimistis penjualan mobil pada 2022 yang melampaui target bisa berulang pada tahun ini. Dia menyatakan Gaikindo menetapkan target penjualan mobil di pasar domestik pada tahun ini sebesar 975.000 unit. Nangoi menuturkan ada potensi realisasi penjualan mobil melampaui target tersebut.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









