Ekonomi
( 40512 )Sinyal Resesi Dangkal di AS
Pekan lalu, Managing Director IMF Kristalina Georgieva menyatakan, sepertiga dunia akan mengalami resesi di tahun 2023. Penyebabnya, konflik Rusia-Ukraina yang masih berlangsung, tingginya harga komoditas, resurgensi Covid-19 di China, dan tingkat bunga di AS yang tinggi. Lokomotif perekonomian dunia, AS, Eropa, dan China, akan melambat. Negara-negara lain yang tidak mengalami resesi akan merasakan dampak melalui rantai pasokan global dalam bentuk perlambatan ekspor dan/atau kenaikan biaya impor. Pernyataan di atas disambut pasar minyak dunia dengan anjloknya harga minyak West Texas Intermediate dari 80 USD ke 73 USD per barel. Melihat inkonsistensi data makro AS, resesi 2023 diperkirakan akan seluas lautan, tetapi sedalam lutut atau mata kaki (shallow recession). Resesi di AS diperkirakan berjalan tidak terlalu lama, terutama karena perubahan perilaku permintaan agregat masyarakat. Hal ini akan berdampak global karena AS masih merupakan lokomotif perekonomian dunia.
Menurut Alan Greenspan, mantan Ketua Bank Sentral AS (The Fed) 1987-2006, resesi tetap akan terjadi. Penyebabnya adalah The Fed ingin memperbaiki kredibilitasnya dalam mengendalikan inflasi yang sebelumnya terlalu lambat menaikkan suku bunga acuan. Anjuran agar The Fed memoderasikan tingkat kenaikan suku bunga acuan untuk menghindari resesi mengandung risiko untuk dipenuhi karena akan terlihat sebagai usaha untuk melindungi pasar modal saja. Tidak terhindarkan lagi pasar modal AS akan terdampak. Menjelang pertemuan The Fed berikutnya pada 31 Januari-1 Februari, ekspektasi ini terkonfirmasi. Indeks DOW turun 300 poin, mengantisipasi The Fed yang tetap hawkish karena data penciptaan kesempatan kerja terkini AS masih baik. Survei Reuters terhadap 48 ekonom terkemuka di AS pada Desember 2022 memberi pandangan menarik. Mayoritas responden, 35 dari 48 orang, menyebutkan bahwa resesi akan berlangsung relatif pendek dan dangkal. Lembaga finansial Moody menamakan fenomena ini slowcession, bukan recession. Dalam skenario ini, pertumbuhan mungkin lambat. Tekanan inflasi turun, tetapi masih tinggi di atas angka ideal 2 per tahun. (Yoga)
Asumsi Resesi Barat pada 2023 Tetap Kuat
Asumsi bahwa resesi akan berlangsung di negara-negara Barat, khususnya AS, pada tahun ini tetap kuat. Dasarnya adalah inflasi 7,1 % di AS yang masih terlalu tinggi dan jauh dari target 2 %. Artinya, suku bunga inti di AS tetap harus dinaikkan dari level sekarang sebesar 4,25-4,5 %. Perihal inflasi terlalu tinggi itu dinyatakan para petinggi bank sentral AS, Federal Reserve, Sabtu (7/1). Presiden Federal Reserve Minneapolis, Neel Kashkari, misalnya, menyatakan, inflasi masih tinggi, bahkan sangat mengakar kuat. Gary Clyde Hufbaue dari Peterson Institute for International Economics, di situs East Asia Forum, 25 Desember 2022, menuliskan, inflasi memiliki akar kuat. Fed memasok pasar uang beredar sebesar 5 triliun USD selama periode Desember 2019-Desember 2021. Pasokan ini menambah uang beredar, dari 4 triliun USD menjadi 9 triliun USD. ”Pasokan uang beredar tersebut masih ditambah lagi dengan stimulus fiskal 2 triliun dollar AS pada akhir 2020 dan awal 2021,” katanya. Penambahan uang beredar tanpa pertambahan barang dipadu dengan gangguan pasokan global membuat akar inflasi di AS menguat dan berefek ke seluruh dunia.
Defisit anggaran Pemerintah AS yang ditutup dengan utang akan menambah tekanan inflasi. ”Kenaikan suku bunga sejauh ini telah berdampak pada penurunan permintaan, tetapi kenaikan suku bunga lanjut masih terus diperlukan,” kata Presiden Federal Reserve Kansas City, Esther George.Pada akhir 2022, Asia sudah merasakan kelesuan permintaan Barat sebagai efek kenaikan suku bunga. Jika biasanya China menikmati peningkatan ekspor akhir tahun, hal itu tidak terjadi pada 2022. Sheng Hetai, President Sinosure (perusahaan asuransi), dikutip China Daily, 28 Desember 2022, mengatakan, konflik Ukraina, situasi Eropa, dan tekanan geopolitik dari AS terhadap China meningkatkan risiko bagi investasi China di luar negeri. Keadaan ini juga terbukti telah menurunkan merger dan akuisisi di seluruh dunia, termasuk di Asia. Aksi merger dan akuisisi merupakan salah satu bentuk aliran investasi asing. (Yoga)
Perdagangan Antarwilayah Cenderung Menurun
Dalam tiga tahun terakhir, nilai perdagangan antarwilayah di Indonesia turun. Padahal, perdagangan tersebut diperlukan sebagai motor penggerak ekonomi nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global yang diperkirakan makin meningkat tahun ini. Untuk itu, pemerintah pusat dan daerah diharapkan menggeliatkan kembali perdagangan antarwilayah. Dalam publikasi BPS tentang Perdagangan antar wilayah Indonesia 2022 yang dirilis 19 Desember 2022, nilai perdagangan antarwilayah 2021 sebesar Rp 1.129,52 triliun. Capaian itu lebih rendah dari 2020, 2019, dan 2018 yang masing-masing Rp 1.196,98 triliun, Rp 1.628 triliun, dan Rp 2.099,91 triliun. Peneliti Institute for Development of Economics and Finance Rusli Abdullah, Senin (9/1) mengatakan, faktor utama penyebab penurunan nilai perdagangan antarwilayah itu adalah terbatasnya pergerakan barang disebabkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) untuk menekan tingkat kasus Covid-19. Perdagangan antarwilayah perlu dipulihkan dan digeliatkan kembali untuk memperkuat perekonomian nasional di tengah makin tidak menentunya ekonomi global.
Peningkatan perdagangan tersebut diharapkan tidak hanya mencakup pangan dan energi, tetapi juga produk usaha dan industri kecil menengah. ”Hal itu bisa dilakukan melalui pengembangan sistem rantai pasok antarwilayah atau pulau berbasis industri dan substitusi impor, diversifikasi pangan, mitigasi risiko cuaca buruk, dan perkuatan usaha atau industri, terutama di wilayah timur RI,” ujar Rusli ketika dihubungi di Jakarta. Pengembangan sistem rantai pasok berbasis industri dan substitusi impor diperlukan karena perdagangan antarwilayah masih didominasi komoditas mentah. Selain itu, selama ini, sejumlah industri nasional, terutama di Pulau Jawa, masih bergantung pada komoditas impor. Ia mencontohkan, meskipun Indonesia merupakan negara produsen kakao terbesar dunia, Indonesia masih mengimpor kakao. Pemerintah juga berencana menyubstitusi gandum impor dengan sorgum dan sagu yang dihasilkan sejumlah daerah di Indonesia. Dari tiga komoditas itu saja, Indonesia sebenarnya dapat meningkatkan perdagangan antarwilayah sekaligus menggeliatkan perekonomian daerah dengan membangun rantai pasok kedua komoditas tersebut untuk bahan baku industri makanan dan minuman sekaligus menyubstitusi impor. (Yoga)
Bunga KPR Menurun di Tengah Tren Kenaikan Bunga
BI telah menaikkan suku bunga acuan sebesar 200 basis poin sejak Agustus 2022 hingga menjadi 5,5 % saat ini. Tren kenaikan suku bunga acuan tersebut mengerek suku bunga dana dan kredit perbankan. Kendati demikian, industri perbankan masih menahan kenaikan suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR), bahkan cenderung menurunkannya. Berdasarkan data BI, rata-rata suku bunga deposito 1 bulan meningkat dari 2,86 % pada Juli 2022, atau sebelum terjadi kenaikan suku bunga acuan, menjadi 3,7 % per November 2022. Kenaikan suku bunga acuan selama periode Agustus hingga November 2022 telah direspons dengan peningkatan suku bunga kredit konsumsi sebesar 181 basis poin (bps), diikuti oleh suku bunga jenis kredit modal kerja dan kredit investasi masing-masing sebesar 24 bps dan 15 bps. Kondisi tersebut menunjukkan kenaikan suku bunga acuan BI telah mendongkrak suku bunga dana dan kredit perbankan. Namun, berdasarkan data asesmen transmisi suku bunga kebijakan yang dirilis BI, suku bunga KPR justru turun 5 basis poin dari 5,61 % pada Juli 2022 menjadi 5,56 % pada November 2022.
BI menyebut, menurunnya bunga KPR di tengah tren kenaikan suku bunga terjadi karena perbankan berupaya mendorong pertumbuhan KPR yang sempat melambat pada triwulan II-2022, dari 10 % secara tahunan menjadi 7 %. Bank terbesar di Indonesia, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk hingga kini belum menaikkan suku bunga KPR-nya. ”Saat ini suku bunga KPR BRI mulai dari 2,77 % tetap selama setahun hingga 4,97 % tetap selama lima tahun. Secara teknis, penyesuaian suku bunga kredit tidak bisa dilakukan serta-merta begitu suku bunga acuan berubah disebabkan berbagai faktor, di antaranya factor likuiditas serta struktur simpanan dan pinjaman yang berbeda-beda antarbank,” ujar Sekretaris Perusahaan Bank BRI Aestika Oryza Gunarto, Senin (9/1). Ekonom dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI), Ryan Kiryanto, menilai, tren menurunnya suku bunga KPR juga dipicu oleh adanya stimulus dari BI untuk memudahkan penyaluran KPR. Selain itu, ada dorongan dari pemerintah untuk memenuhi pembangunan rumah baru minimal satu juta unit per tahun. (Yoga)
Bank Sumut Siap Masuk Bursa
PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara segera melepas saham ke publik. Bank Sumut menawarkan 2,93 miliar saham setara 23 % saham dalam penawaran saham perdana (IPO) ini. Potensi dana publik yang dihimpun Rp 1,02 triliun hingga Rp 1,49 triliun. ”Modal yang memadai ditambah dana segar dari IPO akan mendorong kinerja bank,” kata Direktur Keuangan dan Teknologi Informasi Bank Sumut Arieta Aryanti, Senin (9/1/2023). (Yoga)
Setengah Hati Digitalisasi Hak Tanah
JAKARTA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan seabrek masalah dalam tata kelola penerbitan hak guna usaha (HGU) yang ditengarai terjadi di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. Masalah itu meliputi lemahnya pengawasan, penyimpangan prosedur dalam penerbitan, dan luas HGU yang belum terpetakan secara digital. "Akibatnya, banyak terjadi tumpang-tindih HGU dengan hak tanah lainnya, hutan dan masyarakat," ujar Deputi Monitoring dan Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan, saat ditemui Tempo pada Jumat, 6 Januari 2023. KPK, lewat Gerakan Nasional Penyelamatan Sumber Daya Alam (GNPSDA) yang diinisiasikan sejak 2015, terus mengkaji pemetaan layanan pertanahan. Kajian terbaru Direktorat Monitoring KPK pada 2022 menemukan progres digitalisasi masih berjalan lambat. (Yetede)
Data Tertutup Konflik Meletup
JAKARTA-Buruknya pengelolaan data penerbitan dan hak atas lahan --seperti hak guna usaha (HGU)-- memperparah menyelesaian konflik agraria di Indonesia. Temuan terbaru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengkonfirmasi tentang amburadulnya pengelolaan data perizinan tersebut. Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan, dalam empat tahun terakhir , terjadi 31.228 kasus pertanahan. Kasus itu terjadi atas 37% berupa sengketa, 2,7% konflik, dan 60% perkara di ranah hukum. "Ditemukan sebanyak 244 kasus mafia tanah," kata Ghufron, 3 Januari lalu. Berdasarkan kajian KPK pada 2022, ditemukan sertifikat HGU yang telah diterbitkan pemerintah mencapai 15.441 sertifikat. Luas seluruhnya wilayah HGU itu secara nasional mencapai 9,8 juta hektare. Dari jumlah itu, terdapat 1.779 sertifikat atau 11,45% yang belum terdigitalisasi. (Yetede)
Konsumsi dan Investasi jadi Mesin Pertumbuhan RI
JAKARTA, ID – Pemerintah menyatakan investasi dan konsumsi masih diandalkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi domestik dalam menghadapi berbagai ancaman resesi global pada tahun ini. Sementara itu, mesin pertumbuhan Indonesia yang bergantung pada negara-negara yang terancam resesi harus disubstitusi. "Makanya domestic demand tetap harus penting, konsumsi tetap baik, makanya inflasi tetap kita jaga dengan investasi yang kami lihat juga cukup bagus,” ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam pertemuan dengan pemimpin redaksi media massa, di Gedung AA Maramis Kemenkeu, Jumat (6/1/2023) malam. Ia mengatakan, perbankan semakin aktif menyalurkan kredit sehingga bisa tumbuh 11% pada akhir tahun lalu. Bahkan, sisi capital market Indonesia juga disebut dalam kondisi baik dibanding negara-negara lain. (Yetede)
Delapan Partai Tolak Sistem Proposional Tertutup
JAKARTA, ID – Delapan partai politik menolak sistem proporsional tertutup dalam pelaksanaan Pemilu 2024 yakni Partai Golkar, Gerindra, Nasdem, PKB, Demokrat PKS, PAN dan PPP. Sistem proporsional tertutup dinilai membawa kemunduran bagi pelaksanaan demokrasi. Hal ini ditegaskan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto usai pertemuan pimpinan parpol di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Minggu (8/1/2023). “Sistem pemilu proporsional tertutup merupakan kemunduran bagi demokrasi kita. Di lain pihak sistem pemilu proporsional terbuka merupakan perwujudan dari demokrasi yang berasaskan kedaulatan rakyat, di mana rakyat dapat menentukan calon anggota legislatif yang dicalonkan oleh partai politik. Kami tidak ingin demokrasi mundur,” kata Airlangga. Dalam pertemuan di Hotel Dharmawangsa itu hadir Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Presiden PKS Ahmad Syaikhu, Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan Ketum PAN Zulkifli Hasan. (Yetede)
Erick Dorong KCJB Tersambung hingga Surabaya
JAKARTA, ID - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendorong proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) tersambung sampai Surabaya. Saat ini, pemerintah sedang melakukan kalkulasi secara terperinci. “Kereta cepat itu memang sudah ada statement dari Menko (Menko Marves Luhut B Pandjaitan) akan dipanjangkan sampai Surabaya, karena memang di mana-mana itu, seperti di Jepang, di Tiongkok, kereta cepat harus ada jarak menengah dan jauh,” kata Erick Thohir dalam konferensi pers di Kementerian BUMN, pekan lalu. Lebih jauh, Erick menuturkan, pemerintah sedang mengkalkulasi secara terperinci, di antaranya terkait jalur kereta yang komersial. Melalui kereta api diharapkan masyarakat yang berpergian jauh bisa diringankan biayanya. “Nanti kita hitung mana jalur kereta yang komerisial, feasibel, dan mana jalur kereta yang tidak feasibel. Memang itu bertahap,” katanya. Erick menekankan perlunya dukungan untuk mendorong penguatan industri kereta api. Selama ini pemerintah telah memberikan subsidi pada harga tiket, dan seiring pertumbuhan ekonomi saat ini, tiket kereta non-subsidi bukanlah hal yang mustahil. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









