Ekonomi
( 40789 )2023 Tahun Profitabilitas
JAKARTA, ID — Merespons aspirasi para investor publik, manajemen PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) mencanangkan 2023 sebagai tahun profitabilitas, tidak perlu menundanya hingga dua tahun ke depan. GoTo akan meningkatkan efisiensi, meningkatkan inovasi layanan, dan memaksimalkan penjualan agar pada kuartal pertama 2023 margin kontribusi grup positif dan pada akhir 2023, EBITDA disesuaikan grup positif. Pada tahun 2022, gross transaction value (GTV) atau nilai transaksi bruto GoTO mencapai Rp 613 triliun, naik 33%. Peningkatan ini cukup fantastis karena kenaikan transaksi sudah terjadi tahun 2021. “Dengan capaian 2022 tersebut, manajemen GoTo yakin, tahun ini, EBITDA (earnings before interest, taxes, depreciation and amortization) grup akan positif,” kata Dirut PT GoTo Andre Soelistyo dalam pertemuan dengan para pemimpin redaksi di Jakarta, Kamis (02/03/2023). Hadir pada acara perkenalan para direktur baru perusahaaan dengan ekosistem digital berbasis teknologi terbesar di Asean itu, antara lain, adalah Komisaris GoTo Agus DW Martowardojo. Selain itu, Co Chairman GoTo William Tanuwijaya. (Yetede)
Januari, Laba Bersih BCA Meleset 32%
JAKARTA, ID – PT Bank Central Asia Tbk (BCA/BBCA) meraih laba bersih Rp 4,7 triliun Januari 2023, melesat 32% dibandingkan bulan sama tahun lalu Rp 3,5 triliun. Pertumbuhan itu lebih tinggi dibandingkan sepanjang 2022 sebesar 29%. Sementara itu, laba bersih PT Bank Rakyat Indonesia (BRI/BBRI) naik 2,6% menjadi Rp 4,3 triliun Januari 2023, dibandingkan bulan sama tahun lalu sebesar Rp 4,2 triliun. Pertumbuhan itu melambat dibandingkan sepanjang 2022 sebesar 67%. Berdasarkan laporan riset Trimegah Sekuritas, akhir pekan lalu, BCA mencetak kenaikan pendapatan bunga sebesar 26% menjadi Rp 6,7 triliun Januari lalu. Adapun pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) naik 27% menjadi Rp 5,9 triliun. Margin bunga bersih (net interest margin/NIM) BCA Januari 2023 naik menjadi 6% dari tadinya 5,1%, rasio dana murah (CASA) mencapai 82,4% dari 79,5%, sedangkan loan to deposit ratio (LDR) mencapai 66,4%. Sementara itu, NII BRI naik 9,3% menjadi Rp 9,1 triliun Januari 2023, dari Rp 8,3 triliun. Namun, provisi naik 22,5% menjadi Rp 3,1 triliun. NIM BRI mencapai 7,2% pada Januari lalu, turun dibandingkan bulan sama tahun lalu 7,3%. Adapun CASA mencapai 65%, sedangkan LDR mencapai 82,9%. (Yetede)
China Beri Sinyal Kerek Anggaran Militer
China memberi sinyal bakal menaikkan alokasi anggaran pertahanannya untuk mengantisipasi tantangan keamanan global yang semakin kompleks. Di tengah persaingan geopolitik dengan AS, China menjamin modernisasi kekuatan militernya itu tidak akan mengancam kedaulatan negara mana pun. Keputusan untuk memperkuat kapasitas militerChina itu, menurut rencana, akan diumumkan saat pembukaan sidang parlemen tahunan Kongres Rakyat Nasional atau National People’s Congress (NPC) ke-14, Minggu (5/3), yang akan menetapkan perencanaan anggaran China setahun ke depan serta berbagai isu penting penentu arah masa depan China.
Dalam konferensi pers di gedung Balai Agung Rakyat, Lapangan Tiananmen, Beijing, China, Sabtu (4/3), Jubir NPC Wang Chao mengatakan, meningkatnya alokasi anggaran militer China selama ini adalah keputusan yang tepat dan masuk akal. ”Itu langkah yang memang harus diambil untuk menjawab tantangan keamanan global yang kompleks dan untuk mendukung China menjalankan tanggung jawabnya sebagai negara besar,” kata Wang menanggapi pertanyaan tentang gambaran rencana belanja militer China tahun ini. Pada tahun 2022, anggaran pertahanan China1,45 triliun yuan (230 miliar USD atau Rp 4.236 triliun) atau 1,7 % dari PDB. Pada 2022, anggaran pertahanan China naik 7,1 % dari tahun sebelumnya. Pada 2021, kenaikan belanja militer China tercatat 6,8 %, pada 2020 naik 6,6 %. (Yoga)
Jarang ”Ngantor”, tapi Tetap Cuan
Ranitya ”Lita” Nurlita (31) bekerja dari jarak jauh (remote) dan tidak perlu setiap hari datang ke kantor sejak 2017. Ketika itu kantornya berada di Bandung, sementara Lita di Jakarta. ”Sebagian pekerjaan aku kerjakan di kantor dan sebagian di rumah. Belum 100 % remote,” ujar lulusan Departemen Manajemen Sumber Daya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University ini dari Bali, Rabu (1/3). Lita sempat pindah kerja beberapa kali. Perusahaan tempatnya bekerja yang bergerak dibidang lingkungan hidup kebanyakan di luar negeri, seperti di Thailand dan AS. Perusahaan-perusahaan ini memberlakukan jam kerja fleksibel dan tidak mewajibkan karyawan ke kantor. Sejak itulah, Lita sepenuhnya mulai bekerja dari jauh.
Lita dan beberapa pekerja model begini sering disebut pengembara digital (digital nomad). Bekerja dengan sistem remote, menurut Lita, sangat menguntungkan karena ada keleluasaan mengatur waktu. Lita bisa bekerja sambil kuliah, jalan-jalan, atau mengambil beberapa pekerjaan sekaligus. Sepanjang 2019-2021, ia sempat merasakan bekerja sambil jalan-jalan keliling Indonesia. Ia hidup berpindah dari satu kota ke kota lainnya dan menjelajah daerah dari Provinsi Aceh sampai Papua. Setelah puas jalan-jalan, pekerja yang juga sedang kuliah di School of Government and Public Policy Indonesia ini menetap di Bali, “surga” pengembara digital, karena punya akses dan jaringan infrastruktur komunikasi dan transportasi yang baik.
Meski kelihatannya enak, bekerja secara remote punya banyak tantangan. Tantangan teknis seperti sinyal internet ngadat, listrik mati, atau tiba-tiba perangkat komputer rusak. Tantangan nonteknis umumnya berkaitan dengan cara kerja dan cara pandang orang lain. ”Banyak orang mengira sebagai digital nomad pekerjaan saya jalan-jalan atau liburan terus setiap hari. Padahal, ya enggak. Saatnya harus bekerja, ya bekerja,” kata Lita. Lita pernah mencoba bekerja dari rumah di kampung halamannya di Bojonegoro. orangtua mengira ia sedang liburan. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa ia memutuskan tinggal dan bekerja di kota lain. (Yoga)
”Food Estate” Dinilai Tak Relevan
Program lumbung pangan (food estate) dinilai tidak relevan dengan kondisi Indonesia. ”Indonesia memang negara tropis dengan biodiversitas yang tinggi, tetapi juga memiliki banyak keanekaragaman hama dan penyakit. Ketika sistem pertanian dibuat masif akan timbul ledakan hama dan ini sudah terjadi sejak 1960-an,” ujar peneliti sosiologi pertanian-pangan dan pengajar di Institut Teknologi Bandung, Angga Dwiartama, dalam diskusi media, Jumat (3/3). (Yoga)
Sejumlah Faktor Simultan Dorong Inflasi
Dihubungi Jumat (3/3) Ketua Komite Analis Kebijakan Ekonomi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Ajib Hamdani mengatakan, semua pihak perlu mewaspadai potensi lonjakan inflasi Maret 2023. Sebab, pada bulan ini banyak faktor pemicu inflasi yang terjadi secara bersamaan. Ia menjelaskan, faktor pertama adalah fenomena banjir yang menimpa area dan lahan pertanian sejumlah daerah di Indonesia. Kejadian tersebut bisa mengganggu produksi dan rantai pasok produk pertanian, yang mendorong kenaikan harga beras dan berbagai produk pertanian lainnya.
”Sektor pangan akan memberikan efek kenaikan inflasi yang cukup signifikan. Bahkan, Presiden sampai wanti-wanti agar jangan meremehkan kenaikan harga beras. Ini menjadi indikator kenaikan inflasi,” ujar Ajib. Selain harga beras, factor pemicu lainnya adalah kenaikan harga BBM nonsubsidi, mulai 1 Maret 2023, harga pertamax naik dari Rp 12.800 per liter menjadi Rp 13.300 per liter dan pertamax turbo naik dari Rp 14.850 per liter menjadi Rp 15.100 per liter. Faktor pemicu inflasi lainnya adalah momentum bulan puasa pada bulan ini. Bulan puasa secara historis bisa memicu kenaikan konsumsi akibat melonjaknya permintaan. Hal ini ditopang oleh bertambahnya perputaran uang di masyarakat. (Yoga)
RUMAH BERSUBSIDI, Problem Harga Bisa Hambat Pasokan
Pemerintah terus mendorong penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Namun, penyesuaian harga rumah bersubsidi yang terus tertunda dinilai bakal menghambat pasokan rumah bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dalam keterangan pers, Jumat (3/3) menyatakan, pemerintah berupaya meningkatkan penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat, melalui pembangunan rusun. Hunian vertikal jadi solusi atas perkembangan penduduk yang cepat, terutama di perkotaan, dan kian terbatasnya lahan untuk rumah tapak. Pada tahun 2023, Kementerian PUPR menargetkan dapat membangun 5.379 unit rusun sewa senilai Rp 2 triliun. Tahun lalu, 3.998 unit rusun terbangun dan dilanjutkan tahun ini sebanyak 5.379 unit. Rusun ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah, asrama mahasiswa, santri pondok pesantren, TNI/Polri, dan aparatur sipil negara.
Persatuan Perusahaan Real Estat Indonesia (REI) meminta pemerintah segera menetapkan harga baru rumah bersubsidi agar tidak menghambat pasokan. Harga rumah bersubsidi saat ini dipatok antara Rp 150 juta dan Rp 168 juta sesuai wilayah. Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat REI Paulus Totok Lusida menilai, pemerintah terus menunda penyesuaian harga rumah bersubsidi. Terakhir, pemerintah menjanjikan ketentuan harga baru rumah subsidi terbit Februari 2023. Persoalan itu juga mengemuka dalam Rapat Koordinasi Dewan Pengurus Pusat dan Daerah REI Se-Indonesia, di Medan, Sumut, Rabu (1/3). ”Kok, harga baru ditunda terus? Karena biaya produksi betul-betul sudah tidak menutupi lagi, sementara harga material sudah naik beberapa kali. REI sudah mempertanyakan kapan kepastian harga naik, tapi sampai hari ini belum ada jawaban,” ujar Totok. (Yoga)
Kemenkeu Evaluasi Sistem Pengawasan
Kementerian Keuangan mengundang tokoh-tokoh antikorupsi untuk meminta masukan dan saran terkait pengawasan harta pejabat yang tak wajar. Staf Khusus Menkeu Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo, Kamis (2/3/2023) malam, di Jakarta mengatakan, diskusi tersebut bertujuan mendapatkan masukan dari para tokoh antikorupsi untuk membuat reformasi di Kemenkeu. (Yoga)
Target 7,4 Juta Wisman Bakal Tercapai
JAKARTA, ID – Kalangan pelaku bisnis pariwisata di Tanah Air optimistis target 7,4 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan 1,4 miliar pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) tahun ini bakal tercapai. Pelonggaran mobilitas di berbagai belahan dunia sejalan dengan telah meredanya pandemi Covid-19, ekonomi di dalam negeri yang tetap solid di tengah ancaman krisis global, dan program-program pariwisata yang digalakkan pemerintah akan menjadi faktor pendukung pencapaian target tersebut. Hal itu diungkapkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran, Ketua Umum Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Pauline Suharno, dan Sekjen Gabungan Pengusaha Wisata Bahari dan Tirta (Gahawisri) Didin Junaedi kepada Investor Daily secara terpisah di Jakarta, Jumat (3/3/2023). Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, pihaknya ingin mendorong lebih banyak investasi penyediaan fasilitas pariwisata serta menyiapkan konsep pariwisata berkualitas dan berkelanjutan. (Yetede)
DJP Kumpulkan Pajak Digital Rp 11,03 Triliun
JAKARTA, ID – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah mengumpulkan pajak pertambahan nilai (PPN) perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE) senilai Rp 11,03 triliun per 28 Februari 2023. PPN PMSE dikumpulkan dari 124 perusahaan yang terdaftar di DJP. Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Neilmaldrin Noor menjelaskan, realisasi PPPN PMSE sebesar Rp 11,03 triliun ini berasal dari Rp 731,4 miliar setoran tahun 2020, Rpm 3,9 triliun setoran tahun 2021, Rp 5,51 triliun setoran tahun 2022, dan Rp 891,5 miliar setoran tahun 2023. Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 60/PMK.03/2022, pelaku usaha yang telah ditunjuk sebagai pemungut wajib memungut PPN dengan tarif 11% atas produk digital luar negeri yang dijualnya di Indonesia. “Selain itu, pemungut wajib membuat bukti pungut PPN yang dapat berupa commercial invoice, billing, order receipt, atau dokumen sejenis lainnya yang menyebutkan pemungutan PPN dan telah dilakukan pembayaran,” jelas Neil pada Jumat (3/3/2023). (Yetede)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









