Ekonomi
( 40512 )Gelar Private Placement, JPFA Siap Melepas 1,17 Miliar Saham
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) siap menggelar aksi korporasi di tahun ini. Terbaru, JPFA bakal menggelar penambahan modal tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) alias
private placement.
Merujuk keterbukaan informasi, Senin (27/2), JPFA akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 1.172.657.520 saham baru dalam aksi
private placement
. Nilai ini mewakili 10% dari total modal ditempatkan dan disetor emiten ini.
Saham baru yang akan diterbitkan berasal dari saham portepel Japfa Comfeed dengan nilai nominal Rp 200 per saham atau Rp 40 per saham jika dimungkinkan. "Tapi perseroan tidak memiliki rencana untuk segera melaksanakan
private placement," jelas manajemen Japfa Comfeed.
Rencana
private placement
JPFA akan mendilusi kepemilikan pemegang saham saat ini sebesar 9,09%. Rinciannya, kepemilikan Japfa Ltd akan menyusut menjadi 50,39% dari 55,43%. Sedangkan pemegang saham publik menciut menjadi 44,57% dari 49,61%.
Maximilianus Nico Demus, analis Pilarmas Investindo Sekuritas, menilai, langkah JPFA menggelar
private placement
bisa jadi ciri yang positif. Sebab, dengan aksi private placement, maka JPFA punya rencana bisnis yang akan dieksekusi.
SR018 Ditawarkan Dua Seri dengan Bunga 6,25%-6,4%
Sukuk ritel negara kembali ditawarkan pemerintah. Masa penawaran sukuk ritel seri terbaru, yaitu SR0018, akan berlangsung mulai 3 Maret hingga 29 Maret 2023.
Sukuk ritel seri SR018 ini memiliki dua seri. Tenor tiga tahun bernama SR018-T3 memberi bunga 6,25%, sedangkan tenor lima tahun, SR018-T5, menawarkan kupon 6,4% per tahun. Tingkat kupon tersebut dinilai mampu menarik perhatian investor.
Associate Director Fixed Income
Anugerah Sekuritas Ramdhan Ario Maruto menyebut, besaran kupon SR018 mencerminkan kondisi pasar obligasi saat ini. "Respons investor harusnya akan tetap baik," kata dia, Selasa (28/2).
Tapi menurut Ramdhan, SR018 dengan tenor tiga tahun akan lebih banyak dipilih investor dibandingkan tenor lima tahun. Sebab, kebiasaan investor memilih tenor lebih pendek, seperti SBR012 yang sebelumnya ditawarkan.
Ramdhan memprediksi penjualan SR018 untuk kedua seri setidaknya dapat menembus angka penjualan sebesar Rp 20 triliun. Untuk diketahui, seri sebelumnya, yakni SR017, terjual sebanyak Rp 27 triliun di tahun lalu.
SINYAL PEMANTIK IHSG
Sinyal pembagian dividen oleh emiten-emiten berkocek tebal dan geliat ekonomi jelang Ramadan diproyeksi menjadi katalis positif bagi pergerakan pasar saham pada Maret 2023. Sentimen itu bakal beradu kuat dengan tekanan akibat tren kenaikan suku bunga global dan konflik geopolitik. Sepanjang 2 bulan pertama tahun ini, indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak lesu. Indeks komposit parkir di level 6.843,24 pada Selasa (28/2). Di level itu, IHSG memerah tipis 0,11% dari posisi akhir 2022. Pelemahan IHSG tak terlepas dari koreksi harga saham emiten-emiten berkapitalisasi jumbo, terutama yang bergerak di sektor perbankan dan pertambangan. Head of Research Jasa Utama Capital Sekuritas Cheryl Tanuwijaya mengatakan IHSG sejauh ini terbebani oleh penurunan saham-saham terkait dengan batu bara sejalan dengan melandainya harga komoditas energi. Ke depan, IHSG dinilai berpotensi untuk rebound dan menembus level 7.000. Meski demikian, secara teknikal, resistance kuat IHSG ada di level 6.980 di tengah bayang-bayang sentimen The Fed. Potensi rebound IHSG, lanjut Cheryl, terbuka lantaran gangguan rantai pasok komoditas global masih terjadi akibat konflik geopolitik Rusia-Ukraina sehingga harganya diproyeksi bertahan di level tinggi. Selain itu, peluang pembagian dividen jumbo dari emiten-emiten di sektor energi juga menjadi magnet bagi investor untuk kembali melirik saham-saham batu bara. Head of Investor Relations Astra International Tira Ardianti membenarkan nilai dividen yang akan diusulkan perseroan dalam RUPST pada April 2023 menjadi yang tertinggi dalam 10 tahun terakhir. Tira menyatakan Grup Astra mencetak kinerja tertinggi pada 2022 didorong oleh pemulihan ekonomi dan harga batu bara.
INFLASI TERKENDALI : SUKU BUNGA ACUAN TAK BERANJAK
Bank Indonesia kembali memberikan sinyal untuk melanjutkan pengenduran kebijakan moneter menyusul tingkat inflasi indeks harga konsumen yang berangsur terkendali.
Sejak inflasi meroket pada Agustus tahun lalu, bank sentral telah menaikkan suku bunga acuan total sebanyak 225 basis poin. Hal itu dieksekusi guna menjaga ekspektasi inflasi, baik inflasi indeks harga konsumen (IHK) maupun inflasi inti.Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan bahwa stance kebijakan BI konsisten diarahkan untuk mengendalikan laju inflasi di dalam negeri. Dia meyakini inflasi inti akan tetap terjaga di bawah 4% pada semester pertama tahun ini dan inflasi IHK akan kembali ke tingkat di bawah 4% pada semester kedua 2023. “Sehingga tidak diperlukan lagi kenaikan suku bunga karena inflasi akan kembali ke target dan ini sebagai bagian dari mendukung pertumbuhan ekonomi,” jelas Perry, Selasa (28/2). Bisnis mencatat, pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Februari 2023 bank sentral memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga acuan sebesar 5,75%.
Adapun, pada Januari 2023, laju inflasi tercatat terus berlanjut turun menjadi sebesar 0,34% secara bulanan dan 5,28% secara tahunan. Penurunan inflasi pada periode ini didorong oleh inflasi inti dan administered prices yang melandai serta inflasi bahan pangan bergejolak (volatile food) yang terjaga.
Sementara itu, konsensus ekonom Bloomberg memperkirakan tingkat inflasi pada bulan kedua tahun ini bergerak relatif tenang, dengan estimasi rata-rata sebesar 5,43%. Adapun, estimasi atas inflasi pada Februari 2023 berada pada posisi 5,7%, sedangkan estimasi bawah sebesar 5%.Dalam kaitan ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kendati inflasi relatif terkendali pemerintah tetap mewaspadai risiko lesatan IHK jelang Ramadan dan Idulfitri.
Keketuaan Asean dan Transisi Energi
Transisi energi adalah isu yang semakin aktual seiring dengan komitmen global untuk upaya penurunan emisi karbon. Transisi energi adalah proses menurunkan bahan bakar fosil dan mengembangkan kembali seluruh sistem untuk beroperasi pada sumber energi rendah karbon. Kini telah banyak negara melakukan transisi energi untuk memenuhi target Net Zero Emission (NZE) atau netral karbon. Sebagai keketuaan organisasi negara-negara di kawasan Asia Tenggara (Asean) 2023, Indonesia bisa mendorong anggota Asean agar lebih agresif melakukan transisi energi. Indonesia juga bisa menjadi benchmark transisi energi di kawasan Asia Tenggara, mengingat pasar energi terbesar Asia Tenggara adalah Indonesia. Merujuk pada KTT G-20 di Bali 2022 lalu, Indonesia sudah menuju episentrum global dalam transisi energi yang diapresiasi dunia internasional. Perkembangan positif lainnya adalah saat World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Januari 2023 lalu, telah terbentuk komunitas baru untuk mendorong transisi energi berkeadilan di Asean. Forum Davos ini menjadi pertemuan perdana para pemimpin Asean untuk transisi energi yang berkeadilan. Komunitas ini bertujuan mempertemukan berbagai perusahaan multisektoral di Asean untuk mendorong transisi energi yang adil di kawasan. (Yetede)
Kolaborasi Konser dan Charity, BSI Pertegas Langkah Perjalanan Mahakarya untuk Indonesia
JAKARTA, ID - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) sukses menggelar BSI Charity Concert 2023 bertema ‘Perjalanan sebuah Mahakarya’ yang mengkolaborasikan kegiatan konser dengan charity, di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Selasa malam (28/2/2023). Selain sebagai apresiasi bagi seluruh masyarakat di Ta nah Air, BSI Charity Concert 2023 menjadi momentum bagi BSI untuk mempertegas langkah dan kontribusinya dalam mendukung perekonomian nasional, khususnya ekonomi dan keuangan syariah serta kebangkitan ekonomi kreatif di Tanah Air. Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan melalui acara yang memadukan konser dan charity, BSI ingin mengajak seluruh masyarakat Indonesia menyaksikan journey perseroan dalam mencapai pertumbuhan yang impresif dan berkelanjutan. Hery mengatakan berbagai pencapaian yang telah dicapai BSI selama 2 tahun ini adalah langkah awal bagi terbentuknya Islamic Ecosystem dan kebangkitan ekonomi syariah dalam negeri serta bersaing di tingkat global. Dengan visi dan misi BSI yang akan mendunia, menunjukkan bahwa bank syariah terbesar di Indonesia ini sejak awal dirancang untuk sebuah “Mahakarya” yang akan terus tumbuh seimbang dan berkelanjutan. (Yetede)
Pesta Laba Bank Besar Berlanjut di 2023
JAKARTA, ID – Pesta laba bersih bank-bank besar berpotensi berlanjut tahun 2023. Indikasi ini terlihat pada torehan laba bersih dua bank besar, yakni PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI/BBNI), pada Januari 2023. Berdasarkan catatan harian Mandiri Sekuritas (Mansek), d i k u t i p S e l a s a (28/2/2023), Bank Mandiri meraup laba bersih Rp 3,8 triliun Januari 2023, naik 24,9% secara tahunan (year on year/yoy) dan 30,6% secara bulanan (month on month/mom). Jumlah ini selaras dengan proyeksi konsensus analis. Lonjakan laba bersih Bank Mandiri disebabkan penurunan provisi sebesar 20% secara tahunan dan 32% secara bulanan menjadi Rp 753 miliar. Adapun pendapatan bunga bersih tumbuh solid, sebesar 13,7% menjadi Rp 5,9 triliun secara tahunan. Sementara itu, pendapatan berbasis komisi Bank Mandiri naik 6,6% menjadi Rp 1,1 triliun, dibandingkan bulan sama tahun lalu, namun turun 26% dibandingkan bulan sebelumnya. Pada saat yang sama, kredit bertumbuh 11,5%, dana pihak ketiga (DPK) naik 19,3%, loan to deposit ratio (LDR) 76,8%, dan margin bunga bersih (net interest margin/NIM) mencapai 5,2%. Adapun rasio dana murah mencapai 77,4%. (Yetede)
Menteri BUMN Minta BI Beri Dana Murah ke Himbara
JAKARTA, ID – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjelaskan terkait usulan suku bunga kredit mikro 0%, nantinya Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) akan diberi dana murah dari Bank Indonesia (BI). Namun, terkait mekanismenya masih didiskusikan supaya tidak ada yang dirugikan, baik perbankan, debitur, maupun BI. Menteri BUMN Erick Thohir (ET) menjelaskan, Kementerian BUMN telah membentuk tim dengan BI untuk mewujudkan program suku bunga kredit mikro 0% tersebut. Hal tersebut bermula ketika dirinya ditanyakan oleh Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk memberikan kredit UMKM lebih murah. “Nah, tentu apa yang sudah kami bicarakan dengan BI, bagaimana BI bisa memberikan dana murah ke Himbara dengan bunga 0%. Itu statement saya. Artinya apa? Kalau BI bisa memberikan bunga 0% ke Himbara, berarti bunga kredit UMKM bisa turun beberapa persen, itu yang kami dorong,” jelas Erick ditemui di Jakarta, Selasa (28/2/2023). (Yetede)
Gedung Putih Ultimatum Hapus TikTok dalam 30 Hari
Gedung Putih memberi semua badan federal Amerika Serikat waktu selama 30 hari untuk menghapus TikTok dari semua perangkat pemerintah. Seperti dilansir Al Arabiya Selasa 28 Februari 2023, hal ini karena aplikasi media sosial milik China itu dianggap memiliki masalah keamanan. Kantor Manajemen dan Anggaran AS menyebut pedoman tersebut, yang dikeluarkan Senin, sebagai "langkah maju yang penting dalam mengatasi risiko yang disajikan oleh aplikasi terhadap data pemerintah yang sensitif."
Beberapa lembaga, termasuk Departemen Pertahanan, Keamanan Dalam Negeri, dan Negara Bagian, telah memberlakukan pembatasan. Pedoman tersebut meminta seluruh pemerintah federal untuk mengikutinya dalam waktu 30 hari. “Pemerintahan Biden-Harris telah banyak berinvestasi dalam mempertahankan infrastruktur digital negara kita dan membatasi akses musuh asing ke data Amerika,” kata Chris DeRusha, kepala petugas keamanan informasi federal. Pedoman tersebut pertama kali dilaporkan oleh Reuters. (Yoga)
Stimulus Pengikat Konsumsi
JAKARTA-Pemerintah dinilai perlu menyiapkan stimulus agar simpanan masyarakat di bank dikeluarkan untuk berbelanja. Bentuknya bisa berupa subsidi pembelian rumah ataupun diskon. "Dalam konsteks menarik minat konsumsi kelas menengah keatas, Opsi lainnya berfokus pada sektor pariwisata. Kalangan masyarkat atas dapat didorong untuk melancong. Salah satunya lewat diskon, baik untuk mengurangi ongkos transportasi maupun akomodasi. "Pemerintah juga bisa memberikan subsidi kepada para pelaku industri hingga mereka bisa menurunkan harga jual. Presiden Jokowi meminta masyarakat yang membiarkan tabungannya mengendap. "Saatnya ambil duit dari tabungan. Mari spending money," tuturnya. Presiden juga meminta jajarannya mempercepat perizinana acara-acara yang bisa memicu belanja, seperti konser hingga pertandingan olahraga. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









