Konsumsi dan Investasi Jadi Penopang Pertumbuhan
Perlambatan pertumbuhan ekonomi global diprediksi bisa mengganggu target pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tahun lalu banyak ditopang ekspor. Agar target tetap dapat tercapai, pemerintah mengalihkan focus pertumbuhan ke konsumsi dalam negeri, investasi, dan menjaga stabilitas pasar keuangan. Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, ia optimistis Indonesia mampu mencapai target pertumbuhan ekonomi di atas 5,3 %, dengan berkaca pada tren baik pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun lalu, yang mampu tumbuh 5,31 %. Tertinggi selama 10 tahun terakhir.
”Kita optimistis. Kita melihat kinerja baik tahun 2022 bisa dicapai di tengah keadaan ekonomi global yang pasang surut,” kata Airlangga di acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2023, di Jakarta, Selasa (28/2). IMF memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global akan melambat menjadi 2,9 % di tahun 2023 karena permasalahan krisis iklim, perang, dan lainnya sehingga bisa berdampak ke Indonesia, khususnya di bidang ekspor. Mengantisipasi penurunan ekspor, pemerintah akan berfokus pada peningkatan konsumsi dalam negeri dan investasi. ”Mengantisipasi hal itu, kita harus mendorong konsum- si dan investasi karena ekspor diproyeksikan menurun. Target investasi tahun ini Rp 1.400 triliun dan pada tahun 2024 Rp 1.600 triliun,” ujarnya. (Yoga)
Postingan Terkait
Ketahanan Investasi di Sektor Hulu Migas
Pemerintah akan Menjaga Laju Invetasi Asing
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Rendahnya Belanja Produktif Menghambat Pemulihan
Perjuangan Jakarta untuk Tumbuh 6% di 2026
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023