Ekonomi
( 40512 )Ganjar dan Prabowo Berpeluang Duet di Pilpres 2024
JAKARTA, ID – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto berpeluang diduetkan pada Pemilu 2024. Jika berduet, Ganjar dan Prabowo memiliki peluang menang paling tinggi. Hal ini ditegaskan Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting atau SMRC, Sirojudin Abbas kepada Beritasatu. com, di Jakarta, Jumat (10/03/2023). “Jika bisa bergabung, Ganjar- Prabowo akan menjadi pasangan bagus, akan saling memperkuat, secara elektoral, peluang kemenangan pasangan ini sangat besar,” ujar Abbas. Hal itu disampaikan Abbas menanggapi aksi foto bersama Presiden Joko Widodo, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat kunjungan kerja di Kebumen, Jawa Tengah, Kamis (09/03/2023). Apalagi, kata Abbas, jika duet Ganjar-Prabowo bisa mengamankan dukungan dari koalisi partai-partai berbasis nasionalis dan Islam. Menurut dia, Prabowo juga bisa mengisi salah satu sektor kelemahan Ganjar, khususnya di sektor kebijakan luar negeri dan pertahanan-keamanan. (Yetede)
BI: Kinerja Ekonomi Terbaik Pascapandemi, RI Negara Tepat untuk Investasi
JAKARTA, ID – Indonesia memiliki kinerja ekonomi terbaik pascapandemi dengan pertumbuhan sebesar 5,31% pada 2022. Dengan pertumbuhan positif tersebut, investor mancanegara dapat berinvestasi di Indonesia dibandingkan di negara lain. Hal itu dikemukakan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo saat mempromosikan peluang investasi dan perdagangan melalui penyelenggaraan Indonesian Invesment Forum in Dubai (IIFD) 2023 di Dubai, Uni Emirat Arab. “IIFD bertujuan membuka kesempatan untuk menarik foreign direct investment (FDI), sekaligus memperluas pasar bagi produk berorientasi ekspor,” jelas Perry dalam keterangan resmi, di Jakarta, Kamis (9/3/2023). Rangkaian IIFD 2023 diselenggarakan oleh BI bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Dubai, Kedutaan RI di Abu Dhabi, Indonesia Investment Promotion Centre (IIPC)-Kementerian Investasi RI, dan Indonesian Trade Promotion Centre (ITPC)-Kementerian Perdagangan RI pada 8 Maret 2023. Dalam kegiatan itu, Perry menyampaikan tiga alasan penting mengapa investor mancanegara harus berinvestasi di Indonesia dibandingkan di negara lain. Pertama, Indonesia memiliki kinerja ekonomi terbaik pascapandemi. Fundamental ekonomi Indonesia tergolong kuat dengan akselerasi digitalisasi yang optimal. “Perekonomian Indonesia lebih stabil dalam moneter dan keuangan, hal ini baik untuk investasi,” ujar dia. (Yetede)
Jala Berlubang Menggaet Investor IKN
JAKARTA – Upaya Otoritas Ibu Kota Nusantara (OIKN) menjaring investor proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara masih terbatas pada penjajakan minat. Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Agung Wicaksono, menyatakan sejauh ini sudah ada lebih dari 140 letter of interest (LoI) atau pernyataan minat investasi yang digalang lembaganya. "LoI itu akan ditindaklanjuti dengan berbagai pertemuan, pertukaran data, hingga perjanjian kerahasiaan,” ucapnya kepada Tempo, kemarin. Menurut Agung, segala penjajakan dan tawaran yang mengarah ke IKN masih harus disaring. Setiap diskusi OIKN pun dimanfaatkan untuk sosialisasi insentif proyek, salah satunya pengurangan pajak yang baru dikukuhkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2023 tentang Pemberian Perizinan Berusaha, Kemudahan Berusaha, dan Fasilitas Penanaman Modal bagi Pelaku Usaha di IKN. Tak terbatas di Indonesia, perburuan investasi IKN pun melebar ke luar negeri. Upaya terbaru adalah kunjungan kerja OIKN ke Jepang pada 17 Februari-1 Maret lalu. Agung membenarkan adanya kunjungan itu. Di sana, kata dia, perwakilan Otorita sempat bertemu dengan 100 entitas yang tergabung dalam Keidanren, semacam kamar dagang atau federasi perusahaan besar asal Negeri Sakura. "Sangat menjanjikan," kata dia, menjelaskan hasil pertemuan itu. (Yetede)
Bisnis Sewa Properti untuk Anak Muda
MEMILIKI rumah pribadi di pusat kota sudah menjadi semacam mimpi di siang bolong bagi masyarakat berpenghasilan menengah, termasuk generasi muda yang baru membangun karier. Harga yang terlampau tinggi membuat segmen pembeli pemula ini bergeser ke hunian di kota penyangga. Namun masalah tak selesai karena lokasi perumahan umumnya terpaut jauh dari lokasi kerja, belum ditambah beban macet di jalan atau berdesakan di angkutan umum. Jalan tengahnya adalah menyewa tempat tinggal di dekat kantor. Tingginya kebutuhan atas hunian sewa ini dilirik Sabrina Soewatdy dan Sarah Soewatdy. Kakak-adik tersebut langsung menyasar konsumen hunian komunal alias coliving sejak 2019. Sabrina yang sudah menggeluti bisnis properti selama delapan tahun itu paham betul soal kebutuhan pasar perumahan. Lulusan Program Master of Architecture di University of California itu saling melengkapi ide dengan adiknya, Sarah, yang juga malang melintang selama 12 tahun di industri akomodasi. Keduanya merintis Rukita—kependekan dari rumah kita—startup layanan coliving yang menyediakan sewa rumah tapak hingga apartemen. “Kami ingin menjawab kebutuhan 50 juta generasi muda kelas menengah yang belum tertangani oleh para pengembang properti ataupun pemerintah,” ujar Sabrina kepada Tempo, kemarin. (Yetede)
Menjaga Pangan Lokal Papua melalui UMKM
Restoran Isasai milik Ulin Epa dan suaminya, Fredi Bartholomeus terletak di Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua. Restoran yang berupa deretan rumah panggung di pinggiran Danau Sentani berkapasitas 500 orang ini dikelola wirausaha asli Papua. Pelayan yang membawa menu pun mengenakan kemeja dengan corak khas Papua, dan semua makanan yang disajikan adalah kuliner lokal dari Sentani, Kabupaten Jayapura, kampung halaman Ulin. Terdapat 12 kuliner lokal yang disediakan, antara lain papeda panas atau dalam bahasa Sentani disebut fi naunge, papeda bungkus atau finukhu, dadar sagu atau sinole, ikan gabus kuah kuning, ikan gabus kuah hitam, ubi ungu, keladi tumbuk, dan sayur genemo lilin santan. ”Isasai adalah restoran yang hanya menyajikan kuliner khas Jayapura dan tempat konservasi ikan gabus. Kami ingin mempertahankan tradisi mengonsumsi kuliner lokal yang dikemas secara menarik dan disajikan di sebuah restoran. Ada 14 pekerja di Isasai yang mayoritas pemuda setempat,” kata Ulin (36). Omzet Isasai Rp 60 juta per bulan dengan kunjungan paling ramai di hari kerja.
Yafet Wetipo (34) melahirkan usaha kafe dan sangrai kopi Papua sejak 2018 di daerah Yoka, Distrik Heram. Di tempat usahanya, Highland Roastery Coffee Papua, yang berjarak 1 km dari Restoran Isasai, Yafet mempekerjakan lima karyawan. Tempat ini juga menjual biji kopi yang belum disangrai dan telah disangrai kepada pelanggannya di 17 kedai kopi dan tiga tempat usaha sangrai kopi di Kota Jayapura, Kabupaten Manokwari, dan Kota Sorong. Highland Roastery Coffee Papua menjual 300 kg produk kopi per minggu dengan omzet Rp 25 juta per bulan. Yafet membeli biji kopi dari 100 petani dari empat kabupaten di Papua Pegunungan, yakni Jayawijaya, Yahukimo, Lanny Jaya, dan Pegunungan Bintang. Kadis Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Kota Jayapura Robert Awi mengapresiasi UMKM restoran serta kafe yang dikelola anak asli Papua. Saat ini, industri rumah tangga di bidang kuliner dan olahan pangan lokal di Jayapura mencapai 2.100 pelaku usaha atau 30 % dari total 7.800 UMKM di Jayapura. Setiap tahun, kata Robert, pihaknya terus mendata UMKM dan menyiapkan pendampingan, pelatihan, hingga bantuan bagi pelaku UMKM yang telah berjasa bagi pertumbuhan ekonomi di Jayapura. (Yoga)
(Yoga)Pelabuhan Patimban Terus Dikembangkan
Pelabuhan Patimban di Subang, Jabar, terus dikembangkan untuk mendukung kawasan industri yang berada di sebelah timur Jakarta. Pelabuhan yang mulai beroperasi pada 2021 ini telah melayani bongkar muat kapal domestik ataupun kapal internasional, dan akan segera ditunjang dengan akses jalan tol menuju pelabuhan. Kepala Seksi Keselamatan Berlayar Penjagaan dan Patroli Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Patimban Capt Tri Hananto menyampaikan, Pelabuhan Patimban masuk dalam kawasan yang berintegrasi dengan kawasan industri di Karawang ataupun Subang, Bandara Internasional Jabar Kertajati, dan jalan tol. Kawasan Rebana Metropolitan yang dikembangkan di Jabar juga akan terintegrasi dengan Pelabuhan Patimban sehingga diharapkan akan meningkatkan sinergi pengembangan kawasan melalui integrasi rantai logistik industri besar, menengah, kecil, dan peningkatan konektivitas kawasan.
”Pelabuhan Patimban dibangun untuk meningkatkan perekonomian daerah di sekitarnya, juga untuk mengurangi kepadatan bongkar muat, khususnya kendaraan, di Pelabuhan Tanjung Priok,” katanya kepada wartawan yang mengikuti acara Media Gathering Suryacipta 2023 di Subang, Kamis (9/3). Pelabuhan Patimban dikembangkan dalam beberapa tahap. Tahap I-1 (2018-2021), tahap I-2 (2021-2023), tahap II (2024-2025), dan tahap III (2026-2027). Tahap I sudah selesai 100 %. Sekarang ini sedang berlangsung tahap II, tahap III akan dikembangkan dengan sistem kerja sama antara pemerintah dan badan usaha (KPBU). Fasilitas yang sudah terbangun di Pelabuhan Patimban meliputi gedung administrasi atau perkantoran, areal reklamasi seluas 60 hektar (ha), area dermaga peti kemas, lapangan penumpukan, dan dermaga kendaraan. Kedalaman kolam di Pelabuhan Patimban saat ini minus 10 meter low water spring (LWS) dan sedang dikeruk lagi untuk mencapai minus 14 meter LWS. (Yoga)
Ekspor Ditargetkan 5 Miliar Dollar AS
Ekspor industri furnitur ditargetkan mencapai 5 miliar USD pada tahun 2024. Upaya tersebut akan disokong skema pembiayaan dan perluasan pasar ekspor serta pameran yang dapat mendatangkan 12.000 pembeli dari 112 negara. Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan, nilai ekspor mebel termasuk kerajinan sepanjang tahun 2022 mencapai 3,5 miliar USD. ”Artinya, nilai ekspor (mebel) 5 miliar USD belum tercapai,” ujarnya saat membuka International Furniture Expo (Ifex) 2023 yang digelar di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (9/3).
Menurut Airlangga, industri furnitur menjadi salah satu sektor yang memanfaatkan bahan baku lokal yang menghasilkan devisa bagi Indonesia. Penyerapan bahan baku itu menggunakan mata uang rupiah, sedangkan hasil ekspornya dalam mata uang USD. Secara teknis, Airlangga meminta Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita, yang turut hadir dalam pembukaan itu, memfasilitasi studi terkait peta jalan dalam mendongkrak ekspor mebel hingga 5 miliar USD beserta potensi perluasan pasarnya. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) juga perlu dilibatkan dalam penyusunan peta jalan tersebut. (Yoga)
Digitalisasi Anggaran untuk Cegah Korupsi
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa, Kamis (9/3/2023), mengatakan, pihaknya akan memperkuat digitalisasi penganggaran dan pelaporan untuk sinergi program pengentasan kemiskinan ekstrem. Menurut dia, dengan digitalisasi yang terhubung dengan sistem di Kementerian Keuangan, realisasi anggaran diharapkan tepat sasaran, kredibel, dan bisa dipertanggungjawabkan. (Yoga)
Ekspor Jadi Pasar Baru Kelapa dari Nias
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Nias Utara Salomon Omasio Gea, Kamis (9/3/2023), mengatakan, Nias Utara, Sumatera Utara, pertama kalinya mengekspor 74 ton kelapa segar ke Kota Hainan, China. Ekspor menjadi pasar baru kelapa Nias yang melimpah dan murah senilai Rp 800-Rp 1.200 per buah. Harga kelapa bisa anjlok di bawah Rp 800 jika panen melimpah atau jika distribusi ke luar Nias tersendat. (Yoga)
Juni 2023, Tembaga dan Timah Boleh Tetap Ekspor
Pemerintah mulai mengirim sinyal lebih terang akan menunda kebijakan pelarangan ekspor tembaga dan timah pada Juni 2023. Salah satu pertimbangannya, proyek smelter tembaga molor akibat pandemi Covid-19. Pelaku industri timah belum siap menggarap produk hilir berupa
tin plate, tin solder
dan
tin chemical.
Merujuk Undang-Undang Nomor 3/ 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba), tiga tahun setelah beleid terbit, semua mineral mentah yang diekspor harus melalui proses peningkatan nilai tambah di Tanah Air. Ini artinya, pemerintah harus men-stop ekspor mineral mentah.
Irwandy Arif, Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Percepatan Tata Kelola Mineral dan Batubara, Rabu (8/3) menjelaskan, sejak Januari 2020, bijih nikel sudah dilarang ekspor. "Juni 2023 bijih bauksit pasti dilarang. Namun (konsentrat) tembaga, timah (tin ingot), dan emas, masih dalam proses, tergantung kebijakan pimpinan, keputusan Pak Presiden," ungkap dia.
Khusus konsentrat tembaga, Irwandy bilang, pemerintah mempertimbangkan kendala pembangunan smelter akibat pandemi Covid-19.
Saat ini, dua smelter yang akan mengolah konsentrat tembaga menjadi katoda terus menunjukkan perkembangan. Smelter yang dibangun PT Freeport Indonesia dan PT Amman Mineral Nusa Tenggara akan selesai akhir 2024.
Ihwal komoditas timah, sejatinya saat ini sudah menjadi
tin ingot
dengan kadar kemurnian mencapai 99,99%. Kata Irwandy, di sini tugas Kementerian ESDM sudah selesai. Menurutnya, hilirisasi timah di Indonesia akan menghasilkan tiga jenis produk, yakni pelat timah
(tin plate),
timah solder
(tin solder),
dan timah kimia
(tin chemical).
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









