Ekonomi
( 40789 )BEI Targetkan Pasar Syariah Tumbuh 10%
Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan jumlah investor pasar modal syariah serta nilai transaksi perdagangannya bisa tumbuh 10% pada 2023. Namun target tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan.
Kepala Pasar Modal Syariah BEI Irwan Abdalloh mengatakan, saat ini kebanyakan investor syariah didominasi oleh generasi Z atau investor muda. Pulihnya perekonomian membuat generasi ini kembali banyak berbelanja ketimbang berinvestasi. Sehingga, ada potensi perlambatan nilai, volume dan frekuensi perdagangan efek syariah.
Sedikit kilas balik, sepanjang 2022, jumlah investor syariah mencapai 117.942 atau tumbuh 12,13% secara tahunan. Sementara jumlah investor syariah yang aktif di 2022 sebanyak 30.975 investor.
Namun, total nilai transaksi pasar syariah hanya mencapai Rp 10,1 triliun, turun 17,88% secara tahunan.
Di sisi lain, BEI masih optimistis bahwa pertumbuhan investor syariah masih akan terus berlanjut. Hal ini didorong oleh adanya penyederhanaan bank RDN, yang memudahkan masyarakat untuk membuka rekening.
"Kami menargetkan investor pasar modal syariah bisa tumbuh 10%, termasuk nilai dan transaksi frekuensi" imbuh dia.
SVB Kolaps, Harga Obligasi Lokal Meningkat
Harga obligasi dalam negeri naik pasca diumumkannya kebangkrutan Silicon Valley Bank (SVB). Investor dinilai masih percaya diri setelah otoritas keuangan negeri Paman Sam turun tangan membantu SVB.
Kemarin (13/3), harga surat utang negara (SUN) acuan tenor 10 tahun berada di 101,26%. Posisi ini naik dari hari sebelumnya, di 100,51%. Efeknya, imbal hasil SUN seri FR0096 ini turun menjadi 6,82% dari 6,93%.
Director & Chief Investment Officer Fixed Income
Manulife Aset Manajemen Ezra Nazula menilai, dalam jangka pendek, terlihat dukungan investor ke pasar obligasi Indonesia. Penyebabnya, imbal hasil US Treasury turun. Senin (13/3),
yield
US Treasury turun 0,27% ke level 3,42%.
Kurs dollar AS juga melemah, makin memberi kepercayaan bagi investor masuk ke pasar obligasi dalam negeri. Imbal hasil obligasi Indonesia pun turun.
Presiden dan CEO Pinnacle Persada Investama Guntur Putra sepakat, efek kolapsnya Silicon Valley Bank ke pasar obligasi dalam negeri tidak akan begitu besar. Kejadian ini tidak menciptakan kondisi pelarian likuiditas.
Pembiayaan Sindikasi Tancap Gas di Awal Tahun
Kesepakatan kredit sindikasi di awal tahun mulai menggeliat. Hal ini seirama dengan pertumbuhan kredit perbankan sebesar 10,53% per Februari 2023.
Merujuk ke
Bloomberg League Table Reports,
sudah ada empat kesepakatan kredit sindikasi sejak awal tahun hingga 13 Maret 2023 senilai US$ 1,75 miliar atau sekitar Rp 27,05 triliun (asumsi kurs Rp 15.451). Capaian ini meningkat 2% dari periode yang sama tahun lalu.
Pada awal tahun ini, Sumitomo Mitsui Financial Group (SMFG) tercatat jadi jawara kredit sindikasi, diikuti Bank Central Asia (BCA) dan Sarana Multi Infrastruktur (SMI).
EVP
Corporate Communication & Social Responsibility
BCA, Hera F. Haryn menyatakan, BCA berkomitmen mendukung pembangunan infrastruktur ke proyek strategis nasional seperti infrastruktur jalan tol, konstruksi, dan kelistrikan, melalui pemberian kredit sindikasi.
Hingga akhir Februari 2023, BCA berkontribusi dalam kredit sindikasi Rp 21,72 triliun, dengan nilai keikutsertaan sebesar Rp 6,01 triliun. Sebagai pengelola, bank bisa bertindak sebagai
mandated lead arranger
ataupun
bookrunner.
Bank Rakyat Indonesia (BRI) juga akan aktif terlibat dalam kredit sindikasi di tahun ini untuk menyalurkan kredit korporasi. BRI menilai prospeknya masih terbuka lebar, dan BRI sudah mengucurkan kredit sindikasi senilai US$ 312 juta hingga Februari.
Bank Gagal di Era Uang Ketat
Penutupan Silicon Valley Bank (SVB) oleh regulator California, AS, Jumat(10/3) merupakan kebangkrutan perbankan terbesar sejak krisis finansial global 2008. Dengan total aset sebesar 209 miliar USD, SVB merupakan tulang punggung pendanaan perusahaan rintisan berbasis teknologi. Sinyal kepanikan menyebar ke pasar keuangan global, ditandai dengan koreksi harga saham sektor perbankan dan sektor industri berbasis teknologi. Kebangkrutan SVB seakan bagian dari meredupnya inovasi (keuangan). Hal ini dimulai dengan kolapsnya harga aset kripto (Crypto Winter), gelombang pemutusan hubungan kerja di sektor usaha rintisan (start up), serta koreksi valuasi perusahaan berbasis teknologi.
Di dalam negeri, belum lama ini OJK menyatakan ada 25 perusahaan peer-to-peer (P2P) lending dengan rasio kredit macet melebihi 5 %. Selain itu, terdapat 19 perusahaan finansial berbasis teknologi dengan ekuitas di bawah Rp 2,5 miliar. Padahal, sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK Nomor 10 Tahun 2022 mengenai Layanan Bersama BerbasisTeknologi Informasi, pendanaan modal semua perusahaan teknologi finansial (fintech) harus di atas Rp 2,5 miliar mulai Juli 2023. Sepertinya, akan ada perusahaan tekfin yang harus gulung tikar karena tidak memenuhi ketentuan.Musim gugur sektor teknologi(keuangan) semakin terasa ganas dengan kolapsnya SVB, sementara risiko resesi global masih tetap menghantui. (Yoga)
ASEAN Jinakkan Konflik lewat Kolaborasi Ekonomi
ASEAN menekankan sentralitas sebagai landasan kerja sama. Harapannya, semakin tinggi kerja sama ekonomi, semakin rendah risiko konflik di Indo-Pasifik. ”Tujuan utama Pandangan ASEAN tentang Indo-Pasifik (AOIP) adalah menurunkan ketegangan sebanyak mungkin. Tidak ada konflik, apalagi perpecahan,” kata Sekjen ASEAN Kao Kim Hourn dalam kuliah umum ”Peran ASEAN di Indo-Pasifik dan Keketuaan Indonesia” di Universitas Pelita Harapan (UPH), Tangerang, Banten, Senin (13/3). Ia menekankan, di tengah gempuran berbagai masalah geopolitik, kekompakan dan solidaritas ASEAN menjadi kunci bisa berjalannya sentralitas organisasi ini. Krisis di Myanmar dan perang Ukraina-Rusia menunjukkan perdamaian tidak bisa disia-siakan. Konflik-konflik global kini berujung pada krisis energi dan pangan. ”ASEAN mengarusutamakan AOIP di semua kebijakan dan negara-negara mitra wicara serta negara lain yang tertarik bekerja sama,” kata Kao.
AOIP berlandaskan prinsip inklusivitas dan keterbukaan. Penekanannya pada kerja sama ekonomi dan perdagangan. ASEAN ingin AOIP bisa meningkatkan perdagangan dan investasi, baik intranegara ASEAN, negara-negara mitra wicara, maupun perusahaan-perusahaan swasta internasional. Staf Khusus Menlui RI untuk Urusan Diplomasi Kawasan, Ngurah Swajaya menjelaskan, keketuaan Indonesia di ASEAN selama tahun 2023 fokus membangkitkan kembali perekonomian kawasan pascapandemi Covid-19. Selain itu, juga mengamankan pasokan energi dan pangan di tengah konflik terbuka Ukraina-Rusia. ”Kita menekankan pada kolaborasi dengan semua pihak. Kepentingan demi kesejahteraan bersama ini bervisi jauh ke depan dan tidak elitis,” ujarnya. Keberadaan AOIP bertujuan mewujudkan ASEAN sebagai titik pusat pertumbuhan ekonomi. Kawasan ini, di tengah segala masalah, selalu relatif stabil dengan pertumbuhan yang dinamis. (Yoga)
Perbankan Nasional Masih Mendanai Investasi Energi Kotor
Bank-bank milik pemerintah dinilai belum berkontribusi besar membantu Indonesia mengurangi emisi karbon. Bank-bank tersebut masih mendanai industri sector energi kotor seperti perusahaan batubara. Porsi pendanaan untuk mendukung energi bersih minim sehingga upaya mengatasi krisis iklim lambat. ”Sebenarnya bank-bank ini mau meninggalkan batubara, tetapi kebijakan pemerintah setengah hati meninggalkan batubara, maka mereka tak akan pernah berhenti mendanai batu bara. Seharusnya wajah pemerintah jelas, tak setengah hitam setengah hijau seperti sekarang,” kata juru kampanye 350 Indonesia, Suriadi Darmoko. Suriadi menyampaikan hal itu dalam diskusi media bertajuk ”Pesan Krisis Iklim untuk Pemegang Saham dan CEO di RUPS Bank BUMN”, di Jakarta, Senin (13/3). Laporan koalisi sipil Bersihkan Bankmu tahun 2022 menunjukkan Bank Mandiri mendanai sindikasi kredit pembangunan PLTU Jawa 9 dan 19. Bank itu juga mengucurkan pinjaman pada perusahaan batubara terbesar kedua di Indonesia, Adaro Energy.
Adapun Bank BRI mendanai sejumlah proyek PLTU Pangkalan Susu, Tarahan II, dan PLTU 2 Riau-Selat Panjang. BRI juga mendanai pembangunan PLTU Ultra Super Critical yang merupakan bagian dari proyek 35.000 megawatt. BNI terlibat dalam pemberian kredit kepada Adaro Energy dan perusahaan tambang batubara ABM Investama. Pertambangan batubara juga masuk 10 besar sektor usaha dalam debitor grup BNI. Selain itu, mereka juga menyoroti bank swasta nasional, Bank Central Asia, yang memberikan pinjaman pada United Tractors, perusahaan sektor alat berat dan tambang batubara. Padahal, data Kementerian ESDM per akhir 2022 menyatakan, Indonesia memerlukan dana Rp 60,61 triliun untuk pembiayaan energi baru terbarukan dan konservasi energy (EBTKE). Kebutuhan dana itu baru terpenuhi Rp 23,6 triliun atau 38,94% target 2022. Total rencana investasi EBT yang dibutuhkan Indonesia sampai 2030 sebesar Rp 1.917 triliun. (Yoga)
PUPUK BERSUBSIDI Ketersediaan Stok Dijamin
PT Pupuk Indonesia (Persero) menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi untuk petani menjelang musim tanam gadu pada April tahun ini. Stok pupuk bersubsidi di gudang lini III atau gudang milik pemerintah kabupaten/kota mencapai dua kali lipat dari ketentuan minimum stok yang ditetapkan pemerintah. Senior Vice President Sekretaris Perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) Wijaya Laksana menyampaikan, stok pupuk bersubsidi di gudang lini III per 13 Maret 2023 sebanyak 649.374 ton, setara 190 % atau hampir dua kali ketentuan stok minimum yang ditetapkan pemerintah sebanyak 341.556 ton. ”Stok ini terdiri dari pupuk Urea sebanyak 368.014 ton atau 178 % dari ketentuan minimum 206.856 ton dan pupuk NPK (nitrogen, fosfor, dan kalium) sebanyak 281.360 ton atau 209 % dari ketentuan minimum 134.690 ton,” ungkapnya di Jakarta, Senin (13/3/2023).
Sampai 11 Maret 2023, pupuk bersubsidi yang sudah tersalurkan sebanyak 1,5 juta ton atau 67,4 % alokasi yang ditetapkan untuk bulan Maret sebesar 2,23 juta ton. Rinciannya, pupuk urea sebanyak 885.675 ton atau 67,2 % dari surat keputusan dinas pertanian, pupuk NPK sebesar 614.106 ton atau 69,3 % dari SK dinas, dan NPK kakao atau formula khusus sebanyak 5.973 ton atau 19,5 % dari SK dinas. ”Tahun ini, kami mendapat penugasan dari pemerintah untuk menyalurkan pupuk bersubsidi sebanyak 7,8 juta ton, yang terdiri dari 4,6 juta ton urea dan 3,2 juta ton NPK,” katanya. Wijaya memastikan, penyaluran pupuk bersubsidi diawasi Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3) untuk mencegah penyimpangan. (Yoga)
Impor Baju Bekas Matikan UMKM
Menjamurnya impor pakaian bekas di dalam negeri dapat mematikan UMKM perajin tekstil. Pelaku UMKM ini menjadi kehilangan pendapatan karena pasarnya tergerus produk impor pakaian bekas. Lantaran gangguan penjualan pada bagian hilir industritekstil, bagian hulu juga akan terdampak hingga berpotensi terjadi pengurangan tenaga kerja. ”Ini ilegal. Ini tidak bisa di benarkan. Impor pakaian bekas menggerus pasar sehingga mematikan UMKM,” ujar Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam diskusi dengan media di Jakarta, Senin (13/3). Menurut Teten, fenomena menjamurnya impor pakaian bekas juga melanda di sebagian negara di kawasan Afrika.
Dalam sebuah studi, menjamurnya impor pakaian bekas ini tak hanya mematikan UMKM yang kalah bersaing di pasar domestik, tetapi juga memicu hilangnya potensi tenaga kerja di sana hingga puluhan ribu orang. Teten menambahkan, salah satu yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan produk tekstil UMKM adalah mengedukasi konsumen bahwa pakaian bekas hasil impor itu lebih banyak mudaratnya. Selain berpotensi mematikan bisnis UMKM, impor pakaian bekas juga tidak sejalan dengan semangat bangga produk buatan dalam negeri. Pakaian bekas impor, lanjut Teten, juga memiliki permasalahan kebersihan. sebab, pembeli tidak pernah tahu sebelumnya pakaian ini dipakai siapa dan bisa saja membawa suatu penyakit tertentu karena tidak terjamin kebersihannya. (Yoga)
RI Bidik Pasar Ekspor dan Investasi Tiga Kawasan
Indonesia membidik pasar ekspor dan investasi tiga kawasan, yakni Asia Selatan, Timur Tengah, dan Afrika, pada tahun ini. Langkah tersebut penting dilakukan di saat sejumlah pasar ekspor utama RI, seperti AS, Uni Eropa, dan Jepang, tengah lesu. Mendag Zulkifli Hasan, Senin (13/3) mengatakan, Asia Selatan, Timur Tengah, dan Afrika merupakan tiga kawasan penting bagi Indonesia untuk menjaga kinerja ekspor dan menumbuhkan peluang investasi. Di Asia Selatan, Indonesia akan fokus menggarap pasar India, Pakistan, dan Bangladesh. Potensi pasar ketiga negara itu sangat besar, yakni 2 miliar jiwa. Pada tahun lalu, surplus neraca perdagangan RI dengan ketiga negara tersebut juga masih besar. Surplus dagang RI dengan India 14 miliar USD, Pakistan 3 miliar USD, dan Bangladesh 2 miliar USD.
”India, menjadi negara tujuan ekspor terbesar Indonesia selain AS, China, Uni Eropa, dan Jepang. Oleh karena itu, menjadi bagian penting dari penerapan strategi ekspor RI pada tahun ini,” kata Zulkifli di Kedbes RII di New Delhi, India. Dubes Indonesia untuk India Ina Hagniningtyas Krisnamurthi menambahkan, tahun ini, pertumbuhan ekonomi India diperkirakan melambat dibandingkan tahun lalu. Inflasi di India juga cukup tinggi karena banyak bergantung pada bahan baku impor. ”Meskipun begitu, daya beli masyarakat India masih kuat karena ketersediaan bahan pangan di dalam negeri cukup beragam, mulai dari pangan berharga murah hingga mahal,” tuturnya. Pada 2023, ekonomi India diperkirakan tumbuh 6,1 %. Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva menyebut, performa ekonomi India cukup mengesankan tahun ini dan akan berkontribusi 15 % PDB dunia. Bersama China, pertumbuhan ekonomi India tahun ini akan menyumbang separuh PDB dunia (The Indian Express, 22/3). (Yoga)
Industri Pariwisata Raup Devisa Rp 5,3 Triliun Dari ITB Berlin 2023
JAKARTA, ID - Industri pariwisata nasional meraup devisa hingga Rp 5,3 triliun dari transaksi yang dicatatkan dalam keikutsertaan di pameran pariwisata terbesar di dunia, Internationale Tourismus-Börse (ITB) Berlin 2023 yang berlangsung pada 7 hingga 9 Maret 2023 di Berlin Expo Center, Messe Berlin, Jerman. Transaksi berupa paket wisata ke Indonesia tersebut, didapat oleh 64 pelaku industri pariwisata yang terdiri dari penyedia jasa akomodasi (hotel) dan Travel Agent atau Tour Operator Tanah Air. “Baru saja ITB Berlin telah selesai, dan selama tiga hari kami memfasilitasi 64 industri pariwisata Indonesia untuk kembali eksis setelah hampir dua tahun terkendala pandemi Covid-19. Dan Alhamdulillah, 303.692 paket wisata atau setara Rp 5,3 triliun berhasil kita bukukan,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno pada acara Weekly Press Briefing di Jakarta, Senin (13/03/2023). Sandiaga mengatakan, perolehan transaksi tersebut melebihi target yang ditetapkan semula sebanyak 300 ribu paket wisata atau setara Rp 5,2 triliun. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









