;
Kategori

Ekonomi

( 40789 )

Waspadai Gelombang PHK Massal

13 Mar 2023

Sejumlah perusahaan rintisan atau startup kembali memangkas jumlah karyawan secara besar-besaran pada tahun ini. Hal ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan dan kesehatan keuangan perusahaan dari tantangan dan risiko bisnis di tengah ketidakpastian situasi ekonomi. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk., misalnya, lagi-lagi mengejutkan linimasa setelah melakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK terhadap 600 karyawannya. Emiten berkode saham GOTO itu mengumumkan kebijakan tersebut pada akhir pekan lalu, Jumat (10/3), dengan dalih untuk memperkuat strategi efisiensi operasional perusahaan. Gelombang PHK massal karyawan GOTO beberapa hari lalu merupakan kelanjutan dari langkah perusahaan yang telah dilakukan sejak tahun lalu. Seperti diketahui, pada 18 November 2022, GOTO juga telah merumahkan 1.300 karyawan atau sekitar 12% dari total tenaga kerja di perusahaan itu. Selain GOTO, PT Shopee Internasional Indonesia juga menerapkan langkah serupa. Beberapa hari lalu, Shopee mengumumkan pemutusan hubungan kerja terhadap sekitar 200 orang yang sebagian besar bekerja di divisi layanan pelanggan. Langkah penyesuaian jumlah karyawan terus dilakukan perusahaan sejak Juni 2022. Sepanjang tahun lalu saja, Shopee telah memangkas setidaknya 7.000 pekerja untuk mengurangi beban operasional agar kerugian perusahaan tidak makin membengkak. Kebijakan Shopee ini tentuk tidak terlepas dari dorongan perusahaan induk, yakni Sea Ltd., yang mulai fokus mengejar profitabilitas di segmen bisnis e-commerce.

KAWASAN OBJEK VITAL NASIONAL : TERABAIKAN TURUN - TEMURUN

13 Mar 2023

Sebuah surat dari Komando Operasi Udara I Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma ditujukan kepada salah satu pengembang properti papan atas di Indonesia. Surat tertanggal 17 Oktober 2022 itu perihal verifikasi data pembangunan apartemen yang tengah berjalan. Berdasarkan surat itu, bangunan apartemen yang didirikan pengembang properti itu melanggar batas aman ketinggian bangunan Kawasan Operasional Penerbangan (KKOP) Lanud Halim Perdanakusuma. Bangunan itu disebut ber­ada pada radius 4.000—6.000 meter dengan batas ketinggian maksimum yang semestinya 145 meter. Namun, pihak Lanud TNI AU menyebut proyek itu memiliki ketinggian hingga 151,9 meter atau lebih tinggi dari batas aman maksimum tinggi bangunan. Kawasan Lanud TNI AU Halim Perdanakusuma merupakan salah satu objek vital nasional. Merujuk Keputusan Presiden No. 63 Tahun 2004 tentang Pengamanan Obyek Vital Nasional, sebuah objek vital strategis setidaknya memenuhi ciri-ciri a.l. pertama, menghasilkan kebutuhan pokok sehari-hari; kedua, ancaman dan gangguan terhadapnya mengakibatkan bencana terhadap kemanusiaan dan pembangunan. Ketiga, ancaman dan gangguan terhadapnya mengakibatkan kekacauan transportasi dan komunikasi secara nasional, dan keempat, ancaman dan gangguan terhadapnya mengakibatkan terganggunya penyelenggaraan pemerintahan negara. Sebagai salah satu pusat kegiatan transportasi utama, kawasan Lanud TNI AU Halim Perdanakusuma masuk dalam kriteria objek vital nasional. Regulasi Kementerian ESDM itu tidak memuat jarak batas aman antara objek vital dengan kawasan pemukiman maupun kawasan komersial lainnya. Bahkan, depo Plumpang bukan satu-satunya yang berjarak sejengkal dari hunian penduduk. Dari penelusuran Bisnis dengan menggunakan fasilitas Google Earth, beberapa depo Pertamina sangat dekat dengan permukiman warga. Terkait dengan batas aman, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan telah berkoordinasi dengan Pertamina guna melakukan penataan objek vital nasional, khususnya terminal dan kilang minyak.

Menarik Minat Petani Muda

13 Mar 2023

Petani-petani muda bermunculan, menghasilkan produk pertanian yang dibutuhkan pasar. Ada juga yang gagal, lalu kapok terjun di sektor yang dibutuhkan dunia itu. PBB memperkirakan populasi bumi 9,7 miliar jiwa pada 2050. Untuk mencukupi kebutuhan penduduk dunia, Organisasi Pangan Dunia (FAO) memproyeksikan, produksi pangan pada 2050 mesti tumbuh 70 % dibandingkan dengan 2009. Pertanian merupakan sektor yang menyediakan peluang pada saatini dan masa depan. Tapi, realitas berkata lain. Sektor pertanian didera persoalan pelakunya yang menua. Regenerasi petani tak serta-merta terjadi. Anak-anak muda yang mengolah tanah, menyemai benih, memanen hasilnya, lalu memasarkannya mulai banyak. namun, hal itu belum menghilangkan kekhawatiran dampak petani yang menua. Data FAO menunjukkan, jumlah tenaga kerja di sector pertanian, kehutanan, dan perikanan turun dari 1,043 miliar orang pada 2000 menjadi 866 juta orang pada 2021.

Berdasarkan data Organisasi Buruh Internasional (ILO), persentase tenaga kerja berusia muda (15-24 tahun) di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menyusut dari 10,6 % pada 2010 menjadi 8,2 % pada 2019. Pandemi Covid-19 yang memukul banyak sektor perekonomian membuat anak-anak muda kembali masuk ke sektor pertanian. Dampaknya, pada 2020, porsi anak muda di sektor pertanian naik menjadi 9,1 %. Di Indonesia, berdasarkan data BPS, persentase pemuda usia 16-30 tahun yang bekerja di sector pertanian turun dari 20,79 % pada 2017 menjadi 18 % pada 2022 (Kompas, 11/3). Per Agustus 2022, dari 135,3 juta penduduk bekerja, 28,61 % bekerja di sektor pertanian. Angka ini menempatkan pertanian sebagai sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja. Data BPS juga menunjukkan, dari 38,703 juta tenaga kerja di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, 25,645 juta orang atau 66,26 % berpendidikan SD, sedang yang tamat perguruan tinggi 636.398 orang atau hanya 1,64 %. (Yoga)


Tekanan Inflasi Meningkat, Warga Atur Keuangan

13 Mar 2023

Tekanan inflasi pada April 2023 diperkirakan meningkat. Tekanan inflasi itu disebabkan kenaikan harga selama periode Ramadhan dan Idul Fitri. Sebagian warga bersiasat karena harga sejumlah barang kebutuhan pokok cenderung naik. Hasil Survei Penjualan Eceran yang dirilis BI, Kamis (9/3) menunjukkan, Indeks Ekspektasi Harga (IEH) Umum April 2023 tercatat 145,1 atau meningkat dibandingkan indeks Maret 2023 yang tercatat 139,1. Direktur Departemen Komunikasi BI Fadjar Majardi mengatakan, hasil survei itu menunjukkan responden memperkirakan tekanan inflasi akan meningkat pada April 2023.

”Responden menginformasikan kenaikan harga diperkirakan terjadi selama periode Ramadhan dan Idul Fitri 2023,” ujar Fadjar. Kenaikan itu sudah dirasakan Cynthia Andrean (31), warga Ciputat Timur, Tangsel, Banten. Cynthia mengungkapkan, dirinya belanja lebih awal karena harga barang kebutuhan pokok dirasa cukup mahal jika dibeli menjelang Ramadhan. ”Harga biasanya naik, seperti minyak goreng, beras, bawang, cabai, gula, dan daging,” ujarnya, Sabtu (11/3). Della Putri Fernandes (28), warga Serpong, Tangsel, menyiasati kenaikan harga bahan kebutuhan pokok dengan mengurangi jumlah barang yang dia beli. ”Biasanya beli cabai 1 kg satu minggu. Kalau harga cabai mahal, beli 0,5 kg dulu,” ujarnya. (Yoga)


Ifex 2023 Dihadiri Pembeli dari 115 Negara

13 Mar 2023

Selama pergelaran Indonesia International Furniture Expo (Ifex) yang berlangsung pada 9-12 Maret 2023, tercatat hadir 12.000 pembeli dari 115 negara. Sepuluh negara dengan jumlah transaksi terbanyak ialah Australia, India, Amerika Serikat, Perancis, China, Belanda, Singapura, Jepang, Malaysia, dan Spanyol. Demikian disampaikan Presiden Direktur Dyandra Promosindo Daswar Marpaung, Minggu (12/3/2023). (Yoga)

Daya Saing Produk Tuna Perlu Ditingkatkan

13 Mar 2023

Nilai tambah produk tuna Indonesia perlu ditingkatkan untuk memenangi persaingan di pasar  global. Selain itu, mutu produk, ketertelusuran, dan sertifikasi yang memudahkan akses pasar juga harus dioptimalkan. Ketua Asosiasi Perikanan Pole & Line dan Handline Indonesia (AP2HI) Janti Djuari mengemukakan, komoditas tuna Indonesia tengah menghadapi persaingan ketat ditingkat global. Indonesia merupakan pemasok tuna terbesar duniadengan alat tangkap huhate (pole and line) dan pancing ulur (handline). Labelisasi produk ”Indonesian Tuna” yang mengantongi sertifikasi ekolabel dari Marine Stewardship Council (MSC) dan Fairtrade menandai produk tuna ramah lingkungan dan telah memenuhi standardisasi internasional. Namun, sertifikasi itu dinilai belum cukup untuk memenangi persaingan dagang.

”Untuk memenangi persaingan (pasar), kita harus menghasilkan produk yang kreatif serta inovasi untuk meningkatkan nilai tambah,” kata Janti dalam Diskusi Ocean Talk: ”Menghadapi ’Perang Tuna’: Catatan Putaran Negosiasi IOTC”, yang digelar Ocean Solutions Indonesia, secara  daring, akhir pekan lalu. Di sisi hilir, terdapat pula beberapa hambatan untuk mengisi pasar internasional, seperti sarana dan fasilitas unit pengolahan ikan yang belum optimal serta biaya logistik mahal yang belum terselesaikan. Akibatnya, ekspor tuna Indonesia masih kalah dari Vietnam yang memiliki biaya produksi lebih murah. Hambatan tarif ekspor tuna selama belasan  tahun juga belum bisa teratasi. ”Indonesia perlu negosiator andal agar tarif ekspor yang dikenakan di perdagangan internasional tidak membebani nelayan di sektor hulu.Tarif yang dibebankan berdampak pada pendapatan nelayan. (Yoga)


Pemanfaatan Benih Unggul Terhambat Regulasi dan Distribusi

13 Mar 2023

Penggunaan benih bersertifikat unggul perlu terus ditingkatkan agar produktivitas pertanian makin optimal guna mewujudkan ketahanan pangan nasional. Namun, regulasi yang tumpang tindih serta pola produksi-distribusi yang belum optimal dinilai turut membuat penggunaan benih unggul menjadi tidak optimal. Menurut Koordinator Kelompok Pengawasan Mutu Benih Ditjen Tanaman Pangan Kementan Catur Setiawan, penggunaan benih padi bersertifikat unggul menjadi salah satu indikator yang berhubungan erat dengan kualitas produksi tanaman. Sertifikasi benih juga dibutuhkan untuk menjamin mutu sekaligus mendorong efisiensi dan produktivitas padi yang ditanam petani. Akan tetapi, kata Catur, penggunaan benih bersertifikat unggul di Indonesia, khususnya padi, masih berada di angka 64 %.

Sementara penggunaan benih jagung bersertifikat sudah mencapai 75 % dan kedelai sebesar 91 %. ”Pemerintah menargetkan tahun 2024 penggunaan benih bersertifikat sebesar 80 %,” ujarnya dalam seminar yang digelar IPB University, Sabtu (11/3). Sejumlah kendala di lapangan membuat sertifikasi belum berjalan baik. Salah satunya adalah permasalahan kewenangan pengawasan dan sertifikasi antara pemda dan pemerintah pusat. Dalam sertifikasi dan pengawasan jaminan mutu benih, pemerintah provinsi diberikan kewenangan untuk penetapan standar pembenihan, sedangkan pemerintah kabupaten/kota diberi kewenangan untuk membina penangkar benih, mengawasi produksi, distribusi, dan lainnya. ”Ini cukup menyulitkan pemerintah pusat untuk mengoordinasikan pembenihan secara nasional. Lembaga sertifikasi ada di bawah lembaga yang juga memproduksi benih, dikhawatirkan lembaga sertifikasi tidak independen menjalankan tugasnya,” jelasnya. (Yoga)


Penambangan Pasir Dilarang

13 Mar 2023

Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jateng terus mengalami erupsi. Namun, penambangan pasir dan batu di lereng Merapi masih berlangsung. Untuk menjaga keselamatan, pemerintah daerah setempat mengeluarkan larangan penambangan di area berbahaya itu. Hingga Minggu (12/3) siang, sejumlah truk pengangkut pasir dan batu masih lalu-lalang di Ke camatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Jateng. Haryanto (40), sopir truk pengangkut pasir dan batu, mengatakan, saat terjadi awan panas guguran dari Merapi pada Sabtu (11/3), ia berada di lokasi penambangandi Sungai Bebeng, Kecamatan Srumbung. Saat itu, Haryanto kha watir sehingga langsung meninggalkan lokasi. Meski begitu, pada Minggu, Haryanto kembali datang ke lokasi penambangan untuk mengangkut material. Padahal, lokasi penambangan itu berada di aliran Sungai Bebeng yang berjarak 5 km dari puncak Merapi, masuk ke dalam daerah potensi bahaya yang seharusnya dikosongkan.

Nurman, sukarelawan Peduli Merapi di Kecamatan Srumbung, mengatakan, penambangan pasir dan batu di lereng Merapi sudah kembali berjalan pada Minggu. Mereka kebanyakan petambang manual yang mengeruk material pada jarak sekitar 5 km dari Merapi. Penambangan dengan alat berat pada radius 3-4 km dari Merapi belum berjalan. Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPT-KG) Agus Budi Santoso dalam konferensi pers, Minggu sore mengatakan, ”Masyarakat menyaksikan petambang masih beroperasi di daerah potensi bahaya. Ini tidak aman. Kami mengimbau daerah potensi bahaya untuk dikosongkan dari aktivitas tersebut,” (Yoga)


Pelaku Bisnis Minta Perbankan Tidak Naikkan Bunga Kredit

13 Mar 2023

JAKARTA, ID - Para pelaku bisnis meminta perbankan tidak menaikkan suku bunga kredit meski Bank Indonesia kelak menaikkan suku bunga acuan. Bunga kredit bisa dipertahankan, bahkan diturunkan, di tengah tren kenaikan suku bunga global jika perbankan mampu menekan overhead cost atau biaya operasional. Perbankan juga diimbau sedikit mengurangi kenikmatan dari net interest margin (NIM) yang besar, yang saat ini berada di level 4,9%. “Dunia usaha masih banyak yang belum pulih. Perbankan perlu mengambil posisi sharing the pain, ikut memikul beban yang menindih dunia usaha khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah, dengan membantu menurunkan bunga kredit,” kata Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bidang Kebijakan Publik Sutrisno Iwantono saat dihubungi Investor Daily dari Jakarta, Minggu (12/03/2023) malam. CEO BRI Group Sunarso mengatakan, Jumat (10/03/2023), pihaknya sudah menunjukkan sharing the pain kepada UMKM, khususnya usaha mikro. Itu terbukti dari sejumlah fakta. (Yetede)

Kasus SVB Tekan Pasar Saham dan SUN

13 Mar 2023

JAKARTA, ID – Kebangkrutan Silicon Valley Bank (SVB) diprediksi menekan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dan harga surat utang negara (SUN) pekan ini. Sebelum kasus ini mencuat, pasar saham dan SUN sudah terlebih dahulu tertekan oleh sikap hawkish bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed). Pekan lalu, indeks saham turun 7% ke level 6.765. Adapun pekan ini, IHSG diprediksi bergerak di level 6.720-6.830 sebagai support dan resistance. Dari sentimen global, pergerakan IHSG masih berkaitan dengan kondisi ekonomi AS, sedangkan dari domestik, ada angin segar berupa keputusan pembagian dividen bankbank besar. “Jika data tenaga kerja dan ini asi AS bagus, ini akan positif untuk pasar ekuitas, meskipun secara keseluruhan tone cenderung melemah, karena FOMC bulan ini diproyeksikan    menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis points (bps)” ujar Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih, akhir pekan lalu. Selain itu, dia menuturkan, perhatian pelaku pasar pekan ini akan tertuju pada hasil rapat umum pemegang saham (RUPS) tahunan bank-bank besar, seperti PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), terutama terkait kebijakan dividen tahun buku 2022. (Yetede)