Kasus SVB Tekan Pasar Saham dan SUN
JAKARTA, ID – Kebangkrutan Silicon Valley Bank (SVB) diprediksi menekan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dan harga surat utang negara (SUN) pekan ini. Sebelum kasus ini mencuat, pasar saham dan SUN sudah terlebih dahulu tertekan oleh sikap hawkish bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed). Pekan lalu, indeks saham turun 7% ke level 6.765. Adapun pekan ini, IHSG diprediksi bergerak di level 6.720-6.830 sebagai support dan resistance. Dari sentimen global, pergerakan IHSG masih berkaitan dengan kondisi ekonomi AS, sedangkan dari domestik, ada angin segar berupa keputusan pembagian dividen bankbank besar. “Jika data tenaga kerja dan ini asi AS bagus, ini akan positif untuk pasar ekuitas, meskipun secara keseluruhan tone cenderung melemah, karena FOMC bulan ini diproyeksikan menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis points (bps)” ujar Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih, akhir pekan lalu. Selain itu, dia menuturkan, perhatian pelaku pasar pekan ini akan tertuju pada hasil rapat umum pemegang saham (RUPS) tahunan bank-bank besar, seperti PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), terutama terkait kebijakan dividen tahun buku 2022. (Yetede)
Postingan Terkait
Sinyal Kuat Kebangkitan IHSG
KB Bank Raih Fasilitas Pinjaman Rp 3 Triliun
Kopdes Merahputih mendapat dukungan Bank Mandiri
Geopolitik Memanas, Bisnis Bank Emas Mengkilap
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Ketegangan AS–Iran Tekan Sentimen Pasar Global
Pasar Dalam Tekanan
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023