;

Petani Muda Kian Beringsut

Ekonomi Yoga 11 Mar 2023 Kompas
Petani Muda Kian Beringsut

Ancaman krisis pangan membuat usaha mendongkrak produktivitas sektor pertanian melalui  inovasi teknologi makin urgen. Salah satunya dengan meningkatkan partisipasi generasi muda, yakni kelompok milenial dan generasi Z, yang dinilai lebih melek teknologi, untuk terjun ke sektor pertanian. Peneliti dariCenter for Indonesian Policy Studies, Arisyi Raz, berpendapat, sektor pertanian membutuhkan partisipasi pemuda yang lebih besar agar bisa terus tumbuh. Peluang pasar masih terbuka, sementara petani perlu regenerasi. Akan tetapi, pelaku di sector ini masih menghadapi kendala, seperti adopsi teknologi yang belum optimal dan akses permodalan yang terbatas. ”Sektor pertanian di Indonesia masih sangat tradisional dan informalitasnya masih cukup  besar,” ujarnya dalam seminar yang digelar Indonesian Banking School, Jakarta, Jumat (10/3).

Pola pertanian tradisional dan kerap tidak menguntungkan dinilai tidak menarik minat pemuda. Mereka kini lebih tertarik bekerja di sektor jasa yang lebih menitikberatkan pada teknologi. Oleh karena itu, menurut Arisyi, pertanian Indonesia perlu didorong ke arah pemanfaatan teknologi yang lebih canggih. Menurut dia, sebetulnya sudah cukup banyak generasi muda memanfaatkan teknologi di ”sektor pertanian”, tetapi mereka banyak berfokus di sisi permintaan (demand), salah satunya di pemasaran produk pertanian dan turunannya (downstreaming) yang terlihat dari tumbuhnya usaha rintisan di bidang ini seperti Sayurbox dan Tanihub. Rendahnya kontribusi pemuda terhadap pertanian membuat sektor ini akan semakin ditinggalkan sehingga produktivitas berpotensi menurun. Hal itu membuat kebergantungan pada komoditas pangan dari negara lain akan semakin tinggi. Padahal, membangun pertanian yang mandiri di dalam negeri diperlukan untuk memitigasi dampak ancaman krisis pangan global. (Yoga)


Tags :
#Pertanian
Download Aplikasi Labirin :