;
Kategori

Ekonomi

( 40430 )

Jurus Pemerintah Menghadapi Penerapan Tarif Resiprokal dari Ekspor Hingga Insentif

09 Apr 2025
Pemerintah akan  meningkatkan impor minyak dan gas (migas) serta sejumlah komoditas lain dari Amerika Serikat (AS) sebagai bagian dari negosiasi terkait penerapan tarif resiprokal dari AS ke Indonesia. Namun, peningkatan impor ini hanya merupakan pengalihan impor yang sebelumnya dilakukan dari negara lain, sehingga tidak menambah beban APBN maupun mengurangi surplus neraca dagang keseluruhan. Produk lain yang akan ditingkatkan impornya dari Negeri Paman Sam tersebut adalah kedelai dan gandum. Selain tidak diproduksi  di dalam negeri sangat tinggi. Dengan adanya kenaikan permintaan impor itu, diharapkan terbuka jalan bagi pelonggaran kebijakan tarif resiprokal sebesar 32% yang dijalankan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), AS tercatat sebagai negara penyumbang surplus neraca perdagangan terbesar bagi Indonesia selama 2024 dengan nilai sebesar US$ 16,84 miliar, disusul India (US$ 15,39 miliar). Komoditas ekspor penyumbang surplus perdagangan dengan AS adalah mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya US$ 3,69 miliar, pakaian dan aksesorisnya (rajutan) US$ 2,48 miliar, serat alas kaki US$ 2,34 miliar. 

Saham Masih Atraktif, Saatnya untuk Cicil Beli

09 Apr 2025
Pasar saham nasional masih atraktif dalam jangka menengah dan panjang, mengingat valuasinya kini sudah terdiskon dalam akibat koreksi masif pada perdagangan pertama setelah Lebaran. Investor disarankan mulai mencicil beli saham-saham unggulan berfundamental bagus yang sedang murah. Kemarin IHSG BEI tutup 7,9% ke level 5.996,14. Ini menjadi penurunan harian terdalam dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus menempatkan indeks di bawah level psikologis 6.000. Pelemahan tajam terjadi sejak pembukaan pasar pagi, dimana IHSG sempat terkoreksi hingga 9,19% dan level menyentuh level terendah di 5.912. Kondisi tersebut memicu penghentian seiring tekanan jual yang kian besar di tengah sentimen global yang memburuk. Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga melemah. Mengutip data Bloomberg, rupiah ditutup di level Rp16.8921 per dolar AS, melemah 69,5 poin atau 0,41% dibandingkan hari  perdagangan sebelumnya. Penurunan indeks dipicu meningkatnya kekhawatiran investor terhadap eskalasi kebijakan proteksionis AS. Keputusan Presiden AS Donald Trump menaikkan tarif impor, termasuk ke Indonesia menjadi 32%, mendorong aksi jual besar-besaran di pasar saham domestik. (Yetede)

Kredit Menganggur di Bank Menumpuk

09 Apr 2025

Perbankan nasional di awal tahun ini mencatatkan fasilitas kredit yang belum ditarik nasabah (undisbursed loan/UL) mencapai Rp2.348,9 triliun,  meningkat 11,75% secara tahunan (year on year/yoy). Apabila ditelaah, kredit menganggur di Januari 2025 ini mengalami tren yang terus meningkat pertumbuhannya. Berdasarkan pada OJK, dari sisi permodalannya, kelompok bank berdasarkan modal inti (KBMI) 3 menjadi 3 kelompok dengan kredit menganggur terbanyak, mencapai Rp922,78 triliun, tumbuh 9,15% (yoy). Berikutnya, UL di KBMI 4 tercatat Rp 892,37 triliun, melesat 16,57% (yoy) menjadi yang tertinggi. Diikuti oleh KBMI 2 dengan fasilitas kredit yang belum ditarik Rp407,96 triliun, naik 7,3% (yoy).

Serta KBMI 1 dengan UL tumbuh 10,74% (yoy) menjadi Rp125,78 triliun per Januari 2025. Sementara itu dilihat berdasarkan kepemilikannya, bank umum swasta nasional (BUSN) mencatatkan kredit menganggur mencapai Rp1.541,06 triliun, naik 9,24% (yoy). Kemudian, kredit menganggur dari kuartet bank persero tumbuh tinggi 25,32% (yoy) menjadi Rp 484,33 triliun. Diikuti kantor cabang luar negeri (KC-BLN) dengan fasilitas kredit belum ditarik Rp298,33 triliun atau naik 8,09% (yoy). Undisbursed loan merupakan fasilitas kredit yang telah disetujui bank namun belum ditarik oleh debitur. Untuk kredit investasi, biasanya memang ditarik secara bertahap oleh debitur. (Yetede)

Pemberi Andil pada Inflasi

09 Apr 2025

Tarif listrik merupakan komoditas utama yang memberikan andil tertinggi terhadap inflasi bulanan pada Maret 2025 dengan kontribusi sebesar 1,18%. Sementara itu, untuk mengantisipasi inflasi pada kuartal tahun kedua pemerintah perlu memperhatikan ketersediaan pangan, terutama ketika musim kemarau sudah tiba. Adapun Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan bahwa tingkat inflasi tahunan pada Maret 2025 sebesar 1,03% year on year (yoy), tercatat lebih rendah dibandingkan tingkat inflasi tahunan pada Maret 2024 yang mencapai 3,05% (yoy). Namun, tingkat inflasi tahunan pada Maret 2025 masih lebih tinggi daripada Februari 2025 yang tercatat mengalami deflasi hingga 0,09% (yoy).

Setelah langkah pemerintah memberikan diskon listrik sebesar 50% selama bulan Januari-Februari 2025 mendorong terjadinya deflasi pada Januari 2025. Tarif listrik mengalami deflasi 32,03% dan memberikan sumbangan ke deflasi sebesar 1,47%. Adapun diskon tarif listrik memberikan andil deflasi pada Februari 2025 sebesar 0,67%. Adapun program pemerintah tersebut untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendorong aktivitas ekonomi. Deputi Bidang Statistik Produksi BPS M Habibullah mengatakan, pada Maret 2025 terjadi inflasi secara bulanan sebesar 1,65 month-to-month (mtm), dengan kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 105,48 pada Februari 2025 menjadi 107,22 pada maret 2025. Pihaknya mencatat bahwa kelompok pengeuaran yang terbesar adalahan perumahan, air listrik, dan bahan bakar rumah tangga dengan inflasi sebesar 8,45% (mtm). (Yetede)

Chandra Asri Group Raksasa Energi dan Kimia Asia Tenggara

09 Apr 2025
PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) segera bertransformasi menjadi pemain utama sektor energi dan kimia di kawasan Asia Tenggara  seusai resmi menuntaskan akuisisi saham Shell Singapore Pte. Ltd (SSPL) di Shell Energy and Chemicals Park (SECP) yang kini berubah nama menjadi  Aster Energy and Chemicals Park di Singapura. Aster yang disebut mam[u menghasilkan pendapatan US$ 8-10 miliar atau setara Rp168 triliun per  tahun akan mulai terkonsolidasi ke Chandra Asri roup pada 1 Juli atau awal kuartal III-2025. Transformasi gigantis TPIA selepas akisisi Aster akan dapat terindentifikasi salah satunya dari sinergi yang terbangun. Di mana, Chandra Asri Group dan Glencore-perusahaan sumber daya alam terbesar yang manjadi mitra TPIA dalam mengambilalih Aster- bakal mampu memanfatatkan dan offtake Aster, serta mencari peluang baru guna meningkatkan keuntungan. Direktur TPIA Suryandi menyebut, ada tiga inisiatif utama untuk memastikan sinergi tersebut berjalan. Pertama, sinergi dan optimisasi basket minyak mentah. Artinya, sinergi ini akan membuat Glencore dapat menawarkan minyak mentah paling optimal atau termurah dari 31 jenis minyak mentah dan Shell International Eastern Tranding Company (SIETCO) sebagai cabang perdagangan perusahaan energi Shell dapat membawa sembilan jenis minyak mentah. (Yetede)

Presiden Ingin Berdialog dengan Tokoh yang Pesimistis Masa Depan RI

09 Apr 2025
Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan dirinya memiliki keinginan untuk berdialog bersama tokoh-tokoh yang kerap memandang pesimistis pada masa depan Indonesia, terutama sejak kabinet Merah Putih bekerja di bawah kepemimpinannya. Hal ini dikatakan Presiden Prabowo Subianto dalam wawancara ekslusif bersama tujuh jurnalis dari tujuh media nasional di kediamannya, Hambalang, Bogor. Prabowo menyebutkan dialog tersebut perlu dilakukan untuk menyamakan persepsi bagian mana yang perlu diperbaiki agar kedepannya yang dikhawatirkan tentang Indonesia itu tidak perlu terjadi. "Saya juga mau dialog. Saya mau ketemu lah, sama siapa. Mari kita bahas. Mungkin tidak usah di publik. Tokoh-tokoh yang di Indonesia gelap. Indonesia gelap maksudnya? Oke, kalau memang Indonesia gelap, mari kita kerja supaya Indonesia tidak gelap?," kata Prabowo. Tagar Indonesia gelap di media sosial dan pada beberapa demosntrasi terakhir di beberapa kota sempat tajuk yang hangat diperbincangkan. Badan Eksekutif Mahasiswa Indonesi (BEM S1) pada saat menggelar demonstrasi di Jakarta sekitar pertengahan Februari 2025 menuturkan tagar ini merepresentasikan kekhawatiran terhadap program-program pemerintah yang dinilai tidak berpihak pada rakyat. (Yetede)

Optimisme Penjualan Industri Keramik

09 Apr 2025

Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto menerangkan, pihaknya memandang dampak kebijakan Trump terhadap industri keramik nasional tidak terlalu mengkhawatirkan, karena selama ini AS tidak masuk tujuan impor. Namun, Asaki mengamati dampak lonjakan impor dari negara lain akibat  kebijakan tersebut. Dia menerangkan, Asaki harus mengamati dengan serius ancaman lonjakan impor keramik dari China, India dan Vietnam akibat kebijakan tarif tersebut. AS selama ini melakukan importasi keramik terbesar dari India dan China, "Asaki mendesak Pemerintah untuk membuka kran impor  dan memberlakukan DMO/Domestic Market Obligation Gas untuk industri dalam negeri," ucap Edy.

Asaki membutuhkan atensi serius dan kehadiran Pemerintah dalam hal ini Kementerian ESDM berkaitan dengan daya saing industri keramik nasional. Daya saing cenderung semakin menurun akibat gangguan supply gas oleh PGN dengan memberlakukan  kuota pemanfatan volume gas HGBT 60%-70%. "Selain itu, harga regasifikasi gas US$ 16,77/mmbtu telah merugikan industri keramik nasional," ucap dia. Edy menjelaskan, pihaknya sedang mengamati angka impor keramik yang melonjak signifikan dari tahun-tahun dari India pasca diterapkan BMTP/safeguard dan penerapan BMAD atas keramik Impor dari China. "Tidak tertutup kemungkinan adanya indikasi unfair dari India seperti tindakan dumping dan predatory pricing karena mengalami oversupply dan overcapacity,"  ujar dia. (Yetede)

OJK Menyambut Baik Mengembangkan Ekosistem Bank Emas

09 Apr 2025
OJK menyambut baik apabila terdapat bank yang akan mengajukan permohonan izin untuk melaksanakan kegiatan usaha bullion. Ini karena Indonesia memiliki potensi untuk pemanfaatan komoditas emas dan pengembangan ekosistem bullion yang terintegrasi. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, kegiatan usaha bullion salah satunya mencakup pembiayaan emas. Apabila terdapat pengajuan permohonan suatu bank untuk melaksanakan kegiatan usaha bullion kepada OJK, evaluasi akan segera dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pada tahun 2023, Indonesia berada di posisi kedelapan sebagai negara penghasil emas terbesar dengan produksi tahunan mencapai 110-160 ton dan berada di peringkat keenam sebagai negara dengan cadangan emas terbesar. "Dengan jumlah cadangan yang besar dan produksi emas yang solid, Indonesia dapat mengoptimalkan monetisasi emas untuk mendorong perekonomian nasional  yaitu melalui pembentukan kegiatan usaha bullion," jelas Dian. Di tengah kondisi ekonomi yang tidak pasti, intrusmen investasi emas menjadi salah satu pilihan masyarakat. Kegiatan usaha bullion menjadi bentuk diversifikasi produk jasa keuangan yang memanfaatkan moneitasasi emas sebagai sumber pendanaan dalam rangka mendukung kebutuhan pembiayaan pada rantai pasok emas dalam negeri. Mulai dari sektor pertambangan, pemurnian, manufaktur, hingga penjualan emas ke konsumen ritel. (yetede)

Sektor Kereta Api Masih Memiliki Potensi Pecah Kepadatan Mudik

09 Apr 2025

Angkutan moda transportasi kereta api masih memiliki potensi besar memecah kepadatan pemudik yang menggunakan angkutan pribadi kendaraan roda dua maupun roda empat. Pengamat transportasi dari Unika Soegijapranata Semarang. Djoko Setijowarno mengatakan, utilitas penggunaan angkutan pribadi di moda perkeretapian masih bisa digenjot. "Utilitasnya masih besar, selama ini pemerintah fokusnya terlalu besar di moda angkutan jalan. Padahal, memanfaatkan moda lain dengan kapasitas yang besar itu bisa memindahkan sebagian besar itu bisa memindahkan sebagian besar pemudik berkendaraan, terutama di kereta api," ujarnya kepada Investor Daily.

Ia memisalkan kapasitas tampung untuk kereta cepat Whoosh saja masih berkisar di presentase 80% atau rata-rata mencapai 24 ribu penumpang per hari. Sedangkan kapasitas kursi yang tersedia bisa mencapai 31 ribu. "Ini lumayan, (Whoosh) memecah pemudik menuju ke Bandung tau sekitar Jawa Barat. Dan apa yang terjadi pada periode mudik lebaran 2025 itu konsep one way di jalan tol harusnya tidak perlu terjadi karena jumlah pengendara hanya meningkat tipis," pungkasnya. Periode mudik lebaran tahun ini Kereta Api Indonesia Group (KAI/Persero) mengangkut sebanyak 23 juta penumpang yang berlangsung sejak 21 Maret hingga 7 April 2025. Ini menunjukkan sektor kereta api masih menjadi tulang punggung transportasi massal memecah kepadatan pemudik. (Yetede)

Serikat Pekerja Mengusulkan Agar Pemerintah Perlu Bentuk Satgas PHK

09 Apr 2025
Serikat pekerja mengusulkan agar pemerintah membentuk satuan tugas (satgas) pemutusan hubungan kerja (PHK), untuk mengatasi dampak negatif dari penerapan tarif balasan atas tarif resiprokal dari AS ke Indonesia. Pasalnya, penerapan kebijakan tarif  resiprokal dikhawatirkan ada 50 ribu tenaga kerja mengalami PHK. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI( Said Iqbal mengatakan, penerapan tarif resiprokal akan berdampak langsung ke kondisi industri di Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan peran satgas PHK untuk tenaga kerja yang mengalami PHK. "Dengan demikian satgas ini akan berperan aktif untuk memberikan kontribusi bila terjadi potensi PHK," kata Said. Said mengatakan, satgas akan diisi oleh seluruh perwakilan mulai dari asosiasi pengusaha, serikat pekerja, hingga perwakilan dari DPR. Dengan adanya perwakilan ini diharapkan dapat mengakomodasi kepentingan pemangku kepentingan terkait. "Satgas ini juga untuk mendeklinasi potensi kemogokan bila terjadi PHK yang mengakibatkan hak buruh tidak dibayar. Kami meminta kepada presiden bila terjadi PHK agar hal buruh dibayarkan sesaui peraturan. Satgas ini sangat berperan," kata Said.