Ekonomi
( 40512 )Tergiur Cuan di Investasi Bodong
Di Kota Bekasi, Jabar, 520 warga menjadi korban investasi bodong yang ditawarkan D dan A. Berawal dari arisan daring, tawaran investasi berkembang hingga jumlah uang yang masuk dari ratusan korban ke nomor rekening kedua terduga pelaku itu mencapai Rp 2,3 miliar. Jumlah itu merupakan proses transaksi selama kurun waktu September 2022-April 2023. Nominal yang disetor beragam, mulai dari Rp 50.000 hingga Rp 19 juta. Jaka Veranda, salah satu warga Bekasi yang turut jadi korban, tergiur mengikuti arisan daring yang ditawarkan D karena terbuai promo investasi cuan. Pemilik modal cukup menyetorkan sejumlah uang dan dalam jangka waktu tertentu akan mendapatkan keuntungan lebih dari 50 %.
”D di akhir tahun menawarkan investasi melalui story Whatsapp. Awalnya memang lancar pengembaliannya, tetapi kami tidak tahu sistemnya seperti apa,” kata Jaka, dihubungi Rabu (3/5). Tawaran investasi dari D cukup menggiurkan, jika menyetor Rp 3 juta, uang bakal kembali dalam dua minggu menjadi Rp 5,4 juta. ”Menjelang Lebaran, promo dari D makin tidak masuk akal. Misalnya kami investasi Rp 5 juta, dalam waktu seminggu bisa kembali Rp 10 juta,” ucap Jaka. Meski mulai curiga, Jaka tetap tergiur dan kembali menyetor Rp 8,7 juta atau total keseluruhan uang yang telah diinvestasikan Jaka mencapai Rp 20,3 juta. Kedok penipuan mulai terungkap saat akhir April 2023 para korban mendapat informasi bahwa pihak lain yang kerap berkomunikasi dengan D, yakni A, menghilang atau kabur. Dari informasi menghilangnya A, Jaka bersama ratusan korban lain kemudian saling berkomunikasi dan membentuk grup Whatsapp. Dari grup itu diketahui bahwa D dan A menjalankan investasi serupa. Jumlah uang korban yang telah disetor ke D dan A lebih dari Rp 2 miliar.
Kepala Seksi Humas Polres Metro Bekasi Kota Komisaris Erna Ruswing Andari membenarkan telah mendapat laporan dari para korban sejak minggu keempat April 2023. Namun, dia belum merinci jumlah korban yang melapor. ”Kami masih menunggu warga lain yang dirugikan karena investasi bodong ini. Laporan kemarin masih diproses,” kata Erna. Deputi Komisioner Perlindungan Konsumen OJK Sarjito mengatakan, arisan merupakan praktik memutar keuangan yang umumnya dilakukan pada komunitas tertentu, seperti di tingkat RT, pengajian, atau lingkungan kantor. Seiring berkembangnya teknologi, ada pula arisan daring yang kadang para anggotanya tidak saling kenal satu sama lain. ”Arisan daring ini memang rentan terjadi penyalahgunaan uang anggota. Beberapa kasus uangnya dibawa lari,” katanya. (Yoga)
Siklus Harga Anjlok dan Nasib Petani Komoditas
Harga sejumlah komoditas unggulan perkebunan terus tergerus hampir sebulan terakhir. Kondisi itu disebut-sebut kerap terjadi di masa Lebaran Idul Fitri ibarat fenomena rutin yang merugikan petani. Pada akhir Maret, harga jual tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani masih Rp 2.500 per kg. Harga mulai tergerus awal April menjadi Rp 2.200 per kg. ”Lalu, dua pecan menjelang Lebaran, harganya turun lagi menjadi Rp 1.800 per kg,” kata Rahman, petani di Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, Selasa (2/5). Harga komoditas yang jatuh pada masa Lebaran terus berulang. Menjelang Lebaran tahun 2022, katanya, kondisi serupa juga terjadi. Bahkan, harga TBS anjlok lebih parah, dari Rp 3.600 per kg menjadi Rp 1.100 per kg dalam waktu empat hari. Soal harga yang rutin jatuh masa Lebaran disebut-sebut petani sebagai ”potongan” yang dialokasikan pengusaha untuk THR bagi para pekerjanya. ”
Keadaan ini bagai buah simalakama bagi petani. Ketika harga TBS anjlok, mereka tetap harus memanen dengan ongkos panen yang tidak turun. Apabila TBS tidak dipanen, pohon sawit pun bisa rusak hingga mereka lebih rugi. Kondisi serupa dialami petani pinang. Harga biji pinang awal tahun lalu masih di atas Rp 20.000 per kg, lalu turun menjadi Rp 9.000 per kg pada akhir 2022. Harga pinang terus tergerus hingga kini hanya Rp 3.500 per kg. ”Jatuhnya harga kali ini yang paling parah,” kata Samsul, petani di Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi. Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Sumsel Alex Sugiarto berpandangan, turunnya harga TBS sawit tidak lepas dari masih lesunya pasar ekspor CPO. Apalagi sejumlah negara importir masih memiliki stok CPO yang berlimpah.” (Yoga)
Utang Jumbo dan Korupsi, Pemberat Saham BUMN Karya
Emiten BUMN Karya masih membukukan rapor merah. Terakhir, kinerja PT Waskita Karya Tbk (WSKT) di kuartal I-2023 . Di periode ini, pendapatan WKST turun tipis 0,36% secara tahunan jadi Rp 2,73 triliun. Alhasil, di kuartal I-2023, WSKT masih menelan kerugian.
Per 31 Maret 2023, WSKT mencatat rugi bersih Rp 374,93 miliar. Kerugian ini memang turun 54,86% secara tahunan dari Rp 830,63 miliar di kuartal I-2022. Namun, buruknya bottom line WSKT merembet ke kinerja saham.
Pada perdagangan Selasa (2/5), harga saham WSKT ambles 6,96% ke posisi Rp 214. Jika diakumulasi sejak awal tahun ini, saham WSKT sudah longsor 40,56%. Penurunan saham WSKT juga dialami emiten BUMN karya lain.
Tak terkecuali, saham emiten anak usaha BUMN Karya. Ibaratnya sudah jatuh tertimpa tangga. Sejumlah sentimen negatif jadi bandul pemberat kinerja saham emiten BUMN karya. Salah satunya belitan utang jumbo.
Tak cuma utang segunung, emiten BUMN karya juga diselimuti sentimen kasus dugaan korupsi. Yakni kasus hukum Direktur Utama WSKT, Destiawan Soewardjono.
Akhir April lalu, Kejaksaan Agung menetapkan Destiawan sebagai tersangka dugaan penyimpangan penggunaan fasilitas pembiayaan dari beberapa bank yang dilakukan Waskita dan anak usahanya, yakni PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP).
Pengamat Pasar Modal, Teguh Hidayat melihat, serangkaian kasus hukum WSKT jadi sentimen negatif bagi BUMN Karya. "Jika ada kasus lagi, akan menambah sentimen negatif emiten BUMN karya," ujar Teguh, kemarin.
Pendapatan Naik, Laba TOWR Terkikis
PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) membukukan kinerja positif di kuartal I-2023. Mengutip laporan keuangan untuk tiga bulan pertama 2023 yang dirilis Selasa (2/5), TOWR mengantongi pendapatan Rp 2,86 triliun, naik 9,36% secara tahunan dari Rp 2,61 triliun di kuartal I-2022.
Pendapatan dari pihak ketiga berkontribusi sebesar Rp 2,8 triliun atau meningkat 9,33% secara tahunan dari Rp 2,58 triliun di periode sama tahun 2022. Lalu, pendapatan pihak berelasi menyumbang Rp 37,69 miliar.
Meski pendapatan tumbuh, laba tahun berjalan TOWR yang dapat diatribusikan kepada entitas induk justru menyusut 11,84% secara tahunan menjadi Rp 752,43 miliar per 31 Maret 2023.
Sejumlah faktor jadi pemicu penurunan laba TOWR di kuartal I-2023. Salah satunya, beban keuangan TOWR naik 21,5% secara tahunan jadi Rp 739 miliar di kuartal I.
Sejumlah analis menilai, kinerja TOWR di sisa tahun ini masih menghadapi banyak tantangan.
Equity Research Analyst
Leonardo Lijuwardi, sentimen atau risiko yang dihadapi TOWR berasal dari beban bunga tinggi.
Head of Investment
Reswara Gian Investa, Kiswoyo Adi Joe mencermati, secara teknikal, indikator stoch saham TOWR ada di level 96. Pola
death cross
terpantau akan berjalan turun. "MACD masih naik.
Candle
di antara garis atas dan garis tengah
bollinger band
," papar dia kepada Kontan, Selasa (2/5).
Realisasi Investasi di IKN Terganjal Regulasi Lahan
Jauh panggang dari api. Begitulah realisasi investasi para calon investor di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Dari ratusan calon investor yang disebut oleh pemerintah tertarik mengembangkan proyek ibu kota baru tersebut, sejauh ini belum satu pun investor yang merealisasikan minat investasinya di calon ibu kota tersebut.
Sebagai catatan, pemerintah mengklaim sudah ada 182 calon investor lokal dan asing yang menyatakan minatnya berinvestasi di IKN. Namun minat tersebut masih sebatas dalam bentuk komitmen
letter of intent.
Lantaran belum ada realisasi investasi swasta, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan bahwa pembiayaan pembangunan IKN masih bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menurut Basuki, kendala lahan menjadi faktor utama yang membuat investor belum kunjung merealisasikan investasi di IKN Nusantara.
Menteri Basuki menyatakan, sebagian Rencana Detil Tata Ruang (RDTR) kawasan IKN sudah siap. Namun kesiapan RDTR tersebut belum cukup memberi kepastian investasi jika regulasi skema lahannya belum ada.
Oleh karena itu, Basuki berharap Otorita IKN segera memperjelas mekanisme pembelian tanah oleh investor. "Walaupun RTDR sudah siap, tapi misalnya kalau ada yang bangun rumah sakit seluas 5 hektare, itu beli lahannya bagaimana?" ungkapnya, Selasa (2/5).
Barang milik negara yang berbentuk tanah di IKN dikelola langsung oleh Otorita IKN. Sementara aset ADP diserahkan kepada Otorita IKN dalam bentuk Hak Pengelolaan Lahan ( HPL ). Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira mengatakan, APBN tak mungkin dipaksakan untuk membiayai IKN, sehingga pendanaan lain harus segera direalisasikan. "Kalau sekarang belum ada realisasi investasi swasta maka pembangunannya bisa berubah total, bisa lebih mundur," ujar Bhima.
ASET INVESTASI : POTENSI CUAN DARI PAMAN SAM
Keputusan bank sentral Amerika Serikat menaikkan suku bunga acuan sejalan dengan ekspektasi pelaku pasar sehingga berburu aset keuangan di Tanah Air. Kebijakan yang ramah pasar, mendorong masuknya dana asing ke instrumen keuangan. Langkah yang ditempuh bank sentral Amerika Serikat (AS) memberi sentimen positif untuk pasar saham dan surat utang sehingga berimbas pada kinerja reksa dana. Jelang keputusan Federal Reserve, kinerja rupiah di hadapan dolar AS menguat 0,15% di pasar spot ke Rp14.692. Kenaikan tersebut sejalan dengan tren penguatan sepanjang 2023 yakni 5,66%. Senada, kinerja imbal hasil Surat Utang Negara (SUN) acuan tenor 10 tahun melandai 7 basis poin (bps) ke 6,46% secara harian.Kendati demikian, pasar saham ditutup terkoreksi 0,74% sehingga tren secara tahun berjalan mencapai turun 0,55%. Menariknya, bila dilihat dari tren aliran dana asing, pasar saham membukukan dana masuk yang kian dekat dengan pasar surat utang. Chief Investment Officer STAR Asset Management Susanto Chandra mengatakan bahwa dorongan dana asing di pasar keuangan bisa dinikmati investor reksa dana khususnya reksa dana beraset dasar saham dan obligasi. Masuknya dana asing turut diperkuat oleh inflasi RI yang masih dalam tren melandai dengan 4,33% secara tahunan. “Dengan tren peningkatan suku bunga global yang sudah mencapai puncak maka kami melihat reksa dana obligasi akan cenderung lebih outperform dalam waktu dekat ini sedangkan untuk jangka panjang reksa dana saham masih dapat dilakukan akumulasi secara bertahap,” ujarnya saat dihubungi Bisnis, Rabu (3/5). Senada, Direktur Pinnacle Persada Investama Indra Muharam Firmansyah menyatakan reksa dana pendapatan tetap mendapatkan suntikan dari masuknya dana asing ke pasar surat utang. Pasalnya, tren tersebut berlanjut pada sisa tahun ini. Di sisi lain, Indonesia menawarkan imbal hasil menarik dengan inflasi dalam tren melandai yakni 4,33% secara tahunan dan kinerja mata uang Garuda yang menguat di hadapan greenback.
EKSPANSI PASAR : ISSP Tambah Mesin Baru
Produsen pipa baja las PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk. (Spindo) menambah mesin stainless steel baru berdiameter besar guna mendukung rencana ekspansi ke depan.Pasalnya, emiten berkode saham ISSP ini berencana meningkatkan kapasitas produksi mencapai 500.000 ton per tahun dalam 2 atau 3 tahun ke depan.Langkah ini dilakukan menyusul potensi permintaan pasar yang akan datang.Corporate Secretary & Investor Relations Chief Strategy & Business Development Officer Spindo, Johanes W. Edward mengungkapkan mesin baru itu dinilai menunjukkan hasil yang sangat baik.
Dia menjelaskan hingga saat ini pihaknya telah memiliki 25.000 ton pesanan backlog, dengan projek lainnya yang masih dalam proses negosiasi.Adapun sejumlah proyek yang saat ini tengah ditangani Spindo yakni duplikasi Jembatan Pulau Balang Bentak Pendek (IKN), MMP Nickel Smelter Project Kaltim (program hilirisasi), Project Noefefan Bridge ke Oenuno Timor Leste, Garbarata Dermaga VIP Bakauheni, Bendungan Way Sekampung dan lainnya.
Lebih dari 50% Dividen BUMN Dikontribusikan oleh Empat Bank
JAKARTA, ID – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada tahun ini siap menyetorkan dividen BUMN kepada negara sebesar Rp 80,2 triliun atau dua kali lebih besar dari penyertaan modal negara (PMN) senilai Rp 38,5 triliun yang diterima selama 2022. Dari total dividen yang disetorkan itu, sekitar Rp 40,74 triliun atau 50,8% dikontribusi oleh empat BUMN perbankan. Menteri BUMN Erick Thohir menyebutkan, tidak hanya dalam bentuk dividen, kontribusi empat bank BUMN terhadap perekonomian nasional cukup besar. Kontribusi keempat bank terhadap lapangan kerja tidak kurang dari 34,6juta pada 2022. Dari jumlah itu, sekitar 33 juta dikontribusi oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui kehadiran pekerja UMKM penyaluran KUR BRI. “Sedangkan secara keseluruhan, BUMN turut berkontribusi mendorong penciptaan lebih dari 49 juta lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia, 48,47 juta hingga tahun 2022 dan tambahan 973 ribu pada 2023,” ujar Erick dalam bahan paparan yang disam pada acara Ramah Tamah Menteri BUMN dengan para wartawan diJakarta, Rabu (03/05/2023). (Yetede)
Kenaikan FFR Bakal Topang Penguatan IHSG
JAKARTA, ID – Kenaikan suku bunga acuan The Fed (Federal Funds Rate/FFR) sebesar 25 basis poin (bps) diproyeksi akan menahan koreksi indeks harga saham gabungan (IHSG) lebih lanjut. Pasalnya, kenaikan tersebut sudah sesuai ekspektasi pelaku pasar sehingga diharapkan meredam gejolak di pasar modal. “Memang menurut ekspektasi pelaku pasar The fed akan menaikkan suku bunga acuan 25 basis points (bsp) sehingga menjadi 5,25%. Dengan demikian, tekanan profit taking pasar saham global mereda,” kata Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta, Nafan kepada Investor Daily, Rabu (3/5/2023). Kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), anjlok 50,58 poin (0,74%) ke level 6.812,7. Dalam satu hari, IHSG bergerak direntang 6.776,9-6.865,6 dengan nilai transaksi Rp 9,28 triliun. Sejumlah sektor saham seperti energi turun 1,45%, sektor material dasar -1,09%, sektor industri -1,33%, dan transportasi-1,16%. Sedangkan penguatan melanda saham sektor properti 0,46%, sektor konsumer primer 0,27%, dan sektor konsumer non primer 1,17%. (Yetede)
Kuartal I, Investasi Industri Makanan Tembus Rp 20 Triliun
JAKARTA, ID - Investasi di industri makanan sepanjang kuartal I-2023 mencapai Rp 20,32 triliun, naik 9,87% dibanding periode sama tahun lalu. Kenaikan investasi terutama didorong dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) yang melesat 29,59% menjadi Rp 11,2 triliun, dari sebelumnya Rp 8,69 triliun. Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), investasi yang masuk ke industri makanan sepanjang tiga bulan pertama 2023 terdiri dari PMDN sebesar Rp 11,2 triliun dan penanaman modal asing (PMA) US$ 615,4 juta atau setara Rp 9,05 triliun. “Sektor makanan masih memiliki prospek yang cerah ke depan. Sektor ini merupakan basic need yang kemarin pertumbuhannya sempat tertahan saat pandemi Covid-19. Kini, konsumsinya sudah membaik, yang tentunya mendorong investasi bertambah besar,” kata Direktur Eksekutif Indef Tauhid Ahmad kepada Investor Daily di Jakarta, Rabu (03/05/2023). Tauhid mengungkapkan, tingginya permintaan akan produk makanan mendorong investor lokal maupun luar negeri berani masuk dan menanamkan modalnya ke industri ini. Terlebih, besarnya pasar Indonesia masih menjanjikan pertumbuhan tinggi kedepan. “Kalau kita lihat, pola pengeluaran masyarakat kita di makanan relatif lebih tinggi seiring pemulihan ekonomi. Ini menjadi peluang yang ditangkap investor,” tutur dia. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









