;
Kategori

Ekonomi

( 40789 )

Dana Desa Belum Optimal Tekan Kemiskinan

06 May 2023

Pada 2015-2023, Aceh menerima alokasi dana desa Rp 39 triliun. Namun, dana itu belum optimal menekan angka kemiskinan. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong Aceh Zulkifli, Jumat (5/5/2023), menyebut dana di 6.496 desa di Aceh setara dengan 3,5 kali Anggaran Pendapatan Belanja Aceh. ”Tetapi, angka kemiskinan Aceh masih tinggi, kantongnya ada di perdesaan. Penurunan angka kemiskinan Aceh setahun tidak mencapai 1 %,” ujarnya. (Yoga)

PDB Kuartal I Tumbuh 5,03%, Tapi Deindustrialisasi Berlanjut

06 May 2023

JAKARTA, ID — Di tengah ancaman resesi ekonomi dunia, laju pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada kuartal pertama 2023, yoy, sebesar 5,03%. Namun, sektor industri hanya bertumbuh 4,43%, sementara perannya terhadap PDB 18,57%, turun dari 21,28% kuartal keempat 2014. Kondisi deindustrialisasi ini cukup mencemaskan karena sektor industri diharapkan menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi yang mampu menyerap tenaga kerja lebih besar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, pada triwulan IV-2014, pertumbuhan PDB manufaktur tercatat hanya 4,24% secara year on year (yoy), lebih rendah dari pertumbuhan ekonomi secara umum 5,01% yoy. Kondisi yang sama masih terjadi pada kuartal I-2023, dengan pertumbuhan PDB manufaktur 4,43% yoy dan pertumbuhan ekonomi RI 5,03% yoy. Dalam sembilan tahun terakhir, tercatat hanya satu kali, pada kuartal IV-2022, pertumbuhan manufaktur lebih besar yakni 5,64% yoy dibanding ekonomi nasional 5,01%.  Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan, industri manufaktur tercatat konsisten mengalami deindustrialisasi dini, dengan porsi menurun tajam dari 19,21% terhadap PDB Indonesia kuartal I-2022 menjadi 18,57%. Porsi industri pengolahan turun sejalan dengan pertumbuhannya yang rendah hanya sebesar 4,43%, di bawah pertumbuhan ekonomi triwulan I tahun ini. Kondisi itu mengancam jutaan pekerja di sektor manufaktur, khususnya manufaktur yang terimbas pelemahan pasar ekspor,” ujar Bhima ke pada Investor Daily. (Yetede)

Tingkat Pengangguran Terbuka Turun Jadi 7,99 Juta Orang

06 May 2023

JAKARTA, ID – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada Februari 2023 menjadi 7,99 juta orang (5,45%), menurun 0,38% dibandingkan dengan Agustus 2022 yang sebanyak 8,42 juta orang (5,86%). Sementara itu, pemerintah menilai penciptaan lapangan kerja yang lebih besar menjadi faktor penting untuk mendorong daya beli masyarakat dan menjaga daya tahan perekonomian dalam negeri. Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh Edy Mahmud mengatakan, penurunan tingkat pengangguran sejalan dengan laju pertumbuhan ekonomi yang terjadi pada kuartal I-2023. “Ekonomi Indonesia yang tumbuh solid pada kuartal I-2023 dibarengi dengan penciptaan lapangan kerja. Hal tersebut tercermin dari penurunan TPT dan peningkatan penduduk bekerja di seluruh sektor,” kata Edy dalam konferensi pers secara hibrida di Kantor BPS, Jakarta, Jumat
(5/5/2023). Dia mengatakan, TPT merupakan indikator yang digunakan untuk mengukur tenaga kerja yang tidak terserap oleh pasar kerja dan menggambarkan kurang termanfaatkannya pasokan tenaga kerja. Pada Februari 2023, TPT laki-laki sebesar 5,83%, lebih tinggi dibanding TPT perempuan yang sebesar 4,86%. TPT laki-laki dan perempuan mengalami penurunan, masing-masing sebesar 0,48% dan 0,23% jika dibandingkan Februari 2022. (Yetede)

KSP Minta Pelaku Wisata Labuan Bajo Jaga Iklim Pariwisata

06 May 2023

JAKARTA,ID-Jelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asean ke-42 di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 10-11 Mei 2023. Kantor Staf Presiden (KSP) mengajak para pelaku wisata  di kawasan itu untuk menjaga iklim pariwisata yang nyaman dan kondusif bagi wisatawan, delegasi, serta tamu negara yang hadir. Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden Helson Siagian meminta para pelaku wisata di Labuan bajo menjaga semangat Presiden Joko Widodo untuk menjadikan sektor  pariwisata Indonesia  lebih tangguh dan lebih menejahterakan masyarakat. Selain itu, sambung dia, Balai Nasional Taman Komodo (BTNK) perlu menetapkan standar pelayanan jasa wisata untuk membedakan  servis reguler dengan premiun, sehingga wisatawan tidak ragu jika harus membayar lebih untuk pengalaman berwisata yang lebih aman. "Penetapan tarif jasa wisata di kawasan Pulau Komodo dan Pulau Padar harus  melalui persetujuan BTNK. Selain itu, tahapan  sosialisasi harus dijalankan dengan baik," ujar Helson  dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (05/05.2023). Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Provinsi NTT Abed Frans mendukung permintaan KSP terhadap PT Flabamor, agar mencabut penerapan tarif baru jasa pemandu wisata di Taman Nasional Komodo. (Yetede)

Ekonomi Melambat, Lapangan Kerja Malah Melonjak

06 May 2023

WASHINGTON, ID – Meskipun ekonomi Amerika Serikat (AS) dilaporkan sedang melambat, tapi pertumbuhan lapangan kerja non-pertanian mencapai 253.000 pada April 2023. Angka itu melampaui ekspektasi yang sebesar 180.000 dan jauh di atas pertumbuhan bulan sebelumnya yang 165.000. Tingkat pengangguran turun menjadi 3,4%. Angka itu juga  diatas perkiraan yang  sebesar 3,6% dan berada pada level terendah sejak 1969. Data yang lebih luas, seperti dilaporkan Departemen Tenaga Kerja (Depnaker) AS pada Jumat (05/05/2023), menunjukkan para pekerja yang belum mencari pekerjaan baru dan mereka yang memilih pekerjaan paruh waktu karena alasan ekonomi turun tipis menjadi 6,6%. Sementara rerata upah perjam, yang mana ini adalah barometer utama inflasi, naik 0,5%. Melebihi perkiraan yang sebesar 0,3% dan mencatatkan kenaikan bulanan terbesar dalam setahun. Secara tahunan, upah meningkat 4,4%. Ini juga lebih tinggi dari ekspektasi kenaikan sebesar 4,2%. Kedua angka tersebut meningkatkan kemungkinan bahwa The Federal Reserve dapat memutuskan untuk menaikkan suku bunga lagi pada Juni 2023. (Yetede)

Saham-Saham Nikel Berguguran

06 May 2023

JAKARTA, ID - Harga sejumlah komoditas tambang seperti nikel dan batu bara terkoreksi pada Jumat (5/5/2023). Kondisi ini ikut menarik turun saham-saham berbasis industri komoditas seperti indeks saham. Menurut pantauan Investor Daily, sejumlah saham nikel terdampak di antaranya NCKL yang turun 6,96% menjadi Rp 1.270, INCO tergerus 0,36% menjadi Rp 7.000, MBMA anjlok 1,86% jadi Rp 790, hingga MDKA turun 06,96% menjadi Rp 3.610. Adapun kemarin, harga nikel turun 2,94% menjadi US$ 23.962 per ton sedangkan harga batu bara terkoreksi 5,51% menjadi US$ 171 per ton. “Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Jumat juga disebabkan oleh terkoreksinya beberapa harga komoditas. Merosotnya harga batu bara dan nikel karena menurunnya permintaan global akibat kekhawatiran perlambatan ekonomi,” kata Financial Expert Ajaib Sekuritas Chisty Maryani kepada Investor Daily. IHSG kemarin tercatat koreksi 0,82% dan di tutup di level 6.787. Menurut Chisty, katalis negatif tersebut diproyeksikan merupakan sentimen sesaat, dan bukan merupakan suatu konfirmasi fenomena “Sell in May and Go Away”  Go Away” benar akan terjadi. (Yetede)

Wika Menangi Kontrak Baru Rp6,1 T

06 May 2023

JAKARTA, ID - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) telah memenangkan kontrak baru sejumlah Rp 6,1 triliun hingga kuartal I-2023. Capaian ini relatif konsisten dengan realisasi perseroan periode sama tahun lalu. Direktur Utama Wika Agung Budi Waskito menyebut kan, raihan kontrak baru sepanjang kuartal I-2023 tersebut mayoritas dihasilkan dari segmen industri. Kemudian, segmen energi dan industrial plant, segmen infrastruktur dan bangunan gedung, segmen realti dan properti, serta segmen investasi. “Dalam deretan kontrak baru tersebut ada project pembangunan Gedung Business Centre dan Lanjutan Landscape Poltekpar Bali yang dipercayakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ke Wika. Adapun lingkup pekerjaannya antara lain struktur, arsitektur, MEP, site development dan landscape,” jelas Agung dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (5/5). Dia menerangkan, proyek Gedung Business Centre dan Lanjutan Landscape Poltekpar Bali senilai Rp 101,56 miliar itu dikerjakan melalui skema pembayaran monthly progress yang sesuai dengan strategi perusahaan untuk memperkuat kondisi finansial persero. Proyek Gedung Business Centre akan menampilkan ciri khas desain bangunan Bali dengan kapasitas tampung mencapai 7.500 orang. “Kami berkomitmen mengerahkan kemampuan terbaik Wika untuk menyelesaikan proyek ini secara tepat waktu dan tepat mutu,” ujar Agung. (Yetede)

Kententuan Modal Minimum Asuransi Bakal Naik Sampai Rp 1 Triliun

06 May 2023

JAKARTA, ID - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan tengah melakukan kajian ulang terhadap ekuitas minimum dari industri perasuransian. Untuk perusahaan asuransi misalnya, ekuitas minimum akan naik 10 kali lipat sampai Rp 1 triliun di 2028. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Lembaga Penjamin dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono menyampaikan, kajian ulang tentang permodalan yang disyaratkan dalam POJK 67/2016 ditujukan untuk perusahaan asuransi eksisting maupun dalam rangka pendirian perusahaan baru. Sebab, modal minimum yang disyaratkan saat ini terlalu rendah dibandingkan risiko usaha yang melekat pada perusahaan asuransi. “Oleh karena itu, kami akan melakukan perubahan daripada POJK 67 Tahun 2016. Sekarang memang sedang kita edarkan (rancangan POJK) ke pelaku usaha jasa keuangan dan asosiasi untuk mendapatkan respons,” ungkap Ogi dalam konferensi pers terkait Hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) April secara daring, Jumat (5/5/2023). Dia memaparkan, ke depan OJK akan meminta pelaku usaha jasa keuangan (PUJK) dan asosiasi terkait bahwa ekuitas perusahaan asuransi yang dinaikkan dari saat ini Rp 100 miliar menjadi Rp 500 miliar pada 2026. (Yetede)

Sederet Hambatan Menuju Pertumbuhan

06 May 2023

JAKARTA – Target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,3 persen pada keseluruhan tahun ini diperkirakan gagal tercapai. Salah satu penyebabnya adalah net ekspor yang akan melambat lantaran harga-harga komoditas ekspor cenderung melemah di tengah perlambatan ekonomi global. "Sementara itu, investasi juga cenderung tumbuh moderat mempertimbangkan normalisasi investasi non-bangunan dan masih terbatasnya investasi bangunan," ujar Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, kepada Tempo, kemarin. Di sisi lain, perekonomian masih akan mendapat dukungan dari normalisasi aktivitas ekonomi setelah pelonggaran mobilitas masyarakat. Josua memperkirakan ekonomi Tanah Air hanya bertumbuh 4,9-5 persen pada keseluruhan tahun ini. Jika prediksi tersebut menjadi kenyataan, pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak hanya tak mencapai target pemerintah, tapi juga melambat dari pertumbuhan pada 2022 yang sebesar 5,31 persen. (Yetede)

Hati-Hati Investasi di Aset Dollar AS

06 May 2023

Kenaikan suku bunga The Fed membuat selisih (spread) Fed Funds Rate dengan suku bunga Bank Indonesia (BI) semakin tipis. Pada kondisi ini, investor harus berhati-hati berinvestasi di instrumen investasi berbasis dollar Amerika Serikat (AS). Kamis (4/5), The Fed menaikkan bunga sebesar 25 bps menjadi 5%-5,25%. Sementara, BI 7-day reverse repo rate di 5,75%. Ini artinya selisih keduanya hanya 50 bps menjadi selisih tipis sepanjang sejarah. Founder Finansialku.com, Melvin Mumpuni menyatakan, selisih bunga antara The Fed dan BI yang kian menciut adalah kejadian langka. Dia mengingatkan, kondisi ini tidak serta merta membuat aset investasi berbasis dollar AS menjadi menarik. Sebab dia bilang, ada ancaman gagal bayar utang AS. Perencana Keuangan, Aidil Akbar Madjid juga menyebut kekhawatiran akan kondisi ekonomi AS. "Jadi kalau mau memegang aset berbasis dollar AS harus dilihat durasi berapa lama karena AS di akhir tahun atau awal tahun depan akan ada Pilpres. Jadi kalau mau pegang dollar AS sebaiknya untuk jangka waktu antara dua sampai tiga tahun," kata Aidil berpendapat. Apalagi beberapa instrumen investasi berbasis dollar AS menghasilkan return yang kecil. Menurut Chief Analyst DCFX Futures Lukman Leong dan Presiden dan CEO PT Pinnacle Persada Investama, Guntur Putra dan salah satu aset yang mungkin bisa diincar saat kondisi saat ini adalah obligasi pemerintah AS. Keduanya menilai, berhentinya kenaikan suku bunga akan memicu kenaikan harga obligasi pemerintah. Head of Business Development Division HPAM Reza Fahmi mengatakan, BI masih akan dalam pendirian menghentikan kenaikan suku bunga. Beberapa ekonom memperkirakan, BI tidak akan mengubah suku bunga acuan sampai akhir tahun ini. Reza menyarankan para investor untuk wait and see pada instrumen berbasis dollar AS. Dia bilang, saham emerging market justru menarik lantaran fundamental ekonomi masih mendukung.