;
Kategori

Ekonomi

( 40789 )

Pemerintah Membidik Pajak dari Turis Asing

06 May 2023

Muncul wacana pemungutan pajak terhadap wisatawan mancanegara alias turis asing di Indonesia. Hal ini sejalan dengan kondisi pariwisata di Indonesia yang semakin pulih. Terlebih, pajak turis juga telah mulai diberlakukan oleh negara lain. Misalnya, Malaysia, Belanda, Spanyol, Perancis dan Jerman yang menerapkannya mulai tahun ini. Di Indonesia sendiri, kondisi sektor pariwisata terus menunjukkan pemulihan. Data Badan Pusat Statistik (BPS), kunjungan turis asing ke Indonesia sepanjang Januari hingga Maret 2023 mencapai 2,25 juta. Angka tersebut naik signifikan hingga 508,9% secara tahunan (year-on-year/yoy). Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, pengenaan pajak turis ini berkaitan dengan aspek upaya konservasi, upaya menjaga destinasi, dan upaya untuk meningkatkan promosi. Namun, wacana ini masih dalam tahap pembicaraan lintas kementerian dan lembaga (K/L). Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Kepatuhan Pajak Yon Arsal mengaku bahwa dirinya belum menerima informasi terkait wacana itu. Makanya, belum diketahui juga setoran pajak tersebut akan masuk ke kantong negara atau pemerintah daerah. Pengamat Pajak Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Fajry Akbar setuju dengan wacana pengenaan pajak turis tersebut. Hal ini bertujuan agar turis yang masuk ke Indonesia atau destinasi wisata tertentu adalah turis-turis yang berkualitas. Ia melihat, selama ini banyak turis-turis nakal yang masuk ke Indonesia karena beranggapan wisata di Indonesia termasuk murah. Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menilai bahwa idealnya pajak turis ini langsung masuk ke penerimaan daerah sehingga adil bagi daerah. "Idealnya begitu, nanti hasilnya dikelola daerah. Tapi harus ada standar tarif antar daerah sehingga pemda tidak seenaknya menaikkan pungutan pajak," jelas Bhima.

Insentif Akan Dipangkas, Saham Nikel Amblas

06 May 2023

Sentimen negatif membayangi emiten saham produsen nikel di Tanah Air. Pemerintah akan memangkas insentif pajak untuk membatasi investasi produk olahan bijih nikel kelas dua, seperti nickel pig iron (NPI). Artinya, pemerintah tidak akan lagi memberikan pembebasan pajak untuk investasi NPI. Kabar tak sedap ini diembuskan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia. Menurut Reuters, kemarin (5/5), Bahlil menyatakan pemerintah tidak akan lagi memberi tax holiday untuk investasi NPI. Tujuannya untuk membatasi investasi pada produk nikel berkualitas rendah. Sontak, rencana pemerintah tersebut berpotensi menjadi sentimen negatif bagi emiten nikel. Apalagi, sehari pasca Bahlil menyatakan rencananya tersebut, saham-saham emiten nikel kompak longsor pada perdagangan kemarin. Contohnya saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL). Kemarin, saham emiten pertambangan nikel yang baru melantai di Bursa Efek Indonesia pada 12 April 2023 ini, tergerus 6,96% ke posisi Rp 1.270. Nasib serupa dialami saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), yang anjlok 6,96% ke level Rp 3.610. Tak berbeda dengan sang induk, saham anak usaha MDKA, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) turun 1,86% ke Rp 790. Equity Research Analyst Panin Sekuritas, Felix Darmawan melihat, rencana kebijakan pemerintah kerap menjadi katalis penting bagi pergerakan harga saham emiten komoditas. Tak terkecuali emiten nikel. Research Analyst Infovesta Kapital Advisori, Arjun Ajwani sepakat, penurunan harga komoditas nikel global lebih dominan menjadi sentimen negatif emiten nikel. Selain itu, ada gejolak yang membayangi pasar.

MESIN EKONOMI MENDERU

06 May 2023

Deru mesin ekonomi mulai terdengar di era pencabutan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Hal itu tercermin dari raihan laju produk domestik bruto (PDB) kuartal I/2023 sebesar 5,03% secara tahunan. Realisasi pertumbuhan ekonomi itu melampaui ekspektasi ekonom sebesar 4,98% dan sejalan dengan rentang perkiraan pemerintah. Di balik laju ekonomi pada tiga bulan pertama tahun 2023, terdapat kinerja industri pengolahan yang tumbuh 4,43% secara tahunan sehingga berkontribusi sebesar 18,57% terhadap PDB. Kontribusi industri tumbuh secara kuartalan tetapi belum mampu menyaingi kontribusi pada kuartal I/2020 atau sebelum pandemi yakni 19,98%. Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Moh. Edy Mahmud menyampaikan perekonomian Indonesia yang diukur berdasarkan besaran PDB atas dasar harga berlaku mencapai Rp5.071,7 triliun, sementara berdasarkan harga konstan mencapai Rp2.961,2 triliun. Berdasarkan lapangan usaha, sektor industri masih menjadi sumber pertumbuhan utama ekonomi Indonesia dengan sumbangan sebesar 0,92%. Lebih lanjut, industri logam dasar tumbuh 15,51% akibat meningkatnya permintaan produk olahan bijih nikel. 

Selain industri logam dasar, BPS mencatat industri makanan dan minuman tumbuh 5,33%. Pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan produksi crude palm oil dan crude palm kernel oil akibat permintaan domestik jelang Ramadan dan Idulfitri 2023. Menanggapi kinerja PDB pada kuartal I/2023, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai menguatnya daya beli masyarakat menjadi salah satu faktor penting yang membuat kinerja pertumbuhan ekonomi Indonesia solid dan melebihi capaian China yakni 4,5%. Sri berujar, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menjadi bantalan agar RI tetap melaju di tengah dinamika ekonomi internasional. Kondisi itu terlihat di antaranya dari komponen konsumsi pemerintah dan belanja negara. Konsumsi pemerintah tercatat tumbuh 4% secara tahunan. Terpisah, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyebut ruang pertumbuhan kinerja industri pengolahan terbatas karena rantai pasok global masih terganggu. Hal tersebut disampaikan untuk merespons kinerja produk domestik bruto (PDB) pada kuartal I/2023 yang tumbuh 5,03% (year-on-year/yoy). “2023 merupakan tahun yang secara inheren sulit untuk menciptakan kinerja usaha yang eksponensial,” kata Wakil Ketua Kadin Koordinator Bidang Maritim, Investasi, dan Luar Negeri Shinta W. Kamdani.

Pekerjaan Rumah Bidang Investasi

06 May 2023

Soal realisasi investasi, pemerintah boleh merasa lega. Musababnya, sampai kuartal I/2023, aliran investasi yang masuk ke Indonesia tembus Rp328,9 triliun, atau meningkat 16,5% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu. Jika diperinci, maka penanaman modal asing berkontribusi sebesar Rp177 triliun terhadap realisasi investasi, sedangkan penanaman modal dalam negeri menyumbang Rp151,9 triliun. Adapun, capaian pada kuartal I/2023 tersebut setara dengan 23,5% dari target investasi tahun ini yang dipatok sebesar Rp1.400 triliun. Kinerja positif investasi tersebut mestinya tak mengherankan karena belakangan pemerintah memang gencar menggeber aliran modal ke Tanah Air. Sejumlah inovasi terus dilakukan khususnya terkait dengan kemudahan perizinan, baik di pusat maupun di daerah. Kendati demikian, ingar-bingar investasi di Tanah Air selama ini ternyata belum berdampak besar terhadap sektor ketenagakerjaan. Hal itu pun diakui oleh Menteri Investasi/ Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Menurutnya, tren positif investasi beberapa waktu terakhir belum berbanding lurus dengan serapan tenaga kerja.   Bahlil menuturkan, salah satu alasan realisasi investasi tidak berbanding lurus dengan penyerapan tenaga kerja adalah karena tren yang bergeser dari padat karya ke padat modal. Hal itu tak lepas dari perkembangan teknologi yang masif. Kendati demikian, menurut hemat kami, jika memang ingin mendongkrak investasi sekaligus penyerapan tenaga kerja, mestinya pemerintah dapat menetapkan prioritas. Toh, penyaringan investasi sepenuhnya dikendalikan pemerintah.

BANK PEMBANGUNAN ASIA : Arah Operasional ADB 2023

06 May 2023

Presiden Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB) Masatsugu Asakawa menekankan tiga arah operasional 2023, setelah besaran komitmen tahun lalu menurun.Pertama, ADB akan meningkatkan sumber pinjaman dan mobilisasi modal swasta untuk mendukung negara berkembang anggota ADB (DMCs) menghadapi berbagai krisis. Peninjauan berkelanjutan terhadap Kerangka Kerja Kecukupan Modal ADB akan mempersiapkan bank itu mengoptimalkan neraca dan berpotensi meningkatkan kapasitas pinjaman. Kedua, sebagai bank iklim untuk Asia dan Pasifik, ADB akan memberikan pendanaan, pengetahuan, dan kemitraan yang inovatif. ADB meluncurkan Innovative Finance Facility for Climate in Asia and the Pacific (IF-CAP) pada pertemuan tahunan ini. Ketiga, ADB akan terus memprioritaskan anggota dan populasi yang sedang berkembang dan paling membutuhkan. ADB berkomitmen untuk tidak meninggalkan perlindungan sosial bagi kelompok miskin dan rentan.

RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM : Dividen Tebal INCO & EXCL

06 May 2023

Emiten nikel, PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) dan emiten operator telekomunikasi PT XL Axiata Tbk. (EXCL) bakal membagikan dividen tebal setelah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).Adapun, INCO menetapkan dividen senilai US$60,12 juta atau setara dengan Rp937,39 miliar mengacu pada kurs Jisdor 30 Desember 2022 Rp15.592 per dolar Amerika Serikat (AS). Pada RUPST tersebut, pemegang saham menyetujui Laporan Tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2022, termasuk laporan pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan yang dimuat dalam Laporan Keberlanjutan 2022 serta pelaksanaan tugas pengawasan dari Dewan Komisaris Perseroan selama tahun buku 2022. Direktur Keuangan Vale Indonesia Bernardus Irmanto mengatakan pembagian dividen tersebut telah mempertimbangan kondisi kas perseroan dan proyeksi kebutuhan belanja modal dan modal kerja perusahaan. Dividen yang dibagikan itu mencerminkan 30% dari laba bersih yang diperoleh perusahaan speanjang 2022. “Pemegang saham akan menerima sebesar US$0,00605 atau Rp94,33 untuk setiap satu saham yang dimilikinya dan akan dibayarkan oleh perseroan pada tanggal 31 Mei 2023,” jelasnya dalam konferensi pers, Jumat (5/5). Selain INCO, operator telekomunikasi EXCL mengumumkan dividen sebesar Rp551,7 miliar atau Rp42 per saham. Presiden Direktur & CEO XL Axiata Dian Siswarini mengatakan RUPST menyetujui pembagian dividen 50% dari laba bersih tahun 2022 atau setara dengan tahun sebelumnya. “Tahun ini, RUPS kembali menyetujui penggunaan 50% dari keuntungan setelah menyesuaikan, untuk dibagikan sebagai dividen kepada para pemegang saham,” kata Dian di Jakarta, Jumat (5/5).

PERTUMBUHAN INDUSTRI : DURIAN RUNTUH SEKTOR TRANSPORTASI

06 May 2023

Kegiatan usaha transportasi dan pergudangan menerakan pertumbuhan tertinggi di antara sektor-sektor perekonomian sepanjang kuartal pertama 2023. Momentum mudik Lebaran dinilai turut memicu durian runtuh di sektor ini. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I/2023 mencapai 5,03% secara tahunan atau year-on-year (yoy) yang didorong oleh beberapa sektor dengan pertumbuhan tertinggi.Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh. Edy Mahmud menyampaikan bahwa kinerja ekonomi pada periode tersebut stabil dan terjaga di atas 5%.“Kegiatan usaha dengan pertumbuhan tertinggi secara yoy adalah transpotasi dan pergudangan tumbuh 15,93%, akomodasi dan makan minum 11,55%, dan jasa lainnya 8,90%,” katanya dalam konferensi pers, Jumat (5/5).Edy menjelaskan sektor transportasi dan pergudangan bertumbuh solid seiring dengan peningkatan mobilitas masyarakat pasca-penghapusan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat alias PPKM. Edy mengatakan bahwa secara keseluruhan lapangan usaha tumbuh positif pada kuartal pertama 2023, “Terutama pada beberapa lapangan yang dominasinya cukup besar yaitu industri, perdagangan, pertambangan, pertanian, dan konstruksi.”. Ketua Kebijakan Publik Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sutrisno Iwantono mengatakan dimulai dari sektor transportasi, industri tekstil, industri makanan dan minuman serta perhotelan hingga restoran bakal tumbuh secara signifi kan. Diperkirakan 123,8 juta orang atau hampir separuh penduduk Indonesia melakukan perjalanan secara serempak pada masa Lebaran tahun ini.

INVESTASI SAHAM : Cerdas Emosi saat Pasar Bergejolak

06 May 2023

Pada dasarnya pasar modal bukan sektor yang stabil. Sifat alami pasar modal memang selalu naik turun karena setiap pelaku pasar diberi kebebasan untuk menjual dan membeli aset tertentu sesuai dengan nilai yang dikehendaki. Terkadang, gelombang naik dan turunnya terasa kecil, tetapi pada periode tertentu bisa bergerak lebih besar. Investor tidak perlu panik dalam menghadapi situasi yang terus berfluktuasi tersebut. Menurut Perencana Keuangan sekaligus CEO JOOARA Gembong Suwito, nilai saham yang turun tidak perlu langsung dijual. Pada posisi ini, investor perlu berpikir tenang dan tidak panik. Sebab, kepanikan akan membuat keputusan investasi tidak berdasarkan rencana dan strategi yang matang. Langkah pertama ketika mengetahui nilai investasi turun adalah dengan evaluasi. Biasanya semua akan disandarkan kembali ke tujuan awal dan karakter investasi dari si investor tersebut. Tujuan investasi seseorang akan berpengaruh pada instrumen yang dipilih, strategi, dan karakter dari si investor. Misalnya, jika tujuannya adalah jangka panjang, tentunya investor tidak perlu panik dengan gejolak yang terjadi sekarang. Sebab, penurunan yang terjadi biasanya hanya sementara. Setelah terjadi fluktuasi, nilai saham justru akan kembali pulih dan berada di nilai yang relatif lebih baik. Artinya, ketika nilai saham sudah menyentuh batas bawah yang sudah ditentukan, investor perlu bertindak agar kerugian tidak bertambah banyak. Financial Planner dari Finansialku Rizqi Syam mengatakan kunci dari investasi adalah saham. Gejolak yang terjadi di pasar modal tidak selalu harus ditanggapi dengan kepanikan. Namun, bagi pemula di dunia saham, memang hal ini cukup sering terjadi. Investor baru di dunia saham sering panik saat saham turun karena tidak mempelajari instrumen investasinya secara menyeluruh. Mereka juga terkadang hanya mengandalkan asumsi tanpa didasari oleh data-data yang valid.

Perekonomian Diperkirakan Melambat

05 May 2023

Pertumbuhan ekonomi pada triwulan I-2023 diperkirakan bakal sedikit melambat. Konsumsi rumah tangga yang belum pulih betul serta turunnya kinerja ekspor akibat normalisasi harga komoditas global jadi risiko yang perlu diantisipasi sepanjang paruh awal 2023. Sejumlah ekonom memproyeksikan, perlambatan pertumbuhan ekonomi pada tiga bulan pertama tahun ini berada di bawah 5 %, yakni di kisaran 4,8 %-4,9 %. Kondisi itu turun dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV-2022 sebesar 5,01 % serta sepanjang tahun 2022 sebesar 5,31 %. Perkiraan itu dikemukakan menjelang pengumuman data produk domestik bruto (PDB) Indonesia triwulan I-2023 oleh BPS, Jumat (5/5).

Menurut Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal, Kamis (4/5), konsumsi rumah tangga masih akan jadi tumpuan utama pertumbuhan ekonomi awal tahun ini, terutama di tengah kinerja ekspor yang melemah akibat menurunnya harga komoditas global. Meski demikian, terjadi tren pelambatan pada laju konsumsi rumah tangga ketimbang sebelumnya. Hal itu  terlihat dari Indeks Penjualan Riil (IPR) atau Survei Penjualan Eceran per triwulan I-2023 yang dirilis BI pada 12 April 2023. IPR triwulan I-2023 diperkirakan tumbuh 1,6 % secara tahunan, melambat dibandingkan dengan IPR triwulan IV-2022 sebesar 1,9 %. Survei BI memprediksi, penjualan eceran di hampir semua kategori barang masih terkontraksi pada triwulan I-2023, kecuali sektor makanan dan minuman yang tumbuh 4,5 %. Meski tumbuh positif, penjualan eceran di sektor makanan dan minuman itu hanya naik tipis dari 4,4 % pada triwulan sebelumnya. (Yoga)


Kenaikan Bunga The Fed Tidak Pengaruhi Rupiah

05 May 2023

Kenaikan suku bunga acuan bank sentral AS, The Federal Reserve atau The Fed, sebesar 0,25 % poin menjadi 5-5,25 %, pada hari Rabu (3/5) waktu setempat, diyakini tidak berdampak signifikan terhadap stabilitas nilai tukar. Sebab, kenaikan tersebut sudah sesuai dengan ekspektasi pasar. ”Karena sesuai ekspektasi, para pemilik modal pun tidak lantas serta-merta menarik modalnya dari Indonesia atau capital outflow sehingga tidak memicu gejolak nilai tukar rupiah,” ujar Kepala Ekonom PT Bank Central Asia Tbk David Sumual saat dihubungi pada Kamis (4/5).

David menjelaskan, berbagai indikator perekonomian Indonesia yang dalam kondisi positif juga memberikan keyakinan para pemilik modal bahwa risiko investasi di Indonesia cenderung menurun. Alih-alih melemah setelah The Fed mengumumkan kenaikan suku bunga, nilai tukar rupiah justru menguat terhadap dollar AS. Mengutip kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), pada perdagangan Kamis, kurs rupiah ditutup di level Rp 14.632, menguat ketimbang perdagangan Rabu yang sebesar Rp 14.706. Adapun sejak awal tahun hingga Kamis (4/5), nilai tukar rupiah telah menguat sebesar 6,15 %. Penguatan nilai tukar rupiah itu ditopang oleh derasnya arus modal masuk ke dalam negeri. (Yoga)