Ekonomi
( 40789 )Harga Beras Tekan Usaha Warung Nasi
Tingginya harga beras turut menekan pedagang warung nasi. Sejumlah pedagang yang mayoritas berskala UMKM serta melayani pekerja sektor informal sebagai pelanggan memilih untuk menanggung kenaikan harga. Namun, sebagian lainnya terpaksa menaikkan harga atau mengurangi porsi nasi yang dijual. Berdasarkan data Panel Harga Bapanas per Kamis (4/5) rata-rata nasional harga beras medium ditingkat pedagang eceran senilai Rp 11.900 per kg, sedangkan beras premium Rp 13.620 per kg. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, rata-rata nasional harga beras medium Rp 10.810 per kg dan beras premium Rp 12.340 per kg. Sejumlah pelaku UMKM, khususnya warung nasi, mengandalkan beras sebagai bahan baku.
Mereka antara lain pelaku usaha warung tegal, nasi padang, nasi goreng, nasi uduk, nasi kuning, nasi kucing, dan nasi rames. Ada juga dagangan lain yang mengandalkan beras, seperti ketupat, lontong, dan arem-arem. Ketua Umum Asosiasi Industri UMKM Indonesia (Akumandiri) Hermawati Setyorinny, Kamis (4/5), mengatakan, sejumlah pelaku UMKM pedagang warung nasi sudah menaikkan harga. Dia mencontohkan, terdapat pedagang yang menaikkan harga nasi dari Rp 3.000 per porsi pada tahun lalu jadi Rp 4.000 per porsi. Adapun bagi pedagang yang tidak menaikkan harga, pilihannya adalah mengurangi porsi nasi yang dijual. Oleh sebab itu, untuk mengatasi kesulitan pedagang warung nasi, Hermawati berharap pemerintah dapat meredam harga beras, karena ada tambahan pasokan dari impor. Pasokan ini diharapkan dapat segera membanjiri pasar. (Yoga)
Pendapatan Garuda Naik, Kerugian Turun
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan secara grup 602,99 juta dollar AS pada triwulan I-2023 atau tumbuh 72 % secara tahunan. Garuda juga membukukan penurunan rugi bersih sebesar 50,91 % menjadi 110,03 juta dollar AS. ”Pada triwulan II-2023, kami optimistis pendapatan Garuda bakal berkontribusi besar terhadap pendapatan,” ujar Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra, Kamis (4/5/2023), di Jakarta. (Yoga)
Aturan Pengelolaan Reksa Dana Diperkuat
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat aturan pengelolaan reksa dana dengan menerbitkan Peraturan OJK Nomor 4 Tahun 2023 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 23/POJK.04/2016 tentang Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif. Aturan ini diterbitkan menyikapi isu likuiditas dalam pengelolaan reksa dana dan pengembangan reksa dana yang sudah tidak sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan. (Yoga)
Jakarta-Bogor Jalin Kerja Sama Angkutan
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan bekerja sama dengan Kota Bogor di bidang transportasi untuk mengatasi kemacetan dan mempermudah mobilitas warga. Itu terungkap dalam pertemuan antara Penjabat Gubernur DKI Heru Budi Hartono dan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Kamis (4/5) di Balai Kota DKI Jakarta. Bus Transjakarta akan membantu mobilitas warga Bogor ke Jakarta. Ada satu titik pertemuan antar angkutan umum yang dioperasikan Pemprov DKI dengan Kota Bogor. Di titik itu, penumpang berpindah angkutan. (Yoga)
MENGURAI HAMBATAN RUMAH BERSUBSIDI
Sekjen Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia atau Apersi Daniel Djumali mengungkapkan, pengembang rumah bersubsidi seakan dihadang rentetan persoalan selama beberapa tahun terakhir. Persoalan utama meliputi hambatan perizinan dan belum adanya penyesuaian patokan harga jual rumah bersubsidi selama lebih dari tiga tahun. Hambatan perizinan yang belum tuntas menyebabkan langkah pengembang dalam memasok rumah rakyat,termasuk rumah bersubsidi, semakin berat. Persoalan perizinan itu mencakup peralihan dari IMB menjadi persetujuan bangunan gedung (PBG) yang lamban di sejumlah daerah. Selain itu, penetapan aturan lahan sawah dilindungi (LSD) di sejumlah kabupaten/kota dan provinsi yang dinilai tumpang tindih dengan rencana tata ruang (RTR) dan kontraproduktif dengan program perumahan.
Daniel menambahkan, persoalan LSD turut memicu masalah perizinan, pelayanan pertanahan, dan persetujuan kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang (PKKPR). Kerap terjadi, lahan yang sudah dimiliki pengembang perumahan masuk dalam area LSD sehingga pengembang tidak bisa memperoleh izin membangun. Beberapa kawasan hunian yang sudah selesai dibangun bahkan tercatat masuk dalam LSD. Sementara itu, persyaratan dan jangka waktu pengurusan PBG berbeda-beda hampir di setiap daerah sehingga membingungkan pengembang. Persoalan izin yang rumit memakan waktu dan biaya tinggi. Masalah perizinan dirasa kian pelik dengan tertundanya penyesuaian patokan harga jual rumah bersubsidi selama lebih dari tiga tahun dan menyebabkan arus kas pengembang tergerus. ”Perizinan untuk rumah bersubsidi seharusnya dipermudah karena rumah ini ditunggu-tunggu oleh masyarakat berpenghasilan rendah. Di samping itu,(pembangunanrumah) dapat menekan backlog (kekurangan) rumah,” ujar Daniel, saat dihubungi, Jumat (14/4). (Yoga)
Pertumbuhan Ekonomi Asean 4,9% Tahun 2023
JAKARTA, ID - Menjadi bagian dari rantai pasok produk ke RRT, AS, dan Eropa, peran Asean sebagai mesin pertumbuhan (engine of growth) atau espisentrum pertumbuhan (epicentrum of growth) ekonomi akan semakin penting pada masa mendatang. Tahun ini, laju pertumbuhan ekonomi Asean 4,9% dan pada 2024 sebesar 5,2%. Salah satu faktor penopang pertumbuhan Asean adalah perdagangan 10 negara anggota Asean plus lima negara mitra dagang Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, Australia, Selandia Baru— yang tergabung dalam Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP). “Asean adalah satu-satunya kawasan yang selama pandemi Covid-19 tidak masalah,” kata Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam halal bihalal dengan para pemimpin media massa di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Kamis (04/05/2023). Dalam 20 tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi Asean paling mengesankan dibandingkan kawasan lain. Dana Moneter Internasional (IMF) dalam laporan terbaru, April lalu, mengungkapkan, laju pertumbuhan ekonomi dunia diperkirakan turun dari 3,4% tahun 2022 ke 2,8% tahun 2023 dan naik tipis ke 3,0% tahun 2024. (Yetede)
Saham Teknologi Pimpin Penguatan IHSG
JAKARTA, ID – Saham-saham sektor teknologi memimpin penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) Kamis (4/5) yang ditutup di zona hijau level 6.844 atau naik 0,46%. Sinyal penghentian suku bunga acuan The Fed (Federal Funds Rate/FFR) menjadi salah satu katalis positif IHSG. Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih membenarkan bahwa pergerakan IHSG kemarin ditopang saham growth stock salah satunya sektor teknologi. Dia mengatakan, performa saham growth stock sejalan dengan proyeksi suku bunga The Fed yang saat ini telah mencapai terminal rate di level 5,1%. Hal itu memberikan katalis positif untuk saham growth stock dengan P/E yang tinggi bahkan negatif, serta saham dengan rasio utang yang tinggi. “IHSG diproyeksikan kembali mengalami penguatan. Penopang penguatan IHSG juga didorong data ekonomi do mestik dalam momentum positif, di mana angka inflasi terkendalipada April 2023 sebesar 4,33%(yoy), lebih rendah dari bulansebelumnya 4,97% (yoy),” ujar Ratih, Kamis (4/5/2023). “IHSG diproyeksikan kembali mengalami penguatan. Penopang penguatan IHSG juga didorong data ekonomi domestik dalam momentum positif, di mana angka inflasi terkendali pada April 2023 sebesar 4,33% (yoy), lebih rendah dari bulan sebelumnya 4,97% (yoy),” ujar Ratih, Kamis (4/5/2023). Kenaikan harga saham GOTO sejalan dengan peningkatan indeks saham sektor teknologi yang memimpin pertumbuhan dibanding indeks lain dalam perdagangan Kamis (4/5/2023). IDX Sector Technology bergerak naik 1,38%, disusul IDX Sector Infrastructures 1,29%. (Yetede)
Kebijakan Baru KUR BRI Siapkan Strategi Soft Landing
JAKARTA, ID – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI membuat kebijakan baru mengenai kredit usaha rakyat (KUR). Sebagai bank penyalur KUR terbesar, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) telah menyiapkan strategi soft landing. Mengacu pada Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang Pedoman Pelaksanaan KUR, pada Pasal 22 berisikan bahwa bagi peminjam KUR pertama kali akan dikenakan bunga sebesar 6% efektif per tahun, yakni untuk pinjaman KUR mikro dengan plafon Rp 10-100 juta, serta KUR kecil untuk plafon Rp 100-500 juta.
Namun, jika sudah pernah meminjam KUR lebih dari satu kali, maka suku bunga yang dibebankan ke nasabah akan lebih tinggi. Bunga akan naik menjadi 7% per tahun saat mengambil pinjaman KUR yang kedua kalinya. Kemudian naik menjadi 8% per tahun untuk pinjaman yang ketiga, dan pinjaman keempat kali menjadi 9% per tahun. Sedangkan, untuk KUR super mikro dengan plafon maksimal dengan Rp 10 juta, suku bunga yang diberikan masih sebesar 3% efektif per tahun. Direktur Bisnis Mikro BRI Supari dalam keterangannya menjelaskan, sejak awal diluncurkan, pelaksanaan program KUR terus menunjukkan peningkatan alokasi (kuota)
maupun realisasinya. (Yetede)
Konsumsi Rumah Tangga Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I-2023
JAKARTA, ID – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2023 akan berada di atas 5% yang ditopang oleh konsumsi masyarakat. Di tengah global demand yang melambat, domestic demand diperkirakan akan menjadi penopang ekonomi baik pada kuartal I dan II, sampai dengan akhir 2023. “Memperhatikan berbagai indikator dan juga pada kuartal I dan II yang mengalami momen Ramadan dan Idulfitri, maka pertumbuhan ekonomi diperkirakan masih mampu tumbuh di atas 5%, ”kata Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Ferry Irawan kepada Investor Daily, Kamis (4/5/2023). Dia mengatakan, aktivitas masyarakat mulai kembali normal dengan telah dicabutnya PPKM, diharapkan perekonomian akan terus menggeliat. Berbagai leading indikator seperti indeks penjualan riil, indeks keyakinan konsumen, dan juga PMI manufaktur menunjukkan prospek yang baik sampai dengan bulan April 2023. “Industri pengolahan masih akan menjadi kontributor utama ekonomi kuartal I, kendati demand global melambat. (Yetede)
Perjanjian Jual Beli Listrik PLTB Tanah Laut Diteken
JAKARTA, ID – PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menandatangani Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL) bersama dengan Total Eren S.A. (Total Eren), PT Adaro Power dan PT Pembangkitan Jawa Bali Investasi (PJBI), yang mencakup pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) berkapasitas 70 MW, dan dilengkapi dengan sistem penyimpanan energi baterai sebesar 10 MW / 10 MWh di Tanah Laut, Kalimantan Selatan Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, Managing Director-Indonesia & CFO APAC Total Eren Romain Pierru, Presiden Direktur Adaro Power Dharma Djojonegoro, Direktur Adaro Power Mustiko Bawono, dan Direktur Utama PJBI Amir Faisal, dengan didampingi oleh COO & Head of Project Finance APAC Gregory Thomassin, Wakil Presiden Komisaris Adaro Power Kusmayanto Kadiman serta Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah di Kantor Pusat PLN Jakarta, pada Kamis (04/05/2023). PLTB Tanah Laut diharapkan dapat mulai mengalirkan listrik pada tahun 2025 untuk dapat mendukung program Pemerintah dalam mencapai target bauran sumber Energi Baru Terbarukan (EBT) di Indonesia. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









