Antisipasi Optimal Selama Ramadan dan Lebaran, Inflasi April 0,33%
JAKARTA, ID – Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan, langkah antisipasi pemerintah yang optimal selama bulan Ramadan dan Lebaran 2023 membuat inflasi pada April lalu tercatat 0,33%, lebih rendah dibandingkan inflasi pada perayaan Idulfitri tahun 2022 yang berlangsung pada bulan Mei sebesar 0,44%. Pada April 2023, inflasi secara year on year (yoy) sebesar 4,33% dan tingkat inflasi year to date (ytd). Inflasi pada April 2023 terjadi karena adanya kenaikan pada kelompok pengeluaran transportasi. Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan, secara nasional inflasi pada periode Ramadan dan Lebaran 2023 lebih rendah dari tahun lalu. Berdasarkan sebaran ke kota-kota yang menjadi destinasi pemudik inflasi pada tahun ini juga lebih rendah dari tahun lalu. “Hal ini menggambarkan bahwa antisipasi pemerintah baik secara nasional maupun kepada wilayah tertentu sangat baik kalau dibandingkan tahun lalu, tercermin dari inflasi yang lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Margo dalam konferensi pers BPS secara hibrida di Kantor BPS, Jakarta, Selasa (2/5/2023). Dari hasil kajian BPS terdapat beberapa faktor yang menyebabkan inflasi pada Ramadan dan Lebaran 2023 relatif lebih rendah dibandingkan lebaran 2022. Pertama, pasokan komoditas hortikultura relatif terjaga yang ditopang aktivitas panen sepanjang Maret-April. Deflasi cabai merah dancabai rawit meredam tingkat inflasi umum. (Yetede)
Tags :
#InflasiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023