Right Issue Perbankan Semarak Lagi
Aksi penambahan modal pelaku industri perbankan di Tanah Air berlanjut di tahun 2023. Bedanya, jika tahun lalu aksi korporasi itu merupakan cara memenuhi ketentuan modal inti minimum, kali ini tujuannya adalah untuk memperkuat permodalan agar lebih lincah melancarkan ekspansi.
Sebut saja misalnya KB Bukopin Tbk (BBKP) yang akan menggelar aksi
rights issue
dengan target perolehan dana hingga Rp 12 triliun. BBKP akan merilis maksimal 120 miliar saham baru dengan nominal Rp 100 per saham. Investor Relation
BBKP I Putu Adi Saputra menyatakan, Kookmin Bank selaku pemegang saham pengendali akan bertindak sebagai pembeli siaga dan berkomitmen memborong 100% saham baru BBKP.
BBKP akan mengalokasikan dana
rights issue
untuk memperkuat permodalan anak usaha, dan mendukung ekspansi kredit di semua segmen.
Selain BBKP, Bank QNB Indonesia Tbk (BKSW) akan merilis 14,72 miliar saham baru dengan nominal Rp 250 per saham, setara 41,87% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh. Dana yang dibidik sekitar Rp 3,68 triliun.
Bank IBK Indonesia Tbk (AGRS) membidik dana
rights issue
Rp 1,38 triliun pada pertengahan tahun ini. Namun, IBK selaku pengendali hanya akan mengeksekusi sebagian haknya dan sisanya dialihkan ke PT Bumi Indawa Niaga (BIN). Selepas
rights issue
, modal inti AGRS akan naik menjadi Rp 5,3 triliun.
Postingan Terkait
KB Bank Raih Fasilitas Pinjaman Rp 3 Triliun
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
Perang Memanas, Saham Energi Kian Mendidih
Langkah Ekspansi dan Divestasi Perusahaan
Transformasi Digital Dorong Perluasan Retail
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023