;
Kategori

Ekonomi

( 40430 )

Pembangunan Pusat Data Microsoft Ditunda

11 Apr 2025

Microsoft berencana memperlambat atau menghentikan sementara beberapa pembangunan tahap awal proyek pusat data di sejumlah lokasi. Penundaan proyek itu mencakup proyek senilai 1 miliar USD di Licking County, Ohio, AS. NoelleWalsh, Presiden Operasi KomputasiAwan Microsoft, Rabu (9/4) mengatakan, perubahan umum terjadi pada industri yang berkembang pesat. Pembangunan pusat data adalah program multitahun dan padat modal untuk memastikan perusahaan memiliki infrastruktur memadai di lokasi yang tepat. ”Dalam beberapa tahun terakhir, permintaan untuk cloud dan AI kami tumbuh lebih dari yang pernah kami perkirakan. Untuk memenuhi peluang ini, kami mulai melaksanakan proyek penskalaan infrastruktur terbesar dan paling ambisius dalam sejarah kami,” tutur Walsh lewat sebuah unggahan di pelantar LinkedIn.

Pada tahun fiskal ini, Microsoft akan tetap menghabiskan 80 miliar USD lebih untuk terus membangun infrastruktur pusat data. Microsoft tengah berinvestasi di sejumlah negara, termasuk Australia, sejak Oktober 2023 dan Afrika Selatan sejak Maret 2025. Adapun tahun fiskal Microsoft berakhir pada Juni 2025. Sebelumnya, Microsoft telah menghentikan tahap akhir proyek pusat data besar di Wisconsin untuk sementara, Desember lalu. Analis di TD Cowen juga melaporkan, awal tahun ini, Microsoft mengurangi beberapa perluasan pusat data internasional dan membatalkan sewa beberapa pusat data yang dioperasikan perusahaan lain di AS. Microsoft telah memiliki lebih dari 350 pusat data di 60 kawasan. Pusat data merupakan infrastruktur yang menjadi tulang punggung komputasi awan dan AI. (Yoga)


AUKUS Digoyang Tarif Trump

11 Apr 2025

Penjatuhan tarif impor 10 % oleh Presiden AS, Donald Trump kepada Australia tidak hanya memukul kerja sama ekonomi dan perdagangan kedua negara. Di sisi pertahanan dan keamanan juga terancam. Aliansi Australia-Inggris-AS atau AUKUS kini goyah. Merujuk Kantor Berita Reuters, Kamis (10/4) muncul keraguan atas masa depan penjualan kapal selam nuklir untuk Angkatan Laut Australia. Australia sejatinya mengalami defisit dalam neraca perdagangan dengan AS. Namun, Trump pada 2 April 2025 tetap mengenakan tarif 10 % untuk Australia dengan alasan, kawan ataupun lawan sudah terlalu lama mencurangi AS dari segi perdagangan. AUKUS dibentuk pada 2021 dengan niat menjegal pengaruh China di Indo-Pasifik. Skema aliansi ini terdiri dari dua pilar.

Pilar pertama ialah pengerahan delapan kapal selam bertenaga nuklir untuk berpatroli di Australia dan sekitarnya. Pilar kedua adalah saling berbagi pengetahuan dan teknologi antara Canberra, London, dan Washington DC. Total dana proyek pengadaan kapal selam berte- naga nuklir ini adalah 368 miliar dollar Australia. ”Kita memiliki dua kendala. Australia masih harus melunasi biaya 2 miliar dollar Australia untuk pembuatan tiga kapal selam kelas Virginia. Kalaupun lunas, belum ada jaminan bisa selesai dan dikirim tepat waktu,” kata Menhan Australia, Richard Marles di Canberra, Kamis (10/4). Hal ini karena 35 % bahan baku pembuatan kapal dan kapal selam di AS diimpor dari negara lain. Semua mitra dagang AS dikenai tarif impor oleh Trump. Dampaknya, kemungkinan besar harga pembuatan kapal selam kelas Virginia akan naik. Kenaikan tarif juga akan menghambat rantai pasok. (Yoga)


PDB Dunia Berpotensi Tergerus 7 % akibat Perang Tarif

11 Apr 2025

Organisasi Perdagangan Dunia atau WTO memperkirakan aksi balas-membalas tarif AS dengan China dapat menggerus perdagangan kedua negara sebesar 80 %. Perang tarif berkelanjutan itu juga berpotensi menggerus produk domestik bruto atau PDB dunia hingga 7 %. Pada 2 April 2025, AS mengenakan tarif resiprokal terhadap China sebesar 34 %. Selang tak lama, China membalas AS dengan mengenakan tarif yang sama. AS membalas dengan menaikkan tarif terhadap China sebesar 84 %. China pun memasang bea masuk produk impor dari AS sebesar 84 %. Terbaru, AS marah. Tarif balasan yang bakal dikenakan ke China sebesar 104 % dinaikkan menjadi 125 % pada Rabu (9/4) siang waktu setempat. AS bahkan menunda 90 hari penerapan tarif resiprokal terhadap negara-negara lain di luar China.

Direktur Jenderal WTO Ngozi Okonjo-Iweala, Rabu (9/4) waktu setempat, di Geneva, Swiss, mengatakan, meningkatnya ketegangan AS-China akan menimbulkan kontraksi tajam perdagangan kedua negara. ”Tindakan tit-for-tat (saling balas) di antara dua ekonomi terbesar di dunia, yang perdagangan bilateralnya mencakup 3 % dari perdagangan global, membawa implikasi yang lebih luas, yakni merusak prospek ekonomi global secara serius,” ujarnya melalui siaran pers. Dampak negatif ekonomi makro tidak akan terbatas pada AS dan China, tetapi akan meluas ke negara-negara lain, terutama negara yang paling kurang berkembang. Tindakan balas-membalas tarif itu berpotensi memicu fragmentasi perdagangan global berskala besar. ”Pembagian ekonomi global menjadi dua blok dapat menyebabkan penurunan jangka panjang dalam PDB riil global hingga 7 %,” katanya.  (Yoga)


Dibentuknya Satgas Koperasi Desa Merah Putih

11 Apr 2025

Pemerintah mulai menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo mengenai pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. Satgas dibentuk guna memulai pembahasan rutin. Akhir Juni 2025, pemerintah menargetkan setidaknya koperasi ini sudah berbadan hukum. Namun, konsep dan skema pendanaan soal pembentukan 80.000 koperasi belum diputuskan. ”Segera kami tindak lanjuti dengan rapat koordinasi untuk mempercepat pembentukan. Karena inpresnya judulnya, kan, percepatan. Saya diminta mengoordinasi dan nanti akan ditambah dengan satuan tugas (satgas) yang akan bertugas harian,” tutur Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (10/4).

Pihaknya akan fokus pembentukan terlebih dahulu. Begitu pula soal pendanaan yang akan diatur Menkeu dan Menteri BUMN. ”Karena pengalaman yang lalu, koperasi-koperasi ini betul-betul harus kita tolong dengan baik dan profesional,” kata Zulkifli yang sekaligus Ketua Satgas Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih. Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi menargetkan pembentukan koperasi harus dituntaskan secepatnya. Setidaknya, akhir Juni 2025, koperasi sebagai badan hukum sudah berdiri. ”Targetnya akhir Juni seluruh 80.000 Koperasi Desa Merah Putih itu sudah terbentuk di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Pihaknya masih akan melihat perkembangan mendatang, apakah 80.000 koperasi ini akan dibentuk baru seluruhnya atau memperbarui yang sudah ada. Dalam diskusi tersebut, tercatat sekitar 52.000 desa tidak memiliki koperasi, sedang 32.000 desa sudah mempunyai koperasi. Setiap Koperasi Merah Putih akan dianggarkan Rp 5 miliar. Ketika dikalikan dengan rencana pembangunan 80.000 koperasi, berarti total anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 400 triliun. Demi memenuhi anggaran tersebut, ia memastikan, pemerintah tidak membutuhkan investasi dari luar negeri. (Yoga)


Penundaan Tarif Impor AS Membuat Harga Karet Alam Naik Lagi

11 Apr 2025

Harga karet alam di pasar dunia kembali naik atau rebound setelah penundaan penerapan tarif impor AS yang dicanangkan Presiden Donald Trump. Harga karet naik hampir 5 % di bursa Singapore Exchange atau SGX pada perdagangan Kamis (10/4). ”Harga karet terpantau naik tajam setelah Donald Trump mengambil kebijakan menunda penerapan tarif impor selama 90 hari,” kata Sekretaris Eksekutif Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo) Sumut, Edy Irwansyah. Perdagangan karet remah jenis technical specified rubber (TSR 20) untuk kontrak Mei menyentuh harga 165,7 sen USD per kg. Harga itu naik cukup signifikan, yakni 4,94 %, disbanding penutupan hari sebelumnya 157,9 sen USD.

Dalam sepekan terakhir, harga karet dunia tergerus cukup signifikan setelah pengumuman tarif impor AS, Rabu (2/4). Dalam pengumuman itu, Indonesia turut dikenai tarif impor 32 %. Pasar langsung panik dan menyebabkan penurunan harga secara signifikan. Secara total, harga karet tergerus hingga 18,17 % dari 193,1 sen USD saat pengumuman tarif Trump menjadi 157,9 sen USD pada Rabu (9/4). Penundaan penerapan tarif impor Trump diharapkan bisa mengembalikan lagi harga karet ke harga semula dalam perdagangan beberapa hari ke depan. (Yoga)


DPRD Minta Audit Total Bank DKI

11 Apr 2025

DPRD Jakarta merekomendasikan audit internal dan eksternal, evaluasi jabatan sesuai kompetensi, serta sistem peringatan dini setelah insiden gangguan sistem Bank DKI pada periode libur Lebaran 2025. Ketiga langkah itu penting agar nasabah tak beralih ke bank lain. Nasabah tak bisa bertransaksi di ATM Bank DKI, layanan digital JakOne Mobile, dan pembayaran via QRIS selama libur Lebaran. Insiden ini terjadi karena sistem pengamanan internal secara otomatis mengaktifkan fitur pemeliharaan keamanan sebagai langkah proteksi untuk memastikan stabilitas layanan dan keamanan transaksi seluruh nasabah. Peristiwa ini tak ayal membuat sebagian nasabah Bank DKI kehilangan kepercayaan dan khawatir dananya yang disimpan di bank milik daerah itu raib. Seperti dirasakan Cahyono (37) saat gangguan sistem Bank DKI terjadi, ia kerepotan karena istrinya tidak bisa mengambil ataupun mengirimkan uang untuk keperluan Lebaran.

Awalnya mereka mengira ini gangguan biasa. Namun, banyak keluhan serupa dari nasabah lain. ”Akhirnya istri tarik semua uang dari tabungan Bank DKI. Walaupun jumlahnya tak seberapa, istri takut uangnya hilang,” kata Cahyono, Kamis (10/4). Situasi ini memicu kegeraman Gubernur Jakarta Pramono Anung. Apalagi, belakangan diketahui gangguan sistem sudah terjadi tiga kali dan menyebabkan kebocoran dana cadangan perusahaan. Pramono langsung mencopot Direktur Teknologi dan Operasional Bank DKI, Amirul Wicaksono. Posisi tersebut sementara dipegang Dirut Bank DKI, Agus Haryoto Widodo. Bank DKI kemudian memulihkan layanan secara bertahap sejak awal pekan ini. Nasabah sudah bisa kembali mengakses layanan perbankan lewat ATM ataupun digital Bank DKI. (Yoga)


PTFI Mampu Hasilkan 32 Ton Emas Tahun Ini

11 Apr 2025

Fasilitas pemurnian logam mulia (Precious Metal Refinery/PMR) PT Freeport Indonesia (PTFI) mampu menghasilkan 32 ton emas pada tahun ini. Produksi logam mulia itu akan  mencapai kapasitas penuh sebesar 50 ton pada 2026 seiring dengan beroperasinya smelter Manyar, fasilitas pemurnian konsentrat tembaga kedua milik PTFI. Adapun total investasi membangun PMR dengan kapasitas 6 ribu lumpur anoda per tahun ini mencapai US$ 630 juta. Lumpur anoda merupakan produk samping dari smelter tembaga. Pada tahun ini pasokan lumpur anoda berasal dari PT Smelting, smelter tembaga pertama PTFI. Pasalnya, smelter Manyar masih dalam proses reparasi akibat insiden kebakaran pada fasilitas asam sulfat pada Oktober 2024 lalu.

Smelter manyar ditargetkan beroperasi maksimum pada akhir tahun ini. PMR PTFI yang berada dalam satu kawasan dengan smelter Manyar itu diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 17 Maret 2025. fasilitas yang berada di Gresik, Jawa Timur ini merupakan pemurnian emas modern terbesar di dunia yang terintegrasi dari hulu ke hilir. Emas yang dihasilkan PMR diserap oleh PT Antam Tbk. Kerja sama ini diikat dalam perjanjian jual beli emas yang menyatakan bahwa Antam akan menyerap produk PMR selama lima tahun dengan target 30 ton per tahun. Durasi dan volume penyerapan itu pun bersifat fleksibel. Kontrak keduanya bisa diperpanjang dan ditingkatkan sesuai kebutuhan dalam negeri. PTFI menegaskan komitmennya untuk selalu memprioritaskan Antam dalam penyaluran produk emasnya. (Yetede)

Perang Tarif Dicabut Selama 90 Hari

11 Apr 2025

Tidak hanya untuk menunda, pintu negosiasi tetap terbuka, bahkan bisa sampai   mencabut perang tarif yang  dilancarkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Syaratnya, para pihak mampu mencapai kesepakatan yang saling memenangkan diantara mereka. Lewat unggahan media sosialnya pada rabu (09/04/2025), Trump menurunkan tarif impor resiprokal terhadap sebagian besar negara mitra dagang AS menjadi 10% selama 90 hari agar dapat terselenggara negosiasi perdagangan dengan negara-negara dimaksud, termasuk Indonesia. Pengumuman Trump yang mengguncang pasar finansial secara positif itu terjadi hanya beberapa jam setelah barang-barang dari hampir 90 negara menjadi sasaran tarif timbal balik. Pada 2 April 2025, Trump mengatakan akan mengenakan tarif timbal balik yang mulai berlaku pada Rabu.

Besaran tarif dasar 10% atas impor lebih dari impor 90 negara akan dikenakan tarif timbal balik yang mulai berlaku pada Rabu. Besaran tarif resiprokal ini dari yang terendah 11% hingga tertinggi 50%. Trump mengatakan ada lebih dari 75 Negara menghubungi para pejabat AS untuk bernegosiasi setelah ia mengumumkan tarif barunya pada pekan ini. "Sebaliknya, dan berdasarkan fakta bahwa lebih dari 75 negara telah menghubungi perwakilan AS, termasuk Departemen Perdagangan, Departemen Keuangan, dan USTR, untuk merundingkan solusi atas subjek-subjek yang sedang dibahas terkait perdagangan, hambatan perdagangan, tarif, manipusai mata uang, dan tarif  nonmoneter, dan bahwa menurut saya negara-negara ini tidak melancarkan balasan  dengan cara, bentuk, atau jalan apapun terhadap AS. Saya telah menetapkan penangguhan selama 90 hari," tutur Trump. (Yetede)

Perbankan Nasional Sigap Menjaga Likuiditas Valas

11 Apr 2025
Ditengah tekanan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), perbankan nasional sigap menjaga likuiditas valuta asing (valas). Selain dari sisi likuiditas, perbankan juga lebih berhati-hati dalam ekspansi penyaluran kredit valas untuk menjaga kualitasnya. Nilai tukar rupiah ditutup menguat 49,5 poin (0,29%) berada di level Rp16.823 per dolar AS. Sedangkan  indeks dolar terlihat turun 0,56 poin menjadi 102,3. Nilai tukar rupiah sempat ditutup melemah di level Rp 16.872. Di tengah dinamika pasar global dan fluktasi nilai tukar, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk berhasil mencatatkan pertumbuhan positif pada penyaluran kredit valas sebesar 10,12% secara yoy di akhir 2024. Pertumbuhan ini  sejalan dengan komitmen perseroan dalam mendukung pembiayaan nasabah global, khususnya pelaku usaha yang membutuhkan eksposur dalam mata uang asing. Sementara itu pada periode yang sama, dana pihak ketiga (DPK) valas juga mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,92% (yoy). Adapun, transaksi terbanyak masih berasal dari aktivitas trade finance dan treasure, yang menjadi kebutuhan utama nasabah korporasi dengan jaringan internasional. (Yetede)

Tertekan Volatilitas Global

11 Apr 2025

Ketidakpastian global masih menjadi faktor utama yang mendorong volatilitas di pasar keuangan domestik dalam jangka pendek. Dengan ketidakpastian perekonomian dunia yang terjadi, nilai tukar rupiah diperkirakan berada pada kisaran Rp16.830 sampai 16.945 per dolar AS. Adapun nilai tular rupiah pada penutupan perdagangan kamis (10/4/2025) di Jakarta, menguat sebesar 50 poin atau 0,29% menjadi Rp16.823 per dolar AS dari sebelumnya Rp16873 per dolar AS. Berdasarkan data kurs Jakarta Interbank Spot Dollar rate (Jisdor) BI, nilai tukar rupiah adalah Rp 16.779 per dolar AS pada kamis (10/4/2025).

Angka yang sudah lebih baik dari posisi rupiah pada rabu (9/4/2025) yang senilai Rp16.943. Namun masih lebih rendah dari nilai target rupiah dalam asumsi makro APBN 2025 yang senilai Rp16.000 per dolar AS.  Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro mengatakan, dinamika pasar keuangan global terjadi karena pengaruh dari kebijakan perang tarif yang dijalankan AS terhadap banyak negara. "Rencana AS untuk menerapkan tarif impor sebesar 104% terhadap China setelah negosiasi tarif yang gagal, meningkatkan risiko perlambatan ekonomi global dan mendorong ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh federal Reserve yang lebih agresif pada tahun ini," jelas Andry. (Yetede)