Ekonomi
( 40512 )KECELAKAAN TRANSPORTASI : PT KAI Merugi akibat Tabrakan
PT Kereta Api Indonesia (Persero) masih melakukan pendataan kerugian yang dialami akibat kecelakaan Kereta Api Brantas menabrak truk trailer mogok di perlintasan kereta api sebidang di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (18/7). Ixfan Hendri Wintoko, Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi IV Semarang, mengatakan setidaknya ada satu kereta dan lokomotif yang rusak. “[Evakuasi kereta] ditarik pasti, dilakukan pengecekan di Stasiun Semarang Poncol nanti,” jelasnya, Selasa (18/7). Selain sarana kereta, Ixfan menjelaskan ada penumpang kereta api (KA) Brantas yang mengalami luka-luka sebanyak satu orang, karena melompat saat kejadian. Dia mencatat terdapat 10 perjalanan KA yang mengalami keterlambatan dengan waktu terlama mencapai 140 menit atau hampir 2,5 jam akibat kecelakaan itu. Saat ini, jalur KA pada petak jalan Jerakah—Semarang Poncol sudah kembali beroperasi. Ada 10 KA terlambat yaitu KA 178 Kamandaka sebanyak 126 menit, KA 199F Kaligung 140 menit, KA 111 Brantas 86 menit, KA 129 Gumarang 115 menit, dan KA 220 Kertajaya 87 menit. Lalu, KA 20F Argo Merbabu 107 menit, KA 106 Joglosemarkerto 74 menit, KA 58 Brawijaya 66 menit, KA 125 Harina 2 menit, dan KA 200F Kaligung 2 menit.
Indonesia Butuh Dragon Bukan Unicorn
JAKARTA,ID-Indonesia membutuhkan perusahaan rintisan berbasis teknologi (starup) level dragon atau yang mengutamakan fundamental kuat, bukan starup level unicorn yang semata mengincar valuasi dan skala pasar melalui strategi 'bakar uang'. Startup level dragon dibutukan bukan saja untuk menjamin ekosistem dan bisnis startup yang berkelanjutan, tapi juga mengakselerasi ekonomi digital sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu, para startup harus didorong untuk bertransformasi agar menjadi startup level dragon (naga). Para investor pun kini sangat selektif. Mereka hanya akan berinvestasi di startup yang punya prospek bagus, model bisnis yang diterima pasar, serta potensi kinerja keuangan yang sehat dan berfundamental kuat. Para investor tak terlalu mementingkan startup berstatus unicorn dan decacorn. Mereka tidak mau lagi membiaya startup yang membesarkan skala bisnisnya lewat strategi 'bakar uang'. Demikian benang merah wawancara Investor Daily dengan investor starup Alexander Rusli, Co-Founder dan Managing Partner East Ventures Wilson Cuaca, Plt Direktur Investasi Mandiri Capital Indonesia (MCI) Dennis Pratistha, pengamat startup yang juga CEO dan Co-Founder CIAS Indrawan Nugroho, CEO Privy.id Marshall Pribadi, serta peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Nailul Huda. Mereka dihubungi secara terpisah di Jakarta Rabu (19/7/2023). (Yetede)
Peran Ganda TikTok Saingi Platform e-Commerce di Tanah Air
JAKARTA,ID-TikTok resmi hadir di indonesia sejak tahun 2018 sebagai aplikasi/platform video pendek untuk segmen media sosial dan hiburan (entertainment). Kemudian, TikTok meluncurkan TikTok Shop pada 2021 yang berkiprah di bisnis perdagangan secara elektronik (e-commerce). Sejak itu, peran dobelnya menjadi media sosial sekaligus e-commerce (social commerce) mulai menyaingi peran platform e-commerce yang sudah lebih mapan. Di satu sisi, peran ganda yang dijalankan oleh TikTok tersebut memberikan ruang pasar yang lebih luas bagi para pelaku usaha UMKM lokal di Tanah Air untuk menjual produknya. Namun, aktivitasnya juga mulai menyaingi bisnis platform e-commerce yang sudah lebih mapan, antara lain Tokopedia, Bukalapak, Lazada dan Shopee. Pasalnya, lewat TikTok, pengguna bisa langsung berbelanja lewat aplikasi TikTok. Pengguna tidak perlu beralih ke aplikasi lain untuk menyelesaikan transaksi pembelian produk yang diinginkan. Sejak diluncurkan, TikTok Shop pun langsung menjadi social commerce paling popular di Indonesia. Survey Populix menunjukkan TikTok Shop telah digunakan oleh 45% masyarakat di Indoensia yang pernah berbelanja online menggunakan media sosial. (Yetede)
Aktivitas Ekonomi Menguat, Angka Kemiskinan Menurun
JAKARTA,ID-Penurunan angka kemiskinan pada Maret 2023 sejalan dengan menguatnya aktivitas ekonomi, menurunnya angka pengangguran, serta inflasi yang terkendali. Berkaitan dengan upaya lebih lanjut untuk menurunkan jumlah penduduk miskin, pemerintah perlu melakukan evaluasi terkait data penduduk miskin dan mendorong kesejahteraan masyarakat. Jumlah penduduk miskin di Indonesia pada Maret 2023 berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) sebanyak 25,9 juta orang. Jumlah tersebut menurun 460 ribu orang dibandingkan September 2022, dan menurun 260 ribu orang dibandingkan Maret 2022. Meski demikian, penurunan tersebut belum menunjukkan tanda pemulihan dibandingkan masa sebelum pandemi. Persentase penduduk miskin pada Maret 2023 mengalami penurunan 210 ribu dibandingkan September 2022. Jika dibandingkan dengan Maret 2022 terjadi penurunan sebesar 0,18%. Di sisi lain, data BPS mencatat persentase penduduk miskin terbesar berada di wilayah Pulau Maluku dan Papua, yaitu sebesar 19,68%. Sementara itu, persentase penduduk miskin terendah berada di Pulau Kalimantan, yaitu sebesar 5,67%. (Yetede)
Lima Emiten Ritel Kantongi Pendapatan Rp 85 Triliun
JAKARTA,ID-Sebanyak lima emiten ritel diproyeksikan mengantongi pendapatan Rp 85 triliun semester 1-2023, naik 13% dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 75 triliun. Sejalan dengan itu, laba bersih lima emiten itu tumbuh 9% menjadi Rp3,7 triliun dari Rp 3,4 triliun. Kelima emiten ritel itu adalah PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP/MAPI), PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), dan PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES), PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS), dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), pemilik jaringan minimarket Alfamart. Berdasarkan riset Indo Premier Sekuritas, dikutip Rabu (19/7/2023), MAP diproyeksikan mencetak pertumbuhan pendapatan tertinggi per Juni 2023, yakni 25%, menjadi Rp 16,8 triliun dari Rp13,4 triliun, diikuti Alfamart sebesar 12,8% menjadi Rp 54 triliun, Matahari 10,2% menjadi Rp7,8 triliun, Ace Hardware 8,7% menjadi 7,8 triliun, dan Ramayana 0,4% menjadi Rp3,03 triliun. Sementara itu, Ace Hardware diestimasi mencetak pertumbuhan laba bersih tertinggi di semester I tahun ini, sebesar 27% menjadi 308 miliar, diikuti MAP sebesar 19,7% menjadi Rp 949 miliar, Alfamart 11,9% menjadi Rp 1,4 triliun, Ramayana 0,1% menjadi Rp286 miliar. Adapun laba bersih Matahari ditaksir turun 11,6% menjadi Rp 812 miliar. (Yetede)
Ketar-ketir Menjelang Musim Kering
PREDIKSI puncak musim kering akibat El Nino pada Agustus hingga September mendatang membuat Sutikno ketar-ketir. Petani di Desa Ngampel, Madiun, itu khawatir padi yang akan ia tanam pada musim kemarau kedua tahun ini tidak berbuah maksimal. Padahal, tanpa adanya El Nino pun, ia mesti merogoh kocek lebih dalam untuk biaya produksi pada masa tanam musim kemarau kedua ketimbang pada masa tanam di musim hujan dan musim kemarau pertama setiap tahun. Ongkos mahal tersebut dikeluarkan Sutikno dan para petani lainnya untuk biaya irigasi dengan sistem bergilir dari sumur pompa yang berada di kawasan lahan sawahnya. Berdasarkan hitung-hitungannya, modal yang diperlukan untuk menggarap sepetak lahan pada musim kemarau kedua mencapai Rp 13 juta. Nominal itu lebih tinggi Rp 4 juta dibandingkan dengan masa tanam musim kemarau pertama pada Mei lalu. “Karena airnya harus beli dan butuh beberapa kali irigasi,” ujar dia kepada Tempo, kemarin, 19 Juli 2023. Ongkos itu belum termasuk biaya untuk pupuk. Ketua Kontak Tani dan Nelayan Andalan Kabupaten Madiun, Suharno, menyatakan, mayoritas petani di daerahnya sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi kemarau panjang. Mereka berencana mengajukan surat keterangan pembelian solar bersubsidi lewat pemerintah desa masing-masing. Solar itu digunakan untuk mengoperasikan mesin pompa pada sumur dangkal yang masih ada di kawasan persawahan mereka. Mereka tak bisa mengandalkan mesin pompa sumur dalam yang menggunakan listrik karena jumlahnya terbatas. "Se-Kabupaten Madiun jumlah (pompa listrik) hanya 200-300 unit. Idealnya ada ribuan. "Tak hanya di Madiun, para petani di sentra produksi padi lainnya juga bersiap menghadapi musim kering dalam beberapa bulan ke depan. Abdul Somad, petani di Kecamatan Patampanua, Pinrang, mengatakan bahwa para petani di kampungnya telah menyiapkan pompa air untuk mengairi lahan atau sawah, apalagi saat ini tanaman padi di sana sudah berumur sebulan lebih. “Saya sudah siapkan pompa air,” ujar Comat—sapaan akrab Abdul. (Yetede)
Bersih-bersih Kredit Macet UMKM
JAKARTA – Perbankan nasional bersiap menghapusbukukan kredit macet segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sebagaimana yang direncanakan pemerintah serta tertuang dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK). PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, selaku bank penyalur kredit UMKM terbesar di Tanah Air, menyatakan dukungan terhadap rencana itu. Menurut Direktur Utama Bank BRI Sunarso, sejak 2021, perseroan telah mengusulkan kepada regulator untuk meninjau kembali ketentuan ihwal hapus buku dan hapus tagih (write off) kredit UMKM. Ia berujar potensi penyaluran kredit dan pembiayaan UMKM sangat besar, tapi terhambat aturan peminjaman dan adanya kredit yang tidak terbayar. "Kami sebagai bank pemberdaya UMKM sekaligus perusahaan milik negara tidak berani menghapuskan kredit macet karena dapat masuk sebagai aset negara," ucapnya kepada Tempo, kemarin. Guna memuluskan penghapusbukuan kredit macet UMKM, Sunarso mengimbuhkan, dibutuhkan skenario write off sebagaimana rencana pemerintah. "Untuk menambah kelincahan dan menumbuhkan kredit UMKM, masalah-masalah seperti kredit bermasalah itu harus kami selesaikan," kata Sunarso. (Yetede)
Pelita Air Buka Rute Jakarta-Pontianak
Pelita Air membuka rute baru Jakarta menuju Pontianak. Tujuan terbaru ini menjadi rute ke-8 maskapai yang terbang perdana pada 2022. Rute ini memiliki frekuensi terbang 7 kali dalam sepekan atau 1 kali setiap hari. Penerbangan Pelita Air Jakarta–Pontianak menggunakan pesawat Airbus A320 dengan kapasitas 180 kursi kelas ekonomi. Direktur Utama Pelita Air, Dendy Kurniawan berharap kehadiran Pelita Air di Pontianak dapat menjadi pilihan alternatif bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan bisnis maupun wisata. Pelita Air berterima kasih atas dukungan pemerintah kota Pontianak dan Provinsi Kalimantan Barat, serta seluruh stakeholder yang terlibat sehingga pembukaan rute baru ini berlangsung lancar. Pelita Air berkomitmen terus memperluas jaringan rute dalam rangka pemenuhan permintaan masyarakat akan layanan penerbangan berjadwal. Rute Jakarta-Pontianak ini juga mencerminkan komitmen Pelita Air sebagai anak perusahaan Pertamina dalam menjadi backbone transportasi udara dalam meningkatkan konektivitas di berbagai wilayah Indonesia. (Yetede)
Emiten Properti Masih Bertaji
Meski tak ada lagi sokongan insentif pajak seperti tahun lalu, sektor properti diramal masih bisa tumbuh. Daya beli masyarakat masih kuat, dan berbagai hajatan politik berpeluang mendorong sektor ini.
Beberapa emiten properti juga berhasil meraih separuh dari target pra-penjualannya. Misalnya PT Ciputra Development Tbk (CTRA) yang mencetak
marketing sales
Rp 5,1 triliun hingga akhir Juni 2023. Capaian ini memenuhi 57% dari target di tahun 2023 sebesar Rp 8,9 triliun.
Head of Investor Relation
CTRA, Aditya Ciputra Sastrawinata mengatakan, angka tersebut naik 27% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. "Didorong oleh penjualan pada segmen produk perumahan dan dibantu oleh kondisi suku bunga KPR yang kondusif," ujarnya kepada KONTAN, Senin (17/7).
Di semester pertama, CTRA memang getol meluncurkan beberapa produk perumahan dan ruko. Ada satu proyek baru CitraGarden Serpong, serta tujuh klaster baru kota lainnya.
PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) juga masih optimistis bisa mengantongi
marketing sales
tahun 2023 sebesar Rp 1,8 triliun. Hingga Juni 2023, MTLA telah membukukan
marketing sales
Rp 756 miliar atau 42% dari target yang ditetapkan.
Analis Henan Putihrai Sekuritas Jono Syafei menilai, tahun politik Jono menilai, tahun ini mungkin penjualan properti tak akan sekencang tahun lalu. Tapi, emiten yang punya
recurring income
bakal mendapat angin segar dari mobilitas masyarakat yang kembali normal.
Sedangkan
Investment Analyst
Infovesta Kapital Advisori Fajar Dwi Alfian mengatakan, tahun politik berpotensi mendongkrak belanja masyarakat, terutama pada bidang rekreasi dan pusat perbelanjaan. "Sehingga, dapat meningkatkan penjualan pada segmen komersial dan rental, ujarnya
Harga Emas Berkilau Laba Emiten Bersinar
Harga emas bergerak fluktuatif. Senin (17/7), harga emas untuk perdagangan kontrak Agustus 2023 mencapai US$ 1.961,50 per ons troi. Harga ini turun 0,15% dibandingkan akhir pekan lalu (14/7) yang masih ada di level US$ 1.964,40 per ons troi.
Meski begitu, jika dihitung secara mingguan, harga emas dunia masih menguat 1,65%. Ini sekaligus menjadi kenaikan terbesar harga emas dalam tiga bulan terakhir. Pada pekan pertama April 2023 (7/4), harga emas sempat menyentuh 2.044 per ons troi atau menguat sebesar 2,01%.
Kenaikan harga logam mulia, tak pelak, akan jadi sentimen positif bagi emiten emas di dalam negeri. Salah satunya PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA).
Analis Ciptadana Sekuritas Asia, Thomas Radityo menilai, kenaikan harga emas akan mendorong harga rata-rata atau
average selling price (ASP)
emas MDKA.
Thomas mengatrol estimasi harga rata-rata emas MDKA tahun ini jadi US$ 1,982 per oz, naik 11,1% dari estimasi US$ 1.784 per ons troi.
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) juga bakal kecipratan berkah dari kenaikan harga emas. Analis MNC Sekuritas, Alif Ihsanario, menilai, emas masih akan jadi kontributor terbesar bagi emiten tambang pelat merah itu.
Alif merekomendasi beli saham ANTM dan HRTA dengan target masing-masing Rp 2.400 dan Rp 560. Thomas juga merekomendasi MDKA dengan target harga Rp 4.300.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









