;
Kategori

Ekonomi

( 40707 )

Cara Menggenjot UMKM

26 Jul 2023

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Mereka mampu menyerap 119,56 juta tenaga kerja atau 96,92 persen pangsa tenaga kerja pada 2018-2019. Rinciannya, usaha mikro menyerap 109,84 juta pekerja (89,04 persen), usaha kecil 5,93 juta pekerja (4,81 persen), dan usaha menengah 3,79 juta pekerja (3,07 persen). Bandingkan dengan usaha besar yang “hanya” menyerap 3,81 juta orang atau 3,08 persen pangsa tenaga kerja. UMKM juga berkontribusi sebesar 57 persen terhadap produk domestik bruto.

Bank Indonesia (BI) mendorong pengembangan UMKM dengan menerbitkan Peraturan BI Nomor 23/13/PBI/2021 tentang Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) yang berlaku efektif pada 31 Agustus 2021. Aturan ini mewajibkan bank umum menyalurkan kredit UMKM minimal 30 persen secara bertahap. Tahap pertama sebesar 20 persen pada akhir Juni dan Desember 2022. Tahap kedua sebesar 25 persen pada akhir Juni dan Desember 2023. Tahap ketiga sebesar 30 persen mulai akhir Juni 2024.

UMKM kita sebenarnya cukup tangguh. Pada krisis moneter 1998/1999, UMKM justru menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, pada masa pandemi Covid-19, mereka malah menjadi korban paling besar. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) lalu menerbitkan aturan restrukturisasi kredit bagi nasabah perbankan, termasuk UMKM. Hal itu amat membantu nasabah UMKM bangkit kembali pelan-pelan. (Yetede)

Inilah Daftar Investor Individu Terkaya di BEI

25 Jul 2023

Langkah investor kakap kerap menarik untuk dicermati. Sebab, dengan modal jumbo dan nama besar, mereka punya kekuatan untuk menggerakkan harga saham dan psikologis pasar. Lihat saja, saat investor kakap Lo Kheng Hong (LKH) yang belakangan rajin ambil aksi untung. Pada 6-7 Juli 2023. ia melego 11,03 juta saham PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) saat harganya menanjak. Alhasil, bukan cuma kepemilikan LKH yang menciut dari 5,17% menjadi 4,8%, sehari kemudian hingga penutupan perdagangan kemarin, saham GJTL pun longsor. Saat ini, Lo Kheng Hong masih mendekap 6,44% saham PT Global Mediacom Tbk (BMTR) dan 6,62% di PT Intiland Development Tbk (DILD). Per Senin (25/7), nilai asetnya di kedua saham ini sekitar Rp 548,17 miliar. LKH juga memiliki saham dengan porsi di bawah 5%, misalnya di ANJT, PGAS dan ABMM. Meski begitu, nama LKH tak menempati daftar 20 investor individu dengan kepemilikan nilai aset saham terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Oh iya, daftar ini disusun KONTAN hanya berdasarkan kepemilikan secara langsung dengan porsi 5% atau lebih. Di nomor wahid bercokol Low Tuck Kwong. Ia secara langsung mendekap tiga saham emiten. Namun saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) lah yang membuatnya mendominasi daftar tersebut dengan kepemilikan aset hingga Rp 399,97 triliun. Sekitar 99,88% diantaranya berkat kepemilikan BYAN. Di tempat kedua ada nama Prajogo Pangestu yang memiliki saham BRPT, TPIA, hingga pendatang baru di bursa, CUAN. Sementara tiga individu yang berada di posisi ketiga, keempat dan kelima adalah Anthoni Salim, Otto Toto Sugiri dan Marina Budiman menikmati betul berkah saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII). Senior Information Investment Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menilai, emiten pertambangan nikel seperti MDKA dan MBMA masih punya prospek positif. Garibaldi Thohir alias Boy Thohir adalah investor individu terbesar kedua saham ini.

Laba Unilever Merosot 19,55%

25 Jul 2023

Kinerja PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) masih lesu. Sepanjang semester pertama 2023, emiten barang konsumsi ini mencatatkan penurunan laba sebesar 19,55% secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi Rp 2,75 triliun. Mengutip paparan kinerja UNVR per 30 Juni 2023, penurunan laba bersih ini juga dipicu penurunan penjualan. Secara kuartalan, laba bersih dan pendapatan UNVR juga turun. Pendapatan UNVR di kuartal II-2023 mencapai Rp 9,7 triliun, atau turun 8,8% secara tahunan.Sedangkan laba bersih kuartal II-2023 turun 2,9% secara tahunan menjadi Rp 1,4 triliun. Penjualan UNVR baik di segmen home and personal care (HPC) dan food and refreshment (FnR) terkoreksi secara kuartalan. Presiden Direktur UNVR, Ira Noviarti mengatakan, penurunan kinerja UNVR disebabkan oleh sejumlah faktor eksternal. Salah satunya adalah, disrupsi channel e-commerce dan dampak penutupan layanan dari sejumlah kanal daring beberapa pemain B2B dan B2C e-commerce pada akhir tahun lalu. Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta masih optimistis kinerja UNVR membaik di sisa tahun ini. Dia menyarankan akumulasi UNVR dengan target harga Rp 4.920 per saham.

Margin Bunga Meningkat, Laba BCA Meleset

25 Jul 2023

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) masih melanjutkan pertumbuhan kinerja solid. Sepanjang semester pertama 2023, bank ini berhasil meraup laba bersih senilai Rp 24,19 triliun. Capaian ini tumbuh 34% secara tahunan. Pertumbuhan pesat keuntungan BCA terutama ditopang oleh pendapatan bunga bersih yang meningkat 24,6% secara tahunan menjadi sebesar Rp 37,1 triliun. Padahal pada paruh pertama tahun lalu, pendapatan bunga bersih BCA hanya tumbuh 5,3%. Secara total, pendapatan bunga BCA di enam bulan pertama 2023 tembus Rp 42,7 triliun. Sedangkan beban bunganya hanya Rp 5,66 triliun. Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja menyampaikan, pertumbuhan laba di paruh pertama tahun ini didorong kenaikan volume kredit, perbaikan kualitas kredit, serta peningkatan volume transaksi dan pendanaan. Dari sisi intermediasi, kredit BCA hingga Juni 2023 naik 9% secara tahunan. "Kredit konsumer menjadi segmen dengan pertumbuhan kredit tertinggi, diikuti oleh kredit komersial dan UKM," kata Jahja, Senin (24/7). Pertumbuhan kredit BCA disertai dengan perbaikan kualitas aset. Non performing loan (NPL) turun ke level 1,9% dari 2,2% pada Juni 2022.

DILEMA JAGA PERFORMA DAGANG

25 Jul 2023

Tugas pemerintah untuk menjaga kinerja dagang kian menantang. Selain harga sejumlah komoditas unggulan ekspor Indonesia yang masih melandai, tersendatnya permintaan negara mitra dagang utama juga berisiko menghambat laju ekspor. Apalagi, pemerintah telah tegas melarang ekspor sejumlah komoditas, utamanya pertambangan. Teranyar, pemerintah merilis Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No. 22/2023 tentang Barang yang Dilarang untuk Diekspor dan Permendag No. 23/2023 tentang Kebijakan dan Pengaturan Ekspor. Beberapa komoditas yang dilarang dan/atau dibatasi ekspornya antara lain kayu, porang, pupuk, hewan dan produk hewan, konsentrat tambang, dan beras. Tak pelak, sejumlah kalangan pun berharap pemerintah mengantisipasi hal tersebut, salah satunya dengan mencari opsi subtitusi penerimaan ekspor. Hal itu urgen dilakukan agar pertumbuhan ekonomi yang berada di jalur positif tak lantas mengendur. Faktanya, pelemahan ekspor memang memiliki rentetan dampak yang tak bisa dibilang remeh. Ekspor yang lesu dapat mengakibatkan terbatasnya penerimaan negara yang bersumber dari pajak dan bea keluar, serta membatasi pertumbuhan ekonomi mengingat kontribusinya yang cukup signifikan terhadap produk domestik bruto (PDB). Apalagi, International Monetary Fund (IMF) dalam External Sector Report Juli 2023 merevisi proyeksi neraca transaksi berjalan Indonesia 2023 dari sebelumnya defisit US$3,8 miliar menjadi US$4 miliar. Selain ditekan oleh ekspor yang lemah, terbatasnya investasi asing langsung juga menjadi pemberat neraca transaksi berjalan. Pemerintah agaknya telah menyadari betul kondisi ini. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dalam laporan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023 kemarin, Senin (24/7), mengatakan prospek ekspor dihadapkan pada kendala yang cukup berat. Saat dikonfirmasi, Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Ditjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Nirwala Dwi Heryanto, mengatakan kedua Kepmenkeu itu merupakan tindak lanjut dari Permendag No. 22/2023 dan Permendag No. 23/2023. Dia menambahkan, Ditjen Bea dan Cukai hanya bertindak sebagai pelaksana teknis dari ketentuan Permendag untuk mengawasi aktivitas ekspor di setiap jalur perdagangan.

EKSPOR UMKM : Kadin Dorong Dukungan Aktif Korporasi Besar

25 Jul 2023

Kamar Dagang dan Industri Indonesia mendorong korporasi besar untuk lebih aktif menyediakan dukungan terintegrasi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang potensial naik kelas menjadi pengekspor. Wakil Ketua Umum II Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Kewirausahaan Aldi Haryopratomo mengatakan, saat ini banyak program dari pemerintah maupun korporasi besar untuk mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas. Namun, dia menjelaskan bahwa sering kali program-program tersebut kurang dapat diakses oleh UMKM yang tepat. Oleh karena itu, Aldi mengatakan, Kadin berupaya mengambil tugas sebagai pihak yang menjembatani pertemuan UMKM potensial dengan program-program tersebut. Saat ini, dia menjelaskan Kadin telah memiliki platform wikiwirausaha.id untuk memudahkan UMKM menemukan program kemitraan yang tepat untuk mengantarkan mereka naik kelas. Aldi menjelaskan, salah satu misi platform tersebut adalah menjadikan lebih banyak UMKM naik kelas dengan mengambil bagian dalam rantai pasok global. Aldi memaparkan bahwa kolaborasi Kadin Indonesia dengan program BNI Xpora menjadi salah satu contoh nyata keberhasilan kemitraan dengan korporasi besar dalam mendukung UMKM naik kelas. Menurutnya, kerja sama itu telah membawa beberapa jenama asal Tanah Air merambah Jepang antara lain Pipiltin Cocoa dan Kopi Kalyan. Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI Royke Tumilaar mengatakan, perseroan akan terus memperkuat program BNI Xpora agar dapat mendorong pelaku UMKM melompat lebih tinggi dan menembus pasar global.

KENDARAAN LISTRIK : Harga Tesla di RI Sulit Kompetitif

25 Jul 2023

Harga Tesla di Indonesia tetap lebih mahal dibandingkan dengan Malaysia lantaran banyaknya tarif pajak yang dipungut untuk produk impor, meskipun mobil listrik. Presiden Direktur Prestige Image Motorcars Rudy Salim menjelaskan, beberapa pajak yang dikenakan untuk Tesla adalah Bea Masuk sebesar 50%, dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) 10%. Selanjutnya, ada PPN 11% setelah PPNBM, serta Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) untuk menjadi STNK. Adapun, Prestige Image Motorcars menjual unit Tesla secara daring melalui aplikasi Tokopedia. Dalam aplikasi tersebut harga OTR Tesla Model 3 dipatok Rp1,75 miliar dengan booking fee sebesar Rp99,99 juta.

Hati-hati Ekonomi Melambat

25 Jul 2023

JAKARTA,ID-Pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II-2023 diperkirakan masih sesuai ekspektasi di kisaran 5% secara tahunan (year on year). namun, pemerintah perlu berhati-hati karena laju perekonomian ke depan akan cenderung melambat akibat berbagai faktor, seperti penurunan ekspor, pelemahan konsumsi domestik, dan perlambatan investasi. Selain itu, pemerintah diminta fokus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dengan cara menggerakkan sumber-sumber pertumbuhan yang inklusif. Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi nasional akan mampu menciptakan pemerataan, meningkatkan kesejahteraan rakyat, serta mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran secara signifikan. Tingkat ketimpangan di Indonesia saat ini sudah tergolong tinggi. Hal itu diungkapkan ekonom makroekonomi dan pasar keuangan LPEM FEB Universitas Indonesia (UI) Teuku Riefky, ekonom Institute fot Demografic and Poverty Studies (Ideas) Askar Muhammad, Guru Besar, dan Rektor  Universitas Paramadina Didik J Rachbini, Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) Bustanul Arifin, serta pengamat ekonomi Universitas Paramadina Handi Riza secara terpisah di Jakarta, Senin dan Minggu malam (23-24/7/2023). (Yetede)

Industri Makanan Perlu Modernisasi Teknologi

25 Jul 2023

JAKARTA,ID- Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman (Gapmmi) Adhi S Lukman mengatakan bahwa Indonesia perlu melakukan industrialisasi dan modernisasi pemrosesan makanan tradisional menggunakan teknologi mesin. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas, rasa, dan ukuran yang seragam dibandingkan dengan pembuatan manual. "Kadang-kadang pasar global ingin yang rasanya bagus, packagingnya menarik, tidak besar-kecil. Sehingga terjadi industrialisasi pangan tradisoinal." kata Adhi dalam acara "Problem-Solving Forum: Indonesia Food Tecknology Overseas Expert System 2023" di Jakarta, Senin (24/07/2023). Adhi mengatakan, penggunaan teknologi mesin pada makanan tradisional dapat meningkatkan produktivitas  dan efisiensi. Selain itu, dengan teknologi terkini dapat membuat kemasan produk lebih menarik dan terjamin higienitasnya. Lebih lanjut lagi, salah satu negara yang sudah menerapkan teknologi mesin dalam pemrosesan makanan adalah Taiwan. Menurut Adhi, hasil inovasi Taiwan mampu menciptakan mesin untuk membuat makanan seperti dimsum, nastar, hingga onde-onde. (Yetede)

Waspadai Kenaikan Harga Pangan

25 Jul 2023

Keputusan Rusia menarik partisipasinya dalam inisiatif biji-bijian Laut Hitam atau Black Sea Grain Initiative mengguncang pasar komoditas pangan dunia karena memicu kenaikan harga. Indonesia perlu mewaspadai dampaknya pada kenaikan harga komoditas utama yang didistribusikan lewat inisiatif tersebut, yakni jagung, gandum, dan bunga matahari. Setelah beberapa kali diperpanjang, pada 17 Juli 2023, Rusia menarik keterlibatannya dalam inisiatif tersebut, karena, menurut  Rusia, ekspor biji-bijian Ukraina tidak banyak dinikmati negara-negara miskin. Data Black Sea Grain Initiative Joint Coordination Centre, Senin (24/7) menunjukkan, produk biji-bijian yang diekspor Ukraina, 16,89 juta ton di antaranya merupakan jagung. Gandum menempati posisi kedua dengan 8,91 juta ton. Volume ekspor minyak biji bunga matahari dan minyak bunga matahari berada di posisi berikutnya, masing-masing 1,85 juta ton dan 1,65 juta ton. Dikutip dari laman BBC, data Pusat Koordinasi Bersama PBB menyebut, 57 % bahan makanan yang diekspor dari Ukraina satu tahun terakhir itu dikirim ke negara-negara berkembang. Sisanya, 43 %, dikirim ke negara-negara maju.

Penerima terbesar adalah China, Spanyol, Turki, dan Italia. PBB mencatat, 725.000 ton biji-bijian dari Ukraina dikirim ke Afghanistan, Djibouti, Etiopia, Kenya, Somalia, Sudan, dan Yaman melalui Program Pangan Dunia (WFP). Saat ini sejatinya harga pangan dunia tengah melandai. Rata-rata indeks harga pangan Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) pada Juni 2023 senilai 122,3 poin atau menurun 1,4 % dibandingkan bulan sebelumnya. Angka ini lebih rendah 20,94 % dibandingkan posisi Juni 2022 dan terjun 23,4 % dari puncak rata-rata indeks harga pangan pada Maret 2022. Namun, penarikan diri Rusia dan serangan atas gudang biji-bijian Ukraina akan berdampak serius pada dunia. Dosen Ekonomi Internasional Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip, Esther Sri Astuti, memperkirakan, tidak berlanjutnya partisipasi Rusia dalam inisiatif biji-bijian Laut Hitam akan menimbulkan inflasi pangan dunia. Indeks pangan FAO kemungkinan akan naik. ”Apalagi, pasokan pangan dunia tengah tergerus akibat ancaman gagal panen yang disebabkan El Nino. Ketika permintaan tetap, sedangkan pasokan menurun, harga akan naik,” ujarnya saat dihubungi, Senin. (Yoga)