;

Waspadai Kenaikan Harga Pangan

Lingkungan Hidup Yoga 25 Jul 2023 Kompas (H)
Waspadai
Kenaikan
Harga
Pangan

Keputusan Rusia menarik partisipasinya dalam inisiatif biji-bijian Laut Hitam atau Black Sea Grain Initiative mengguncang pasar komoditas pangan dunia karena memicu kenaikan harga. Indonesia perlu mewaspadai dampaknya pada kenaikan harga komoditas utama yang didistribusikan lewat inisiatif tersebut, yakni jagung, gandum, dan bunga matahari. Setelah beberapa kali diperpanjang, pada 17 Juli 2023, Rusia menarik keterlibatannya dalam inisiatif tersebut, karena, menurut  Rusia, ekspor biji-bijian Ukraina tidak banyak dinikmati negara-negara miskin. Data Black Sea Grain Initiative Joint Coordination Centre, Senin (24/7) menunjukkan, produk biji-bijian yang diekspor Ukraina, 16,89 juta ton di antaranya merupakan jagung. Gandum menempati posisi kedua dengan 8,91 juta ton. Volume ekspor minyak biji bunga matahari dan minyak bunga matahari berada di posisi berikutnya, masing-masing 1,85 juta ton dan 1,65 juta ton. Dikutip dari laman BBC, data Pusat Koordinasi Bersama PBB menyebut, 57 % bahan makanan yang diekspor dari Ukraina satu tahun terakhir itu dikirim ke negara-negara berkembang. Sisanya, 43 %, dikirim ke negara-negara maju.

Penerima terbesar adalah China, Spanyol, Turki, dan Italia. PBB mencatat, 725.000 ton biji-bijian dari Ukraina dikirim ke Afghanistan, Djibouti, Etiopia, Kenya, Somalia, Sudan, dan Yaman melalui Program Pangan Dunia (WFP). Saat ini sejatinya harga pangan dunia tengah melandai. Rata-rata indeks harga pangan Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) pada Juni 2023 senilai 122,3 poin atau menurun 1,4 % dibandingkan bulan sebelumnya. Angka ini lebih rendah 20,94 % dibandingkan posisi Juni 2022 dan terjun 23,4 % dari puncak rata-rata indeks harga pangan pada Maret 2022. Namun, penarikan diri Rusia dan serangan atas gudang biji-bijian Ukraina akan berdampak serius pada dunia. Dosen Ekonomi Internasional Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip, Esther Sri Astuti, memperkirakan, tidak berlanjutnya partisipasi Rusia dalam inisiatif biji-bijian Laut Hitam akan menimbulkan inflasi pangan dunia. Indeks pangan FAO kemungkinan akan naik. ”Apalagi, pasokan pangan dunia tengah tergerus akibat ancaman gagal panen yang disebabkan El Nino. Ketika permintaan tetap, sedangkan pasokan menurun, harga akan naik,” ujarnya saat dihubungi, Senin. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :