Hati-hati Ekonomi Melambat
JAKARTA,ID-Pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II-2023 diperkirakan masih sesuai ekspektasi di kisaran 5% secara tahunan (year on year). namun, pemerintah perlu berhati-hati karena laju perekonomian ke depan akan cenderung melambat akibat berbagai faktor, seperti penurunan ekspor, pelemahan konsumsi domestik, dan perlambatan investasi. Selain itu, pemerintah diminta fokus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dengan cara menggerakkan sumber-sumber pertumbuhan yang inklusif. Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi nasional akan mampu menciptakan pemerataan, meningkatkan kesejahteraan rakyat, serta mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran secara signifikan. Tingkat ketimpangan di Indonesia saat ini sudah tergolong tinggi. Hal itu diungkapkan ekonom makroekonomi dan pasar keuangan LPEM FEB Universitas Indonesia (UI) Teuku Riefky, ekonom Institute fot Demografic and Poverty Studies (Ideas) Askar Muhammad, Guru Besar, dan Rektor Universitas Paramadina Didik J Rachbini, Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) Bustanul Arifin, serta pengamat ekonomi Universitas Paramadina Handi Riza secara terpisah di Jakarta, Senin dan Minggu malam (23-24/7/2023). (Yetede)
Tags :
#EkonomiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023