;
Kategori

Ekonomi

( 40512 )

Berkah dari Mengangkut Limbah

29 Jul 2023

Bisnis jasa transportasi material konstruksi masih punya permintaan tinggi. PT MPX Logistics International Tbk (MPXL) pun kian mantap menggali potensi cuan dari bisnis ini. Punya prospek yang seksi, MPXL sedang menggeber ekspansi di tengah roda pembangunan yang terus berjalan. Emiten yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Mei 2023 itu memiliki spesialisasi pada layanan transportasi di sektor konstruksi. Selain pengangkutan, MPXL melakukan aktivitas perdagangan material, khususnya semen serta fly ash dan bottom ash (FABA). MPXL terdaftar di Kementerian Lingkungan Hidup sebagai salah satu pengangkut limbah FABA terbesar. FABA adalah partikel halus, berupa abu sisa hasil pembakaran batubara. Sumber utama FABA berasal dari proses pembakaran batubara pada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dan proses pembakaran batubara pada boiler atau atau tungku pada industri. Karena itu, mayoritas pelanggan MPXL merupakan perusahaan semen dan PLTU.Selepas intial public offering (IPO), MPXL gencar mengincar kontrak dan pelanggan baru. Beberapa waktu lalu, MPXL menjalin kerja sama dengan SinohydroNEM Consortium untuk memasok semen dalam pembangunan smelter Amman Mineral di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. MPXL sudah mulai mengangkut semen ke Sumbawa pada Juli ini, dengan volume pengangkutan perdana mencapai 2.300 ton. MPXL akan melakukan beberapa kali pengiriman ke Sumbawa secara bertahap selama 18 bulan ke depan.

MPXL juga telah menandatangani kontrak pengangkutan FABA PLTU sebanyak 660.000 ton dari perusahaan semen asal China yang berinvestasi di Indonesia, yakni PT Conch Cement Indonesia. Perolehan kontrak tersebut menjadi modal kepercayaan diri MPXL untuk mendongkrak kinerja di tahun ini.Apalagi, kinerja semester I-2023 MPXL terbilang cemerlang. MPXL mengantongi pendapatan sebesar Rp 63,5 miliar hingga Juni 2023, tumbuh 23,58% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.MPXL membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp 4,34 miliar. Laba bersih ini meningkat 27,64% dari periode enam bulan pertama tahun 2022. Direktur Utama MPXL, Wijaya Candera mengatakan, adanya kontrak-kontrak baru dengan nilai yang cukup besar menjadi pendorong utama kinerja ini. "Selain itu, juga disebabkan peningkatan permintaan jasa angkutan customers existing. Lalu, dikarenakan ada peningkatan produktivitas angkutan kami," kata Wijaya kepada KONTAN, Jumat (28/7).Wijaya memproyeksikan, pendapatan MPXL sepanjang tahun 2023 bisa mencapai Rp 155 miliar atau melonjak 34% secara tahunan. Sedangkan estimasi pertumbuhan laba bersih MPXL mencapai 103% menjadi Rp 12,2 miliar. Menggenjot ekspansiGuna meraih target pertumbuhan yang berkelanjutan, MPXL menyiapkan sejumlah agenda ekspansi. Antara lain dengan melirik peluang bisnis dari proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

SIPD Perkuat Lini Makanan Olahan

29 Jul 2023

Emiten saham unggas, PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk (SIPD), akan menggelar penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Perusahaan ini membidik Rp 499,99 miliar dari perhelatan tersebut. Irvan Cahyana, Managing Director Foods Sreeya menyatakan, mayoritas dana rights issue akan digunakan untuk membangun pabrik makanan beku salah satu lini usahanya, Belfoods Indonesia, di Jawa Timur. Belfoods merupakan bagian (subsidiary) dari Sreeya Sewu, yang memproduksi berbagai macam variasi fast-food produk ayam olahan.SIPD akan melepas 500 juta saham baru seri C dalam perhelatan rights issue yang sudah disetujui oleh RUPSLB pada 30 November 2022. Jika rights issue tersebut berjalan lancar dan pabrik terbangun, pabrik baru Belfoods tersebut akan dipersiapkan untuk menyasar pasar ekspor. Menurut Irvan, pembangunan pabrik baru di Jawa Timur tersebut akan menjadi rencana ekspansi lanjutan dari SIPD setelah melancarkan rights issue. "Sebelumnya, kami pernah mengekspor produk ke Jepang. Cuma, sekarang masih fokus di dalam negeri dulu. Kalau pabrik Jawa Timur sudah jadi, kami akan incar pasar domestik maupun ekspor," ungkap Irvan di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (27/7). 

Selain menambah kapasitas, Sreeya juga akan memperkuat sertifikasi halalnya. Manajemen emiten ini mengklaim menjadi perusahaan unggas pertama di Indonesia yang menggunakan sistem halal blockchain pada produk-produk mereka. Dengan sistem blockchain, data terkait kehalalan produk SIPD bisa diakses secara digital. Irvan mengatakan, halal blockchain adalah teknologi untuk mengidentifikasi proses halal dalam pengolahan produk ayam yang mereka jual. Dengan blockchain, data proses halal dari penyembelihan, pemotongan hingga sampai ke tangan konsumen bisa diakses secara transparan. 

Head of Marketing and Research & Development, PT Belfoods Indonesia Any Astuti menambahkan, halal blockchain yang dimiliki oleh SIPD bukan hanya yang pertama di Indonesia, tetapi juga di Asia. "Halal blockchain ini juga pertama di Asia, karena belum ada produsen yang menggunakan halal blockchain untuk produk sejenis dari kami," kata Any. Masih menurut Any, halal blockchain merupakan proses transparansi di dalam proses halal. Dalam hal ini, Sreeya selaku produsen memberikan informasi detail kepada konsumen, termasuk kapan ayam disembelih dan dipotong, hingga bagaimana kualitas ayam selama proses tersebut sampai di tangan konsumen. 

BANK BANJIR DEVISA VALAS

29 Jul 2023

Langkah pemerintah mewajibkan eksportir komoditas strategis untuk memarkirkan sebagian devisa hasil ekspor (DHE) di dalam negeri membawa potensi cuan bagi kalangan perbankan. Di luar komisi, bank juga berpeluang menikmati arus likuiditas valas yang lebih tinggi. Mulai 1 Agustus 2023, para eksportir sektor pertambangan, perkebunan, kehutanan, dan perikanan wajib memasukkan minimal 30% DHE ke dalam sistem keuangan Indonesia. Ketentuan itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 36/2023 tentang DHE dari kegiatan pengusahaan, pengelolaan, dan/atau pengolahan sumber daya alam. Dalam Pasal 5 ayat (1) beleid tersebut, DHE dapat ditempatkan pada lembaga pembiayaan ekspor Indonesia atau bank yang melakukan kegiatan usaha dalam valuta asing (valas). Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memproyeksikan potensi DHE yang akan dicapai dalam satu tahun, paling sedikit US$60 miliar atau setara dengan Rp904,9 triliun (asumsi kurs setara dengan Rp15.000 per dolar AS). Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan ada tujuh instrumen keuangan yang dapat menampung DHE. Tiga instrumen tersebut, yakni rekening khusus (reksus) DHE SDA, deposito valas bank, dan LPEI boleh digunakan untuk promissory notes valas. “Keempat, dari deposito valas atau promissory notes oleh LPEI boleh di-pass on ke BI dan BI menyediakan term deposit valas di BI,” papar Perry. Dia menjelaskan bank sentral menyediakan term deposit valas dengan bunga kompetitif yang dikaji ulang secara berkala. Contohnya, BI memberikan bunga ke bank sebesar 5,51% untuk term deposit valas dengan nilai di atas US$10 juta dan tenor 3 bulan. Dari situ, bank mendapat fee 0,125% sehingga eksportir mendapat bunga 5,385%. Dihubungi Bisnis, Presiden Direktur PT Bank Maybank Indonesia Tbk. (BNII) Taswin Zakaria menyebut pihaknya siap untuk berpartisipasi dalam menampung DHE SDA yang berlaku mulai awal bulan depan. Maybank bahkan sudah berbicara dengan sejumlah nasabah eksportir sambil menyiapkan paket solusi pembiayaan yang mencakup penyediaan kredit ekspor hingga skema pembiayaan lainnya. Hal serupa juga disampaikan Corporate Secretary PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) Okki Rushartomo yang menegaskan dukungan BNI terhadap implementasi PP terbaru ihwal DHE SDA. Sebelumnya, Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) Jahja Setiaatmadja juga buka suara soal kebijakan DHE eksportir SDA di sistem keuangan Indonesia. Menurutnya, eksportir akan jauh lebih kritis dalam memilih bank yang akan dijadikan tempat memarkirkan dolar yang dimiliki. Namun, Ketua Umum Gabungan Penguasaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), Eddy Martono berpendapat apabila bunga pinjaman bank lebih besar dari insentif, akan ada penambahan biaya bagi perusahaan.

PASAR UMKM : MENUJU GLOBAL KIAN MUDAH

29 Jul 2023

Produk hasil kreativitas para pelaku usaha mikro kecil dan menengah di Indonesia memiliki peluang pasar yang potensial, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di pasar global. Apalagi saat ini peluang bagi pelaku UMKM untuk menembus pasar ekspor kian dimudahkan dengan berbagai program dan dukungan, baik dari pemerintah, pelaku usaha, maupun e-commerce. Berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan UKM pada September 2022, kontribusi ekspor dari UMKM terhadap ekspor nonmigas baru sekitar 15,7%, tetapi jumlah tersebut masih berpotensi untuk ditingkatkan. Bahkan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menargetkan kontribusi ekspor produk UMKM pada 2024 bisa menembus angka 17%. Pemerintah juga telah meluncurkan program penciptaan 500.000 UMKM sebagai eksportir baru hingga 2030. E-commerce juga memiliki peran untuk membawa produk dalam negeri mampu menembus pasar global. Tercatat Shopee, Lazada, dan Tokopedia memiliki program untuk membawa produk lokal mendunia. E-commerce Shopee memiliki progam Ekspor Shopee. Direktur Eksekutif Shopee Indonesia Handhika Jahja mengatakan tren UMKM yang masuk dalam program ekspor terus meningkat dalam 2 tahun terakhir dengan jumlah produk UMKM yang diekspor, konsisten mencapai jutaan produk setiap bulannya. Setidaknya hingga saat ini sudah ada 20 juta produk yang dihasilkan oleh pelaku UMKM para seller Shopee sudah terjual dan tersedia di beberapa negara di Asia Tenggara, Asia Timur, dan Amerika Latin. Selain Shopee, Lazada juga memiliki LazGoGlobal. Head of Business Development & Seller Engagement Lazada Indonesia Fitri Karnadi mengatakan, LazGoGlobal menjadi ‘gerbang’ bagi para penjual dan brand di Lazada yang sudah siap memasarkan produknya ke negara-negara di Asia Tenggara. Hal ini didukung teknologi dan jaringan logistik menyeluruh milik Lazada yang ada di enam negara Asia Tenggara–Singapura, Thailand, Filipina, Vietnam, Indonesia, dan Malaysia. 

Sementara itu, Antonia Adega Corporate Affairs Lead Tokopedia mengatakan bahwa pihaknya akan terus membantu pelaku usaha lokal yang setara dengan brand kelas dunia untuk dapat maju ke kancah global melalui berbagai program, salah satunya dengan mengikuti perhelatan fashion week dunia. Misalnya saja, pada September 2022 lalu melalui program Indonesia Now, Tokopedia sukses membawa brand Heaven Lights ke New York Fashion Week. Begitu pula dengan Erigo. Selanjutnya ada brand Wearing Klamby yang tampil di London Fashion Week, Jewel Rock dan BLP pada Paris Fashion Week trade show serta Kami yang tampil pada New York Fashion Week melalui program Indonesia Now pada Februari 2023 lalu. Selain produk fashion, industri kecantikan dan perawatan seperti produk kosmetik dan body care juga mulai banyak yang menarget pasar global. Salah satunya Buttonscarves yang memperluas usahanya ke produk kecantikan. Buttonscarves menjual alat kosmetik seperti blush on, cushion, powder, hingga produk perawatan lotion. Namun penjualan masih di pasar domestik. Setelah melihat pada ceruk industri kecantikan global yang masih terbuka, CEO Buttonscarves Beauty Linda Anggreaningsih tengah berbenah untuk mempersiapkan penjualan di pasar global. Produk kecantikan Buttonscarves mengikuti kesuksesan fesyen yang telah merambah Malaysia, Australia, Jepang, dan Brunei Darussalam. Pengamat E-Commerce & Ekonomi Digital INDEF, Nailul Huda mengatakan e-commerce punya peran yang lebih besar lagi untuk mendorong kesempatan emas ini. “Konsentrasinya adalah bagaimana pelaku ekspor bisa mengiklankan produknya dengan tepat di platform e-commerce, sehingga platform bisa bantu e-commerce untuk memikat konsumen luar negeri,” katanya. Selain itu, e-commerce perlu melakukan evaluasi berkala terkait efisiensi program ekspor.

Menyisir Saham-Saham Legendaris yang Laris

28 Jul 2023

Bagi investor yang sudah lama berkecimpung di dunia investasi saham, boleh jadi,  mengenal betul sejumlah saham emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang sempat melegenda di benak investor ritel Tanah Air. Tak hanya kerap membuat investor bahagia karena bisa mengail cuan besar dari berinvestasi di saham ini, saham emiten yang dianggap legendaris ini juga acap menimbulkan kecewa investor lantaran harga sahamnya tak stabil. Nah, salah satu saham emiten yang dinilai legendaris di bursa saham adalah saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Saham emiten Grup Bakrie ini punya sejarah panjang di bursa saham Indonesia. Saham BUMI pertama kali tercatat di BEI pada 30 Juli 1990. Head of Investment Reswara Gian Investa, Kiswoyo Adi Joe menilai, beberapa emiten yang dianggap legendaris berasal dari sektor perbankan, terutama bank big four. Alasannya. emiten bank ini selalu mencetak profit tinggi. "Ini membuktikan resilient baik. Sehingga kinerja di luar masa pandemi akan lebih baik lagi, termasuk tahun ini," ujar Kiswoyo, kepada KONTAN, Kamis (27/7). Selain perbankan, saham emiten di sektor konsumer juga punya kinerja kinclong. Misalnya, INDF dan ICBP. Kedua emiten grup Salim ini merupakan raja industri konsumer, terutama di segmen bisnis mi instan. Mereka juga memiliki kebun sawit. Jadi, hampir dari hulu ke hilir ada bisnis yang menunjang produksi. Head of Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Martha Christina menimpali, saham emiten konsumer berpotensi jadi buruan investor karena sifatnya yang defensif. Dia melihat, saham MYOR dan ICBP masih sangat menarik dilirik. Investment Analyst Infovesta Kapital Advisori Fajar Dwi Alfian mengingatkan, meski kinerja keuangan emiten moncer, belum ada jaminan, sahamnya  terus melaju. Setiap saham pasti akan mengalami koreksi setiap tahun.

Terjebak Pertumbuhan 5% Akibat Deindustrialisasi

28 Jul 2023

Pemerintah Indonesia menargetkan untuk menjadi negara maju pada tahun 2045 nanti. Namun mimpi Indonesia bakal sulit tercapai jika fenomena deindustrialisasi tak segera diatasi. Deputi Bidang Ekonomi Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, Indonesia terlalu lama menjadi kelompok negara berpendapatan menengah. Untuk bisa menjadi negara maju, pertumbuhan ekonomi RI harus bisa mencapai kisaran 6%-7%. Nah, untuk mencapai itu, industrilisasi menjadi kunci. Dia bilang, saat ini Indonesia justru mengalami deindustrialisasi dini. Deindustrialisasi adalah proses kebalikan dari industrialisasi, yaitu penurunan kontribusi sektor industri pengolahan nonmigas terhadap produk domestik bruto (PDB). Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), kontribusi industri pengolahan terhadap PDB lima tahun belakangan di bawah angka 20%. Pada 2022 kontribusinya hanya 18,34%. Padahal ekonomi RI tahun lalu mulai pulih setelah terhantam pandemi Covid-19. Tim Ahli Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir mengatakan pemerintah berupaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan memacu produktivitas, tenaga kerja yang terampil, serta barang modal berteknologi tinggi dan tepat guna. "Selain itu, dengan mempermudah konektivitas juga prasyarat dengan perbaikan jalan, pelabuhan udara, laut, darat yang terintegrasi untuk menurunkan biaya logistik," kata dia kepada KONTAN, kemarin. Kepala Pusat Ekonomi Makro dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) M Rizal Taufikurahman mengatakan, pertumbuhan ekonomi akan meningkat sejalan dengan tumbuhnya industri manufaktur, khususnya padat karya. Hal tersebut akan merangsang daya beli sehingga dapat meningkatkan konsumsi masyarakat. Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menambahkan, dengan deindustrialisasi yang semakin dalam dan meluas, ada risiko pertumbuhan konsumsi domestik tidak diimbangi pasokan barang lokal. Akibatnya Indonesia makin tergantung impor, baik barang olahan setengah jadi maupun barang jadi. Bukan hanya itu, pendapatan per kapita penduduk juga sulit naik karena lapangan kerja di sektor industri terbatas.

Saham Emiten Energi Masih Bertaji

28 Jul 2023

Harga komoditas energi belum juga menunjukkan taji di sepanjang tahun 2023 berjalan. Tercermin dari penurunan harga komoditas energi seperti batubara dan minyak yang mulai terbatas di pertengahan 2023. Contohnya batubara. Pada Rabu (27/7), harga batubara ICE Newcastle untuk kontrak pengiriman Desember 2023 berada di level US$ 160,20 per ton. Harga ini hanya turun tipis 0,87% dibandingkan hari sebelumnya. Sedangkan harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak September 2023 justru menguat 0,88% menjadi US$ 79,47 per barel. Stabilnya harga komoditas energi dinilai bakal jadi sentimen positif bagi pergerakan saham-saham emiten di sektor ini. Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menilai, secara teknikal, kinerja saham sektor energi sedang dalam fase uptrend sejak awal Juni 2023. Meski begitu, analis Panin Sekuritas, Felix Darmawan mengingatkan, kinerja emiten energi masih dibayangi penurunan harga komoditas. Sejumlah faktor akan jadi pemberat kenaikan harga batubara. Pertama, proyeksi perlambatan ekonomi global. Kedua, stok batubara di berbagai negara saat ini berada pada level yang relatif aman. Ketiga, peningkatan produksi batubara dan membaiknya hubungan bilateral antara Australia dan China.

KPR Mulai Mendominasi Bisnis Konsumer Bank

28 Jul 2023

Bisnis kredit kepemilikan rumah (KPR) sejumlah bank besar tumbuh solid sepanjang semester pertama tahun ini. KPR kini telah mendominasi portofolio kredit konsumer mereka. KPR Bank Central Asia (BCA) misalnya, telah menyumbang 62,3% terhadap total portofolio kredit konsumernya pada posisi Juni 2023. Total outstanding KPR bank ini sudah tembus Rp 114,5 triliun di periode tersebut, tumbuh 12% secara tahunan. BCA saat ini menduduki peringkat kedua penguasa pangsa pasar KPR di Indonesia, setelah Bank Tabungan Negara (BTN). Sepanjang semester pertama 2023, BCA berhasil mencairkan KPR atau booking baru Rp 19,3 triliun. Angka tersebut meningkat 10,9% dari periode yang sama tahun lalu. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), outstanding KPR perbankan nasional mencapai Rp 663,6 triliun per Juni 2023, naik 10,1% secara tahunan. KPR menyumbang 35,01% dari total kredit konsumer. Porsi KPR ini naik tipis dari akhir 2022 yang mencapai 34,7%. BTN, selaku bank spesialis kredit properti, menyalurkan KPR Rp 243 triliun per Juni 2023, tumbuh 9,18% secara tahunan. KPR bank ini masih didominasi KPR subsidi, dengan outstanding mencapai Rp 152,16 triliun atau meningkat 10,6% secara tahunan. Direktur Utama Bank BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, pihaknya akan terus memacu pertumbuhan kredit di paruh kedua ini. BTN menargetkan kredit tumbuh 10%-11% di 2023. Di semester satu lalu, kredit tumbuh 7,52%.

SIASAT JAGA DEVISA KOMODITAS

28 Jul 2023

Optimalisasi sektor perdagangan agaknya tengah menjadi salah satu prioritas pemerintah, guna menopang stabilitas ekonomi nasional. Contohnya soal implementasi wajib penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) komoditas sumber daya alam (SDA), di mana pemerintah punya solusi anyar untuk meningkatkan kepatuhan eksportir. Langkah strategis yang kini ditempuh adalah dengan menghapus sanksi denda sebesar 0,25%—0,5% dari nilai DHE yang belum ditempatkan di dalam negeri. Sebagai gantinya, pemerintah memberikan sanksi berupa penghentian seluruh layanan ekspor bagi eksportir yang tidak patuh sebagaimana dituangkan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 73/2023 tentang Pengenaan dan Pencabutan Sanksi Administratif atas Pelanggaran Ketentuan Devisa Hasil Ekspor dari Kegiatan Pengusahaan, Pengelolaan, dan/atau Pengolahan Sumber Daya Alam. Namun di sisi lain, penghapusan sanksi denda juga menjadi angin segar bagi eksportir karena tidak menerima konsekuensi langsung yang menambah pengeluaran perusahaan. Bagi pemerintah keputusan tersebut juga memiliki dua keuntungan, yakni menjamin implementasi DHE dengan optimal sekaligus tetap menjaga performa ekspor yang belakangan sedikit lunglai. Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Ditjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Nirwala Dwi Heryanto, mengatakan seiring dengan terbitnya PMK No. 73/2023 maka pemerintah memberlakukan sanksi tunggal. Mulai bulan depan, perusahaan yang melakukan pengelolaan SDA wajib menempatkan DHE paling sedikit 30% dalam rekening khusus dengan durasi minimal selama 3 bulan. Nantinya, para eksportir wajib memasukkan DHE SDA ke dalam sistem keuangan Indonesia, yaitu pada lembaga pembiayaan ekspor Indonesia atau bank yang melakukan kegiatan usaha dalam valuta asing (valas). Presiden Joko Widodo, pun terus mematangkan konsep kebijakan turunan lain dalam rangka melengkapi PP No. 36/2023. Medio pekan ini, Kepala Negara kembali menggelar rapat dengan sejumlah menteri untuk membahas perkembangan penyusunan aturan teknis dari DHE. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan rapat maraton amatlah penting, mengingat penerapan aturan baru DHE memberikan banyak manfaat. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, memberikan sinyal untuk menambah sektor yang wajib menempatkan DHE di dalam negeri. "Akan kita matangkan sektornya nanti," ujarnya.

PROYEK GRR TUBAN : Pertamina Ajukan Investor Baru

28 Jul 2023

Taufik Aditiyawarman, Direktur Utama Kilang Pertamina Internasional, mengatakan sanksi yang dijatuhkan kepada Rusia mulai terasa dalam penyelesaian keputusan akhir investasi atau final investment decision (FID) salah satu proyek strategis nasional itu. “Kami sudah sampaikan ke pihak Rosneft, apakah kami harus ambil partner lain untuk balance, sudah kami komunikasikan. Kami harus informasikan juga ke pihak Rosneft bahwa konflik dengan Ukraina ada implikasinya,” katanya, Kamis (27/7). Untuk diketahui, Rosneft Singapore Pte Ltd. merupakan perusahaan Rusia yang menjadi rekanan Pertamina dalam mengerjakan infrastruktur Kilang Tuban. Perusahaan tersebut ikut terimbas sanksi akibat perang di Ukraina. Sanksi itu belakangan membuat keputusan FID untuk eksekusi proyek beberapa kali mesti diundur. Taufik menjelaskan, pengajuan investor baru untuk proyek GRR Tuban telah disampaikan direksi Kilang Pertamina Internasional sejak 3 bulan lalu melalui pertemuan secara virtual. Adapun, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan kepastian investasi itu dapat dibuat pada Juni lalu setelah beberapa kali pengunduran. Nantinya, hasil FID itu bakal menjadi penentuan dari nasib salah satu proyek strategis senilai US$13,5 miliar tersebut.