;
Kategori

Ekonomi

( 40512 )

BANK SENTRAL AS , Inflasi Masih Tinggi, Suku Bunga Naik Lagi

28 Jul 2023

Bank sentral AS, Federal Reserve, memastikan masih ada peluang suku bunga acuan naik lagi. Inflasi yang masih di atas target Federal Reserve menjadi alasan peluang kenaikan itu terbuka, apalagi kemungkinan resesi mengecil. Bagi ekonomi Indonesia, hal tersebut dinilai tidak akan banyak terpengaruh. Ketua Dewan Gubernur Federal Reserve Jerome Powell mengumumkan, inflasi berulang kali terbukti lebih tinggi daripada yang diproyeksikan. ”Kita harus siap mengikuti data dan mempertimbangkan sejauh ini, kita bisa sedikit lebih sabar sembari tetap teguh menanti semuanya selesai,” kata Powell, Rabu (26/7). Pernyataan itu disampaikan kala ia mengumumkan kenaikan suku bunga acuan (SBA) Federal Reserve.

Dari 5,25 %, kini SBA AS menyentuh 5,5 %. Seluruh anggota Dewan Gubernur Federal Reserve atau The Fed menyepakatinya. The Fed mulai menaikkan SBA sejak Maret 2022 untuk menanggapi lonjakan inflasi. Dari 0,25 %, SBA menyentuh 5,25 % pada Mei 2023. Lewat 10 kali penyesuaian, Fed menaikkan SBA total 5,25 % pada Maret 2022-Juli 2023. Pada Juni 2023, Fed menaikkan SBA. Meski demikian, kala itu Dewan Gubernur mengindikasikan kenaikan SBA akan dilakukan setidaknya dua kali lagi pada 2023. Satu dari kenaikan sudah diambil pada akhir Juli 2023. Satu lagi berpeluang dilakukan September. ”Kami menunggu permintaan dan pasokan dalam perekonomian lebih berimbang, khususnya di pasar tenaga kerja. Kami terus bertanya, apakah seluruh data yang diperiksa menunjukkan suku bunga perlu dinaikkan lagi?” kata Powell. (Yoga)


UMKM, Tuan Rumah di Negeri Sendiri

28 Jul 2023

Dibalik karya UMKM ada ide, kreativitas, dan upaya keras mewujudkannya. Nilainya tak terhingga sehingga pantas menjadi tuan rumah di negeri sendiri. UMKM di Indonesia telah menjalani berbagai babak dalam dunia usaha dan situasi perekonomian, awalnya UMKM membuat barang dan menjualnya secara luring. Saat ekonomi digital berkembang, sebagian UMKM masuk ke platform digital dan menjual barang secara daring, baik secara langsung maupun bergabung dengan lokapasar. Produksi UMKM kian berkembang, menggunakan bahan baku lokal dan ada yang impor. Pada masa pandemi Covid-19, ada UMKM yang bertahan, ada pula yang kalah dan mati. Pada 2019 terdapat 65,46 juta UMKM di Indonesia, meningkat dari 2013 di 57,9 juta UMKM. Tenaga kerja yang terlibat dalam UMKM pada 2019 sebanyak 119,56 juta orang, meningkat dari 114,1 juta orang pada 2013. Kontribusi UMKM terhadap PDB pada 2019 sebesar 60,51 % dan kontribusi terhadap ekspor nonmigas 15,65 %.

Tapi, UMKM menghadap beragam persoalan, termasuk gempuran produk impor yang diperoleh konsumen dengan mudah dan murah. Terbaru, muncul kekhawatiran Tiktok akan menerapkan inisiatif Proyek S (Project S) di Indonesia. Mengutip Financial Times, 21 Juni 2023, bisnis ini memungkinkan ByteDance, perusahaan induk Tiktok, menjual produk mereka langsung kepada  konsumen untuk menyaingi penjual ritel daring, seperti Shein dan Amazon. Di Inggris, Proyek S digulirkan melalui fitur baru Trendy Beat. Tiktok membantah dugaan dan kecurigaan perihal inisiatif Proyek S akan diterapkan di Indonesia. Ditegaskan juga, sejak beroperasi di Indonesia dua tahun lalu, Tiktok tidak berniat menerapkan proyek yang membuka perdagangan barang impor untuk Indonesia (Kompas, 27/7). Pernyataan dan penegasan Tiktok itu melegakan. Sebab, shoppertainment menjadi peluang baru bagi UMKM dalam menawarkan produk dan menjangkau pembeli lebih luas melalui konten interaktif dan menghibur agar UMKM menjadi tuan rumah di negeri sendiri. (Yoga)


Ramai -Ramai Dorong IPO Perusahaan Beraset Mini

28 Jul 2023

JAKARTA,ID-Perbankan turut aktif mendorong debitur korporasi termasuk perusahaan beraset kecil-menengah melakukan go public agar dapat mengakses alternatif pendanaan ekspansi. Saat ini, initial public offering (IPO) menjadi sumber pendanaan murah perusahaan ditengah suku bunga tinggi dan ketidakpastian ekonomi global. Animo perusahaan menggelar hajatan IPO makin menggebu, tergambar dari jumlah dan nilai penggalangan dana dari pasar modal yang tumbuh pesat. Tercatat sudah 51 perusahaan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan jumlah dana tergalang Rp 45,1 triliun secara year to date hingga 27 Juli 2023. Penggalangan dana tersebut jauh melampaui nilai penggalangan dana sepanjang 2022 yang tercatat Rp33,03 triliun dengan jumlah IPO sebanyak 65 perusahaan. Jumlah emiten baru tahun ini juga berpeluang lebih tinggi dari tahun 2022, saat ini setidaknya terdapat 43 perusahaan yang sedang dalam antrian (pipeline) IPO. Dengan begitu dapat dipastikan pula target listing saham baru yag dipatok BEI sebanyak 57 emiten tahun ini bakal terlampaui. (Yetede)


Dunia Usaha Dipacu Jalankan Prinsip ESG

28 Jul 2023

Yayasan Kehati memberikan penghargaan kepada 13 perusahaan berkinerja baik dalam penerapan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). ”Ini sebagai pemacu agar perusahaan-perusahaan semakin meningkatkan kinerja ESG mereka. Selain itu juga bisa menjadi pengungkit bagi perusahaan lain untuk menerapkan prinsip yang sama,” kata Direktur Eksekutif Kehati Riki Frindos saat konferensi pers ESG Award 2023 di Jakarta, Kamis (27/7/2023). (Yoga)

Target Kredit Dipangkas BI, Bank Papan Atas Tetap Optimistis

28 Jul 2023


JAKARTA,ID-Melemahnya perminatan kredit dari dunia usaha pada Juni 2023 penyebabkan perlambatan pertumbuhan kredit perbankan nasional. Meski Bank Indonesia (BI) membabat target pertumbuhan kredit, bank papan atas tetap optimistis  mencapai proyeksi pertumbuhan kredit yang telah ditetapkan. Berdasarkan data Uang Beredar Juni 2023 yang dirilis BI, kredit yang disalurkan industri perbankan hingga akhir 2023 sebesar Rp 6.636,1 triliun, tumbuh 7,7% secara tahunan (year on year/yoy). Angka ini anjlok dibandingkan dengan kredit Mei 2023 yang meningkat 9,5% (yoy). Melihat realisasi semester I-2023, Gubernur BI Perry Warjiyo pun memangkas target kredit dari sebelumnya penetapan target hingga 12% tercermin dari pertumbuhan kredit perbankan pada Desember 2022 yan tumbuh sebesar 11,35% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan 2021 sebesar 5,24% (yoy). “BI memperkirakan pertumbuhan kredit pada 2023 dalam kisaran 9% sampai dengan 11% di tahun ini. Sebelumnya penetapan target  hingga 12%, tercermin dari pertumbuhan kredit” ucap Perry. (Yetede) 


Pasar UMKM Tergerus Produk Impor

28 Jul 2023

Pasar produk UMKM dalam negeri dinilai tergerus barang impor yang membanjiri Tanah Air. Pemerintah menyebut tengah mengambil langkah proteksi melalui regulasi yang melarang penjualan produk luar negeri di ritel daring. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, masuknya barang-barang impor harus diantisipasi, khususnya pada platform e-dagang. Sebab, dominasi barang impor menggerus pasar produk-produk UMKM domestik. ”Saya kira perlindungan bagi UMKM kian diperlukan,” ujarnya di sela-sela pembukaan pameran Karya Kreatif Indonesia 2023, di Jakarta, Kamis (27/7).

Pada acara yang digelar BI itu, produk-produk dari 300 UMKM dipamerkan secara luring dan 800 produk lainnya secara daring. MenurutTeten, perlindungan akan diberikan pada produk-produk UMKM, industri, e-dagang, dan konsumen dalam negeri. Salah satunya dengan melarang peritel daring menjual produk secara langsung dari luar negeri. Barang-barang itu perlu masuk ke Indonesia dan menaati regulasi seperti terkait pajak, sertifikasi halal, perizinan edar, dan hal lain yang berlaku setara dengan produk UMKM domestik. (Yoga)


Lindungi UMKM, Harga Produk Impor di e-Commerce Dibatasi

28 Jul 2023

JAKARTA,ID-Pemerintah akan menetapkan batas harga produk impor yang masuk dan dijual di toko online sebesar US$ 100 dolar (Rp 1,5 juta). Langkah ini dilakukan agar produk lokal UMKM tetap bisa bersaing dengan produk impor di pasar dalam negeri. "Menurut saya harganya harus dipatok minimun US$ 100, masuk kesini boleh tetapi kalau dibawah itu jangan dong, ini untuk melindungi UMKM," jelas menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di Jakarta, Kamis (27/7/2023). Teten menjelaskan bahwa ada dua hal yang akan diatur pemerintah. Pertama, pelarangan ritel online untuk langsung menjual produk melalui cross border commerce. Menurut dia, bila ritel online lansung masuk ke konsumen dalam negeri maka terjadi ketidakadilan terhadap produk UMKM dalam negeri. "Mereka harus masuk dulu melalui mekanisme impor biasa baru dijual barangnya di online. Kalau langsung seperti itu, enggak bisa langsung, karena UMKM didalam negeri harus mengurus izin edar, SNI, dan sertifikasi halal," kata dia. (Yetede)

Benih Jagung Bioteknologi Diluncurkan di NTB

28 Jul 2023

Pemerintah terus berupaya meningkatkan produksi jagung nasional, salah satunya lewat penggunaan benih varietas unggul hasil rekayasa genetika seperti benih bioteknologi. Koordinator Kelompok Substansi Penilaian dan Penyebaran Varietas, Direktorat Perbenihan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementan Andi M Saleh menyampaikan hal itu dalam Peluncuran Benih Bioteknologi DEKLAB DK95R dari Bayer di Desa Banggo, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (26/7/2023). (Yoga)

Target 400 Mikrolet Terintegrasi Jaklingko

28 Jul 2023

Anggota Komisi Tarif dan Pembiayaan Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ), Saut Marulitua Hutabarat, Kamis (27/7/2023), menyatakan, hingga kini ada 2.092 mikrolet yang tergabung dalam program integrasi transportasi umum Jaklingko. Tahun ini, pemerintah menargetkan penambahan 400 mikrolet. Sejak pertama kali digulirkan pada 2018, setiap tahun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan anggaran sebesar Rp 3 triliun-Rp 4 triliun untuk subsidi transportasi umum. (Yoga)

Babak Baru Persaingan Dompet Digital

28 Jul 2023

JAKARTA - Persaingan industri dompet digital (e-wallet) memasuki babak baru. Kehadiran sistem pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dinilai membuat peta persaingan industri kian kompleks karena fitur pembayaran instan ini juga turut dikembangkan oleh perbankan. “Pada 1-2 tahun lalu, dompet digital hanya bersaing dengan sesama dompet digital. Tapi hari ini pesaing mereka bertambah, yaitu perbankan yang turut mengembangkan pembayaran QRIS,” ujar peneliti dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Nailul Huda, kepada Tempo, kemarin, 27 Juli 2023. Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia mencatat saat ini QRIS menjadi metode pembayaran terpopuler kedua setelah kartu debit di pedagang, atau menggeser kartu kredit yang berada di posisi ketiga. Bank Indonesia mencatat, sampai Februari 2023, jumlah pengguna QRIS mencapai 30,87 juta dan merchant QRIS sebanyak 24,9 juta. Nominal transaksi QRIS sebesar Rp 12,28 triliun, dengan volume transaksi 121,8 juta transaksi. Dompet digital pun terus berupaya mengembangkan pasarnya. Pada Rabu lalu, unit bisnis teknologi finansial GoTo, GoTo Financial, meluncurkan aplikasi GoPay secara mandiri atau terpisah dari ekosistem Gojek dan Tokopedia. Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan kemudahan akses finansial, terutama kepada mereka yang selama ini belum menggunakan layanan Gojek dan Tokopedia. Strategi GoTo Financial membuat GoPay sebagai aplikasi mandiri diperkirakan menambah sengit persaingan industri dompet digital. (Yetede)