Ekonomi
( 40707 )Reli Pasar Saham Berlanjut Pekan Ini
JAKARTA,ID-Indeks harga saham gabungan (IHSG) diproyeksikan melanjutkan reli pekan ini kisaran 6.836-6.930, ditopang sejumlah sentimen positif, seperti rilis laporan keuangan emiten semester I tahun dan penetapan suku bunga acuan di domestik dan diluar negeri yang sesuai ekspektasi, Namun, investor diminta mewaspadai aksi profit taking, mengingat indeks telah menguat dalam dua pekan terakhir. Pekan lalu, indeks naik 0,28% menembus level 6.900. Sepanjang 2023, indeks tumbuh 0,7%, setelah sebelumnya sempat turun 4%. CEO Edvisor.id Paska Putrantyo memprediksi indeks melanjutkan penguatan pekan ini dikisaran 6.836-6.968. Pergerakan indeks akan dibayangi oleh berbagai sentimen global, diantaranya penetapan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS), Federal Funds Rate (FFR), dan BI-7 Day Reserve Repo Rate (BI7DDR) pada pekan lalu yang sesuai ekspektasi. Selain itu, kinerja emiten kuartal II-2023 cukup solid dan direspons positif oleh pelaku pasar dalan dua pekan terakhir. "Ke depan, indeks manufaktur dan jasa serta data tenaga kerja AS akan menjadi sorotan public. Lantaran menjadi penentu The Fed dalam menaikkan suku bunga terakhir tahun ini. Terakhir, The Fed menaikkan FFR 25 bps menjadi berkisar 5,25-5,5% untuk meredam inflasi," ujar dia kepada Investaro Daily, akhir pekan lalu. (Yetede)
Apa Itu Barang Impor Cross Border dan Dampaknya bagi UMKM Indonesia
TRANSAKSI jual-beli online melalui platform e-commerce atau toko online semakin berkembang pesat di Indonesia. Kehadiran platform, seperti TikTok Shop dan Shopee, memungkinkan adanya barang impor cross border yang dikirim langsung dari luar negeri dengan harga lebih murah. Di sisi lain, praktik perdagangan cross border justru meresahkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) domestik. Lantas, apa yang dimaksud dengan barang impor cross border? Apa saja dampaknya bagi pelaku UMKM di Indonesia?Pengertian Cross Border: Praktik perdagangan lintas batas atau cross border trading adalah masuknya barang impor ke dalam wilayah suatu negara tanpa perlu proses pemeriksaan pabean. Barang impor cross border umumnya dipesan melalui platform e-commerce, lalu dikirimkan secara langsung ke konsumen oleh penjual dari luar negeri. Penjualan barang secara cross border mengemuka sejak masa pandemi Covid-19. Kala itu, barang impor yang dipasarkan di e-commerce masuk deras ke dalam negeri tanpa adanya kontribusi terhadap penerimaan negara. Pada waktu itu, sejumlah platform e-commerce menyediakan layanan perdagangan lintas batas langsung dengan harga yang lebih murah dari penjual asal Cina kepada konsumen di dalam negeri. (Yetede)
Membendung Serbuan Produk Impor
JAKARTA — Pemerintah segera menetapkan pembatasan harga minimum atau nominal barang impor cross border pada platform e-commerce, marketplace, dan social commerce. Pembatasan produk impor lintas batas di pasar daring dijalankan dengan menerapkan batas minimum harga untuk produk impor yang diperdagangkan yaitu US$ 100 atau sekitar Rp 1,5 juta. Kebijakan ini akan membuat harga produk impor yang masuk ke pasar daring tak akan memukul harga produk pelaku usaha mikro, kecil, menengah (UMKM), sehingga menghindari praktik predatory pricing yang dapat merugikan pelaku usaha lokal. “Nilai itu ditetapkan berdasarkan historis data produk impor yang dibeli masyarakat di platform e-commerce. Kami yakin produk dengan harga jual di bawah US$ 100 sudah banyak juga diproduksi oleh UMKM lokal dan kualitasnya juga tidak kalah mumpuni,” ujar Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM, Fiki Satari, kepada Tempo, kemarin. Dengan demikian, penjual asing tidak bisa lagi langsung menjual barangnya ke konsumen dalam negeri. Mereka memiliki opsi untuk memasukkan barang melalui mekanisme impor reguler bekerja sama dengan mitra pedagang di Indonesia, dan lebih dulu memenuhi perizinan berusaha hingga standardisasi produk. “Di antaranya mengurus izin usaha atau nomor induk berusaha (NIB), kemudian untuk produk tertentu ada SNI, sertifikasi halal, BPOM, juga penting untuk mencantumkan dari mana asal barang ini secara transparan," ucapnya. (Yetede)
Minim Dampak Lonjakan Suku Bunga AS
JAKARTA – Laju aliran modal asing ke Indonesia diperkirakan tak akan terpengaruh oleh lonjakan beruntun suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve atau The Fed. Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi, mengatakan beberapa indikator fundamental perekonomian di Tanah Air masih kokoh sehingga nyaris tak terganggu oleh sentimen global tersebut. Terlebih, Bank Indonesia sejauh ini belum mengikuti kebijakan anyar The Fed itu. "Selama pemerintah dan Bank Indonesia bisa menjaga tingkat inflasi, kondisi ekonomi kita masih baik serta terbilang aman," ujarnya kepada Tempo, kemarin, 30 Juli 2023. Rabu pekan lalu, masih dalam rangka untuk menanggulangi inflasi, The Fed kembali mengerek suku bunga acuan sebesar 25 basis point (bps) ke angka 5,25-5,5 persen. Posisi ini merupakan level tertinggi selama hampir dua dekade terakhir. Bila dihitung dengan keputusan anyar tersebut, berarti sudah 11 kali The Fed menaikkan tingkat suku bunga dana federal sejak Maret 2022. Tingkat suku bunga sudah melambung hingga 525 bps. Tak berhenti di situ, bank sentral Amerika masih membuka kemungkinan kenaikan yang lebih tinggi, tergantung perkembangan data ekonomi. (Yetede)
Saham Bank Lapis Dua dan Tiga Bisa Dilirik
Kinerja keuangan sejumlah emiten perbankan yang sahamnya masuk dalam kategori lapis dua dan tiga, cukup mengesankan sepanjang paruh pertama tahun 2023 ini. Namun, analis menilai sebagian besar saham bank pada kelompok tersebut belum cukup menarik untuk menjadi portofolio investor.
Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) misalnya, sukses membukukan laba bersih Rp 11,45 miliar pada semester pertama 2023, melesat 122% secara tahunan. Bank Capital Indonesia Tbk (BACA) mencetak pertumbuhan laba bersih 125% secara tahunan menjadi Rp 20,75 triliun.
Research Analyst
Infovesta Kapital Advisori Arjun Ajwani menilai, pertumbuhan kinerja tersebut akan banyak berpengaruh pada harga sahamnya. Sebabnya, saham bank-bank kategori lapis tiga tersebut kurang likuid dan tak menarik dikoleksi.
Laba bank-bank kecil tersebut masih minim walau tumbuhnya tinggi. Dia lebih menyarankan investasi di saham yang mapan yang mempunyai laba dan bisnis yang stabil dibanding bank bermodal minim dan belum punya ekspektasi pertumbuhan yang berkelanjutan.
Pilihan ”Anak Purnawaktu” di China
Lelah dengan pekerjaannya sebagai fotografer, Litsky Li (21) memutuskan berhenti bekerja, lalu pulang ke rumah orangtua dan ”bekerja” menjadi ”full-time children” atau ”anak purnawaktu”. Banyak anak muda di China yang menggeluti ”pekerjaan” ini. Bukan hanya karena ketidakpuasan pada pekerjaan atau kehidupan mereka, melainkan semata-mata karena tak kunjung mendapatkan pekerjaan. Nancy Chen (24), bekerja kepada orangtuanya setelah lamarannya ke instansi pemerintah provinsi tak juga tembus. Maklum, ia harus bersaing dengan 30.000 pelamar untuk tiga lowongan pekerjaan saja. Jika Li dan Chen bekerja dan dibayar orangtua mereka, Julie (29) justru tak mau dibayar. Ini jenis anak muda zaman sekarang yang berbeda lagi. Ia mau bekerja sebagai anak purnawaktu setelah merasa capek bekerja 16 jam setiap hari sebagai pengembang gim. Dengan pekerjaan sebelumnya itu, ia merasa hidupnya seperti zombi. Ia ingin istirahat sejenak dan hidup nyaman bersama orangtua.
Anak purnawaktu menjadi tren pekerjaan baru di kalangan anak muda China yang menganggur. Anak-anak berusia dewasa dipekerjakan orangtua mereka untuk melakukan pekerjaan rumah tangga, merawat keluarga, atau menemani orangtua melakukan apa saja secara purnawaktu (full-time). Li kini menghabiskan hari-harinya dengan berbelanja bahan makanan untuk keluarganya di kota Luoyang, Provinsi Henan, China tengah, dan merawat neneknya yang menderita demensia. Orangtua Li memberinya gaji 6.000 yuan (atau Rp 12,6 juta) per bulan, yang sudah masuk upah kelas menengah yang lumayan besar di daerahnya. ”Saya pilih bekerja di rumah karena tidak tahan dengan tekanan harus sekolah atau kerja. Saya tidak mau bersaing terus dengan orang lain.
Lebih baik hidup lebih santai (tangping atau lying flat) saja. Toh, saya tidak butuh pekerjaan dengan gaji tinggi atau kehidupan yang lebih baik,” kata Li, lulusan SMA, seperti dilaporkan CNN, Rabu (26/7). Tangping atau lying flat adalah frasa populer yang mengacu pada hidup lebih santai, simpel, dan tanpa harapan muluk-muluk. Fenomena ini muncul pertama kali di platform media sosial popular di China, Douban, pada akhir tahun lalu. Sebagian besar dari puluhan ribu anak muda di medsos itu mengaku tinggal kembali bersama orangtua karena tidak bisa mendapatkan pekerjaan. Di Douban, sekitar 4.000 orang mendiskusikan topik berkaitan dengan ”pekerjaan” sehari-hari sebagai ”anak purnawaktu”. Tren ini menyebar ke platform medsos lain, seperti Xiaohongshu, platform berbagi gaya hidup paling populer di kalangan anak muda China. Hingga kini ada 40.000 unggahan bertagar #FullTime-Children. (Yoga)
Menjadi ”Frugal” Tanpa Merana
Kebimbangan menjadi frugal, normal dirasakan siapa saja yang
berniat menjalaninya. Mengikis ragu, tiap orang bisa memulai laku hemat
berbeda. Frugal berarti berpola pikir membebaskan diri dari tekanan finansial. Tren
hidup frugal menggapai popularitasnya lagi selama pandemi Covid-19 melanda dan
setelah status wabah global itu dicabut. Dampak pagebluk yang menyebabkan banyak
aktivitas dan pekerjaan terhenti sampai saat ini. Banyak orang terpaksa hidup
kekurangan dan kian merana, terlebih jika telanjur berutang sana-sini demi
memenuhi kebutuhan hidup. Frugal kemudian menjadi tempat berpaling satu-satunya
bagi banyak orang untuk bertahan. Bagi sebagian orang di negara maju, berhemat
makanan antara lain berarti mengurangi konsumsi daging. Di negara berkembang,
bisa jadi sekadar nasi, sayur, kerupuk, dan gorengan.
Penghematan kemudian melebar ke berbagai hal, termasuk mengurangi penggunaan listrik, membatasi hingga menghentikan sementara pembelian pakaian baru, beralih memakai transportasi publik, menjual rumah untuk melunasi cicilan dan pindah ke tempat yang lebih kecil. Di Indonesia, terutama di perkotaan, dampak wabah korona ditandai dengan makin banyak pekerja informal. Fenomena badut jalanan, misalnya, sebagian di jalani oleh orang-orang yang mengalami PHK. Bagi mereka yang masih memiliki pekerjaan tetap, hidup hemat tetap menjadi pilihan, karena rata-rata belum ada peningkatan penghasilan signifikan meski pandemi dianggap telah berlalu dan aktivitas pekerjaan kembali normal. Frugal kemudian lebih melekat pada pola hidup pas-pasan dan semata strategi untuk bertahan. Fase hidup merana yang dipoles dengan nama ”hemat dan sederhana” demi membesarkan hati. Jika kondisi ekonomi normal atau menjadi lebih baik, ada kemungkinan pola hidup suka-suka bakal dijalankan kembali. (Yoga)
Memeluk Hegemoni NFT
Ketika Bentara Budaya bekerja sama dengan Galeri Astra membuka ruang inkubasi Lab NFT (Laboratorium Non-Fungible Token), Andre Tanama (41), akademisi ISI Yogyakarta, tertarik mengikutinya agar paham tentang seluk-beluk NFT. Lab NFT diluncurkan 26 September 2022 di Jakarta. Programnya dikemas dalam kelas tatap muka dan daring. Kelas perdana dimulai pada 28 Januari 2023 selama 2,5 bulan dengan 10 kali pertemuan. Dilanjutkan kelas kedua dengan jadwal serupa. Dari dua angkatan Lab NFT melahirkan 34 peserta yang terdiri dari 11 orang angkatan pertama dan 23 orang angkatan kedua.Tak hanya menyimak teori, tetapi langsung mempraktikkan dan berpameran. Terciptalah dua pameran NFT bertajuk Re-Identify di Bentara Budaya Jakarta (13-22 Juli 2023) dan Galeri Astra Jakarta (26-30 Juli 2023).
Pada pembukaan pameran Re-Identify di Galeri Astra, Rabu (26/7) tampak ingar-bingar peserta pameran menunjukkan karya masing-masing. Sri Rejeki, yang akrab disapa Eki yang berprofesi jurnalis memamerkan lima karya NFT dari digitalisasi foto dokumentasi pribadi selama menempuh perjalanan ke Iran 1–12 Juli 2023, dari foto Danau Maharloo yang berwarna merah jambu, gurun pasir, dan pertunjukan seni tradisi masyarakat Iran. Sebelum itu, Eki mengikuti kelas Lab NFT angkatan pertama dan kedua. Karya seni NFT tak hanya untuk menyalurkan ekspresi seni, tapi bisa mendapatkan sejumlah uang dari hasil penjualan karya seni digital tersebut. Pada hari pembukaan pameran, lima foto dokumentasi pribadi Eki itu laku sembilan edisi seharga masing-masing satu Tezos.Tezos ini mata uang kripto untuk produk NFT yang saat ini bernilai Rp 12.000. Eki mengunggah masing-masing karya dengan 50 edisi. Biasanya, harga per edisi berikutnya akan naik dibandingkan harga edisi pertama. (Yoga)
Pesawat Bantuan Tiba di Papua Tengah
Pesawat maskapai Reven Global Airtranspor yang membawa bantuan makanan berhasil mendarat di Bandar Udara Agandugume, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Sabtu (29/7). Masyarakat yang mengalami kelaparan karena bencana kekeringan menyambut gembira adanya bantuan pangan. Bupati Puncak Willem Wandik secara langsung membawa bantuan pangan dan sejumlah barang lain yang dibutuhkan masyarakat. Warga telah menanti di Bandara Agandugume sejak pagi. Pesawat jenis Grand Karavan yang dipiloti Kapten Ukum dan Kapten Putri tiga kali membawa bantuan ke Bandara Agandugume dalam rentang pukul 06.00 hingga 11.00 WIT. Total bantuan makanan yang dibawa pesawat Reven Global Airtranspor mencapai 1,1 ton dan satu drum BBM.
Pesawat Reven Global Airtranspor hanya bisa tiga kali terbang ke Bandara Agandugume karena kondisi cuaca yang berkabut. Bandara Agandugume berada di atas ketinggian sekitar 9.000 kaki atau 2.700 meter di atas permukaan laut. Willem mengatakan, pihaknya berhasil membawa bantuan pangan ke Bandara Agandugume dengan aman membuktikan bahwa informasi situasi Agandugume rawan gangguan keamanan tidaklah benar. Bantuan yang telah tiba itu akan dibagikan ke masyarakat Distrik Agandugume dan Lambewi yang terdampak bencana kekeringan. Dengan demikian, mereka tak perlu lagi berjalan kaki selama satu hingga dua hari ke Distrik Sinak demi mendapatkan bantuan makanan. Warga di Distrik Agandugume yang terdampak kelaparan mencapai 3.500 orang dan di Distrik Lambewi 4.000 orang. (Yoga)
Tanam Padi Sebelum El Nino
El Nino merupakan fenomena alam yang dapat menyebabkan cuaca ekstrem, seperti kekeringan yang berkepanjangan. Bagi petani padi, persiapan yang matang sebelum musim badai El Nino sangatlah penting untuk meminimalkan dampak buruk yang mungkin terjadi.Hal tersebut, misalnya, dilakukan para petani di Seta Asih, Bekasi, Jawa Barat. Mereka menanam lebih awal. Dari pembajakan sawah, pembibitan, penanaman, perawatan, hingga pengendalian hama. Menurut Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi, menjelang El Nino, diperkirakan masih ada hujan dalam beberapa waktu terakhir. Karena itu, menurut dia, masih ada kesempatan bagi para petani untuk menanam hingga panen. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









