;
Kategori

Teknologi

( 1193 )

Peningkatan Daya Saing Jadi Kunci Ekonomi Digital RI

16 May 2024

Peningkatan daya saing digital yang konsisten diyakini menjadi kunci  guna mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi digital di Tanah Air. Upaya peningkatannya dilakukan  dengan mempercepat pembangunan infrastruktur dan masuknya aktivitas  ekonomi ke ruang digital yang merata diseluruh wilayah  Indonesia. Sementara itu, Google memprediksi ekonomi digital nasional mencapai US$ 109 miliar tahun 2025 dan US$ 360 miliar pada 2030 dari pencapaian US$ 82 miliar tahun 2023. Sektor dan daya saing digital di Indonesia  terus mencatat peningkatan yang pesat. Terlepas dari pembangunan infrastruktur yang secara giat terus dicanangkan oleh pemerintah, para pemangku kepentingan juga turut berperan dalam menghadirkan program terkait literasi dalam ekonomi digital. Upaya-upaya tersebut dipercaya menjadi pondasi untuk mendorong peningkatan sektor digital di Indonesia. Dalam empat tahu  terakhir (2020-2023), East Ventures, perusahaan modal ventura (venture capital/VC) yang terbuka pada seluruh sektor  dan pelopor investasi startup di Indonesia, pun secara rutin memetakan daya saing digital di Indonesia yang dituangkan dalam laporan bertajuk East Ventures-Digital Competitivenes Index (EV-DCI). (Yetede)

Kemenkominfo dan IBM Hadirkan Inkubasi Startup

16 May 2024

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama IBM kembali membuka program pendaftaran inkubasi Startup Studia Indonesia (SSI). Kegiatan ini digelar bagi startup tahap awal yang tertarik untuk meningkatkan skala bisnis (Scale up) dan mengikuti pembinaan agar produk siap masuk ke pasar (product-product fit/PMF). Setelah sukses meluluskan 132 dari delapan batch sebelumnya, pada 2024 ini, proram SSI hadir dengan bendera  dan nama baru, yakni SSI X IBM, hasil kolaborasi dengan raksasa teknologi global IBM asal Amerika Serikat. Melalui program tersebut, tidak hanya bertujuan untuk membantu para founder strartup menjadi PMF, tetapi juga membuka peluang bagi startup untuk menjadi official build partner IBM dan mendapatkan eksposur  ke jajaran klien serta ekosistem IBM. Direktur Ekonomi Digital Kemenkominfo Boni Pujianto mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk selalu menghadirkan kurikulum pelatihan yang praktis, tepat guna dan sesuai kebutuhan para peserta startup. "Kolaborasi terbaru SSI dengan IBM diharapkan dapat membantu startup untuk mencapai PMF, menciptakan model finansial yang berkelanjutan, serta memiliki rencana yang solid dalam pencapaian profitabilitas," ungkap Boni. (Yetede)

Indonesia Didorong Masifkan Layanan 5G

15 May 2024

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan operator telekomunikasi kembali didorong untuk memasifkan layanan seluler generasi kelima (5G) di Tanah Air. Hal ini perlu dilakukan agar Indonesia tidak tertinggal, dapat mencapai potensi penuh 5G, dan menjawab berbagai kasus penggunaan (use case) dengan baik. Belum lagi, kemampuan monetisasi  layanan 5G juga baru akan bisa dilakukan seiring dengan perkembangan jaringan dan implementasi. Hingga saat ini, implementasi 5G di Indonesia masih menemui sejumlah tantangan yang cukup kompleks. Selain karena keterbatasan frekuensi khusus untuk layanan 5G, belum adanya penggerak utama (trigger)  dan aplikasi yang dapat memberikan keuntungan yang kompetitif sebagai pendorong pemintaan pasar (killer app) juga menjadi tantangan tersendiri. Indonesia sebenarnya sudah mulai mengimplementasikan layanan 5G sejak tahun 2021 hingga 2022. Namun, memasuki tahun 2023 hingga Mei 2024 ini, implementasinya mandeg. Saat ini, implementasinya baru dilakukan di sekitar 45 kota di Tanah Air dan lima tujuan wisata prioritas dengan jangkauan sangat terbatas oleh Telkomsel. (Yetede)

Pemerintah Bidik Pasar Semikonduktor Dunia

13 May 2024

Pendidikan mikroelektronik harus diperkuat agar Indonesia dapat mengambil pasar semikonduktor di tingkat global. Untuk itu, diperlukan penyediaan sumber daya manusia (SDM) yang bisa memiliki kompetensi untuk terlibat dalam pendidikan tentang mikroelectronic. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerangkan, pemerintah tengah menggencarkan pelaksanaan vokasi  sebagai upaya pengembangan SDM. "Kalau bicara semikonduktor kita bicara chip designe, kita bicara microelectronic. Oleh karena itu, pendidikan terkait microelectronic harus kuat di kita untuk mengambil  kembali semikonduktor," ujar dia. Airlangga mengatakan untuk pengembangan SDM pemerintah juga sudah menugaskan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) agar pembiayaan mahasiswa Indonesia yang akan menimba ilmu di luar negeri."Kalau pembiayaan SDM ke luar negeri kita punya LPDP, kami akan meminta LPDP untuk diberikan pembelajaran  khusus yang di prioritaskan termasuk digital dan microelectronic, karena itu akan mendorong pertumbuhan ekonomi," terang dia. (Yetede)

Negara Tetangga Lebih Memikat Investor

10 May 2024

Perusahaan-perusahaan teknologi besar, dari AS dan Eropa, yang ingin melakukan diversifikasi dari China, kini ramai berekspansi ke Asia Tenggara. Saat menjadi pembicara kunci di acara Microsoft Build: AI Day, Kamis (2/5) di Kuala Lumpur, Malaysia, Chairman dan CEO Microsoft Satya Nadella mengumumkan komitmen investasi 2,2 miliar USD ke Malaysia, untuk empat tahun mendatang dan dia sebut sebagai yang terbesar sepanjang 32 tahun operasionalisasi Microsoft di Malaysia. Komitmen investasi 2,2 miliar USD itu mencakup empat hal. Pertama, pembangunan infrastruktur komputasi awan dan kecerdasan buatan. Kedua, pelatihan keterampilan di bidang kecerdasan buatan bagi 200.000 warga Malaysia. Ketiga, pendirian pusat unggulan kecerdasan buatan dan peningkatan keamanan siber bersama Pemerintah Malaysia. Terakhir, dukungan untuk pertumbuhan komunitas pengembang Malaysia.

Saat mengunjungi Indonesia, masih dalam rangkaian acara Microsoft Build: AI Day, Selasa (30/4), di Jakarta, Nadella menyampaikan bahwa Microsoft akan menginvestasikan 1,7 miliar USD selama empat tahun ke depan untuk nfrastruktur cloud dan kecerdasan buatan, pelatihan keterampilan kecerdasan buatan bagi 840.000 orang Indonesia, dan dukungan untuk komunitas pengembang. Investasi yang terbesar sepanjang 29 tahun Microsoft hadir di Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, Asia Tenggara menjadi medan pertarungan industri teknologi bagi perusahaan teknologi raksasa dari negara Barat dan Timur. Laporan Policy Brief ASEAN Digital Community 2040 oleh Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA) 2023 menyebutkan, 80 % dari 440 juta pengguna internet di Asia Tenggara telah melakukan setidaknya satu pembelian daring dengan penetrasi internet sekitar 75 %. Hampir 70 % pengguna internet di beberapa AMS telah melakukan setidaknya satu pembelian daring.

Ketika persaingan antara AS dan China mengenai teknologi mutakhir dan pembatasan perdagangan semakin memanas, perusahaan-perusahaan teknologi besar, bahkan yang bergerak di sektor penting seperti semikonduktor dan kendaraan listrik, berupaya memperkuat rantai pasokan dan kemampuan produksi mereka di Asia Tenggara. Dengan pemerintahan yang stabil, banyaknya insinyur berbakat, dan infrastruktur teknologi canggih, Singapura telah lama menjadi rujukan bagi perusahaan teknologi dari Timur dan Barat. Mengutip The Investor Vafie Magazine, sejumlah perusahaan multinasional, di antaranya sektor teknologi semakin banyak menempatkan kantor pusat regional di Singapura demi penghematan dan mengejar peluang lebih luas. Reuters, pada Selasa (7/5), menuliskan, Amazon lewat bisnis komputasi awan AWS (Amazon Web Services) menyatakan komitmen investasi 8,8 miliar USD untuk durasi 2024-2028. CEO Apple Tim Cook saat berkunjung ke Singapura, bulan lalu, juga mengumumkan rencana investasi 250 juta USD.

Thailand dan Vietnam juga menjadi sasaran ekspansi investasi yang populer bagi perusahaan teknologi raksasa. Apple, misalnya, Nikkei Asia pada pekan lalu menuliskan, jumlah pemasok Apple yang beroperasi di Vietnam melonjak 40 % dari tahun lalu menjadi 35 %, sedang jumlah pemasok Apple di Thailand tumbuh sepertiga menjadi 24 pemasok. Wakil Menkominfo Nezar Patria, di sela-sela acara ThinkThank & Journalist Workshop: Accelerating Responsible AI Governance and Innovation with Copilot for Indonesia, Senin (6/5) mengakui bahwa salah satu faktor yang membuat perusahaan raksasa teknologi dari negara Barat dan Timur mau memperluas investasinya di Asia Tenggara ialah level adopsi teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Menurut dia, negara tetangga Indonesia, seperti Malaysia, sudah mempunyai level adopsi TIK yang lebih tinggi. ”Kita (Indonesia) masih di level awal,” ucapnya. (Yoga)


Lompatan Teknologi Antariksa China

07 May 2024

China selangkah lebih maju dalam penguasaan sains dan teknologi antariksa, ditandai eksplorasi sisi jauh Bulan yang belum dilakukan negara lain. Wahana penjelajah Chang’e diluncurkan dari Pusat Peluncuran Wenchang di Provinsi Hainan, China, pada Jumat (3/5) malam. Wahana tanpa awak seri Chang’e-6 diangkut roket Long March 5-YB dan direncanakan berada di Bulan selama 53 hari (Kompas.id, 3 Mei 2024). Eksplorasi pertama China ke Bulan dilakukan pada 2013 dengan Chang’e-3. Wahana antariksa China Chang’e-4 sukses mendarat di sisi belakang Bulan pada 3 Januari 2019. Pada 2020, China mengirim Chang’e-5 ke Bulan dan membawa sampel dari sana. China juga makin mengukuhkan diri sebagai pemain besar dalam bidang antariksa dengan menjadi negara kedua yang berhasil mendaratkan wahananya di permukaan Mars, Zhurong, pada 15 Mei 2021. Wahana tersebut mengirimkan sejumlah citra tanah Mars ke Bumi.

Sejalan dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi China tiga dekade terakhir, program pengembangan dan penguasaan teknologi antariksa China melaju pesat. Di luar pendaratan di Bulan dan Mars, China juga membangun stasiun ruang angkasa secara mandiri, Tiangong. Keberhasilan China mengeksplorasi dan mengambil sampel di sisi jauh Bulan tak lepas dari visi besar program keantariksaan negara itu yang didukung penuh pemerintah. Selain alokasi anggaran amat besar, dukungan politik pun kuat untuk membangun penguasaan sains dan teknologi antariksa. Media milik Pemerintah China senantiasa menginformasikan proyek ruang angkasa China untuk mendukung pembaruan nasional karena potensi ekonomi masa depan ada di ruang angkasa. China mempersiapkan program ruang angkasanya di semua lini dan mengatasi ketertinggalannya dengan cepat.

Penguasaan sains dan teknologi,termasuk bidang antariksa, menjadi landasan penting suatu negara agar  berdaya saing global. Dalam indeks inovasi global 2023, China menempati urutan ke-12 negara dan perekonomian paling inovatif dengan jumlah kluster sains dan teknologi terbesar di dunia yang dipengaruhi mutu pendidikan. Berdasarkan skor PISA 2022, China menempati urutan kedua nilai tertinggi pada semua mata pelajaran setelah Singapura. Skor PISA mengukur pengetahuan dan kemampuan siswa berusia 15 tahun bidang literasi, numerasi, dan sains, diikuti 81 negara. Belajar dari China, ketertinggalan Indonesia di segala bidang, terutama sains dan teknologi, bisa dikejar dengan memacu pembangunan bidang pendidikan dan ekonomi. Hal ini membutuhkan komitmen tinggi pemerintah membangun negara yang kuat dalam penguasaan sains dan teknologi. (Yoga)


Kecerdasan Buatan Akan Diatur lewat Perpres

07 May 2024

Pemerintah berencana mengeluarkan Perpres dan Peraturan menteri terkait tata kelola kecerdasan buatan. Rencana ini diharapkan selesai sebelum pergantian rezim pemerintahan. Sebelumnya, Kemenkominfo telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Menkominfo No 9 Tahun 2023 tentang Etika Kecerdasan Artifisial. Waktu pengundangannya adalah 19 Desember 2023. ”Persiapan menyusun peraturan setingkat Permenkominfo ataupun Perpres terkait tata kelola kecerdasan buatan sedang berjalan. Ketika draf tuntas, kami akan mengundang pelaku industri teknologi dan akademisi, sama prosesnya ketika SE Menkominfo No 9/2023,” ujar Wakil Menkominfo Nezar Patria, Senin (6/5) di Jakarta.

Nezar mengatakan, Permenkominfo ataupun Perpres terkait tata kelola kecerdasan buatan diharapkan bisa ditetapkan sebelum ganti pemerintahan. Setelah peraturan itu keluar, akan dibahas tata kelola kecerdasan buatan dalam wujud undang-undang. ”Tentu, substansi Permenkominfo ataupun Perpres tata kelola kecerdasan buatan akan lebih memiliki daya ikat kepada pelaku industri teknologi dibandingkan SE Menkominfo No 9/2023. Draf berisi definisi yang lebih detail dan ketentuan hukum pengembangan dan pemanfaatan kecerdasan buatan,” katanya. Menurut Nezar, di tingkat ASEAN, Indonesia termasuk yang terdepan karena akan mengeluarkan peraturan, bukan surat edaran pedoman, yang khusus mengatur kecerdasan buatan. (Yoga)


Investasi Infrastruktur dan SDM Kunci Indonesia Kuasai AI

07 May 2024

Investasi pada pemerataan akses infrastruktur digital dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) dalam penguasaan teknologi informatika dan komunikasi (TIK) diyakini menjadi kunci Indonesia agar bisa menguasai dan mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelegence/AI). Sebab, untuk di kasawan Asia Tenggara saja, Indonesia saat ini sudah tertinggal jauh dalam pengembangan AI dibandingkan negara Malaysia dan Vietnam. Indonesia perlu mempersiapkan infrastruktur digital yang lebih merata dan memadai yang ditopang dengan SDM yang andal, sehingga kehadiran AI tidak menjadi ancaman dan merugikan. Indonesiapun diharapkan bisa mengoptimalkan potensi untuk menciptakan lebih banyak manfaat AI di berbagai bidang kehidupan, menciptakan banyak pekerjaan dan mengekspor produk AI, serta tidak hanya menjadi pasar. Harapan lainnya, kehadiran AI tidak memangkas tenaga kerja di Indonesia. Meskipun, riset World Economic Forum menyebutkan bahwa 94 jutaan tenaga kerja di dunia akan terpangkas oleh AI. Namun kehadiran AI juga bisa  menciptakan peluang 87 juta lapangan kerja baru. (Yetede)

Bagaimana Starlink Menguasai Menguasai Bisnis Internet Global

07 May 2024

BERAWAL dari peluncuran 60 satelit pada 23 Mei 2019, Starlink terus mengembangkan jaringannya hingga kini mencapai 5.402 satelit. Anak usaha SpaceX milik Elon Musk ini diperkirakan bernilai sekitar US$ 150 miliar dan menjadi salah satu perusahaan swasta paling berharga di dunia. "Bisnis Starlink sedang naik. Per September 2023 dikabarkan ada 2 juta pengguna," kata Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute Heru Sutadi kepada Tempo, Senin, 6 Mei 2024.

SpaceX mulai mengembangkan Starlink pada 2015 dengan berfokus pada upaya memperpendek jarak antara satelit dan bumi. Pada Januari 2015, SpaceX memperkenalkan Starlink kepada publik bersamaan dengan pembukaan fasilitas pengembangan satelit SpaceX di Redmond, Washington. Dalam peluncuran perdana, SpaceX melepaskan satelit Internet Starlink menggunakan roket Falcon 9 dari Stasiun Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat. SpaceX membutuhkan beberapa kali percobaan hingga akhirnya berhasil meluncurkan 60 satelit pertama. Proyek ini disebut-sebut menelan biaya US$ 10 miliar.

Perusahaan itu mengklaim entitasnya sebagai korporasi pertama yang memiliki konstelasi satelit orbit bumi rendah atau low earth orbit (LEO) untuk menyediakan akses Internet berkecepatan tinggi dan latensi rendah di seluruh dunia. Starlink memiliki konstelasi ribuan satelit yang mengorbit lebih dekat ke bumi, yakni pada jarak sekitar 550 kilometer. Sementara itu, satelit geostasioner biasanya berada pada jarak 35 ribu kilometer. Karena satelit Starlink berada di orbit rendah, latensi atau waktu perjalanan paket data bolak-balik dari perangkat pengguna ke satelit jauh lebih rendah, yaitu sekitar 25 milidetik. Sedangkan latensi satelit geostasioner sekitar 600 milidetik. (Yetede)

2029, Pasar Gim Indonesia Tembus US$ 5,5 Miliar

06 May 2024

Total nilai pasar permainan pada perangkat elektronik  dan komputer (gim) Tanah Air diproyeksikan berpotensi mencapai US$ 5,5 miliar pada 2029 dari tahun 2024 masih US$ 3,7 miliar. Pasar gim punya tingkat pertumbuhan tahunan (compound annual growth rate/CAGR) 8,45% pada rentang lima tahun ke depan (2024-2029). Pertumbuhan terutama ditopang oleh tren terus meningkatnya minat pada kaum muda  yang suka bermain gim dan produk yang makin variatif. Statista, lembaga riset dan pemeringkat berbagai sektor industri, menyampaikan, pasar gim di indonesia terus berkembang dan mengalami lonjakan popularitas karena terutama ditopang oleh pertumbuhan gim yang dimainkan di perangkat seluler/mobile (smartphone, tablet, dan laptop) serta makin banyaknya pengembang lokal yang mencipatkan gim inovatif yang relevan dengan budaya dan kebutuhan gamer lokal. (Yetede)