;
Kategori

Teknologi

( 1193 )

Pembangunan Rumah dengan ”Printer” Mulai Dikenalkan

24 May 2024

Teknologi konstruksi bangunan dengan metode cetak atau printer tiga dimensi mulai diperkenalkan di Indonesia. Teknologi konstruksi itu diklaim mampu membangun rumah sederhana dalam waktu 5 hari disertai efisiensi tenaga kerja hingga 35 %. PT Modula Tiga Dimensi, perusahaan patungan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) dan Cobod International asal Denmark, mulai menggarap industri konstruksi cetak tiga dimensi atau 3D contruction printing (3DCP). Pembuatan dinding bangunan dengan menggunakan printer itu diklaim bisa menghemat waktu pembangunan, tenaga kerja, serta penggunaan material lebih ramah lingkungan.

Direktur Operasional PT Modula Tiga Dimensi (Modula) Debiyarto Imran mengemukakan, konstruksi cetak tiga dimensi merupakan teknologi disruptif di bidang konstruksi bangunan. Pendirian bangunan, seperti rumah, gedung, ataupun jembatan, dibuat dengan mekanisme printer. Alih-alih pembuatan dinding bangunan dengan memasang bata, maka pengerjaan dinding kini cukup dicetak dengan printer. Penggunaan teknologi konstruksi cetak tiga dimensi itu dinilai menghemat waktu pembangunan rumah. Sebagai ilustrasi, jika pemasangan bata untuk hunian berukuran 45 meter persegi (tipe 45) membutuhkan waktu 1,5 bulan, dengan mekanisme printer tersebut cukup selesai dalam lima hari.

”Kami bermitra dengan Cobod International. Kami mendatangkan unit printer sehingga kami mengklaim sebagai pionir dalam industri 3D construction printing. Penggunaan (teknologi) ini sudah bergerak di negara-negara maju sehingga trennya ke sana,” ujar Debiyarto, Kamis (23/5). Selain Cobod International, perusahaan lain yang menerapkan teknologi cetak tiga dimensi itu, antara lain, Black Buffalo 3D serta Icon asal AS, Cybe 3D dari Belanda, dan Apis Cor 3D dari Rusia. Cobod International, telah memiliki mesin printer untuk penerapan konstruksi cetak tiga dimensi sebanyak 80 unit di seluruh dunia. (Yoga)


Kisah Rantai Pasok dan Tekor Biaya Jasa Logistik RI

24 May 2024

Rantai pasok dan logistik dunia kian menantang dan mengkhawatirkan akibat friendshoring dan perubahan iklim. Di sisi lain, ketergantungan Indonesia terhadap jasa transportasi barang ekspor dan impor asing cukup besar sehingga defisit neraca jasa sektor itu semakin melebar. Dalam tujuh tahun terakhir, 2018-2024, rantai pasok dan logistik global tertekan akibat gempuran beruntun sejumlah persoalan. Dimulai dari perang dagang AS-China, pandemi Covid-19, hingga perang Rusia-Ukraina, dan konflik di Timur Tengah. Konflik geoekonomi dan geopolitik memunculkan friendshoring dan nearshoring. Dua kubu yang terlibat konflik memindahkan perdagangan dan investasi, ke negara-negara yang memiliki kesamaan pandangan politik-ekonomi (friendshoring) maupun ke negara tetangga atau wilayah terdekat (nearshoring).

Ketegangan geopolitik memecah belah perdagangan global. Peta rantai pasok dunia dan sebagian rute logistik barang ekspor dan impor dunia akan bergeser. Di samping itu, dampak perubahan iklim terhadap kedua sektor tersebut semakin nyata. Musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino menyebabkan Danau Gatun, sumber air Terusan Panama, susut. Jumlah kapal yang melalui jalan pintas Benua Amerika itu dibatasi. ”Forum Rantai Pasok Global (GSCF) PBB menjadi bukti tekad kolektif kami untuk mengatasi tantangan-tantangan itu secara langsung,” kata Wakil Sekjen PBB Amina J Mohammed saat membuka GSCF Ke-1 di Barbados, Selasa (21/5) waktu setempat.

GSCF Ke-1 digelar Konferensi Perdagangan dan Pembangunan PBB (UNCTAD) di Barbados pada 21-24 Mei 2024. Forum tersebut mempertemukan para pemimpin industri, pembuat kebijakan, dan pakar dari seluruh dunia untuk mendiskusikan dan mengatasi tantangan dan peluang dalam manajemen rantai pasok global. Amina meminta agar setiap negara berkolaborasi mengatasi sejumlah tantangan, dimulai dari merencanakan strategi hingga menelurkan kebijakan mitigasi meredam dampak fragmentasi perdagangan dan investasi global tidak semakin meluas. Disrupsi rantai pasok dan logistik dunia juga berpengaruh ke Indonesia. Di era Covid-19, eksportir dan importir RI kesulitan mendapatkan kontainer, mengalami keterlambatan bahkan pembatalan pengiriman, dan menanggung biaya logistik yang melambung tinggi.

Saat perang Rusia-Ukraina dan konflik Timur Tengah meletus, impor pupuk dan bahan baku pupuk serta gandum terganggu, dimana negara produsen tidak dapat mengekspor komoditasnya dan pengalihan rute pelayaran ke jalur yang lebih aman meski jarak tempuh semakin panjang, yang membuat para importir komoditas terkait mengalihkan sumber impor ke negara lain. Mereka juga mengalami keterlambatan pengiriman barang serta menanggung biaya logistik yang tinggi. Konflik di Laut Merah, menyebabkan impor bahan baku pupuk PT Pupuk Indonesia (Persero) terlambat. Perusahaan itu juga me- nanggung biaya pengiriman yang lebih tinggi (Kompas, 21/3/2024). Di tengah banyaknya PR logistik nasional, kondisi tersebut semakin membebani eksportir dan importir. Ditambah tertekannya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS, yang menimbulkan biaya tambahan bagi mereka. (Yoga)


Pro-Kontra Starlink di RI

24 May 2024

Layanan internet berbasis satelit orbit rendah, Starlink, resmi diperjualbelikan di pasar ritel Indonesia. Miliarder Elon Musk selaku pemilik usaha, secara tertulis, mengumumkan di X pada 19 Mei 2024 bersamaan dengan kunjungannya ke Forum Air Sedunia di Bali, Indonesia. ”Honored to launch @starlink in Indonesia!” Tidak lama setelah pengumuman resmi peluncuran Starlink di pasar ritel Indonesia itu, pro-kontra di kalangan pelaku industri telekomunikasi dan warganet mengemuka, menyangkut berbagai topik, dari topik ketepatan fungsi Starlink, potensi jaringan internet mandiri RT/RW Net ilegal, hingga isu ancaman kedaulatan negara.

Ketua Bidang Rekumtel Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) Johny Siswadi, Rabu (22/5) di Jakarta, berpendapat, layanan internet berbasis satelit orbit rendah yang ditawarkan Starlink cocok untuk masyarakat dan lembaga layanan publik di wilayah terpencil yang susah dapat sambungan kabel jaringan telekomunikasi. Misalnya, wilayah yang masuk kategori pelayanan universal atau universal service obligation (USO). ”Kalau hanya mengandalkan penyedia jasa internet (ISP) terestrial (kabel), pembangunan akses internet seluruhnya akan lambat ,” ujarnya.

Johny menilai, harga pemasangan dan berlangganan Starlink terlalu tinggi bagi masyarakat di wilayah terpencil. Harga perangkat instalasi Rp 7,8 juta, pengiriman dan handling Rp 345.000, serta harga jasa per bulan sebesar Rp 750.000. Keberadaan Starlink versus operator telekomunikasi seluler memiliki level kondisi yang berbeda, baik dari sisi harga maupun kualitas layanan. Satelit Starlink dapat menjadi komplementer bagi operator telekomunikasi seluler yang ingin memperluas layanan. ”Starlink dapat dijadikan ’pemancar langit’ yang menjangkau wilayah pelanggan dengan cepat,” katanya.

Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Muhammad Arif Angga mengatakan, Starlink diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan internet berkualitas dan terjangkau di daerah-daerah yang sebelumnya sulit terhubung sehingga memberikan kontribusi positif bagi pembangunan ekonomi daerah. Karena itu, APJII mendorong Starlink bekerja sama dengan para ISP lokal supaya sama-sama tumbuh bisnisnya. Dorongan ini akhirnya terwujud lewat nota kesepahaman APJII dengan PT Starlink Services Indonesia, badan hukum Starlink di Indonesia. (Yoga)


Presiden Ajak Elon Musk Investasi di Indonesia

21 May 2024

Presiden Jokowi bertemu CEO SpaceX dan Tesla Elon Musk di sela-sela KTT Ke-10 Forum Air Sedunia, Senin (20/5) di Bali International Convention Center, Kabupaten Badung, Bali. Miliarder itu pun diajak mengembangkan investasinya di Indonesia. Presiden Jokowi mengapresiasi keikutsertaannya sebagai pembicara di forum tersebut dan membahas pentingnya pengelolaan air serta terkait mulai masuknya layanan internet berbasis satelit, Starlink. Presiden Jokowi berharap Starlink dapat bersinergi dengan penyedia internet di Indonesia untuk menyediakan akses internet yang terjangkau, mengutamakan perlindungan konsumen, serta memberikan harga yang lebih murah untuk penggunaan layanan publik, termasuk di puskesmas hingga sekolah terpencil di Indonesia.

Elon Musk menyatakan merasa terhormat bisa berpartisipasi dalam forum tersebut dan merasa senang bisa berada di Bali. ”Kami berharap dapat menyediakan konektivitas Starlink untuk mendukung fasilitas pendidikan dan kesehatan di Indonesia,” katanya kepada Presiden Jokowi. Starlink resmi diluncurkan di Bali, Minggu (19/5). Musk pun hadir di Puskesmas Pembantu Sumerta Kelod, Denpasar, untuk melihat uji coba layanan Starlink bersama Menkominfo Budi Arie Setiadi dan Menkes Budi Gunadi Sadikin. Selain itu, layanan internet dengan satelit orbit rendah ini juga mulai dipasang di Ibu Kota Nusantara.

Pemasangan disediakan Tony Blair Institute for Global Change untuk mendukung operasional pembangunan IKN, aktivitas ekonomi, dan pelayanan publik bagi masyarakat. Presiden menjelaskan bahwa Indonesia sedang mempercepat transformasi digital nasional. Karena itu, Presiden mengundang Musk untuk mengembangkan investasinya di Indonesia, yang mencakup perusahaan-perusahaan seperti SpaceX, Tesla, Neuralink, dan Boring. ”Pak Musk, Indonesia saat ini sedang menjalani percepatan transformasi digital nasional dan membuka banyak potensi investasi di sektor infrastruktur, teknologi pemerintahan, ekonomi digital, dan masyarakat digital. Oleh karena itu, kami mengapresiasi dan terus mendorong pengembangan investasi perusahaan SpaceX, Tesla, Neuralink, dan Boring di Indonesia,” tutur Presiden. (Yoga)


Presiden Dorong Starlink Berkolaborasi Dengan ISP Lokal

21 May 2024
Presiden Jokowi bertemu dengan CEO SpaceX dan Tesla Elon Musk di sela Konferensi Tingkat  Tinggi World Water Forum (KTT WWF) ke-10 di Bali International Contivention Center (BICC), Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Senin (20/5/2024). Presiden meminta Elon Musk agar mendorong kolaborasi Starlink dengan ISP dan operator telko lokal, akselerasi transformasi digital, hingga pengembangan investasi di Indonesia. Terkait dengan Starlink, penyedia layanan internet berbasis satelit bagian dari SpaceX yang mulai resmi beroperasi di Tanah Air sejak Minggu (19/05/2024), Presiden Jokowi berharap Starlink dapat bersinergi dengan penyedia internet (internet  service provider/ISP) dan operator telekomunikasi (telko) yang telah terlebih dahulu beroperasi di Indonesia. Hal ini sangat didorong oleh Presiden  untuk penyedia akses internet yang lebih terjangkau, mengutamakan perlindungan konsumen, memberikan harga yang lebih murah untuk penggunaan layanan public, termasuk dilayanan kesehatan/puskesmas hingga wilayah terpencil (tertinggal, terdepan, dan terluar/3T) Tanah Air. (Yetede)

Market Share Domain .id Telah Capai 41,79%

21 May 2024
Penguasaan Pasar (Market share) nama domain asli Indonesia.id di Tanah Air telah mencapai 41,79% pada akhir 2023 dan terus berkembang sejak diperkenalkan tahun 2005. Persentasi market share tersebut hanya kalah dari nama domain .com asal Amerika Serikat yang telah mencapai 44,74%. Artinya, pemanfaatan nama domain .id makin kuat dan sudah menyaingi nama domain .com. Sebagai pengelola, Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi) menargetkan domain.id tembus 1,2 juta pada kahir 2024, bertambah 249 ribu (26,18%) dari pencapaian 951 ribu akhir tahun 2023. Target tersebut akan dikejar dengan berbagai program kegiatan, diantaranya melalui sosialisasi dan literasi digital kepada masyarakat Indonesia. Ketua Pandi John Sihar Simanjuntak  mengatakan, untuk perluasan pasar, startegi pemasaran nama  domain .id perlu disusun. Salah satu yang dilakukan perlu adanya riset untuk mengindetifikasi serta memahami pasar nama domain.id di Indonesia. (Yetede)

Plus Minus Hadirnya Starlink

21 May 2024
Baru saja hadir di Indonesia, Starlink sudah berancang-ancang memainkan peran penting dalam penyediaan akses Internet. Perusahaan milik Elon Musk ini mengantongi kerja sama dengan Kementerian Kesehatan untuk digitalisasi pusat kesehatan masyarakat (puskesmas).  Anak usaha SpaceX tersebut bakal menyediakan akses Internet bagi 745 puskesmas pada tahap awal. Tahap selanjutnya, Starlink bakal menjangkau 1.475 puskesmas yang sebelumnya sudah terhubung dengan Internet VSAT, tapi mengalami banyak kendala. 

Pemerintah memilih Starlink karena mempertimbangkan jangkauannya. Perusahaan itu menawarkan Internet berbasis satelit yang mengorbit tak terlalu jauh dari bumi, sekitar 550 kilometer atau dikenal dengan low earth orbit. Hingga 8 November 2023, Starlink  sudah meluncurkan 5.420 satelit ke angkasa.  Ketua Umum Ikatan Konsultan Teknologi Informasi Indonesia, Teddy Sukardi, mengatakan satelit Starlink, yang membentuk konstelasi, mempunyai nilai plus. Mereka bisa menjangkau wilayah yang belum dilalui kabel serat optik. Sementara itu, posisinya yang dekat dengan bumi memungkinkan layanan Internet dengan latensi atau waktu tempuh data dari perangkat pengguna ke satelit dan sebaliknya yang rendah. 

Layanan itu cocok bagi target Kementerian Kesehatan. Menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, sebanyak 2.220 puskesmas membutuhkan Internet. "Diharapkan mereka dapat mengakses Internet yang layak sehingga layanannya tidak akan berbeda dengan puskesmas di perkotaan," ujarnya setelah menyaksikan uji coba layanan Starlink di tiga fasilitas layanan kesehatan menunjukkan hasil memuaskan. (Yetede)

Mengapa Akses Internet Tak Merata

21 May 2024
ANAK usaha SpaceX milik Elon Musk, Starlink, resmi diluncurkan pada Ahad, 19 Mei 2024. Melalui kolaborasi dengan Kementerian Kesehatan, Starlink bakal memfasilitasi layanan Internet di pusat kesehatan masyarakat atau puskesmas di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T. Selama ini, daerah 3T relatif minim terjangkau Internet. Berdasarkan survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) yang dirilis pada Januari 2024, jumlah pengguna Internet Indonesia terus meningkat, tapi masih terpusat di perkotaan.

APJII mencatat jumlah pengguna Internet di Indonesia pada 2024 mencapai 221,5 juta jiwa. Dengan total populasi 278,6 juta jiwa pada 2023, tingkat penetrasi Internet di Indonesia menyentuh angka 79,5 persen atau naik 1,4 persen dibanding pada tahun lalu. Namun 69,5 persennya masih terpusat di daerah urban dengan kontribusi terbesar di Pulau Jawa, yaitu 57,82 persen. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik pada 2023, pengguna Internet di daerah perdesaan hanya mencapai 55,92 persen. Artinya, 44,08 persen dari populasi perdesaan masih belum menggunakan layanan Internet. Ketidakseimbangan ini menunjukkan adanya kesenjangan infrastruktur yang signifikan. Dengan demikian, perlu diatasi untuk mencapai inklusi digital yang universal di Indonesia.

Dibanding negara tetangga, Indonesia juga tertinggal. Akses Internet di Brunei Darussalam, misalnya, tercatat mencapai 99 persen, disusul Malaysia 97,4 persen, Singapura 96 persen, dan Thailand 88 persen. Selain soal akses, kecepatan Internet di Indonesia masih rendah. Indonesia berada di peringkat ke-9 dari 11 negara di ASEAN dalam soal kecepatan Internet. Berdasarkan data per Desember 2023, kecepatan Internet mobile Indonesia hanya 24,96 megabit per detik (Mbps). Sedangkan untuk jaringan fix broadband 27,87 Mbps. Jauh dibanding Filipina yang 55 Mbps ataupun Singapura dengan 208 Mbps. (Yetede)

Pemerintah Minta Starlink Buka Kantor di Indonesia

20 May 2024

Meskipun telah meluncurkan layanannya di Bali dan Maluku, pemerintah meminta Starlink, salah satu lini bisnis SpaceX, untuk membuka kantor di Indonesia, untuk perlindungan data pribadi, layanan konsumen, serta penerimaan negara. ”Kalau pusat operasional jaringan (network operation center/NOC)-nya tidak ada di sini, Starlink bisa dimanfaatkan untuk main judi daring dan pornografi. Saya tidak mau mereka over the top dan tidak ada tanggung jawabnya ke kita. Ini berbahaya karena ada risiko data kita diambil,” kata Menkominfo Budi Arie Setiadi di sela konferensi pers dalam rangkaian Forum Air Sedunia Ke-10 yang diadakan di Bali Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, Bali, Minggu (19/5). Budi Arie menegaskan, keberadaan NOC di Indonesia membuat UU No 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi berlaku bagi Starlink.

Tak ada keistimewaan bagi Starlink karena pemerintah juga mewajibkan perusahaan itu membayar pajak, seperti PPh dan PPN. NOC di Indonesia juga krusial bagi pelayanan konsumen. Starlink, lanjut Budi Arie, telah mengantongi izin stasiun radio (ISR) dan memenuhi uji laik operasi (ULO). Saat ditanya terkait tenggat bagi Starlink membuka kantor di Indonesia, dia menjawab akan mengevaluasi secara berkala. Dia juga mempertimbangkan layanan Starlink yang tidak berbasis kabel penting untuk memberikan akses internet bagi daerah terluar, terdepan, dan tertinggal, serta wilayah kepulauan. Pada Minggu, pukul 16.45 Wita, CEO SpaceX Elon Musk hadir di Puskesmas Pembantu Sumerta Kelod, Denpasar.

Mengenakan kemeja batik berwarna hijau dan berkalung ronce bunga kamboja, dia didampingi Budi Arie serta Menkes Budi Gunadi Sadikin untuk menyaksikan uji coba layanan Starlink di puskesmas tersebut. Saat uji coba berlangsung, sambungan konferensi video dengan puskesmas pembantu di Klungkung, Bali, tersendat setidaknya dua kali. Elon mengatakan, penyediaan jaringan komunikasi dapat menyelamatkan nyawa, khususnya di klinik-klinik yang berada di area terpencil. ”Konektivitas internet dapat menjadi life changer, bahkan life saver,” ujarnya. Berdasarkan laman resmi Starlink, biaya langganan layanan internet untuk area tempat tinggal dipatok Rp 750.000 per bulan dan pemasangan perangkat keras senilai Rp 7,8 juta. Bagi pelaku bisnis, Starlink menawarkan layanan internet dengan tarif langganan Rp 1,1 juta per bulan dan jasa pemasangan Rp 7,8 juta. (Yoga)


Technology Decoupling dan Freindshoring

20 May 2024
Fenomena tecnology decoupling dan friendshoring bisa berpeluang mengakselerasi  industrialisasi  dan pertumbuhan ekonomi bagi Indonesia. Untuk itu,  Indonesia perlu menggali peluang perdagangan dari kedua fenomena itu. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W Kamdani, Indonesia bisa mengambil peluang bila bisa melakukan perubahan-perubahan yang diperlukan untuk menarik investor-investor nilai global atau global value chains (GVC) ke Indonesia. "Indonesia pun sebenarnya negara yang cukup diperhitungkan sebagai calon tujuan decoupling & frienshoring," ucap dia kepada Investor Daily. Decoupling mengacu pada praktik memisahkan atau mengurangi ketergantungan pada rantai pasok global. Di sisi lain, friendshoring mencerminkan kecenderungan beberapa negara  untuk mengurangi ketergantungan pada negara-negara yang dianggap sebagai potensial ancaman atau pesaing. "ini seharusnya menjadi pemicu kita untuk terus membenahi diri dan lebih fokus meningkatkan daya saing komparatif Indonesia dengan benchmark  pengara pesaing kita saat ini," kata dia. (Yetede)