;
Kategori

Lingkungan Hidup

( 5781 )

KETIDAKPASTIAN GLOBAL : KETERSEDIAAN PANGAN DIJAMIN

17 Oct 2022

Pemerintah meminta seluruh pihak saling mendukung dalam menciptakan ekosistem pertanian produktif di tengah ancaman krisis pangan akibat situasi global yang tak menentu. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan ekosistem pertanian produktif bertujuan untuk menjamin ketersediaan pangan bagi seluruh rakyat. Selama 3 tahun terakhir, menurutnya, Indonesia berhasil mencukupi sendiri kebutuhan pangan terutama beras. Hal itu juga diakui oleh Organisasi Pangan dan Pertanian (Food and Agriculture Organization/FAO) karena Indonesia menjadi contoh pengelolaan ketahanan pangan. “Tapi tidak boleh berhenti di sini. Pangan harus tersedia terus bagi rakyat,” katanya, Minggu (16/10). Syahrul yang juga menjabat Ketua G20 Pertanian menyerukan untuk penguatan kolaborasi dan dukungan kuat bagi petani di dunia. Kondisi dunia yang sedang tidak dalam kondisi baik, imbuhnya, menuntut semua pihak untuk bergandeng tangan demi kecukupan pangan dunia. “Sebagai Ketua G20 bidang pertanian, Indonesia mengajak soliditas untuk kecukupan pangan dunia,” tegas Mentan. Sejauh ini, FAO telah memberikan peringatan bahwa banyak negara yang akan menghadapi kerawanan pangan. Bahkan ada lima negara yang FAO catat dengan total 970.000 orang akan menghadapi kelaparan.


DAMPAK KENAIKAN HARGA BBM : KOMPETISI ANTAR-SPBU KIAN KETAT

17 Oct 2022

Kenaikan harga BBM bulan lalu membuat harga produk Pertamina dan non-Pertamina makin kompetitif. Perkembangan ini juga menumbuhkan minat ekspansi stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta. Presiden Direktur dan Country Chair Shell Indonesia Ingrid Siburian mengatakan penyesuaian harga BBM oleh Pertamina cukup berpengaruh terhadap peningkatan penjualan BBM Shell. “Ada tren positif dari penyesuaian harga itu [BBM Pertamina] karena dilihat dari meningkatnya volume kendaraan yang datang ke SPBU kami. Tapi, ini kan masih baru, September lalu. Jadi, kalau ditanya dampaknya secara menyeluruh, kami perlu monitor dulu,” katanya di sela-sela kegiatan Shell Eco-Marathon 2022 di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (15/10). Ingrid mengatakan, dalam menetapkan harga jual BBM, Shell menggunakan sejumlah faktor dan indikator, salah satunya harga minyak mentah di pasar global melalui mean oil platt Singapore (MOPS) yang merupakan harga rerata transaksi jual beli pada bursa minyak di Singapura. Selisih harga BBM Pertamina dan non-Pertamina yang menyempit juga dipandang PT Aneka Petroindo Raya atau BP-AKR --perusahaan patungan BP dengan PT AKR Corporindo Tbk. sebagai peluang yang kian lebar bagi pasar BBM berkualitas di Indonesia. Marketing Director & Global Brand Lead bp Vanda Laura mengatakan BP-AKR bakal terus mengembangkan jaringan SPBU secara bertahap seiring dengan prospek pasar yang masih positif ke depan.


PENGURANGAN EMISI KARBON : Shell Siapkan Lebih Banyak Sumber Energi

15 Oct 2022

Shell berkomitmen untuk menyediakan lebih banyak pilihan energi, selain bahan bakar minyak atau BBM di stasiun pengisian bahan bakar umum miliknya untuk mendukung langkah pemerintah mengurangi emisi karbon. Dian Kusumadewi, Vice President Marketing Mobility Shell Indonesia, mengatakan bahwa transisi energi harus dilakukan secara bertahap. Hal tersebut membuat Shell berinisiatif untuk memberikan opsi energi yang lebih banyak kepada konsumen di sejumlah SPBU miliknya. Menurutnya, masih terdapat peluang bagi Shell untuk menyediakan sumber energi berbasis fosil pada masa mendatang. Namun, porsi bahan bakar tersebut akan terus dikurangi dan akan memiliki porsi yang lebih sedikit dari saat ini.

Terendam Banjir, Ratusan Hektar Tanaman Padi Puso di Aceh

13 Oct 2022

Sedikitnya 4.900 hektar sawah di Kabupaten Aceh Utara, Aceh, terendam banjir. Sebagian tanaman padi dipastikan puso. Aceh Utara dilanda banjir selama sepekan. Permukiman penduduk di 142 desa dari 14 kecamatan terendam banjir hingga setinggi 1 meter. Di persawahan, ketinggian banjir mencapai 2 meter. Sawah yang tergenang sebagian besar telah ditanami padi dengan rentang usia bervariasi. Ada juga yang telah masuk masa panen, tetapi banjir membuat kualitas panen menurun. Plt Kadis Pertanian Aceh Utara Erwandi mengatakan, dari 4.900 hektar sawah yang tergenang, seluas 259 hektar dipastikan puso. Luasan sawah yang puso diperkirakan bertambah jika banjir tak kunjung surut.

”Tanaman padi tidak tahan banjir. Tiga hari tergenang, besar kemungkinan akan puso,” kata Erwandi, saat dihubungi dari Banda Aceh, Rabu (12/10). Jika rata-rata produktivitas tanaman padi 5,7 ton per hektar, dari 259 hektar itu, Aceh Utara kehilangan produksi padi 1.476 ton. Dengan harga jual gabah Rp 5.600 per kg,  petani kehilangan pendapatan Rp 8,2 miliar. ”Kami memohon Kementan agar membantu benih, pupuk, dan perlengkapan untuk petani,” kata Erwandi. Ketua Program Studi Magister Agroekoteknologi Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe, Laila Nazirah menuturkan, gagal panen tak hanya membuat petani kehilangan pendapatan, tetapi juga kehilangan pengharapan untuk meningkatkan kesejahteraan. Pemerintah perlu mencari solusi jangka panjang agar banjir tak terus berulang dan menyengsarakan petani.


Investasi Sultra Baru 30 Persen dari Target

13 Oct 2022

Realisasi investasi di Sultra hingga triwulan II-2022 baru mencapai Rp 10,5 triliun. Nilai yang sebagian besar disumbang industri pertambangan nikel ini baru 30 % dari target tahun 2022 yang mencapai Rp 34 triliun. Kepala Bidang Pengendalian dan Pelaksanaan Penanaman Modal Sultra Rasiun, Rabu (12/10) menyatakan sektor industri pengolahan masih jadi penopang utama investasi di Sultra. (Yoga)

Dana US$ 30 Miliar Buat Krisis Pangan

13 Oct 2022

Bank Dunia menyiapkan dana sebesar US$ 30 miliar untuk menahan dampak krisis pangan yang disebabkan invasi Rusia di Ukraina. Dana ini disiapkan untuk beberapa tahun ke depan. Hal ini diungkapkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat melakukan konferensi pers G-20 di forum Joint Finance and Agriculture Ministers Meeting (JFAMM), Selasa (11/10). Presiden Bank Dunia David Malpass menyebut, dana bantuan senilai US$ 30 miliar tersebut akan dialokasikan untuk mendanai proyek-proyek yang berkaitan dengan pangan dan gizi. Rinciannya, pendanaan proyek baru senilai US$ 12 miliar, dan untuk proyek lama yang telah disetujui tetapi belum dicairkan senilai lebih dari US$ 18 miliar.

PENGHILIRAN MINERAL LOGAM : PENGUSAHA KEBINGUNGAN CARI PEMBELI

13 Oct 2022

Pelaku usaha pertambangan nikel akan tetap mengekspor mengekspor olahan bijih nikel hasil pemurnian awal lantaran belum terciptanya industri perantara dan hilir yang kuat untuk menyerap komoditas setengah jadi tersebut. Langkah ekspor bijih nikel hasil pemurnian awal pun bakal membuat nilai tambah olahan komoditas dari sejumlah pabrik pemurnian dan pengolahan mineral logam atau smelter justru lari ke luar negeri. CEO Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) Alexander Barus mengatakan bahwa belum siapnya industri anoda domestik untuk melanjutkan serapan turunan dari mixed hydroxide precipitate (MHP) seperti nikel sulfat (NiSO4) dan kobalt sulfat (CoSO4) membuat pengusaha kebingungan mencari industri yang siap menyerap produknya.“MHP kita masih ekspor karena kita belum olah di dalam negeri sampai ke sulfat, ke packing menjadi sel. Itu masih tahap satu setelah bijih nikel, karena siapa yang mau beli?” kata Alex saat ditemui di Jakarta, Rabu (12/10).Dengan demikian, Alex menegaskan bahwa nilai tambah dari kegiatan penghiliran tambang nikel di Morowali sebagian besar justru terjadi di luar negeri. Kawasan industri IMIP yang melingkupi luasan tambang nikel mencapai 43.000 hektare itu sendiri sudah memproduksi nickel pig iron (NPI) sebesar 3,63 juta MTPY. Selain itu, kawasan industri IMIP juga memproduksi katoda mencapai 195.000 MTPY dari tiga pelaku industri.

Sementara itu, President Director PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) Rachmat Makkasau memperkirakan 70% produksi katoda tembaga hasil pemurnian dari smelter domestik akan diekspor pada 2025 mendatang. Rachmat beralasan industri hilir baru mampu menyerap 30% dari kapasitas produksi katoda tembaga di dalam negeri. Berdasarkan hitung-hitungan Amman Mineral, smelter domestik akan mulai memproduksi 1,1 juta ton katoda tembaga pada 2025. Proyeksi itu berasal dari target commercial operation date dari smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) dan Amman Mineral yang ditarget efektif pada akhir 2024.Sementara itu, permintaan katoda tembaga domestik saat itu baru mencapai di kisaran 300.000 ton.

BISNIS BATU BARA : Babak Baru Kongsi Salim dan Bakrie

12 Oct 2022

Restu pemegang saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) atas aksi korporasi private placement membuka gerbang kongsi Grup Salim dan Grup Bakrie di sektor pertambangan batu bara. Lampu hijau untuk menggelar Penambahan Modal Tanpa Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) diperoleh BUMI dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang dilaksanakan pada Selasa (11/10). Berdasarkan hasil pemungutan suara pemegang saham BUMI, sebanyak 96,22% pemegang saham setuju atas rencana private placement dan hanya 3,07% pemegang saham yang menyatakan tidak setuju. Berbekal persetujuan pemegang saham, BUMI bakal mendapat aliran dana segar senilai Rp24 triliun atau setara dengan US$1,6 miliar. Nilai fantastis yang akan diterima oleh entitas pertambangan batu bara di bawah kendali Grup Bakrie itu bakal diterima dari dua entitas yang terafiliasi dengan Anthoni Salim. Adapun, dua entitas afiliasi Grup Salim yang akan menyerap emisi 200 miliar saham Seri C BUMI yang diterbitkan dengan skema private placement yaitu Mach Energy (Hong Kong) Limited dan Treasure Global Investment Limited. Apabila ditelisik, pemegang saham Mach Energy terdiri atas PT Bakrie Capital Indonesia (BCI) dengan kepemilikan saham 42,5% di bawah kendali grup Bakrie, Colver Wide Limited dengan kepemilikan saham 15% dan dikendalikan oleh Agoes Projosasmito, dan terakhir 42,5% saham dimiliki oleh Mach Energy Pte.Ltd. yang berbasis di Singapura dan berada di bawah kendali Anthoni Salim alias Grup Salim.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Bumi Resources Sri Dharmayanti mengatakan dana superjumbo yang dihimpun akan digunakan untuk pembayaran kewajiban perseroan yang akan jatuh tempo. Dengan kata lain, BUMI kembali lolos dari jurang default alias gagal bayar berkat kucuran dana dari Grup Salim. “Dengan PMTHMETD ini posisi keuangan perseroan akan mengalami perbaikan dengan meningkatnya rasio likuiditas dan solvabilitas perseroan, beban keuangan yang menurun akan meningkatkan profitabilitas,” paparnya.


PENGHILIRAN SUMBER DAYA ALAM : Investor Lirik Aspal Buton

12 Oct 2022

Tingginya potensi aspal alam di Buton, Sulawesi Tenggara membuat sejumlah investor mancanegara mulai menyatakan minatnya untuk menanamkan modalnya pada industri pengolahan komoditas tersebut. Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa saat ini telah ada beberapa investor dari dalam negeri dan Eropa yang menyatakan minatnya untuk mengoptimalkan potensi komoditas yang dikenal sebagai aspal buton tersebut. “Insyaallah sudah ada [investor yang minat] dari beberapa negara, termasuk [perusahaan] nasional kita. Jadi dari Eropa dan Indonesia,” katanya, Selasa (11/10). Saat ini, produksi aspal buton telah mencapai 100.000 ton per tahun. Jumlah tersebut pun masih jauh di bawah kebutuhan aspal nasional yang diperkirakan mencapai 5 juta ton per tahun. Untuk bisa memenuhi kebutuhan aspal nasional, kata Bahlil, dibutuhkan investasi setidaknya sekitar Rp15 triliun hingga Rp20 triliun. Pasalnya, modal yang diperlukan untuk memproduksi aspal buton sebanyak 500.000 ton saat ini mencapai Rp2 triliun hingga Rp3 triliun. Sementara itu, Presiden Joko Widodo menawarkan potensi aspal buton di Indonesia yang mencapai 662 ton kepada investor. Menurutnya, dengan kebutuhan aspal dalam negeri yang mencapai 5 juta ton per tahun, maka potensi tersebut bisa dimanfaatkan hingga 120 tahun mendatang.

Pemerintah Setop Impor Aspal Pada 2024

12 Oct 2022

Dua tahun lagi saya beri waktu, setop impor aspal, harus semuanya disuplai dari Pulau Buton," tegas Presiden Jokowi saat membuka acara Investor Daily Summit 2022, di Jakarta Convention Center, Selasa (11/10). Jokowi mengatakan, Indonesia memiliki potensi atau deposit 662 juta ton aspal di Buton, Sultar. Namun, belum banyak dimanfaatkan, lantaran harga aspal impor dinilai lebih murah. Dengan potensi sebanyak itu dibutuhkan 120 tahun untuk mengelola aspal di Buton, karena kebutuhan aspal dalam negeri hanya 5 juta ton per tahun. "Dulu pernah diolah di Buton, tetapi setop. Saya nggak tahu, karena katanya aspal impor lebih murah," ujarnya. Oleh karena itu, Jokowi mengajak investor untuk segera menanamkan modalnya di industri pengelolaan aspal di Buton agar potensi aspal ini dapat segera dimanfaatkan untuk kebutuhan dalam negeri dan diekspor. "Ini kesempatan bapak ibu semuanya kalau ingin investasi segera bangun industri. Pasarnya jelas, ada di dalam negeri, sebagian bisa diekspor," tuturnya. 

Menteri Investasi dan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan, sudah ada investor dalam dan luar negeri yang tertarik membangun industri aspal di Buton. "Sudah ada, Insya Allah. Di beberapa negara termasuk nasional kita, Eropa dan Indonesia," kata dia kepada wartawan usai menghadiri Investor Daily Summit 2022. Dia menyebut, setidaknya dibutuhkan dana Rp 15-20 triliun untuk membangun industri aspal dengan kapasitas produksi yang dapat memenuhi kebutuhan aspal dalam negeri sebesar 5 juta ton per tahun. "Untuk mengcover 500.000 ton itu investasinya sekitar Rp 2,5 triliun sampai Rp 3 triliun. Jadi (kalau 5 juta ton) itu kurang lebih sekitar Rp 15-20 triliun," ucapnya. Ia menjelaskan, bahwa industri aspal di Buton memiliki kapasitas produksi 100.000 ton per tahun dan akan terus bertambah seiring dengan masuknya investor di wilayah ini. (Yoga)